Generated by All in One SEO v4.9.9, this is an llms.txt file, used by LLMs to index the site. # Dului Seputar Sejarah Indonesia Zaman Dulu ## Sitemaps - [XML Sitemap](https://dului.com/sitemap.xml): Contains all public & indexable URLs for this website. ## Pos - [Latest News](https://dului.com/latest-news/) - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kantor Gubernur Jawa Timur di abad ke-19](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kantor-gubernur-jawa-timur-di-abad-ke-19/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1835 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Perancis Tokoh: Deskripsi: Lukisan di atas memperlihatkan kantor Gubernur Jawa Timur, dengan pos penjagaan, tiang bendera, lapangan luas di halamannya, serta pagar pembatas yang tampaknya menjadi tempat orang berkumpul, bercengkerama, dan berjualan.Juru foto/gambar: Sigismond HimelySumber / Hak cipta: Bartele - [Sejarah Bisnis Indonesia (3): Sekolah dan Perguruan Tinggi Perdagangan di Belanda; Bagaimana Para Ekonom Indonesia Bermula](https://dului.com/sejarah-bisnis-indonesia-3-sekolah-dan-perguruan-tinggi-perdagangan-di-belanda-bagaimana-para-ekonom-indonesia-bermula/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bisnis di Indonesia di blog ini Klik DisiniBanyak ekonom Indonesia pada masa ini, bahkan ayah dari Presiden RI Prabowo adalah ekonom lulusan Nederland Handelshoogeschool di Rotterdam tahun 1943. Namun semua itu bermula pada saat Soetan Casajangan, mantan pendiri Indische Vereeniging pada tahun 1909 diangkat menjadi guru bahasa Melayu di sekolah - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (8)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-8/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Banyuwangi dari tahun 1835](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-banyuwangi-dari-tahun-1835/) - ---> Tahun terbit: 1835 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Perancis Tokoh: Deskripsi: Lukisan di atas kemungkinan memperlihatkan area yang kelak menjadi alun-alun kota Bayuwangi. Sudah terlihat ada beberapa bangunan yang berdiri, khalayak yang berkumpul di lapangan, sementara lapangannya sendiri masih menjadi tempat hewan ternak merumput.Juru foto/gambar: Sigismond HimelySumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: - [Sejarah Casajangan (11): Penerus Soetan Casajangan;Mangaradja Soangkupon Soetan Goenoeng Mulia Soetan Goenoeng Soaloon](https://dului.com/sejarah-casajangan-11-penerus-soetan-casajanganmangaradja-soangkupon-soetan-goenoeng-mulia-soetan-goenoeng-soaloon/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniSoetan Casajangan Soripada adalah penerus dari Saleh Harahap gelar Dja Endar Moeda. Sementara penerus Radjioen Harahap gelar Soetan Casajangan cukup banyak, antara lain Abdoel Firman Siregar gelar Mangaradja Soangkoepon, Todoeng Harahap gelar Soetan Goenoeng Moelia, Parada Harahap gelar Mangaraja Goenoeng Moeda dan Amir Sjarifoeddin - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (7)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-7/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pemandangan di sekitar sebuah sungai di Surabaya](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pemandangan-di-sekitar-sebuah-sungai-di-surabaya/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1835 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Perancis Tokoh: Deskripsi: Lukisan di atas memperlihatkan sebuah sungai (Kali Mas?) di Surabaya dengan beberapa elemen: pepohonan bambu, perahu yang menunjukkan bahwa sungai ini digunakan sebagai jalur transportasi, kemungkinan sebuah kakus yang boleh jadi terlalu berada di tengah, dan - [Sejarah Casajangan (10): Guru Tetaplah Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa; Dari Dja Endar Moeda hingga Parada Harahap](https://dului.com/sejarah-casajangan-10-guru-tetaplah-guru-pahlawan-tanpa-tanda-jasa-dari-dja-endar-moeda-hingga-parada-harahap/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniSejarah Casajangan berangkat untuk yang kali kedua ke Belanda tanggal 14 Februari dengan kapal “Patria” dari Tandjoeng Priok tujuan akhir Rotterdam (lihat Sumatra-bode, 12-02-1920). Ini sehubungan dengan cuti ke Eropa yang diberikan pemerintah selama delapan bulan setelah mengajar selama tujuh tahun. Banyak hal yang - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (6)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-6/) - PENGANTAR ---> Seorang tentara Belanda dengan topi baja, jambang, cerutu, dan senapan membagi-bagikan makanan kering kepada warga [foto jepretan Hugo Wilmar?](klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: semasa perang kemerdekaan Tempat: Surabaya Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Bob J. van Dijk Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang benteng Inggris di Rembang](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-benteng-inggris-di-rembang/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1815 Tahun peristiwa: awal abad ke-19 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Ketika Inggris menguasai Jawa, mereka mengambil alih benteng Belanda di Rembang yang sudah didirikan sejak zaman VOC. Benteng yang dekat dengan laut ini terdiri dari beberapa bangunan, menara pengintai, serta lapisan tembok mengitari wilayah dalam - [Sejarah Dr Tjipto(3): Ernest Douwes Dekker dan Orang Indo di Belanda dan Indonesia; Diskriminasi, Integrasi, Asimilasi, Segregasi](https://dului.com/sejarah-dr-tjipto3-ernest-douwes-dekker-dan-orang-indo-di-belanda-dan-indonesia-diskriminasi-integrasi-asimilasi-segregasi/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Dr Tjipto di blog ini Klik DisiniEduard Douwes Dekker tiba di Batavia tahun 1839 sebagai kelasi di kapal ayahnya. Di Batavia Eduard menjadi pegawai negeri (ambtenaar). Pada tahun 1842 dipindahkan ke Pantai Barat Sumatra. Oleh Gubernur AV Michiels ditempatkan sebagai Controleur di Natal. Pemberontakan di Angkola Mandailing menyebabkan banyak pemimpin - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (5)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-5/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Sejarah Tjipto (2): Organisasi Kebangsaan; Dari Medan Perdamaian, Sjarikat Tapanoeli, Boedi Oetomo hingga Indisch Vereeniging](https://dului.com/sejarah-tjipto-2-organisasi-kebangsaan-dari-medan-perdamaian-sjarikat-tapanoeli-boedi-oetomo-hingga-indisch-vereeniging/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Dr Tjipto di blog ini Klik DisiniPada tahun 1905 Tjipto Mangoenkoesoemo lulus sekolah Docter Djawa School di Batavia. Dr Tjipto (Mangoenkoesoemo) dan Dr Abdoel Hakim (Nasoetion) yang sama-sama lulus keduanya ditempatkan di Stadsverband (rumah sakit kota) di Batavia sebagai dokter pribumi (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 01-12-1905). Saat ini sudah ada organisasi-organisasi - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pelayaran di sekitar Selat Sunda dan Banten](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pelayaran-di-sekitar-selat-sunda-dan-banten/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1714 Tahun peristiwa: 1706Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Lukisan di atas merupakan bagian dari riwayat perjalanan Cornelis de Bruijn yang menjelajah dari Belanda ke Rusia, Persia, Hindia termasuk Banten, Jakarta, dan Bali, serta sebagian wilayah Tiongkok. Gambar paling atas menunjukkan pelayaran di Selat Sunda; gambar di - [Sejarah Dr Tjipto (1): Anak Seorang Guru, Tjipto Mangoenkoesoemo Studi di Sekolah Kedokteran; Docter Djawaschool di Batavia](https://dului.com/sejarah-dr-tjipto-1-anak-seorang-guru-tjipto-mangoenkoesoemo-studi-di-sekolah-kedokteran-docter-djawaschool-di-batavia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Dr Tjipto di blog ini Klik DisiniTentang Tjipto Mangoenkoesoemo sudah banyak ditulis. Tentu saja ada yang dalam bentuk buku. Serial artikel ini tidak merujuk pada tulisan-tulisan yang sudah ada. Sumber utama yang digunakan dalam serial artikel ini adalah ‘sumber primer’ sejaman seperti surat kabar dan majalah. Oleh karena itu, dalam - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (4)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-4/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Sejarah Casajangan (9): Guru Sekolah Guru di Djatinegara; Dari Indische Vereeniging ke Kongres Hindia hingga Kongres Pemuda](https://dului.com/sejarah-casajangan-9-guru-sekolah-guru-di-djatinegara-dari-indische-vereeniging-ke-kongres-hindia-hingga-kongres-pemuda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniSoetan Casajangan adalah seorang guru. Guru tetaplah guru. Namun di luar kewajibannya untuk mengabdi sebagai guru, Soetan Casajangan terus meningkatkan studinya, membangun persatuan bangsa, banyak menulis termasuk di surat kabar dan majalah. Soetan Casajangan menjembatani antara orang Belanda dengan orang pribumi, mengadvokasi pentingnya percepatan - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pelabuhan Karangantu, Banten](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pelabuhan-karangantu-banten/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1725 Tahun peristiwa: abad ke-17/18Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Pieter van der AaSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (3)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-3/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kediaman Residen Serang](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kediaman-residen-serang/) - Kediaman Residen Serang, dengan dua orang petinggi lokal dan Belanda tampak dipayungi di sebelah kiri, sementara di kanan tampak warga lokal mengendarai pedati dan memikul dagangan(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith - [Sejarah Casajangan (8): Oost en West dan Gerakan Indie Weerbaar; Dewan Volksraad dan Technisch Hooegeschool te Bandoeng](https://dului.com/sejarah-casajangan-8-oost-en-west-dan-gerakan-indie-weerbaar-dewan-volksraad-dan-technisch-hooegeschool-te-bandoeng/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniApakah cara berpikir Soetan Casajangan bersifat intuitif? Soetan Casajangan ingin studi ke Belanda tetapi tidak bisa berbahasa Belanda. Soetan Casajangan belajar bahasa Belanda dan pada bulan Juni 1904 berangkat studi ke Belanda. Jumlah mahasiswa baru 15 orang di Belanda, Soetan Casajangan mendirikan organisasi mahasiswa - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (2)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-2/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pelayaran di Selat Sunda](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pelayaran-di-selat-sunda/) - Kapal-kapal layar yang memenuhi Selat Sunda(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de VeldeSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang - [Sejarah Casajangan (7): Sorip Tagor Masa Awal Perjuangan Politik, Ekonomi; Kongres Hindia 1917 dan Adopsi Nama Indonesia](https://dului.com/sejarah-casajangan-7-sorip-tagor-masa-awal-perjuangan-politik-ekonomi-kongres-hindia-1917-dan-adopsi-nama-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniSorip Tagor adalah penerus Soetan Casajangan di Belanda. Sorip Tagor tidak sendiri di Belanda, juga ada nama Baginda Djamaloedin dan Tan Malaka. Penghubung antar dua generasi itu adalah Soetan Goenoeng Moelia. Sementara Indisch Vereeniging juga tetap relevan di Belanda. Hanya saja di masa Sorip - [Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (1)](https://dului.com/berbagai-foto-semasa-perang-kemerdekaan-dari-koleksi-tentara-belanda-bernama-bob-van-dijk-1/) - PENGANTAR Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya - [Sejarah Casajangan (6): Perjuangan dan Ide Studiefond; Kembali ke Tanah Air 1913 Jadi Direktur Sekolah Guru di Fort de Kock](https://dului.com/sejarah-casajangan-6-perjuangan-dan-ide-studiefond-kembali-ke-tanah-air-1913-jadi-direktur-sekolah-guru-di-fort-de-kock/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniStudiefond (dana studi/beasiswa) dan Soetan Casajangan Soripada adalah dua elemen penting yang saling terkait erat dalam sejarah gerakan pendidikan dan nasionalisme awal Indonesia di era kolonial Hindia Belanda. Meskipun Soetan Casajangan paling dikenal sebagai pendiri dan ketua pertama Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia) di Belanda - [Sebelas lukisan geologi tentang Jawa karya Franz Wilhelm Junghuhn (7 - tambahan)](https://dului.com/sebelas-lukisan-geologi-tentang-jawa-karya-franz-wilhelm-junghuhn-7-tambahan/) - PENGANTAR Friedrich Franz Wilhelm Junghuhn adalah seorang Belanda-Jerman yang masyhur sebagai pakar botani dan geologi yang mewariskan beberapa tulisan dan catatan ilmiah tentang Jawa dan Sumatera. Di tahun 1850 terbit salah satu bukunya dalam bahasa Belanda dengan judul Java, deszelfs gedaante, bekleeding en inwendige struktuur yang berisi 11 gambar berwarna tentang beberapa tempat di Jawa. - [Dari lembaran propaganda Jepang tentang keberhasilan mereka menduduki Nusantara, 1942 (3)](https://dului.com/dari-lembaran-propaganda-jepang-tentang-keberhasilan-mereka-menduduki-nusantara-1942-3/) - Apel bendera pasukan Jepang di sebuah pantai dengan latar belakang beberapa kapal perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Markas darurat sebuah kesatuan militer Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang komandan militer memberikan arahan kepada pasukannya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 Tempat: ? Tokoh: Peristiwa: Fotografer: - [Sejarah Casajangan (5): Sarjana Pendidikan Pertama Indonesia; Boedi Oetomo Mengirim Sjamsi Widagda Diasuh Soetan Casajangan](https://dului.com/sejarah-casajangan-5-sarjana-pendidikan-pertama-indonesia-boedi-oetomo-mengirim-sjamsi-widagda-diasuh-soetan-casajangan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniDalam narasi sejarah masa kini disebutkan sarjana pertama Indonesia adalah Raden Mas Panji Sosrokartono. Fakta yang benar adalah dokter Asmaoen asal Malang yang meraih gelar dokter di Amsterdam pada tahun 1907. Lalu siapa sarjana pendidikan Indonesia pertama? Tidak ada yang pernah menulisnya. Siapa doktor - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (8 - Jawa)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-8-jawa/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Sejarah Voli (2): Voli Awalnya Tidak Dikenal di Eropa; Voli Buatan Amerika Itu Mengapa Lebih Dulu Dikenal Luas di Asia Timur?](https://dului.com/sejarah-voli-2-voli-awalnya-tidak-dikenal-di-eropa-voli-buatan-amerika-itu-mengapa-lebih-dulu-dikenal-luas-di-asia-timur/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Voli Indonesia di blog ini Klik DisiniOlahraga voli lahir di Amerika Serikat (1895). Pada awalnya tidak terinformasikan, bahkan di Eropa permainan voli sendiri tidak dikenal. Lalu bagaimana olahraga voli “made in America” ini menyebar dan kini telah meliputi seluruh dunia? Yang jelas Amerika adalah tujuan orang Eropa sejak dulu, akibatnya - [Dari lembaran propaganda Jepang tentang keberhasilan mereka menduduki Nusantara, 1942 (2)](https://dului.com/dari-lembaran-propaganda-jepang-tentang-keberhasilan-mereka-menduduki-nusantara-1942-2/) - Barak tentara Belanda yang digambarkan Jepang sebagai ditinggalkan dalam keadaan berantakan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Semarang: Pertahanan di pantai dengan meriam dan pagar penghadang yang sudah dikuasai Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gerak maju kesatuan infantri Jepang di pagi hari(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barak darurat - [Sejarah Voli (1): Awal Mula Voli Indonesia; Pesta Olahraga Kejuaraan Timur Jauh 1923 di Osaka dan Olimpiade 1964 di Tokyo](https://dului.com/sejarah-voli-1-awal-mula-voli-indonesia-pesta-olahraga-kejuaraan-timur-jauh-1923-di-osaka-dan-olimpiade-1964-di-tokyo/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Voli Indonesia di blog ini Klik DisiniBaru saja Indonesia juara. Timnas Voli Putra Indonesia sukses mencetak sejarah dengan menjuarai AVC Men's Volleyball Cup 2026 untuk pertama kalinya setelah menumbangkan raksasa Asia, Korea Selatan, di partai final. Pertandingan Grand Final tersebut berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 20.30 WIB disiarkan - [Sejarah Casajangan (4): Jumlah Mahasiswa Makin Banyak; Soetan Casajangan Dirikan Organisasi Mahasiswa Indisch Vereeniging](https://dului.com/sejarah-casajangan-4-jumlah-mahasiswa-makin-banyak-soetan-casajangan-dirikan-organisasi-mahasiswa-indisch-vereeniging/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniPerhimpunan Indonesia (PI) adalah organisasi pergerakan nasional pertama yang menggunakan istilah "Indonesia" dan secara terang-terangan menuntut kemerdekaan penuh bagi bangsa Indonesia. Didirikan di Belanda pada 5 November 1908, organisasi ini awalnya bernama Indische Vereeniging sebelum bertransformasi menjadi kekuatan politik radikal yang memperjuangkan prinsip self-help - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pembakaran mayat raja di Jawa dan istana terapung](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pembakaran-mayat-raja-di-jawa-dan-istana-terapung/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1725 Tahun peristiwa: abad ke-16/17 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Lukisan di atas bisa menimbulkan beberapa diskusi tentang sejarah Jawa. Bagian sebelah kiri diberi judul pemakaman raja, dan menunjukkan jasad yang siap dibakar di bara api yang berada di latar belakang. Gambar ini menambahkan kata cruelles - [Sejarah Belanda di Indonesia (5): Nama Indo Diperkenalkan oleh Prof AA Fokker; Nama Indonesia Diperkenalkan RJ Logan](https://dului.com/sejarah-belanda-di-indonesia-5-nama-indo-diperkenalkan-oleh-prof-aa-fokker-nama-indonesia-diperkenalkan-rj-logan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Balanda di Indonesia di blog ini Klik DisiniJauh sebelum nama Indonesia muncul, sudah eksis nama Nusantara, nama bahasa asli penduduk kepulauan yang digabungkan dari dua kata: nusa (pulau) dan antara (di antara atau seberang). Secara harfiah bermakna "pulau-pulau yang berada di antara" dua benua (Asia dan Australia) atau gugusan pulau - [Dari lembaran propaganda Jepang tentang keberhasilan mereka menduduki Nusantara, 1942 (1)](https://dului.com/dari-lembaran-propaganda-jepang-tentang-keberhasilan-mereka-menduduki-nusantara-1942-1/) - Sebuah fasilitas milik Belanda yang dihancurkan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Semarang: Deretan tentara Belanda yang ditangkap pasukan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Surabaya: Pasukan Jepang menangkap dan menggiring seorang perwira KNIL Laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 Tempat: Semarang, Surabaya Tokoh: Peristiwa: Fotografer: - [Sejarah Casajangan (3): Soetan Casajangan Berangkat ke Belanda 1903 Studi Keguruan; Mendirikan Indisch Vereeniging Tahun 1908](https://dului.com/sejarah-casajangan-3-soetan-casajangan-berangkat-ke-belanda-1903-studi-keguruan-mendirikan-indisch-vereeniging-tahun-1908/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniOrganisasi kebangsaan Indonesia pertama telah didirikan di Padang pada tahun 1900 yang dipimpin Dja Endar Moeda. Di Medan pada tahun 1905 di Medan didirikan Sjarikat Tapanoeli sebagai tempat berhimpun dan wadah pergerakan bagi tokoh-tokoh bumiputera. Para pemuda Sjarikat Tapanoeli mendirikan klub sepak bola (Tapanoeli - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang mesjid di Jepara dengan arsitektur unik](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-mesjid-di-jepara-dengan-arsitektur-unik/) - Versi 1(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Versi 2(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1708 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Gambar di atas menyebut Jepara sebagai Iapare dan mesjid sebagai tempel; serta Muslim sebagai Moren, sebuah julukan yang digunakan orang Eropa terhadap umat Islam, sebuah kata yang - [Penjaga Kori Kamandungan di Keraton Solo, dan Candi Borobudur](https://dului.com/penjaga-kori-kamandungan-di-keraton-solo-dan-candi-borobudur/) - Penjaga gerbang masuk Keraton Solo, dengan latar belakang sebuah cermin besar tempat orang berkaca diri sebelum masuk ke kediaman sultan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Candi Borobudur(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: ?Tempat: Solo (atas), Magelang (bawah) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) - [Sejarah Casajangan (2): Dja Endar Moeda dan Medan Perdamaian; Pemimpin Redaksi Surat Kabar Melayu Pertja Barat di Padang](https://dului.com/sejarah-casajangan-2-dja-endar-moeda-dan-medan-perdamaian-pemimpin-redaksi-surat-kabar-melayu-pertja-barat-di-padang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniSoetan Casajangan Soripada memiliki kaitan yang kuat dengan Kweekschool Padang Sidempoean dan Charles Adrian van Ophuijsen. Soetan Casajangan Soripada juga memiliki kaitan yang kuat dengan Dja Endar Moeda. Sama-sama guru dari sekolah yang sama, aktif di jurnalistik. Dja Endar Moeda pendiri organisasi kebangsaan pertama - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Gereja Belanda Baru (Nieuwe Hollandsche Kerk) di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-gereja-belanda-baru-nieuwe-hollandsche-kerk-di-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1738 Tahun peristiwa: sekitar 1736 Tempat terbit: Jerman Tokoh: Deskripsi: Gereja Belanda Baru (Nieuwe Hollandsche Kerk) dibangun dari 1733 hingga 1736 dengan biaya yang lumayan besar, dan merupakan pemugaran dan pemekaran dari gereja lama, Kruiskerk (Gereja Salib, lihat posting ini). Tujuh puluh tahun kemudian, tepatnya di tahun - [Pencarian jenazah korban pembantaian Jepang di Laha, Ambon, 1945 (3)](https://dului.com/pencarian-jenazah-korban-pembantaian-jepang-di-laha-ambon-1945-3/) - Di akhir Januari dan awal Februari 1942 Sekutu berusaha menahan gerak maju pasukan Jepang di Ambon dengan mengerahkan sekitar 2.600 personel KNIL dan 1.100 prajurit Australia. Kekuatan Jepang dengan lebih dari 5.000 tentara tetapi tidak terbendung; mereka berhasil mencerai-beraikan posisi Sekutu dalam pertempuran yang dikenang sebagai Battle of Ambon. Lebih dari 2.000 prajurit KNIL dan - [Sejarah Casajangan (1): Soetan Casajangan Soripada; Kweekschool Padang Sidempoean Tata Bahasa Charles Adrian van Ophuijsen](https://dului.com/sejarah-casajangan-1-soetan-casajangan-soripada-kweekschool-padang-sidempoean-tata-bahasa-charles-adrian-van-ophuijsen/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik DisiniNarasi sejarah Indonesia, pada dasarnya belum sepenuhnya menggambarkan peta geomorfologis sejarah Indonesia keseluruhan. Yang terkesan adalah di wilayah terntentu narasinya sangat padat dan bahkan data sampah juga dinarasikan. Sementara itu di berbagai wilayah lainnya di Indonesia hanya dikupas tipis-tipis. Bahkan di banyak wilayah di - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang jembatan buka-tutup yang menjadi leluhur Jembatan Kota Intan](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-jembatan-buka-tutup-yang-menjadi-leluhur-jembatan-kota-intan/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1682 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Gambar di atas memperlihatkan jembatan kayu di atas Kali Besar yang bisa dibuka-tutup agar lalu lintas perahu di atas air dan pejalan kaki di atas jembatan bisa diatur. Jembatan ini tampaknya menghubungkan Kastil Batavia dengan - [Warga di sebuah wilayah di timur Indonesia menyambut kedatangan aparat NICA, 1947](https://dului.com/warga-di-sebuah-wilayah-di-timur-indonesia-menyambut-kedatangan-aparat-nica-1947/) - Warga mengenakan pakaian terbagus mereka untuk menyambut kedatangan aparat NICA(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 18 Januari 1947 Tempat: kemungkinan besar Maluku Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno berbahasa Jerman tentang Kastil Batavia dan sekitarnya di abad ke-18](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-berbahasa-jerman-tentang-kastil-batavia-dan-sekitarnya-di-abad-ke-18/) - Lukisan tentang Kastil Batavia dengan lapangan dan jalur air di sekelilingnya. Legenda di kanan atas menyebut Kali Besar (a), lapangan berlatih (b), tiga sudut kastil (c, d, e), kediaman Gubernur Jenderal (f) dan pejabat tinggi lainnya (g), gereja (h), barak perwira (i), bendera Belanda (k), pelabuhan (l), rumah pemberi makan ayam (m), lapangan (n)(klik untuk - [Aksi Polisionil 1: Pasukan Belanda memasuki wilayah Driyorejo, Gresik, 1947](https://dului.com/aksi-polisionil-1-pasukan-belanda-memasuki-wilayah-driyorejo-gresik-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 27 Juli 1947 Tempat: Driyorejo (Gresik) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno berbahasa Jerman tentang Jakarta di abad ke-18](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-berbahasa-jerman-tentang-jakarta-di-abad-ke-18/) - Lukisan berbahasa Jerman ini menampilkan Jakarta dilihat dari perairan Sunda Kelapa dengan latar belakang Gunung Gede dan Gunung Salak. Bagian tengah dengan nama Stadt merupakan wilayah kota, sementara bagian kanan dengan nama Schlos adalah Kastil Batavia. Keterangan lainnya dengan mengikuti nomor: 1) gerbang ke kastil; 2) pinggiran kota; kemudian sudut-sudut kastil dengan nama batu-batu mulia yaitu 3) - [Sejarah Indonesia Jilid 6-8: Nasib Esperanto Bahasa Indonesia Bahasa Pemersatu Dunia; Apakah Bahasa Inggris Bertahan Selamanya](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-8-nasib-esperanto-bahasa-indonesia-bahasa-pemersatu-dunia-apakah-bahasa-inggris-bertahan-selamanya/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniBahasa Indonesia telah resmi diakui sebagai bahasa internasional setelah ditetapkan sebagai bahasa resmi Konferensi Umum UNESCO pada tanggal 20 November 2023. Status ini menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke-10 di forum tersebut, bersanding dengan bahasa besar dunia seperti Inggris, Arab, Mandarin, Prancis, - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang rumah kediaman Panglima KNIL di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-rumah-kediaman-panglima-knil-di-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1860 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Charles Theodore DeelemanSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil - [Kendaraan artileri KNIL di wilayah Kedu](https://dului.com/kendaraan-artileri-knil-di-wilayah-kedu/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: kemungkinan di tahun 1930-an Tempat: wilayah Kedu Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 6-7: Sie Kong Lian dan Kongres Pemuda; Fa Ledikanten Handel di Jalan Pasar Senen No 95 Weltevreden](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-7-sie-kong-lian-dan-kongres-pemuda-fa-ledikanten-handel-di-jalan-pasar-senen-no-95-weltevreden/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniMuseum Sumpah Pemuda adalah museum sejarah khusus yang menjadi saksi bisu tempat dibacakannya ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Terletak di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, gedung kolonial ini awalnya merupakan rumah indekos mahasiswa bernama Commensalen Huis milik Sie Kong - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang persimpangan Harmoni](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-persimpangan-harmoni/) - Kesibukan, sejatinya ketenangan, di tempat yang sekarang menjadi persimpangan Harmoni(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: sekitar 1845 Tahun peristiwa: abd ke-19 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de VeldeSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai - [Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (4)](https://dului.com/operasi-pasukan-belanda-di-bali-1946-4/) - Pempatan (Karangasem): Pos dan barak militer Belanda di Pempatan dengan deretan kaleng amunisi (?), serta yang tidak jelas tampak: gudang bahan bakar serta stasiun komunikasi radio(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Di sebuiah desa di bagian barat Bali, warga mengadakan tontonan pembakaran mata uang Jepang sebagai perlambang munculnya kembali Belanda untuk menggantikan Jepang. - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang penjara untuk kaum perempuan di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-penjara-untuk-kaum-perempuan-di-jakarta/) - Secara harfiah spinhuys berarti "(rumah) tempat menenun". Istilah ini digunakan untuk tempat di mana kaum perempuan dihukum atau diberi "tindakan koreksi" dan di sana aktivitas utamanya untuk emgisi waktu adalah menenun. Tidak jelas apakah di abad ke-17 di Jakarta memang sudah diperlukan adanya penjara khusus ini, atau di pelukis menggunakan kata spinhuys ini dalam pengertian - [Sejarah Surat Kabar (1): Surat Kabar Terbit di Surabaya Soerabaijasch handelsblad; Satu Satunya Terbit di Masa Pendudukan Jepang](https://dului.com/sejarah-surat-kabar-1-surat-kabar-terbit-di-surabaya-soerabaijasch-handelsblad-satu-satunya-terbit-di-masa-pendudukan-jepang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Surat Kabar di blog ini Klik DisiniSoerabaijasch Handelsblad ("Surat Kabar Perdagangan Surabaya") adalah surat kabar lembar lebar berbahasa Belanda[1] yang beredar di Surabaya, Hindia Belanda. Surat kabar ini diterbitkan oleh Kolff and Company (Wikipedia Indonesia). Sejarah Catur di IndonesiaSoerabaijasch Handelsblad ("Surat Kabar Komersial Surabaya") adalah surat kabar berformat lembaran besar berbahasa - [Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (3)](https://dului.com/operasi-pasukan-belanda-di-bali-1946-3/) - Belanda, bersama raja yang pro-Belanda, mengumpulkan warga desa untuk menggalang dukungan atas kekuasan Belanda di Bali(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebelum foto ini dibuat, para pejuang kemerdekaan meledakkan sebuah jembatan. Belanda menyebut aksi ini sebagai "terorisme". Pasukan Belanda mendatangkan truk militer ke lokasi kejadian untuk membuat bendungan darurat untuk mengatur arus air - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kesibukan di pesisir Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kesibukan-di-pesisir-jakarta/) - Karya Joseph Meyer yang diwarnai: Menampilkan orang berkuda dengan topi lebar, nelayan yang sibuk di atas perahu mereka, dua perempuan di bawah pohon, serta gedung-gedung di balik dinding batas pertahanan(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Versi tak berwarna salinan oleh W. Wallis, yang menyalin dari C. Reiss (yang menyalin dari Joseph Meyer)(klik untuk memperbesar | - [Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (2)](https://dului.com/operasi-pasukan-belanda-di-bali-1946-2/) - Sangsit (Buleleng): Belanda menyokong warga lokal dalam pembentukan kesatuan "Anti Pemberontak" untuk menghadapi pejuang kemerdekaan. Dikabarkan kesatuan ini memiliki salam seperti terlihat di foto dengan teriakan "Bersatu!".(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Negara (Jembrana?): Komandan militer Belanda di Negara mengumpulkan warga lokal untuk menentang para pendukung Republik Indonesia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kelenteng di Jakarta dan patung-patungnya](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kelenteng-di-jakarta-dan-patung-patungnya/) - Atas: Dua pria Tionghia berdiri di depan pintu sebuah kelenteng dengan dua patung di cerukan tembok kiri dan kanan. Bawah: Patung dewa Tionghoa yang disebut oleh pelukis sebagai Calamija.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Rangkaian patung-patung di dalam kelenteng yang oleh pelukis disebut onbekende goden (dewa tak dikenal) yang boleh jadi sejatinya patung-patung Buddha(klik untuk - [Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (1)](https://dului.com/operasi-pasukan-belanda-di-bali-1946-1/) - Pulukan (Jembrana): Pasukan Belanda menyita senjata dan amunisi yang digunakan para pejuang Bali, yang a.l. berupa mitraliur peninggalan Jepang serta granat dan mortir peninggalan Inggris(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kesatuan Belanda mendarat di pesisir Bali setelah dikapalkan dari Jawa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kesatuan Belanda mendirikan pos - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kemungkinan Pintu Besar di pertengahan abad ke-19](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kemungkinan-pintu-besar-di-pertengahan-abad-ke-19/) - Kawasan yang menghubungkan sungai dan laut, kemungkinan di Pintu Besar, yang sibuk dengan perahu nelayan serta perahu angkut beratap datar yang bentuknya masih bisa ditemui hingga sekara(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: aslinya oleh Charles William Meredith van de Velde, - [Kedatangan pasukan Belanda dari Divisi "7 Oktober" di Tanjung Priuk, 1946](https://dului.com/kedatangan-pasukan-belanda-dari-divisi-7-oktober-di-tanjung-priuk-1946/) - Tanjung Priuk, 26 September 1946: Divisi "7 Oktober" tiba di Jakarta setelah berlayar dari Belanda dengan tujuan mempertahankan kekuasaan Belanda di Nusantara …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) … yang dimulai dengan senyum, sebelum sekitar 10 bulan kemudian melancarkan Aksi Polisionil 1. Kode "E.M." di emblem mereka merupakan singkatan dari Expeditionaire Macht - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang tegalan yang kelak menjadi Lapangan Banteng](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-tegalan-yang-kelak-menjadi-lapangan-banteng/) - Keramaian di Ryswyk, sekarang Lapangan Banteng, di mana warga Eropa dan Tionghoa berjalan dipayungi, menaiki kuda, atau mengendarai kereta kuda(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: aslinya oleh Charles William Meredith van de Velde, diolah lebih lanjut oleh P. LautersSumber / - [Tentara Belanda membaca koran "Kompas", 1947 (18 tahun sebelum surat kabar Kompas terbit)](https://dului.com/tentara-belanda-membaca-koran-kompas-1947-18-tahun-sebelum-surat-kabar-kompas-terbit/) - Seorang tentara Belanda tanpa baju membaca koran "Kompas" dengan kepala berita "This is America!", di sebelah sebuah rumah berdinding anyaman bambu (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 8 Februari 1947 Tempat: kemungkinan Jawa Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)Catatan: Bentuk huruf - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang keramaian pelabuhan Sunda Kelapa di pertengahan abad ke-19](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-keramaian-pelabuhan-sunda-kelapa-di-pertengahan-abad-ke-19/) - Keramaian di pelabuhan Sunda Kelapa dengan kapal layar berbagai ukuran, perahu kecil, serta perahu penumpang beratap panjang datar yang bentuknya masih digunakan sampai sekarang(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: aslinya oleh Charles William Meredith van de Velde, diolah lebih lanjut - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (13)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-13/) - Biak, Juli 1945: Letnan KNIL bernama Abdul Rivai menyambut kedatangan tim medis Amerika di sebuah kamp yang dijadikan "Rumah Sakit NICA"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Juli 1945: Latihan penggunaan senapan yang diberikan kepada para prajurit yang tampaknya didatangkan Belanda dari Hindia-Barat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Antrean makan para prajurit(klik - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kesibukan di sekitar Kastil Batavia](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kesibukan-di-sekitar-kastil-batavia/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1810 Tahun peristiwa: abad ke-18 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: aslinya kemungkinan oleh Hendrik Kobell (lihat versi berbahasa Belanda di posting ini); versi berbahasa Perancis di atas diterbitkan oleh A. BertrandSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel - [Penampilan KNIL Darat sebelum Perang Dunia II (3)](https://dului.com/penampilan-knil-darat-sebelum-perang-dunia-ii-3/) - 16 Desember 1939: Pasukan KNIL menyusuri Kali Sunter(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang serdadu KNIL berlatih menggunakan senapan mesin(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)1 Maret 1927: Kesatuan zeni KNIL memasang lampu sorot yang a.l. bisa digunakan untuk "membidik" potensi serangan udara atau musuh yang mencoba menyerbu dari laut ke pesisir(klik untuk - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pelabuhan Sunda Kelapa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pelabuhan-sunda-kelapa/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1779 Tahun peristiwa: abad ke-18 Tempat terbit: kemungkinan Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: aslinya Hendrik Kobell, gambar di atas salinan karya Mathias de Sallieth Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang - [Penampilan KNIL Darat sebelum Perang Dunia II (2)](https://dului.com/penampilan-knil-darat-sebelum-perang-dunia-ii-2/) - 11 Desember 1937: Satu truk penuh serdadu KNIL memasuki kawasan pelabuhan Ambon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kesatuan KNIL berlatih menggunakan senapan mesin(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Parade pasukan KNIL dengan kesatuan pemain musik(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)24 Juni 1939: Markas Batalion Infantri XII(klik untuk memperbesar - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang rumah sakit (pertama?) di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-rumah-sakit-pertama-di-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1682 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Secara harfiah gast huys berarti "penginapan"; tetapi ratusan tahun lalu kata ini diberikan kepada bangunan yang bukan hanya memberikan fasilitas menginap kepada kaum miskin, musafir, dan orang sakit, tetapi juga menyediakan makanan serta pengobatan. Beberapa rumah - [Penampilan KNIL Darat sebelum Perang Dunia II (1)](https://dului.com/penampilan-knil-darat-sebelum-perang-dunia-ii-1/) - 22 Januari 1927: Para opsir Batalion XX di tangsi mereka di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)11 Desember 1937: Kesatuan KNIL menangkap dan menggiring para "pemberontak" di Seram Barat (di Kamal, Kairatu Barat?). Catatan foto memakai istilah de deelnemers aan het verzet (pelaku perlawanan) tanpa memberi rincian lebih lanjut tentang perlawanan yang - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang gerbang masuk ke Jakarta dari arah laut](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-gerbang-masuk-ke-jakarta-dari-arah-laut/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: kemungkinan besar London Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Johan NieuhofSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil - [Sejarah Sepak Bola (44): Klub Como 1907 Kali Pertama di Liga Champion Eropa;Buku Sejarah Klub Como 1907 Segera TERBIT](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-44-klub-como-1907-kali-pertama-di-liga-champion-eropabuku-sejarah-klub-como-1907-segera-terbit/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniAda peribahasa: ‘bagai makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tidak dimakan ayah mati’. Itulah yang terjadi pertandingan antara klub Como 1907 milik orang Indonesia dan klub Cremonese yang digawangi oleh pemain timnas Indonesia, Emil Audero. Fakta bahwa tadi subuh, klub Como 1907 secara - [Pesawat amfibi dan pesawat pembom KNIL sebelum Perang Dunia II](https://dului.com/pesawat-amfibi-dan-pesawat-pembom-knil-sebelum-perang-dunia-ii/) - 6 Juli 1929: Dua pesawat amfibi mendarat, tepatnya melaut, di perairan Sabang di Pulau Weh(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)3 Desember 1938: Pesawat pembom buatan Glenn Martin (Dutch Martin model 166)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1929, 1938 Tempat: a.l. Sabang Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan pelabuhan Sunda Kelapa di abad ke-17](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kastil-batavia-dan-pelabuhan-sunda-kelapa-di-abad-ke-17/) - Lukisan karya Jo(h)an Nieuhof tentang pelabuhan Sunda Kelapa dengan latar belakang pegunungan di Bogor (atas), dan Kastil Batavia dengan kapal-kapal layar di latar depan dan belakang (bawah), yang terbit tahun 1668 dalam bahasa Latin(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Salinan dari gambar di atas dalam bahasa Inggris, yang terbit di Tiongkok di tahun 1673(klik - [Kekuatan KNIL Laut sebelum Perang Dunia II (3)](https://dului.com/kekuatan-knil-laut-sebelum-perang-dunia-ii-3/) - Kesatuan Marinir di geladak sebuah kapal perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Siluet kapal penjelajah Hr. Ms. Java di perairan Makassar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan 1936: Kapal perang Sumatra (depan) dan Soemba (belakang) serta beberapa kapal selam menyambut kedatangan Laksamana Madya Hendrikus Ferwerda yang diangkat menjadi Panglima Angkatan Laut Hindia-Belanda. Foto - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan lalu lintas air di sekitarnya](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kastil-batavia-dan-lalu-lintas-air-di-sekitarnya/) - Kastil Batavia yang tampak dinding bentengnya dikelilingi oleh jalur kapal dan perahu, serta dilengkapi dengan konstruksi jembatan yang kelak menjadi contoh untuk Jembatan Kota Intan(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Edisi lain dari gambar di atas(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1782 Tahun peristiwa: abad ke-18 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: - [Kekuatan KNIL Laut sebelum Perang Dunia II (2)](https://dului.com/kekuatan-knil-laut-sebelum-perang-dunia-ii-2/) - 30 Juni 1939: Manuver armada kapal perang KNIL di perairan Surabaya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kapal perang Soemba mengaktifkan meriam perangnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kapal selam dengan kamuflase dedaunan untuk mengelabui musuh. Metode ini berhasil digunakan oleh kapal penyapu ranjau Hr. Ms. Abraham Crijnssen untuk terlepas dari kejaran Jepang - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang tiga pos dan benteng militer Belanda di "pinggiran" Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-tiga-pos-dan-benteng-militer-belanda-di-pinggiran-jakarta/) - Benteng militer Belanda di Ancol yang saat itu merupakan titik batas wilayah kekuasaan Belanda di sebelah timur-utara(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Benteng militer Belanda di ujung selatan yang diberi nama Noortwyck (sekarang sekitar Jalan Juanda)(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Penampakan benteng Noortwyck dari seberang Kali Ciliwung(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Pos militer Belanda di - [Kekuatan KNIL Laut sebelum Perang Dunia II (1)](https://dului.com/kekuatan-knil-laut-sebelum-perang-dunia-ii-1/) - Latihan awak meriam kapal perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Oktober 1937: Armada kapal perang KNIL di perairan Ambon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)30 Januari 1926: Buritan kapal penjelajah Hr. Ms. Java penyok setelah tabrakan di perairan Tanjung Priuk(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: a.l. 1926, 1937 Tempat: - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan gudang gula di seberangnya](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-kastil-batavia-dan-gudang-gula-di-seberangnya/) - Pemandangan dari Kastil Batavia ke arah gudang gula (A), gudang peralatan (B), pasar ikan (C), artleri (D), sudut kastil yang diberi nama "Diamant" (E), pandai besi (F … menggunakan kata winckel yang kelak menjadi kata "bengkel" hingga sekarang), penjahit celana (G), gudang kayu (H), galangan jangkar (I), Kali Besar (K), dan parit sekitar kastil (L)(klik - [Armada kapal selam KNIL Laut sebelum Perang Dunia II pecah](https://dului.com/armada-kapal-selam-knil-laut-sebelum-perang-dunia-ii-pecah/) - Kapal selam K-14. K merupakan kepanjangan dari Koloniën, untuk menunjukkan bahwa kapal ini dioperasikan di wilayah jajahan. Kode "K" biasanya dicantumkan di bagian lambung (tampak samar terlihat "K XVIII"), sementara di bagian menara hanya tercantum nomernya.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Tiga kapal selam di latar belakang, dalam proses turun ke bawah - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang bocah-bocah Jawa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-bocah-bocah-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1858 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Den Haag Tokoh: Deskripsi: Enam anak-anak Jawa dengan aneka jenis pakaian dan model rambut. Perlu dicatat bahwa yang berdiri di atas dipan adalah anak laki-laki. Pada masa itu sebagian anak laki mengenakan kain penutup dada.Juru foto/gambar: Auguste van PersSumber - [Kreativitas rancangan KNIL Bandung, cikal bakal Pindad, dalam membuat kendaraan tempur, 1938](https://dului.com/kreativitas-rancangan-knil-bandung-cikal-bakal-pindad-dalam-membuat-kendaraan-tempur-1938/) - Pabrik amunisi dan kendaraan tempur milik KNIL di Bandung, yang kelak menjadi Pindad, di akhir tahun 1930-an atau awal 1940-an pernah membuat kendaraan lapis baju yang disainnya memiliki beberapa kemiripan dengan Cybertruck buatan Tesla yang baru muncul di abad ke-21 (lihat posting ini). Selain itu, para ternyata teknisi KNIL juga pernah merancang tank atau panser yang - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pemburu Dayak dikayuhi sampan](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pemburu-dayak-dikayuhi-sampan/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1858 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Den Haag Tokoh: Deskripsi: Gambar di atas memperlihatkan seorang lelaki Dayak dengan tombak di tangan kanan, tameng di tangan kiri, serta mandau di pinggang, berdiri di bagian depan sampan yang dikayuh seorang wanita. Wanita ini boleh jadi seorang budak. - [Latihan militer KNIL di sekitar Tanjung Priuk, 1934 (2)](https://dului.com/latihan-militer-knil-di-sekitar-tanjung-priuk-1934-2/) - Panglima KNIL Letnan Jenderal Koster (berkacamata), didampingi ajudannya dan beberapa anggota Volksraad (a.l. Van Baalen di latar depan), mengamati jalannya latihan militer yang mensimulasikan adanya pendaratan musuh di pesisir Tanjung Priuk(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Simulasi penyerbuan musuh dengan menggunakan perahu pendarat yang dihadapi KNIL dengan penembakan cahaya yang menerangi langit dan - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno yang menjelaskan asal-usul kata "biduan"](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-yang-menjelaskan-asal-usul-kata-biduan/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1858 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Den Haag Tokoh: Deskripsi: Kata "biduan" sekarang ini bermakna "penyanyi", dan sering hanya digunakan dalam pengertian "penyanyi wanita", meskipun dulu orang memiliki kata sendiri "biduanita" untuk ini. Jika kita melihat gambar di bawah, pada abad ke-19 kata "biduan" (ditulis - [Latihan militer KNIL di sekitar Tanjung Priuk, 1934 (1)](https://dului.com/latihan-militer-knil-di-sekitar-tanjung-priuk-1934-1/) - Penembakan cahaya magnesium ke langit yang kemudian turun perlahan dengan parasut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Latihan kesiagaan menghadapi serbuan musuh dari arah laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penembakan lampu sorot yang sangat terang ke arah bagian pantai yang menjadi potensi tempat serangan dari arah laut(klik untuk memperbesar | © - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno yang memperjelas asal-usul kata "Koja"](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-yang-memperjelas-asal-usul-kata-koja/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1853 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Den Haag Tokoh: Deskripsi: Kata "Koja" merupakan penuturan leluhur kita atas kata "Khoja" yang merupakan sebutan untuk kelompok warga Muslim Isma'ili di India dan Persia, terutama di Gujarat. Sebagian dari mereka datang ke Nusantara sebagai saudagar yang banyak menjual - [Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang, 1941 (3)](https://dului.com/gubernur-jenderal-hindia-belanda-terakhir-tjarda-van-starkenborgh-stachouwer-dalam-koninginnedag-terakhir-sebelum-invasi-jepang-1941-3/) - Koninginnedag (sekarang Koningsdag) merupakan hari nasional besar bagi warga Belanda. Pada hari itu warga Belanda di negerinya, dan di wilayah jajahannya, merayakan hari ulang tahun Sang Ratu (sekarang Raja). Tahun 1941 merupakan saat terakhir di mana Hindia-Belanda merayakan hari besar ini di bawah pimpinan Gubernur Jenderal. Tidak sampai lima bulan kemudian, pasukan Jepang menyerang dan - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno dari abad ke-17 tentang tarian pasangan Jawa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-dari-abad-ke-17-tentang-tarian-pasangan-jawa/) - Lukisan ini mencoba menampilkan laporan perjalanan tentang orang Jawa yang menari berpasangan dengan diiringi gamelan. Penggambaran beberapa hal tampaknya sangat dipengaruhi imajinasi pelukis,seperti bentuk gamelan, kemben tipis, kain para penari, dan blangkon atau tutup kepala kaum pria.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: awal abad ke-17Tahun peristiwa: akhir abad ke-16 Tempat terbit: kemungkinan - [Tim sabotase KNIL siap meninggalkan Kalimantan setelah membakar Balikpapan, 1942](https://dului.com/tim-sabotase-knil-siap-meninggalkan-kalimantan-setelah-membakar-balikpapan-1942/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 2 Februari 1942 Tempat: Kalimantan (kemungkinan sekitar Balikpapan) Tokoh: Peristiwa: Di akhir Januari 1942, ketika gerak maju pasukan Jepang makin tak terbendung dan posisi KNIL makin terdesak, pihak Belanda di Balikpapan memutuskan untuk membentuk satuan yang bertugas membuat sabotase terhadap fasilitas penting, seperti kilang minyak, - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang seorang sahaya perempuan di Manado](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-seorang-sahaya-perempuan-di-manado/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1858 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: G.J. Bos (salinan dari karya J.T. Bik)Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar - [Pelepasan sukarelawan perang dari Amsterdam menuju Hindia-Belanda setelah Jerman dan Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/pelepasan-sukarelawan-perang-dari-amsterdam-menuju-hindia-belanda-setelah-jerman-dan-jepang-kalah-perang-1945/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: pertengahan kedua 1945 Tempat: Amsterdam Tokoh: Peristiwa: Belanda baru beranjak pulih dari pendudukan Jerman ketika Jepang kalah perang di bulan Agustus 1945, dan Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Militer Belanda yang baru ditata kembali harus merekrut sukarelawan yang bersedia diterjunkan menuju Hindia Timur. Gambar di atas memperlihatkan - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Bupati Serang Adipati Mandura Raja Jayanagara](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-bupati-serang-adipati-mandura-raja-jayanagara/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1844 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Tubagus Abul Hasan, dengan gelar Raden Adipati Mandura Raja Jayanagara, Bupati Serang 1840-1849 Deskripsi: Juru foto/gambar: C.W.M. van de Velde Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (9)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-9/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang hulubalang dan petani di Jawa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-hulubalang-dan-petani-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1836 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Jerman Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: K.J. Brodtmann (salinan dari karya L.A. de Sainson)Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (8)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-8/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang kusir dan tukang kebun](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-gambar-dari-buku-indisch-prentenboek-i-bedienden-en-beroepen-tentang-kusir-dan-tukang-kebun/) - Kusir(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Tukang kebun(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1909 Tahun peristiwa: Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: J.H. de Bussy Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (7)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-7/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang babu dan koki](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-gambar-dari-buku-indisch-prentenboek-i-bedienden-en-beroepen-tentang-babu-dan-koki/) - Babu(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Koki(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1909 Tahun peristiwa: Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: J.H. de Bussy Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (6)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-6/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang kuli dan jongos](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-gambar-dari-buku-indisch-prentenboek-i-bedienden-en-beroepen-tentang-kuli-dan-jongos/) - Kuli(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Jongos(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1909 Tahun peristiwa: Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: J.H. de Bussy Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (5)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-5/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang sekelompok pria Aceh dan mesjid yang dibentengi](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-sekelompok-pria-aceh-dan-mesjid-yang-dibentengi/) - Mesjid di Aceh yang diberi tembok pertahanan sekeliling (atas); enam pria Aceh termasuk satu anak-anak (bawah)(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1874 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: 's Hage Wed. E. Spanier & Zn.Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (4)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-4/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Ketika kata Jawa/Melayu "amuk" masuk ke pebendaharaan bahasa-bahasa Eropa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-ketika-kata-jawa-melayu-amuk-masuk-ke-pebendaharaan-bahasa-bahasa-eropa/) - Lukisan berjudul Indien de Java courant un Muck, yang bisa diterjemahkan bebas "Lelaki Hindia di Jawa mengamuk", menunjukkan seorang Jawa menghunus sebilah keris yang diarahkan ke seorang lelaki lain yang berusaha kabur, sementara seorang perempuan kemungkinan mencoba melerai.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1840 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Perancis Tokoh: - [Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (3)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-setelah-jepang-kalah-perayaan-hari-ulang-tahun-ratu-wilhelmina-31-agustus-1945-3/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina - [Dari khazanah Bartele Gallery: Gustaaf Willem van Imhoff, orang Jerman yang menjadi Gubernur Jenderal Hindia-Belanda](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-gustaaf-willem-van-imhoff-orang-jerman-yang-menjadi-gubernur-jenderal-hindia-belanda/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1745 Tahun peristiwa: abad ke-18 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Gustaaf Willem van Imhoff (Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1743-1750) Deskripsi: Juru foto/gambar: Pieter TanjeSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta - [Kamp tawanan Kampili di Gowa setelah hancur terbakar akibat salah dibom oleh pihak Sekutu, 1945 (4)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-di-gowa-setelah-hancur-terbakar-akibat-salah-dibom-oleh-pihak-sekutu-1945-4/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya; blog ini sudah menampilkan beberapa foto dari kamp ini sebelumnya. Di tahun 1945, ketika Jepang di Perang Dunia II makin terdesak, dan Sekutu makin gencar membom posisi-posisi Jepang, kamp - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang dua warga sekitar Selat Ombai, Timor](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-dua-warga-sekitar-selat-ombai-timor/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1845 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: kemungkinan Zürich Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Heinrich Rudolf Schinz Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (12)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-12/) - Sebuah kemah pasukan NICA di antara pepohonan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Februari 1944: Patroli pasukan Belanda di antara Merauke dan Tanah Merah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Februari 1944: Seorang tentara Belanda menyembelih seekor babi hutan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Februari 1944: Sebuah kesatuan Belanda dengan wajah - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang enam wajah penduduk Timor](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-enam-wajah-penduduk-timor/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1845 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: kemungkinan Zürich Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Heinrich Rudolf Schinz Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas - [Foto udara ke wilayah yang kelak menjadi Stasiun Kota, Museum Bank Indonesia, dan Museum Mandiri](https://dului.com/foto-udara-ke-wilayah-yang-kelak-menjadi-stasiun-kota-museum-bank-indonesia-dan-museum-mandiri/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: kemungkinan akhir 1930an atau awal 1940an Tempat: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang dua lelaki Timor](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-dua-lelaki-timor/) - Seorang pria bersenapan dari Aikliu, Amfoang (kiri) dan seorang lelaki Amarasi (kanan)(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: ~1845 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: kemungkinan Zürich Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Heinrich Rudolf Schinz Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang - [Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo, dalam sebuah video propaganda untuk khalayak Indonesia, 1943/1944](https://dului.com/perdana-menteri-jepang-hideki-tojo-dalam-sebuah-video-propaganda-untuk-khalayak-indonesia-1943-1944/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1943/1944 Tempat: ?Tokoh: Jenderal Hideki Tojo (Perdana Menteri Jepang) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pedagang berkulit hitam dan keluarganya](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pedagang-berkulit-hitam-dan-keluarganya/) - Kata negro pedler berarti pedagang keliling berkulit hitam. Karena tidak ada catatan sejarah tentang pedagang dari Afrika di sekitar abad ke-17 di Nusantara, maka kemungkinan yang dimaksud adalah orang Hadramaut atau orang Tamil/Keling yang muslim. Ini terutama terlihat dari model pakaian yang terdiri dari peci, jubah panjang, serban di pundak, serta tasbih. Ada kemungkinan si - [Sejarah Indonesia Jilid 5-5: Awal Penemuan Sumber Minyak di Bumi Nusantara; Sumber Energi Pertama Batubara Kemudian Minyak](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-5-5-awal-penemuan-sumber-minyak-di-bumi-nusantara-sumber-energi-pertama-batubara-kemudian-minyak/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSejarah minyak bumi di Indonesia dimulai pada tahun 1885 dengan penemuan komersial pertama di Telaga Tunggal, Langkat, Sumatera Utara oleh Aeilko Jans Zijlker, setelah eksplorasi awal dimulai tahun 1871. Industri ini berkembang pesat di bawah kolonial Belanda (termasuk sumur Matilda, Balikpapan 1897) dan kemudian - [Pasukan Jepang dalam tahanan Belanda dan Sekutu setelah kalah perang, 1945/1946](https://dului.com/pasukan-jepang-dalam-tahanan-belanda-dan-sekutu-setelah-kalah-perang-1945-1946/) - Enam tentara Jepang, kemungkinan perwira, dalam penjagaan seorang sersan KNIL, di sebuah kamp yang dikelilingi dinding kawat berduri(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para tentara Jepang duduk berderet dalam pemeriksaan pihak Sekutu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua tentara Sekutu berpose di depan barisan tentara Jepang yang dikumpulkan di sebuah lapangan(klik - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang wanita berdarah campuran](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-wanita-berdarah-campuran/) - Kata Inggris mestize berasal dari kata Spanyol mestizo, yang merupakan padanan dari kata "indo" yang kita gunakan sekarang. Jadi ada kemungkinan lukisan di atas menggambarkan seorang wanita campuran keturunan Spanyol/Portugis dan warga Nusantara. Meskipun pakaian wanita ini bergaya lokal, banyaknya perhiasan, dan terutama pemakaian sepatu, mengindikasikan tingginya kelas dia dibandingkan khalayak umum.(klik untuk memperbesar | - [Dari koleksi foto seorang warga Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956 (3)](https://dului.com/dari-koleksi-foto-seorang-warga-sekolah-guru-b-di-sambas-di-tahun-1956-3/) - Rangkaian foto berikut hanya memiliki sedikit catatan. Tetapi foto bisa teridentifikasi bahwa pemilik kumpulan foto ini merupakan warga dari Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956, kemungkinan salah satu tenaga pengajar. Danau wisata Sebedang di Sambas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)25 Mei 1956: Foto bersama siswa dan guru KLP-SGB(klik untuk memperbesar - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang sepasang orang Makassar di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-sepasang-orang-makassar-di-jakarta/) - Sepasang warga di kawasan yang boleh jadi menjadi cikal bakal Kampung Makasar. Si wanita tampak mengenakan baju bodo, sementara sang pria membawa tombak panjang.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Johan Nieuhof Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery - [Dari koleksi foto seorang warga Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956 (2)](https://dului.com/dari-koleksi-foto-seorang-warga-sekolah-guru-b-di-sambas-di-tahun-1956-2/) - Rangkaian foto berikut hanya memiliki sedikit catatan. Tetapi foto bisa teridentifikasi bahwa pemilik kumpulan foto ini merupakan warga dari Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956, kemungkinan salah satu tenaga pengajar. Ruang pameran sekolah yang selain berisi karya siswa dan poster, juga bola dunia dan model kerangka manusia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang seorang pedagang di Jawa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-seorang-pedagang-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Johan Nieuhof Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman - [Dari koleksi foto seorang warga Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956 (1)](https://dului.com/dari-koleksi-foto-seorang-warga-sekolah-guru-b-di-sambas-di-tahun-1956-1/) - Rangkaian foto berikut hanya memiliki sedikit catatan. Tetapi foto bisa teridentifikasi bahwa pemilik kumpulan foto ini merupakan warga dari Sekolah Guru B di Sambas di tahun 1956, kemungkinan salah satu tenaga pengajar. Latihan senam untuk para siswa SGB, yang menurut catatan foto dipimpin oleh orang bernama "M. Moestam"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang sepasang orang Jawa](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-sepasang-orang-jawa/) - Seorang wanita Jawa berbincang dengan seorang pria Jawa; di latar belakang tampak seorang pria lain membawa galah panjang dan menggiring seekor anjing. Menarik untuk dicatat bahwa si wanita ditampilkan bersanggul dan mengenakan pakaian yang relatif tertutup.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Juru - [Peta militer Sekutu yang memperlihatkan landasan pacu militer Jepang di sekitar Halmahera, 1944](https://dului.com/peta-militer-sekutu-yang-memperlihatkan-landasan-pacu-militer-jepang-di-sekitar-halmahera-1944/) - Peta militer Sekutu yang memperlihatkan landasan pacu militer Jepang di Halmahera dan sekitarnya, yaitu 1. Galela, 2. Pulau Miti, 3. Jailolo, 4. Oba, 5. Pitu di Morotai, 6. Lolobata dan Hatetabako, 7. Kau, serta 8. Labuha di Pulau Bacan. (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 15 Agustus 1944 Tempat: Maluku Utara Tokoh: - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang warga Melayu di Jakarta](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-warga-melayu-di-jakarta/) - Tiga warga Melayu di Jakarta. Pria di kanan memegang semacam pipa yang sangat panjang, dan menyerahkan sebuah kotak, kemungkinan berisi sirih/nipah, kepada wanita yang duduk di kanan. Sementara itu, wanita (?) yang di tengah tampak menikmati hisapan rokok linting.(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Inggris - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Wangkanapi (Wolio, Baubau, Sulawesi Tenggara), 1944/1945](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-wangkanapi-wolio-baubau-sulawesi-tenggara-1944-1945/) - Foto yang diambil pesawat pengintai Sekutu di atas Wangkanapi yang saat itu menjadi salah satu wilayah dengan fasilitas militer Jepang. Catatan foto menunjukkan adanya markas Kempetai, barak tentara Jepang, bengkel militer, markas angkatan udara, di samping fasilitas umum seperti pasar, jembatan, rumah dokter, gudang beras, sekolah, dsb.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pria Bugis dan Ambon](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pria-bugis-dan-ambon/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1726 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentijn Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari - [Wajah industri di Nusantara di sekitar awal tahun 1940-an](https://dului.com/wajah-industri-di-nusantara-di-sekitar-awal-tahun-1940-an/) - Desember 1941: Tangki-tangki minyak di Kalimantan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penambangan timah di Bangka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Menara pengilangan minyak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1941 (foto pertama) Tempat: Bangka (foto kedua), Kalimantan (foto pertama) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pria Bugis](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-kuno-tentang-pria-bugis/) - (klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1744 Tahun peristiwa: abad ke-17 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Philip Baldaeus Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari - [Lokomotif pertama di wilayah Nusantara, 1864](https://dului.com/lokomotif-pertama-di-wilayah-nusantara-1864/) - Para pria berpose bangga di lokomotif pertama yang melaju di jalur rel di Nusantara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1864 Tempat: kemungkinan Semarang Tokoh: Peristiwa: NISM (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij = Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda) didirikan di tahun 1863, dan merupakan badan usaha swasta yang pertama kali mendapat lisensi untuk mengoperasikan transportasi - [Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan tentang tiga perempuan di Kupang di abad ke-19](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-lukisan-tentang-tiga-perempuan-di-kupang-di-abad-ke-19/) - Tiga perempuan di Kupang. Yang paling kiri dan kanan bisa dipastikan merupakan warga lokal yang melayani wanita yang di tengah, dengan memainkan harpa dan menyediakan minuman. Wanita yang di tengah berpakaian berbeda, memiliki gaya rambut yang lain, dan tampak menikmati musik Eropa, yang mengindikasikan bahwa dia kemungkinan bukan warga lokal.(klik untuk memperbesar | @ Bartele - [Hotel Marine di Jakarta dan Hotel Deli di Medan di abad ke-19](https://dului.com/hotel-marine-di-jakarta-dan-hotel-deli-di-medan-di-abad-ke-19/) - Hotel Deli di Sumatera Utara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Hotel Marine di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: abad ke-19 Tempat: Deli (atas), Jakarta (bwah) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Woodbury & Page (foto kedua) Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: - [Dari khazanah Bartele Gallery: Perang Aceh (3)](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-perang-aceh-3/) - Pemboman wilayah Aceh oleh armada laut Belanda(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1873 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Rotterdam (Belanda) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Nijgh & Van DitmarSumber / Hak cipta: Bartele Gallery Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, - [Kedatangan Menteri Urusan Tanah Jajahan, Welter, dan Menteri Luar Negeri Belanda, Van Kleffens, ke Hindia-Belanda, 1941](https://dului.com/kedatangan-menteri-urusan-tanah-jajahan-welter-dan-menteri-luar-negeri-belanda-van-kleffens-ke-hindia-belanda-1941/) - Sebuah kolase foto, yang menunjukkan Welter (ketiga dari kiri, sedang menerima minuman dari seorang pelayan lokal) dan Van Kleffens (paling kanan) diapit boss perusahaan minyak Bataafsche Petroleum Maatschappij, A.C. Sandkuyl (paling kiri), serta pimpinan himpunan pengusaha, C.H.P. de Villeneuve (kedua dari kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Welter (berjas putih dengan tanda X - [Dari khazanah Bartele Gallery: Perang Aceh (2)](https://dului.com/dari-khazanah-bartele-gallery-perang-aceh-2/) - Kompleks pemakaman Keraton Aceh (atas); jembatan di atas Krueng Aceh di sekitar Gampong Jawa (bawah)(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)Pasukan Belanda menduduki Gunongan (atas); meriam dan peluru yang tergeletak di area Keraton Aceh (bawah)(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery) Tahun terbit: 1874 Tahun peristiwa: abad ke-19 Tempat terbit: Haarlem (Belanda) Tokoh: Deskripsi: Juru - [Sejarah Sepak Bola (43): Klub Como 1907 di Danau Pegunungan di Como, Italia; Klub Hartono Bersaudara dari Serie-D ke Serie-A](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-43-klub-como-1907-di-danau-pegunungan-di-como-italia-klub-hartono-bersaudara-dari-serie-d-ke-serie-a/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniArtikel ini sudah lama artikel dibuat, tetapi tidak kunjung diupload. Namun kabar duka hari ini tanggal 19 Maret 2026 pemilik klub Como bahwa Bapak Michael Bambang Hartono dikabarkan meninggal dunia di Singapura. Klub Como 1907 tengah berduka. Namun demikain nama Michael Bambang Hartono akan - [Sejarah Jepang (16): Tragedi di Nagasaki dan Hiroshima Tahun 1945; Kini, Apakah Sekutu Masih Tetap Dipimpin oleh Amerika Serikat?](https://dului.com/sejarah-jepang-16-tragedi-di-nagasaki-dan-hiroshima-tahun-1945-kini-apakah-sekutu-masih-tetap-dipimpin-oleh-amerika-serikat/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Entah mengapa saya teringat bagaimana terjadi tragedi Nagasaki dan Hirosima tahun 1945. Namun ini hanya soal bagaimana sejarah itu terjadi. Saya tidak berpikir tentang apa yang terjadi dengan perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran di Selat Hormuz. Pada tahun 1945 Amerika Serikat didukung oleh - [Dua wajah perempuan Yogyakarta zaman dulu](https://dului.com/dua-wajah-perempuan-yogyakarta-zaman-dulu/) - Seorang putri keraton, priyayi bangsawan ningrat …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dan seorang wanita dari kalangan biasa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: ? Tempat: Yogyakarta Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bunga tanduk-tanduk](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bunga-tanduk-tanduk/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 6-6: Semua Orang Belanda Bisa Berbahasa Indonesia; Tidak Semua Orang Indonesia Bisa Bahasa Melayu](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-6-semua-orang-belanda-bisa-berbahasa-indonesia-tidak-semua-orang-indonesia-bisa-bahasa-melayu/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniAda satu anomali yang sangat besar di Indonesia tentang penyebaran bahasa Eropa. Dalam hal ini bahasa Belanda di Indonesia pada masa ini hampir tidak meninggalkan bekas dalam penggunaannya. Berbeda dengan di Amerika Serikat dan Australia lestari bahasa Inggris, demikian juga bahasa-bahasa Spanyol dan bahasa - [Adu domba di alun-alun Sumedang](https://dului.com/adu-domba-di-alun-alun-sumedang/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: ? Tempat: Sumedang Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bungur](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bungur/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Hotel Oranje di Padang di tahun 1930an](https://dului.com/hotel-oranje-di-padang-di-tahun-1930an/) - Hotel Oranje, yang di masa kejayaannya merupakan hotel terbesar di Sumatera Barat. Di lahan hotel ini sekarang berdiri Hotel Truntum.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1930an Tempat: Padang Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 4-3: Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb dalam Navigasi Pelayaran (Perdagangan) Eropa; Arab vs Iran](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-4-3-selat-hormuz-dan-selat-bab-el-mandeb-dalam-navigasi-pelayaran-perdagangan-eropa-arab-vs-iran/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSelat Bab el-Mandeb adalah selat sempit ((chokepoint) yang menjadi jalur perairan strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia. Selat ini memisahkan dua benua, yakni Asia (Semenanjung Arab) dan Afrika (Timur Laut Afrika). Pada masa ini terletak di antara negara Yaman - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang cariang putih](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-cariang-putih/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Sepak Bola (42): Jay Idzes dan Marga van der Sluys di Semarang; Lika Liku dalam Melacak Asal Usul Para Leluhur](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-42-jay-idzes-dan-marga-van-der-sluys-di-semarang-lika-liku-dalam-melacak-asal-usul-para-leluhur/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniPada masa ini ada dua nama yang dihubungkan dengan Kota Semarang: Maximilian van der Sluys Veer dan Jay Idzes. Max dan istrinya, Elly Kristanti, adalah pemilik terakhir rumah kuno bersejarah sebelum dihibahkan ke Yayasan Mardi Waluyo pada 2013. Rumah tersebut dibangun sekitar tahun 1890 - [Prof. Hussein Jayadiningrat memimpin sidang Komisi Indonesia Serikat, 1947](https://dului.com/prof-hussein-jayadiningrat-memimpin-sidang-komisi-indonesia-serikat-1947/) - Prof. Hussein Jayadiningrat (berdiri memegang kertas) berbicara di sebuah sidang Komisi Indonesia Serikat. Komisi ini diprakarsai pihak Belanda untuk mendorong pembentukan negara Republik Indonesia Serikat untuk memperkecil peranan Republik Indonesia.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 4 November 1947 Tempat: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang keladi hias](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-keladi-hias/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Delegasi Belanda di pertemuan Kaliurang, 20 April 1948](https://dului.com/delegasi-belanda-di-pertemuan-kaliurang-20-april-1948/) - Tiga anggota delegasi Belanda (Mulder, Stuyt, Van Oven) berbincang di ruangan yang menjadi tempat pihak Belanda berkumpul. Pertemuan Kaliurang diprakarsai oleh Komisi Tiga Negara dengan membawa pihak Republik Indonesia dan Belanda untuk duduk bersama mencari penyelesaian atas konflik yang sudah berlangsung hampir tiga tahun.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 20 April - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bayam merah](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bayam-merah/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 6-5: Nama Indonesia dan Kongres Hindia di Belanda 1917; Nama-Nama Mahasiswa Usulkan Nama Indonesia](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-5-nama-indonesia-dan-kongres-hindia-di-belanda-1917-nama-nama-mahasiswa-usulkan-nama-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDja Endar Moeda pernah menyatakan di Padang pada tahun 1897 bahwa pendidikan dan jurnalis sama pentingnya: “sama-sama mencerdaskan bangsa”. Pada tahun 1900 Dja Endar Moeda mendirikan organisasi kebangsaan Indonesia pertama di Padang dengan nama “Medan Perdamaian”. Organisasi kebangsaan Indonesia pertama di Belanda didirikan oleh - [Kolonel Abdulkadir Widjojoatmodjo dalam pelantikan pemerintahan federal sebagai alternatif dari negara kesatuan Indonesia, 1948](https://dului.com/kolonel-abdulkadir-widjojoatmodjo-dalam-pelantikan-pemerintahan-federal-sebagai-alternatif-dari-negara-kesatuan-indonesia-1948/) - Kolonel Abdulkadir Widjojoatmodjo (kiri) dalam upacara pelantikan Pemerintah Federal Sementara yang dibentuk Belanda untuk menandingi Republik Indonesia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 8 Maret 1948 Tempat: Tokoh: Kolonel Raden Abdulkadir Widjojoatmodjo (perwira KNIL yang anti kemerdekaan Indonesia)Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang nanas kerang](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-nanas-kerang/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Para politisi Belanda setelah dimerdekakan dari tahanan Jerman Nazi, untuk kemudian harus menghadapi masalah kemerdekaan Indonesia, 1945](https://dului.com/para-politisi-belanda-setelah-dimerdekakan-dari-tahanan-jerman-nazi-untuk-kemudian-harus-menghadapi-masalah-kemerdekaan-indonesia-1945/) - 14 tokoh Belanda yang ditahan Jerman Nazi sebagai balasan atas penahanan warga-warga Jerman di Hindia Belanda di bulan Mei 1940. Foto diambil setelah mereka dibebaskan menyusul kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 24 Juni 1945 Tempat: wilayah selatan Belanda Tokoh: Eelco van Kleffens (ketiga dari kanan: kelak - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang kol Banda](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-kol-banda/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sayid Abdurrahman Almassawa, Arab-Nusantara yang menjadi salah satu corong dinas propaganda Belanda, 1945](https://dului.com/sayid-abdurrahman-almassawa-arab-nusantara-yang-menjadi-salah-satu-corong-dinas-propaganda-belanda-1945/) - Sayid Abdurrahman Almassawa (kedua dari kanan) di perayaan bebasnya Belanda dari pendudukan Jerman Nazi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto di atas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 8 Mei 1945 Tempat: Toorak (Victoria, Australia)Tokoh: Sayid Abdurrahman Almassawa (Kepala Seksi Siaran Indonesia dari NIGIS)Peristiwa: Letkol Ferdinand Henry - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang pohon puring](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-pohon-puring/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Pelantikan Ali Sastroamidjojo sebagai perdana menteri untuk kedua kalinya, 2 April 1956](https://dului.com/pelantikan-ali-sastroamidjojo-sebagai-perdana-menteri-untuk-kedua-kalinya-2-april-1956/) - Ali Sastroamidjojo mengucapkan sumpah di bawah Al-Quran untuk memimpin Kabinet Ali Sastroamidjojo II(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 2 April 1956 Tempat: Jakarta Tokoh: Ali Sastroamidjojo (salah satu pendiri Republik Indonesia) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 9-4: Alumni Teknik Delft (TU Delft) Kembali ke Tanah Air dan Berjuang; Tan, Soerachman, Sarengat, Han](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-9-4-alumni-teknik-delft-tu-delft-kembali-ke-tanah-air-dan-berjuang-tan-soerachman-sarengat-han/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniBeberapa hari lalu nama Sekolah Tinggi Teknil Delft (sekarang TU Delft) menjadi perhatian para netizen Indonesia. TU Delft merupakan universitas teknologi tertua dan terbesar di Belanda, menempati peringkat ke-47 dunia dalam QS World University Rankings 2026. Fokus utamanya mencakup teknik sipil, teknologi air, hingga - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bunga jahe obor atau honje](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bunga-jahe-obor-atau-honje/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 10-5: AI di Penulisan Sejarah, Sejarah Itu Narasi Fakta dan Data; Ini Tentang Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-10-5-ai-di-penulisan-sejarah-sejarah-itu-narasi-fakta-dan-data-ini-tentang-buku-sejarah-indonesia-10-jilid/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniApakah sudah terbit buku “Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global” sebanyak 10 jilid dalam bentuk ebook? Tampaknya belum. Sebagaimana pernah dijanjikan Kementerian Kebudayaan bahwa buku Sejarah Indonesia sebanyak 10 jilid akan dibuka akses ke publik pada bulan Februari ini dalam bentuk ebook (gratis). - [Gombong sebagai tempat pertukaran warga militer antara Indonesia dan Belanda, 1948 (16)](https://dului.com/gombong-sebagai-tempat-pertukaran-warga-militer-antara-indonesia-dan-belanda-1948-16/) - PENGANTAR Perjanjian Renville memiliki banyak peristiwa lanjutan. Sebelum ini sudah kita lihat di beberapa posting sebelumnya bagaimana TNI harus hijrah dari beberapa wilayah menuju daerah yang diakui sebagai area kekuasaan Republik Indonesia. Selain itu terjadi pula pertukaran militer dari wilayah kekuasaan Belanda ke daerah Republik, dan sebaliknya. Belanda, misalnya menyerahkan ratusan pejuang yang ditahan Belanda. - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang pohon namnam atau sawo pancukan](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-pohon-namnam-atau-sawo-pancukan/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dr. Jacob Emil van Hoogstraten, salah satu arsitek utama perekonomian Hindia-Belanda dari tahun 1930an hingga akhir 1940an](https://dului.com/dr-jacob-emil-van-hoogstraten-salah-satu-arsitek-utama-perekonomian-hindia-belanda-dari-tahun-1930an-hingga-akhir-1940an/) - J.E. van Hoogstraten (berdiri) menggelar konferensi pers bersama para wartawan(klik untuk memperbesar | Beeldbank WO2 / NIOD)Waktu: November 1945Tempat: JakartaTokoh: Jacob Emil van Hoogstraten, yang merupakan pakar ekonomi utama yang merancang strategi yang ditempuh Hindia-Belanda dalam menghadapi krisis ekonomi dunia di tahun 1930an hingga ke dominasi dan ancaman Jepang menjelang awal tahun 1940an. Ketika Jepang - [Sejarah Indonesia Jilid 9-3: Ijazah dan Gelar; Disertasi Para Doktor Indonesia di Belanda Diterbitkan Secara Publik Dapat Diakses Kini](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-9-3-ijazah-dan-gelar-disertasi-para-doktor-indonesia-di-belanda-diterbitkan-secara-publik-dapat-diakses-kini/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSejarah penipuan disertasi berakar dari manipulasi akademik, termasuk plagiarisme, pemalsuan data, atau penggunaan jasa joki, yang merusak integritas ilmiah. Penipuan ini sering kali bertujuan untuk memperoleh gelar secara tidak sah, yang berpotensi melanggar hukum dan etika. Kasus-kasus ini tergolong kejahatan intelektual yang serius. Pengantar Metode - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bunga pisang songgo langit](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bunga-pisang-songgo-langit/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (15): Jepang vs Korea dan Jepang vis-à-vis Indonesia; Asia Timur adalah Satu Hal dan Asia Tenggara adalah Hal Lain](https://dului.com/sejarah-jepang-15-jepang-vs-korea-dan-jepang-vis-a-vis-indonesia-asia-timur-adalah-satu-hal-dan-asia-tenggara-adalah-hal-lain/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Dalam minggu ini terjadi perang antara Netizen Indonesia (Net 62) dan Netizen Korea (K-netz). Pemicunya entah bagaimana ada K-netz yang menghina Asia Tenggara termasuk Indonesia. Perang “warga net” tidfak terhindarkan dimana Net 62 menghantam balik K-netz (hingga TKO). Alih-alih K-Netz berharap Netizen Jepang membantu untuk menyerang - [Empat tentara Australia di landasan pacu Kemayoran, 1948](https://dului.com/empat-tentara-australia-di-landasan-pacu-kemayoran-1948/) - Empat tentara Australia di depan sebuah pesawat militer Australia. Di latar belakang tampak sebuah pesawat militer berbendera Belanda.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1948 Tempat: Kemayoran (Jakarta) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > - [Sejarah Jepang (14): Angkatan Laut Jepang, Alih Teknologi dan Jadi Industri Perkapalan: Jepang Tempo Doeloe, Indonesia Masa Kini](https://dului.com/sejarah-jepang-14-angkatan-laut-jepang-alih-teknologi-dan-jadi-industri-perkapalan-jepang-tempo-doeloe-indonesia-masa-kini/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Kapal induk Indonesia tengah menuju Indonesia dari Italia (namanya Garibaldi akan diubah menjadi KRI Gadjah Mada). Kapal fregat Indonesia yang tercanggih juga dari Italia (KRI Brawijaya). Kapal perang Indonesia lainya juga tengah menuju Indonesia dari Italia (KRI Prabu Siliwangi). Tentu saja kini Indonesia sudah bisa secara defacto - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang anggrek "Kebanggaan Burma"](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-anggrek-kebanggaan-burma/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (13): Transportasi di Jepang, Jalan Kaki, Pedati, Becak: Jalur Kereta Api Pertama Shimbashi (Tokyo) dan Yokohama](https://dului.com/sejarah-jepang-13-transportasi-di-jepang-jalan-kaki-pedati-becak-jalur-kereta-api-pertama-shimbashi-tokyo-dan-yokohama/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Sejarah transportasi di Jepang berevolusi dari era tradisional, di mana manusia berjalan kaki atau menggunakan tandu (kago), menjadi salah satu sistem transportasi paling canggih di dunia. Modernisasi dimulai pada Restorasi Meiji (1868) dengan pengenalan kereta api dan jinrikisha (becak). Puncaknya adalah peluncuran kereta cepat Shinkansen pada - [Sebuah kesatuan tentara Belanda menyusun barak militer di Jawa, 1947](https://dului.com/sebuah-kesatuan-tentara-belanda-menyusun-barak-militer-di-jawa-1947/) - Sebuah kesatuan militer Belanda membongkar pasokan logistik yang tampaknya amunisi dan persenjataan. Di latar belakang tampak beberapa truk tentara di dekat sebuah bangunan bertingkat. Di pojok kanan bawah tampak dua bocah menatap ke kamera.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1947 Tempat: Jawa Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang bunga jambu bol](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-bunga-jambu-bol/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Patroli jalan kaki sebuah kesatuan militer Belanda di Jawa, 1947](https://dului.com/patroli-jalan-kaki-sebuah-kesatuan-militer-belanda-di-jawa-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto di atas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1947 Tempat: Jawa Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jakarta (126): Senayan, Gedung Parlemen dan Gelora Bung Karno; Apakah Nama Senayan Berasal dari Wangsanaya?](https://dului.com/sejarah-jakarta-126-senayan-gedung-parlemen-dan-gelora-bung-karno-apakah-nama-senayan-berasal-dari-wangsanaya/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniSenayan adalah kelurahan di kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nama Senayan sendiri sering dirujuk untuk menyebut kawasan kelurahan Gelora, Senayan, dan Grogol Utara bagian timur (Patal Senayan). Sementara kelurahan Senayan sendiri sering dirujuk dengan nama Senayan yang mencakup SCBD, atau nama kawasan masyarakat setempat yaitu Tulodong. - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah berangan Cina](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-berangan-cina/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Pasukan Belanda bersenjata menjaga stasiun kereta api Klender, 1947](https://dului.com/pasukan-belanda-bersenjata-menjaga-stasiun-kereta-api-klender-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1947 Tempat: Klender (Jakarta Timur) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah coklat](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-coklat/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 5-4: Nama Indonesia oleh JR Logan versus GSW Earl; Nusantara, Hindia Timur, Hindia Belanda dan Insulinde](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-5-4-nama-indonesia-oleh-jr-logan-versus-gsw-earl-nusantara-hindia-timur-hindia-belanda-dan-insulinde/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniNama "Indonesia" berasal dari bahasa Yunani, yaitu Indus (Hindia) dan nesos (pulau-pulau), yang secara harfiah berarti Kepulauan Hindia. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh dua orang Inggris, George Samuel Windsor Earl dan James Richardson Logan, pada tahun 1850 dalam jurnal ilmiah untuk merujuk wilayah - [Pembantaian Belanda atas warga Kuta Reh semasa Perang Aceh, 1904](https://dului.com/pembantaian-belanda-atas-warga-kuta-reh-semasa-perang-aceh-1904/) - Pasukan Belanda (kulit putih dan coklat) berpose mengelilingi warga Kuta Reh yang gugur. Seorang bocah Aceh tampak duduk sendiri di antara reruntuhan benteng bambu.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 14 Juni 1904 Tempat: Kuta Reh (Bambel, Aceh Tenggara) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah nona](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-nona/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Amunisi dan senjata sisa Inggris dan Jepang yang disita Belanda dari para pejuang kemerdekaan Indonesia, 1947](https://dului.com/amunisi-dan-senjata-sisa-inggris-dan-jepang-yang-disita-belanda-dari-para-pejuang-kemerdekaan-indonesia-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1947 Tempat: ? Tokoh: Peristiwa: Sebuah gerobak yang tampaknya digunakan oleh para pejuang kemerdekaan untuk mentransportasikan beberapa amunisi dan persenjataan. Di kotak kayu dengan tulisan "SABOEN TJOETJI" (tampaknya ditimpa dengan huruf "MANDI") tampak ada kotak peluru, salah satunya diangkat dan bertuliskan "WINCHESTER". Di belakang dan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu mete](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-jambu-mete/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (12): Sepak Bola di Indonesia dan Sepak Bola di Jepang; Futsal Indonesia Taklukkan Jepang di Semi Final AFC 2026](https://dului.com/sejarah-jepang-12-sepak-bola-di-indonesia-dan-sepak-bola-di-jepang-futsal-indonesia-taklukkan-jepang-di-semi-final-afc-2026/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Baru saja Futsal Indonesia berhasil menaklukkan Futsal Jepang dalam partai Semi Final AFC tahun 2026 dengan skor 5-3. Dengan demikian Futsal Indonesia akan menantang Futsal Iran di parai Final. Hasil tersebut bermula pada waktu normal (2x20 Menit) dengan skor 2-2. Di waktu tambahan (2x5 Menit), Futsal - [Foto udara tentang sebuah kompleks militer (?) di Jayapura, 1945](https://dului.com/foto-udara-tentang-sebuah-kompleks-militer-di-jayapura-1945/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Jayapura Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (11): Beras di Jepang dan Beras di Indonesia; Makanan Pokok Nasi di Jepang dan Indonesia Sejak Zaman Kuno](https://dului.com/sejarah-jepang-11-beras-di-jepang-dan-beras-di-indonesia-makanan-pokok-nasi-di-jepang-dan-indonesia-sejak-zaman-kuno/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Hingga masa ini makanan pokok orang Jepang seperti halnya orang Indonesia adalah nasi dari baha beras. Sama seperti di Indonesia, nasi dikonsumsi hampir setiap hari dan menjadi dasar dari berbagai hidangan khas Jepang. Saat ini, varietas seperti Koshihikari dan Hitomebore sangat populer karena teksturnya yang pulen. - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jeruk Bali](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-jeruk-bali/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (11)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-11/) - Seorang tentara Belanda di luar barak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua tentara Belanda menikmati rokok(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pertemuan di barak yang melibatkan para perwira(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Ruangan seorang perwira Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perwira Belanda di - [Sejarah Indonesia Jilid 10-4: Prabowo Ingat "Mereka yang Lupa Sejarah Akan Dihukum Sejarah";Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-10-4-prabowo-ingat-mereka-yang-lupa-sejarah-akan-dihukum-sejarahdunia-sedang-tidak-baik-baik-saja/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniJasmerah! Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Mereka yang lupakan sejarah akan dihukum sejarah. Sejarah Indonesia yang baru telah ditulis. Kementerian Kebudayaan menjanjikan buku Sejarah Indonesia sebanyak 10 jilid akan dibuka akses ke publik pada bulan Februari ini dalam bentuk ebook (gratis). Dalam hal ini sejarah - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah sarikaya](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-sarikaya/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (10): Aksara Bahasa Jepang Hiragana, Katakana dan Kanji; Mengapa Gagal Introduksi Aksara Latin di Jepang?](https://dului.com/sejarah-jepang-10-aksara-bahasa-jepang-hiragana-katakana-dan-kanji-mengapa-gagal-introduksi-aksara-latin-di-jepang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Bahasa Jepang ditulis menggunakan campuran tiga jenis aksara utama: Kanji (karakter Tiongkok untuk makna), serta dua aksara fonetik/suku kata yaitu Hiragana (untuk kata asli/gramatikal) dan Katakana (untuk kata serapan asing). Ketiga sistem ini digunakan bersamaan dalam kalimat untuk merepresentasikan bunyi dan konsep secara spesifik. Aksara Latin, yang - [Propaganda Belanda di "Soerat Kabar Dinding" setelah Jepang kalah perang, 1945/1946](https://dului.com/propaganda-belanda-di-soerat-kabar-dinding-setelah-jepang-kalah-perang-1945-1946/) - (klik untuk memperbesar | Beeldbank WO2 / NIOD) Segala apa jang telah mendjadi harta-peninggalan dari zaman pendoedoekan Djepang, gedoeng² jang hantjoer, perindoestrian dan pengangkoetan jang katjau-bilau itoe, semoea itoe dengan sekoeat tenaga diperbaiki dan dibangoenkan kembali. Gedoeng² jang roesak, jang diperbaiki dengan segera, sekarang dapat dipergoenakan seperti sediakala. Paberik² dan peroesahaan² tenoen diboeka kembali, menghasilkan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jeruk sitrun](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-jeruk-sitrun/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (9): Pers di Jepang dan Pers di Indonesia; Surat Kabar di Jepang dengan Aksara Latin, Hiragana, Katakana dan Kanji](https://dului.com/sejarah-jepang-9-pers-di-jepang-dan-pers-di-indonesia-surat-kabar-di-jepang-dengan-aksara-latin-hiragana-katakana-dan-kanji/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Tanggal 9 Februari ini, Hari Pers Nasional (HPN) di Indonesia diperingati. Tanggal ini “dipilih” untuk memperingati hari berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Hari Kebebasan Pers di Jepang umumnya diperingati setiap tanggal 3 Mei. Tanggal ini “tidak dipilih” tetapi bertepatan dengan - [Bulldozer Belanda memperbaiki jalan yang kemungkinan dirusak para pejuang kemerdekaan untuk menghambat gerak maju pasukan Belanda, 1947](https://dului.com/bulldozer-belanda-memperbaiki-jalan-yang-kemungkinan-dirusak-para-pejuang-kemerdekaan-untuk-menghambat-gerak-maju-pasukan-belanda-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Juli/Agustus 1947 Tempat: Jawa Barat Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (8): Perguruan Tinggi di Jepang; Imperial University Tokyo 1877 dan Mahasiswa Jepang Studi di Luar Negeri](https://dului.com/sejarah-jepang-8-perguruan-tinggi-di-jepang-imperial-university-tokyo-1877-dan-mahasiswa-jepang-studi-di-luar-negeri/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Sejarah mahasiswa Jepang yang menempuh studi di luar negeri telah berlangsung selama berabad-abad, bertransformasi dari misi keagamaan menjadi alat modernisasi nasional yang krusial. Mahasiswa pertama kali dikirim ke Tiongkok (terutama selama Dinasti Sui dan Tang) untuk mempelajari teknologi, hukum, dan ajaran agama Budha. Di bawah ancaman - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah rambutan](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-rambutan/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Pasukan NICA memeriksa sebuah bom udara Jepang yang tidak meledak](https://dului.com/pasukan-nica-memeriksa-sebuah-bom-udara-jepang-yang-tidak-meledak/) - (klik untuk memperbesar | Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: semasa perang kemerdekaan Tempat: ? Tokoh: Peristiwa: Satu kesatuan NICA memeriksa sebuah bom udara Jepang yang tergeletak di jalan dan tidak meledak. Tidak jelas apakah bom ini memang sebelumnya jatuh dan gagal berfungsi, atau dipasang sebagai ranjau oleh para pejuang kemerdekaan dan tidak sempat diledakkan. Fotografer: - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah mangga](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-mangga/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Bom udara Jepang yang digunakan para pejuang untuk meranjau sebuah jembatan tetapi gagal meledak, 1947](https://dului.com/bom-udara-jepang-yang-digunakan-para-pejuang-untuk-meranjau-sebuah-jembatan-tetapi-gagal-meledak-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: kemungkinan besar 1947 semasa Aksi Polisionil 1Tempat: Jawa (?)Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [SejarahJepang (7):BahasaIndonesia di Jepang dan Bahasa Jepang di Indonesia;Awal Bahasa Portugis, Belanda dan Inggris di Jepang](https://dului.com/sejarahjepang-7bahasaindonesia-di-jepang-dan-bahasa-jepang-di-indonesiaawal-bahasa-portugis-belanda-dan-inggris-di-jepang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Sejarah bahasa Indonesia di Jepang berakar dari masa pendudukan Jepang (1942–1945), di mana bahasa Indonesia berkembang pesat karena pelarangan bahasa Belanda. Jepang menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar resmi, mendorong kodifikasi istilah baru, dan secara tidak langsung memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Meskipun bertujuan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah pisang](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-pisang/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Padang Sidempuan (27):Davos 2026 Kopi Angkola, Kopi Mandailing, Orang Utan Batangtoru; Coffeenatics di Pavilion WEF](https://dului.com/sejarah-padang-sidempuan-27davos-2026-kopi-angkola-kopi-mandailing-orang-utan-batangtoru-coffeenatics-di-pavilion-wef/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Sidempuan di blog ini Klik DisiniBelum lama ini terjadi banjir bandang di Sumatra, termasuk hilangnya desa Garoga karena terjangan banjir di sungai Aek Garoga. Sungai Aek Garoga ini hulu tertinggi berada di area tertinggi di barat laut (1048 Mdpl) dengan jarak garis lurus dari desa Garoga 16 Km dan hulu - [Beberapa pria Belanda yang menjadi tawanan perang Jepang dipekerjakan di sebuah lahan terbuka, 1942](https://dului.com/beberapa-pria-belanda-yang-menjadi-tawanan-perang-jepang-dipekerjakan-di-sebuah-lahan-terbuka-1942/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 Tempat: kemungkinan di Jawa Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jakarta (125): Naturalisasi Restorasi, Normalisasi Revitalisasi Sungai; Mengapa Itu Masih Banjir di Jakarta? Ada Salah Berpikir?](https://dului.com/sejarah-jakarta-125-naturalisasi-restorasi-normalisasi-revitalisasi-sungai-mengapa-itu-masih-banjir-di-jakarta-ada-salah-berpikir/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniHingga Januari 2026, banjir masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta karena kombinasi faktor cuaca ekstrem, penurunan permukaan tanah yang kritis, dan masalah struktural drainase kota. Alih-alih menuduh cuaca ekstrem, curah hujan tinggi dan durasi hujan dan bahkan juga disebut ada kontribusi penurunan permukaan tanah, pengambilan air - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah cempedak](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-cempedak/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (6): Amerika versus Jepang; Laksamana Matthew Peery di Jepang 1854, Kapten Gibson di Djambi, Indonesia 1852](https://dului.com/sejarah-jepang-6-amerika-versus-jepang-laksamana-matthew-peery-di-jepang-1854-kapten-gibson-di-djambi-indonesia-1852/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik DisiniJepang dan Amerika Serikat (AS) saat ini merupakan sekutu dekat secara politik dan militer. Ini terjadi setelah Perang Dunia II, hubungan Jepang dan AS menjadi sangat erat, dibentuk oleh perjanjian damai dan kerja sama militer. Namun tetap menjadi masalah di kalangan masyarakat Jepang karena keberadaan Pangkalan - [Conrad Helfrich, mantan Panglima KNIL Laut yang sangat anti Republik Indonesia, di masa tuanya di Belanda](https://dului.com/conrad-helfrich-mantan-panglima-knil-laut-yang-sangat-anti-republik-indonesia-di-masa-tuanya-di-belanda/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1962 atau sebelumnya Tempat: BelandaTokoh: Laksamana Purnawirawan Conrad Emil Lambert Helfrich; mantan Panglima KNIL Laut kelahiran Semarang yang terkenal karena prestasinya menenggelamkan banyak kapal peerang Jepang di tahun 1942. Setelah proklamasi kemerdekaan dia menjadi penentang sengit Republik Indonesia, dan setelah pengakuan kedaulatan memilih pindah ke Belanda - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-ginalun-belimbing-cina/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-12nama-negara-lain-dalam-bahasa-indonesia-kbbi-nama-indonesia-di-negara-lain-sejak-kapan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nama-nama negara ditulis menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang baku. Sebagai contoh: Belanda (bukan Netherlands), Inggris (bukan United Kingdom/England), Jerman (bukan Germany), Prancis (bukan France atau Perancis), Tiongkok (istilah baku untuk China). Baru-baru ini daftar nama negara yang mengalami penyesuaian - [Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa](https://dului.com/karel-doorman-panglima-laut-gabungan-sekutu-yang-memilih-tenggelam-bersama-kapal-perangnya-setelah-kalah-dari-jepang-di-pertempuran-laut-jawa/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 Tempat: ?Tokoh: Laksamana Karel Willem Frederik Marie Doorman Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-jambu-bol/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur](https://dului.com/sejarah-jepang-5-orang-portugis-orang-belanda-dan-voc-di-jepang-awal-bermula-orang-portugis-di-indonesia-di-hindia-timur/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik DisiniOrang Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang mencapai Jepang, mendahului Belanda sekitar lebih dari setengah abad. Orang Portugis pertama kali tiba di Jepang pada tahun 1543 ketika sebuah kapal yang membawa pedagang (termasuk António Mota dan Francisco Zeimoto) terhempas badai dan terdampar di Pulau Tanegashima. Sejarah Portugis - [Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya](https://dului.com/kepulangan-jenderal-mansergh-dari-surabaya-ke-inggris-setelah-konflik-pasukannya-dengan-para-pejuang-menyulut-pertempuran-surabaya/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1946 Tempat: SurabayaTokoh: Jenderal Robert Mansergh (Panglima Sekutu untuk wilayah Hindia-Belanda)Peristiwa: Robert Mansergh memimpin kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia setelah Jepang kalah perang. Kehadiran pasukan Inggris setelah proklamasi kemerdekaan ini menyulut beberapa pertempuran dengan konflik paling dasyhat terjadi di Surabaya di bulan November 1945. Setelah - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah durian](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-durian/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jepang (4): Orang Jepang Studi ke Belanda 1862 dan Hiroyuki Kato; Dr Ph von Siebold, Seorang Jerman Dokter di Jepang](https://dului.com/sejarah-jepang-4-orang-jepang-studi-ke-belanda-1862-dan-hiroyuki-kato-dr-ph-von-siebold-seorang-jerman-dokter-di-jepang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik DisiniPada tahun 1862, Keshogunan Tokugawa mengirimkan kelompok pelajar pertama ke Belanda untuk mempelajari teknologi Barat sebagai respon terhadap meningkatnya pengaruh asing setelah kedatangan Komodor Perry pada 1853. Tujuannya adalah mempelajari ilmu navigasi, teknologi angkatan laut, hukum, kedokteran, dan ilmu sosial demi memodernisasi militer dan pemerintahan Jepang. Hiroyuki - [Dua pucuk pimpinan Divisi Siliwangi di tahun 1956: Kol. Alex Kawilarang dan Kol. Achmad Kosasih](https://dului.com/dua-pucuk-pimpinan-divisi-siliwangi-di-tahun-1956-kol-alex-kawilarang-dan-kol-achmad-kosasih/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1956 Tempat: Hotel Preanger, Bandung Tokoh: Kol. Alex Kawilarang (kiri) bersama istrinya, Petronella Isabella van Emden; Kol. Raden Achmad Kosasih (ketiga dari kiri) bersama istri. Peristiwa: Kemungkinan ini adalah acara perpisahan Kawilarang yang melepas jabatannya sebagai panglima Divisi Sliwangi untuk menempati tugas baru sebagai atase - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah duku](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-duku/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van NootenSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Kendaraan lapis baja Belanda bersembunyi di jalur Sumedang-Cirebon](https://dului.com/kendaraan-lapis-baja-belanda-bersembunyi-di-jalur-sumedang-cirebon/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: masa Perang Kemerdekaan Tempat: jalur jalan antara Sumedang dan Cirebon Tokoh: Peristiwa: Jalanan antara Sumedang dan Cirebon, yang sekarang tersaingi oleh jalan tol Cipali dan Cisumdawu, merupakan jalur yang rawan penyergapan dan usaha pemboman jembatan oleh para pejuang semasa Perang Kemerdekaan. Militer Belanda banyak mengerahkan - [Sejarah Jepang (3): Matematika Jepang Wasan dan Ilmu Geometri; Ilmu Dasar dalam Pembangunan Candi-Candi di Indonesia](https://dului.com/sejarah-jepang-3-matematika-jepang-wasan-dan-ilmu-geometri-ilmu-dasar-dalam-pembangunan-candi-candi-di-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Matematika pada candi-candi di Indonesia terwujud melalui konsep etnomatematika, yaitu penerapan konsep matematika (geometri, pola, simetri, rasio) secara alami dalam konstruksi dan desain candi seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang bangun datar (persegi, segitiga, lingkaran) dan ruang (piramida bertingkat), menjadi media - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah duwet (2)](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-duwet-2/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1885 Tempat terbit: Brussels Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah seorang ahli botani asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Kunjungan Jenderal Van Oyen ke Keraton Kadariah, Pontianak 1946 (3)](https://dului.com/kunjungan-jenderal-van-oyen-ke-keraton-kadariah-pontianak-1946-3/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: kemungkinan 1946Tempat: PontianakTokoh: Sultan Hamid II (Sultan Pontianak)Peristiwa: Sultan Hamid II menaiki sebuah perahu motor ketika menyambut kedatangan Mayor Jenderal Ludolph Hendrik van Oyen (Panglima KNIL 1942-1946; tidak terlihat di foto) ke Pontianak. Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands - [Sejarah Jepang (2): Ilmu, Teknologi Jepang, Bagaimana Bermula? Sistem Pendidikan STEM di Eropa (Belanda, Inggris, Jerman)](https://dului.com/sejarah-jepang-2-ilmu-teknologi-jepang-bagaimana-bermula-sistem-pendidikan-stem-di-eropa-belanda-inggris-jerman/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Awal mula ilmu dan teknologi Jepang modern berakar dari Restorasi Meiji (1868), ketika Jepang membuka diri dari isolasi dan mengadopsi sains serta teknologi Barat secara masif melalui studi di luar negeri dan impor, didukung oleh penguasaan ilmu dari studi Belanda (Rangaku) pada periode sebelumnya. Kronologi sains dan - [Sejarah Banyumas (59): Situs Purbakala "Igir Karem" di Purbalingga, Pegunungan Selatan Jawa: Sukabumi, Gunung Kidul, Trenggalek](https://dului.com/sejarah-banyumas-59-situs-purbakala-igir-karem-di-purbalingga-pegunungan-selatan-jawa-sukabumi-gunung-kidul-trenggalek/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyumas dalam blog ini Klik DisiniSitus Igir Karem adalah sebuah penemuan struktur batuan purba yang terletak di tengah hutan pinus Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Situs ini mulai viral pada akhir tahun 2025 dan awal 2026 karena keunikan susunan batunya yang tampak simetris dan rapi. Prasejarah dalam Serjarah - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah duwet (1)](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-buah-duwet-1/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1685 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Mengungsi semasa Perang Kemerdekaan, 1947](https://dului.com/mengungsi-semasa-perang-kemerdekaan-1947/) - Jawa Tengah, 1947: Sebuah keluarga dengan dua anak laki-laki dan dua anak perempuan mengungsi dari wilayah pertempuran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Keluarga yang sama, difoto dari belakang, dengan seorang tentara Belanda mendekap anak lelaki tertua(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto di atas(klik untuk memperbesar | © - [Sejarah Jepang (1): Shizuoka, Prefektur di Pulau Honshu di Jepang; Gunung Fuji, Iklim Lebih Hangat dan Perkebunan Teh Hijau](https://dului.com/sejarah-jepang-1-shizuoka-prefektur-di-pulau-honshu-di-jepang-gunung-fuji-iklim-lebih-hangat-dan-perkebunan-teh-hijau/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini Sebelum ini sudah ada ‘sejarah Australia’ dan ‘sejarah Filipina’ dan ‘sejarah Singapura (Malaysia)’. Tiga wilayah di luar ‘sejarah Indonesia’. Artikel ini berjudul Shizuoka adalah artikel pertama ‘sejarah Jepang’. Artikel-artikel dalam ‘sejarah Jepang’ ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari data-data yang tidak digunakan dalam draf buku saya - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang kutu busuk Jawa di antara sejawatnya](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-kutu-busuk-jawa-di-antara-sejawatnya/) - 1. Cimex lectularius 2. Cimex annulatus (Sierra Leone) 3. Cimex corticatus (Brasil) 4. Cimex cristatus (St. Vincent) 5. Cimex crenulatus (Antigua) 6. Cimex papillosus (China) 7. Cimex druraei (South America) 8. Cimex senegalensis (Senegal) 9. Cimex aurantius (Java and Ceylon) 10. Cimex paradoxus 11. Cimex merianae (Suriname) 12. Larva of this gigantic cimex(klik untuk memperbesar - [Dua jasad korban kekerasan semasa Perang Kemerdekaan](https://dului.com/dua-jasad-korban-kekerasan-semasa-perang-kemerdekaan/) - Sumatera: Catatan foto menyebutkan bahwa ini adalah jasad seorang Tionghoa doodgemarteld door Indonesische querilla's ("disiksa sampai tewas oleh gerilyawan Indonesia")(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Catatan foto menyebutkan bahwa ini adalah Een Europeese vrouw, eerst deerlijk verminkt, daarna met prikkeldraad omwonden in een rivier gegooid ("Seorang perempuan Eropa yang awalnya dimutilasi parah dan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang ngengat Jawa di antara sejawat lainnya](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-ngengat-jawa-di-antara-sejawat-lainnya/) - 1. Attacus atlas (Chine) 2. Cyrestris camillus (Guinee) 3. Anthocharis anterippe male (Senegal) 4. Anthocharis anterippe femelle (Senegal) 5. Acræa zidora (Guinee) 6. Euplæa mulciber male (Java) 7. Euplæa mulciber femelle (Java)(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1830-an Tempat terbit: Paris (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Jean Delaru Sumber / Hak cipta: - [Anak-anak semasa Perang Kemerdekaan, 1947](https://dului.com/anak-anak-semasa-perang-kemerdekaan-1947/) - Sebuah poliklinik beralas rumput yang dikelola Belanda dengan para pasien yang terdiri dari anak-anak lelaki tanpa baju dengan balutan dan perban di kaki(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah sekolah yang tampaknya untuk anak-anak perempuan, dengan ibu guru berkain dan tanpa alas kaki, serta pengawasan seorang suster (?) Belanda(klik untuk memperbesar | © - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang burung hantu Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-burung-hantu-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1875 Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Warga Tionghoa di masa perang kemerdekaan (31)](https://dului.com/warga-tionghoa-di-masa-perang-kemerdekaan-31/) - Pengantar: Kerusuhan 1998 termasuk bagian paling hitam di dalam sejarah hubungan warga "pribumi" dan Tionghoa di Indonesia. Peristiwa ini memicu munculnya era reformasi yang kemudian memberikan banyak kemajuan di dalam hubungan ini. Harus diakui, peristiwa di tahun 1998 bukanlah yang pertama. Kekurang-harmonisan ini sudah ada puluhan tahun sebelumnya, termasuk di masa perang kemerdekaan. Blog ini - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang burung pipit Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-burung-pipit-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan abad ke-19 Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Kemiskinan semasa perang kemerdekaan (8): Jakarta](https://dului.com/kemiskinan-semasa-perang-kemerdekaan-8-jakarta/) - PENGANTAR Kemiskinan di negeri kita ada di sebelum kemerdekaan, di saat perang kemerdekaan, setelah perang kemerdekaan, di masa pemerintahan Soekarno, Soeharto, dan boleh jadi hingga sekarang ini. Situasi rakyat miskin semasa perang tetapi lebih memilukan karena orang lain memiliki prioritas lain daripada memperhatikan mereka. Dan foto-foto rakyat miskin di masa perang menjadi lebih memiliki nilai - [Sejarah Bogor (67): Nawangsari - J Soegiri, Dua Guru Besar di Institut Pertanian Bogor (IPB);Siapa Menteri Purbaya Yudhi Sadewa?](https://dului.com/sejarah-bogor-67-nawangsari-j-soegiri-dua-guru-besar-di-institut-pertanian-bogor-ipbsiapa-menteri-purbaya-yudhi-sadewa/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bogor dalam blog ini Klik Disini Dr Ir Purbaya Yudhi Sadewa, PhD, Menteri Keuangan Republik Indonesia saat ini dari berbagai sumber terhubung dengan dua guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB): Prof Drh J Soegiri (dosen FKH) dan Prof Ir Nawangsari (dosen FMIPA).IPB University: Januari 1, 2009. Berita: ‘Turut Berduka Cita atas Meninggalnya - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang dukun Dayak](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-dukun-dayak/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan abad ke-19 Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Kota Depok (60): Refleksi Tahun Baru 2026 Blog Sejarah Poestaha Depok; Sejarah adalah Narasi Fakta dan Data](https://dului.com/sejarah-kota-depok-60-refleksi-tahun-baru-2026-blog-sejarah-poestaha-depok-sejarah-adalah-narasi-fakta-dan-data/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Depok dalam blog ini Klik DisiniPada tahun ini satu peristiwa sejarah yang cukup penting adalah penulisan ulang Sejarah Indonesia. Hasilnya dalam bentuk buku sebanyak 10 jilid telah dipublikasikan (diluncurkan) pada tanggal 14 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Sejarah Nasional Indonesia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Desember. Blog ini dimulai - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (28)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-28/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang seorang budak wanita di Bali](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-seorang-budak-wanita-di-bali/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: abad ke-18 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Ini adalah gambaran tentang seorang budak perempuan di Bali di sekitar akhir abad ke-17 atau awal abad ke-18. Lukisan ini sejalan dengan gambar lain yang menunjukkan bahwa budak perempuan bisa berpakaian lebih tertutup daripada tuannya. Juru foto/gambar: Cornelis de - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (27)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-27/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang orang utan, ular kobra, dan monyet Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-orang-utan-ular-kobra-dan-monyet-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1744 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Gambar ini menunjukkan bayangan warga Inggris di abad ke-18 tentang wujud orang utan (yang lebih mendekati paras manusia daripada sejatinya), ular sinduk (yang digambarkan seperti memakai hoody), serta monyet Jawa (yang berjalan tegak dan seperti sedang berkaraoke). Juru foto/gambar: Sumber - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (26)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-26/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno karya Theodor de Bry tentang pemain gamelan di Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-karya-theodor-de-bry-tentang-pemain-gamelan-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)Tahun terbit: abad ke-16 Tempat terbit: kemungkinan Frankfurt am Main Tokoh: Deskripsi: Theodor de Bry terkenal sebagai ilustrator abad ke-16 yang banyak memperkenalkan kepada warga Eropa suasana di luar Eropa seperti Amerika dan Asia Timur termasuk Nusantara. Karena de Bry menumpahkan imaginasinya berdasarkan naskah-naskah dan narasi yang dia baca atau dapat, - [Sejarah Kota Padang (59): Jembatan Kereta Api di Lembah Anai dan "Banjir Bandang"; Riwayat Tempo Doeloe, Bagaimana Kini?](https://dului.com/sejarah-kota-padang-59-jembatan-kereta-api-di-lembah-anai-dan-banjir-bandang-riwayat-tempo-doeloe-bagaimana-kini/) - Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Padang dalam blog ini Klik DisiniJembatan kereta api di Lembah Anai adalah sebuah jembatan bersejarah yang ikonik di Sumatera Barat, sering terlihat dalam lukisan di rumah makan Padang, dan dikenal karena pemandangan alamnya yang menakjubkan di dekat Air Terjun Lembah Anai. Jembatan ini berlokasi di antara Stasiun Kandang A4 dan - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (25)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-25/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno karya Theodor de Bry tentang tarian Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-karya-theodor-de-bry-tentang-tarian-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: abad ke-16 Tempat terbit: kemungkinan Frankfurt am Main Tokoh: Deskripsi: Theodor de Bry terkenal sebagai ilustrator abad ke-16 yang banyak memperkenalkan kepada warga Eropa suasana di luar Eropa seperti Amerika dan Asia Timur termasuk Nusantara. Karena de Bry menumpahkan imaginasinya berdasarkan naskah-naskah dan narasi yang dia baca atau - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (24)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-24/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang warga dan hewan di Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-warga-dan-hewan-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan abad ke-19 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Gambar di atas memperlihatkan satwa dan juga wajah-wajah orang Jawa. D.ki.k.ka. dan d.a.k.b.: elang dan burung hantu, kuntul, kijang, harimau menyerang seorang lelaki yang menunggang kerbau, harimau, wanita dari kalangan biasa dan pengantin ningrat, pekerja pria dan prajurit - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (23)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-23/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang tandu sebagai alat transportasi zaman dulu di Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-tandu-sebagai-alat-transportasi-zaman-dulu-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: ? Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Bentuk tandu di Jawa yang dipikul dua orang. Penumpang duduk, atau kemungkinan lebih tepatnya setengah berbaring di ruangan yang memiliki "atap" miring, dengan dinding yang memiliki tuas di satu sisi sebagai tempat keluar masuk, atau untuk sekedar melihat ke - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (22)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-22/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang keturunan Indo zaman dulu di Jakarta](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-gambar-kuno-tentang-keturunan-indo-zaman-dulu-di-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: sekitar 1752 Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Sudah ratusan tahun lalu rupanya ada perkawinan antar etnis di Jakarta yang menghasilkan keturunan berdarah campuran. Orang Inggris menyebutnya topalsses dan mardikers. Gambar di atas memperlihatkan penampakan dari warga berdarah campuran ini. Entah dengan alasan apa, sang pelukis - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (21)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-21/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang rumah tradisional di Tapanuli](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-rumah-tradisional-di-tapanuli/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: ? Tempat terbit: Perancis (?) Tokoh: Deskripsi: Gambar ini berasal dari buku harian yang ditulis tangan dalam bahasa Perancis, dengan keterangan "maison des inhabitants de [?], pres de Tapanouli" (rumah penduduk ? dekat Tapanuli) Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Bisnis Indonesia (2):Produk Dagang dari Batavia ke Eropa pada Awal Era VOC; Sejarah Itu Narasi Fakta dan Data Sejaman](https://dului.com/sejarah-bisnis-indonesia-2produk-dagang-dari-batavia-ke-eropa-pada-awal-era-voc-sejarah-itu-narasi-fakta-dan-data-sejaman/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bisnis di Indonesia di blog ini Klik DisiniProduk dagangan utama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) berfokus pada rempah-rempah dari Nusantara, yang sangat langka dan berharga di Eropa pada abad ke-17 dan ke-18. VOC memonopoli perdagangan komoditas ini untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Produk dagangan utama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) pada era kejayaannya berfokus pada - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (20)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-20/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang Pulau Krakatau seabad sebelum letusan dahsyat menenggelamkannya (2)](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-pulau-krakatau-seabad-sebelum-letusan-dahsyat-menenggelamkannya-2/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1788 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Di Februari 1780, kapal HMS Resolution dan HMS Discovery singgah di Pulau Krakatau dalam perjalanan pulang ke Inggris setelah menjelajah dunia di bawah pimpinan James Cook, yang tewas di Hawaii setahun sebelumnya. Di pulau yang mereka sebut "Cocoterra/Cracatoa" ini mereka - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (19)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-19/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang Pulau Krakatau seabad sebelum letusan dahsyat menenggelamkannya (1)](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-pulau-krakatau-seabad-sebelum-letusan-dahsyat-menenggelamkannya-1/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1788 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Di Februari 1780, kapal HMS Resolution dan HMS Discovery singgah di Pulau Krakatau dalam perjalanan pulang ke Inggris setelah menjelajah dunia di bawah pimpinan James Cook, yang tewas di Hawaii setahun sebelumnya. Di pulau yang mereka sebut "Cocoterra/Cracatoa" ini mereka - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (18)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-18/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Sejarah Jakarta (124): Sejarah Pakistan dan Ir Soekarno; Presiden RI Prabowo Diterima oleh Presiden dan Perdana Menteri Pakistan](https://dului.com/sejarah-jakarta-124-sejarah-pakistan-dan-ir-soekarno-presiden-ri-prabowo-diterima-oleh-presiden-dan-perdana-menteri-pakistan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniSetelah Presiden RI Prabowo hadir dalam perayaan Hari Republik India tanggal 26 Januari 2025, hari kemarin menjadi giliran Pakistan yang dikunjungi. Presiden Prabowo diterima dalam protocol yang tidak biasa. Presiden Soekarno pada tahun 1950 saat berkunjung ke Indonesia juga sempat bertemu dengan tokoh Pakistan, Muhammad Ali - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang penari Ronggeng di Jawa](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-penari-ronggeng-di-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1817 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: William Daniel Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (17)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-17/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang bayi dan warga dewasa Dayak](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-bayi-dan-warga-dewasa-dayak/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: sekitar 1839 Tempat terbit: Leiden (?) Tokoh: Deskripsi: Gambar-gambar zaman dulu buatan orang Eropa tentang warga Nusantara jarang sekali menampilkan bayi. Karenanya, lukisan di atas menjadi unik dan merupakan sebuah pengecualian yang jarang ditemukan. Selain itu, lukisan ini juga lumayan mendetail dalam menggambarkan perkakas dan asesoris - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (16)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-16/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Sejarah Indonesia Jilid 10.3: Hari Sejarah Nasional - Buku “Penulisan Ulang” Sejarah Indonesia; Sejarah = Narasi Fakta dan Data](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-10-3-hari-sejarah-nasional-buku-penulisan-ulang-sejarah-indonesia-sejarah-narasi-fakta-dan-data/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniHari Sejarah Nasional Indonesia diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Desember. Penetapan tanggal 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional berawal dari acara Seminar Sejarah Nasional I yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 14-16 Desember 1957. Seminar itu bertujuan untuk mengumpulkan dan menginterpretasikan kembali sejarah - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang tiga lelaki Dayak setelah memburu macan tutul](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-tiga-lelaki-dayak-setelah-memburu-macan-tutul/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: sekitar 1839 Tempat terbit: Leiden (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: H.A. von Henrici / Willem Jan Gordon Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (15)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-15/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang kawah Gunung Papandayan](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-kawah-gunung-papandayan/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan abad ke-19 Tempat terbit: Belanda atau InggrisTokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Pieter van Oort / W.J. GordonSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (14)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-14/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang bagian timur laut dari Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Perahu](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-bagian-timur-laut-dari-kawah-ratu-di-gunung-tangkuban-perahu/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan abad ke-19 Tempat terbit: kemungkinan besar Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Pieter van OortSumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (13)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-13/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang Gunung Api Banda](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-gunung-api-banda/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: kemungkinan besar abad ke-19 Tempat terbit: Belanda (?) Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan tiga penampakan Gunung Api Banda: sisi tenggara (atas), sisi timur laut (bawah kiri), dan kawahnya (bawah kanan). Juru foto/gambar: Van Oort Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (12)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-12/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang lembah beracun di Banten](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-lembah-beracun-di-banten/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: abad ke-19 Tempat terbit: kemungkinan London Tokoh: Deskripsi: Ini kemungkinan berasal dari catatan perjalanan Alexander Loudon di Banten. Lembah beracun yang ditulis Guevo Upas ini masih sulit diidentifikasi. Tapi kemungkinan ini adalah salah satu mata sumber gas belerang di Banten yang membuat binatang (dan manusia?) yang - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (11)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-11/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang sumber air panas berbelerang di Serang](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-sumber-air-panas-berbelerang-di-serang/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: 1817 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Gambar ini merupakan bagian dari catatan perjalanan Clarke Abel di Serang, Banten. Abel menulis "We returned to Sirang on the evening of the 15th, and on the following morning made an excursion to a place called Epetan, about eighteen miles - [Sejarah Sepak Bola (41): Nenek dan Kakek Giovanni van Bronckhorst Asal Indonesia? Bronckhorst, Sapulete, Manuhutu, Lilipaly](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-41-nenek-dan-kakek-giovanni-van-bronckhorst-asal-indonesia-bronckhorst-sapulete-manuhutu-lilipaly/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniBeberapa hari terakhir ini nama Giovanni van Bronckhorst banyak dibicarakan. Nama Giovanni van Bronckhorst dihubungkan dengan posisi kosong pelatih tim nasional (timnas) Indonesia. Mantan kapten timnas Belanda tersebut saat ini sebagai asisten pelatih Arne Slot di klub liga utama Inggris (Liverpool). Siapa Giovanni van - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (10)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-10/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Sejarah Bahasa (315): Mohamad Kasim, Bapak Cerpen di Indonesia; Para Sastrawan Asal Tapanuli Selatan Sejak Doeloe (1862)](https://dului.com/sejarah-bahasa-315-mohamad-kasim-bapak-cerpen-di-indonesia-para-sastrawan-asal-tapanuli-selatan-sejak-doeloe-1862/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik DisiniCerita pendek (cerpen) Indonesia adalah bagian penting dari khazanah sastra nasional, menampilkan beragam tema mulai dari realitas sosial, kisah cinta, hingga cerita rakyat legendaris. Mohammad Kasim dikenal sebagai bapak cerita pendek (cerpen) Indonesia, salah satu tokoh sastra Indonesia yang penting, terutama dalam memelopori penulisan cerpen di - [Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Perahu](https://dului.com/dari-kumpulan-dokumen-lama-di-wellcome-collection-lukisan-kuno-tentang-kawah-ratu-di-gunung-tangkuban-perahu/) - (klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection) Tahun terbit: ? Tempat terbit: London (?) Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Hochstetter Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (9)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-9/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Peta kuno keluaran Jerman tentang Asia dan Nusantara dari tahun 1624](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-jerman-tentang-asia-dan-nusantara-dari-tahun-1624/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1624 Tempat terbit: Jerman Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan peta berbahasa Latin karya orang Jerman bernama Philipp Clüver yang sekarang dikenang sebagai salah satu perintis geografi sejarah (historical geography). Terkait Nusantara, berikut nama pulau/kepulauan dan tempat yang sudah dikenal di kalangan masyarakat berpendidikan di Eropa pada saat - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (8)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-8/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Pertempuran laut antara Belanda dan Portugis dalam memperebutkan Banten, 1601 (2)](https://dului.com/pertempuran-laut-antara-belanda-dan-portugis-dalam-memperebutkan-banten-1601-2/) - Di penghujung tahun 1601 Belanda mencatat tonggak penting dalam sejarah penjajahannya. Satuan kapal perang Belanda yang hanya terdiri dari 5 kapal utama, berhasil mengalahkan armada Portugis yang terdiri dari 30 kapal. Inilah momentum yang membuat Belanda mulai menggeser posisi Portugis, yang sampai saat itu masih mendominasi perairan Nusantara, hingga akhirnya menjadi penjajah yang hampir tunggal - [Sejarah Sepak Bola (40): Oo Nenek Maarten Paes, Apakah Benar Lahir di Pare? Nenek Ole Romeny Terbukti Lahir di Medan 1923](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-40-oo-nenek-maarten-paes-apakah-benar-lahir-di-pare-nenek-ole-romeny-terbukti-lahir-di-medan-1923/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniFIFA kini akan meluncurkan penyelidikan formal terhadap operasi internal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), sekaligus memberi tahu otoritas kriminal di lima negara terkait pelanggaran pemalsuan. Pada Selasa pagi, FIFA merilis laporan lengkap setebal 63 halaman (https://www.espn.com). Artikel ini tidak sedang membahas itu. Setelah Ole - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (7)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-7/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Lukisan Belanda tentang Geger Pacinan, konflik bersenjata antara VOC dan warga Tionghoa Batavia, 1740 (2)](https://dului.com/lukisan-belanda-tentang-geger-pacinan-konflik-bersenjata-antara-voc-dan-warga-tionghoa-batavia-1740-2/) - Selama hampir dua pekan, tepatnya dari tanggal 9 hingga 22 Oktober 1740, terjadi konflik bersenjata antara VOC dengan warga Tionghoa di Batavia. Diperkirakan pergolakan ini memakan korban sekitar 500 serdadu VOC anak-anak, dan orang jompo.Dahulu, orang Belanda menyebut kejadian ini sebagai "schrikkelijke slagting der Chinezen, na de ontdekking van hun verraad" (pertempuran mengerikan orang Tionghoa - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (6)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-6/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Peta kuno dari tahun 1750: Jakarta ketika masih dikelilingi pesawahan dan kebun (3)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-jakarta-ketika-masih-dikelilingi-pesawahan-dan-kebun-3/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan versi yang tidak diwarnai dari dokumen yang pernah ditampilkan di posting sebelum ini. Peta ini memperlihatkan kawasan dari Angke di barat hingga Ancol di timur, yang saat itu hampir sepenuhnya merupakan pesawahan dan perkebunan terutama tebu. Kawasan - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (5)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-5/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (12)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-12/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (4)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-4/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (11)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-11/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (39): Helene W Degenaars Lahir di Medan, Nenek Ole Romeny; Sepak Bola Itu Bermula di Medan](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-39-helene-w-degenaars-lahir-di-medan-nenek-ole-romeny-sepak-bola-itu-bermula-di-medan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniNama nenek Ole Romeny adalah Helene Wilhelmina Degenaars. Ia lahir di Medan, Sumatera Utara, yang menjadi salah satu alasan Ole Romeny memiliki darah keturunan Indonesia. Nama lengkap: Helene Wilhelmina Degenaars w/v ter Haar Romenij atau Helene Wilhelmina Degenaars. Lahir di: Medan, Sumatera Utara, pada 2 - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (3)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-3/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Sejarah Indonesia Jilid 7.3: Hari Pahlawan, Pahlawan Indonesia dan Gelar Pahlawan Nasional; Dr Soetomo dan Bung (Su)Tomo](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-7-3-hari-pahlawan-pahlawan-indonesia-dan-gelar-pahlawan-nasional-dr-soetomo-dan-bung-sutomo/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniPagi ini (10-11-2025) Presiden RI Prabowo Subianto membuka hari pahlawan dengan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh baru. Artikel ini tidak sedang membicarakan itu, melainkan tentang para pahlawan Indonesia, hari pahlawan dan gelar pahlawan nasional di kota pahlawan Surabaya. Ada dua nama menggunakan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (10)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-10/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (2)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-2/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (9)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-9/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Propaganda semasa Perang Kemerdekaan yang menjelekkan Republik Indonesia dan memperindah Belanda (1)](https://dului.com/propaganda-semasa-perang-kemerdekaan-yang-menjelekkan-republik-indonesia-dan-memperindah-belanda-1/) - Orang bilang, ketika dua kubu berkonflik maka pihak pertama yang menjadi korban adalah sang kebenaran. Kedua kubu akan berusaha mencari dukungan, baik dari dalam maupun dari luar, agar posisi dia semakin kuat dalam perseteruan. Usaha ini tidak jarang dilakukan dengan peluncuran propaganda yang tentunya membagus-baguskan diri sendiri, dan memburuk-burukkan pihak lain. Tidak jarang pula bahan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (8)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-8/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Menteri Luar Negeri Belanda, Dirk Stikker, di Indonesia, 1949](https://dului.com/menteri-luar-negeri-belanda-dirk-stikker-di-indonesia-1949/) - Perwakilan Tinggi Tahta Belanda, H.V.K. Lamping (kanan) menyambut kedatangan Dirk Stikker (kiri) di gedung yang kelak menjadi Istana Merdeka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) H.V.K. Lamping (kiri) berbincang dengan Dirk Stikker (kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 30 November 1949 Tempat: JakartaTokoh:Dirk Stikker (banker, diplomat, pengusaha, dan politikus - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (7)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-7/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Van Mook, Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, dan para tamunya di tahun 1948 (5)](https://dului.com/van-mook-letnan-gubernur-jenderal-hindia-belanda-dan-para-tamunya-di-tahun-1948-5/) - 1 Januari 1948 di acara resepsi tahun baru yang diadakan Van Mook: Wakil Belgia di perundingan Renville, Paul van Zeeland, menyalami Amir Syarifuddin yang merupakan ketua delegasi Indonesia di perundingan yang sama(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Acara yang sama: Salah satu anggota delegasi Belanda di perundingan Renville, yang juga merupakan Menteri - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (6)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-6/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Van Mook, Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, dan para tamunya di tahun 1948 (4)](https://dului.com/van-mook-letnan-gubernur-jenderal-hindia-belanda-dan-para-tamunya-di-tahun-1948-4/) - 1 Januari 1948: Menteri Urusan Jajahan, Jan Jonkman, berbicara dengan beberapa perwakilan warga Indonesia (bagian timur?) di acara resepsi tahun baru yang diadakan Van Mook(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua tamu Van Mook pada saat resepsi tahun baru 1 Januari 1948(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) November 1948, di - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (5)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-5/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Wakil PM Belanda, Josef van Schaik, di Indonesia, 1949](https://dului.com/wakil-pm-belanda-josef-van-schaik-di-indonesia-1949/) - Josef van Schaik (kanan) datang di gedung yang kelak menjadi Istana Merdeka, disambut oleh Perwakilan Tinggi Tahta Belanda, H.V.K. Lamping (kiri)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Josef van Schaik disambut oleh para tamu lain yang berdatangan ke Istana Gubernur Jenderal Hindia-Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Josef van Schaik (tengah) - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (4)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-4/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Politis Belanda, Lambertus Neher, di Indonesia, 1947/1948](https://dului.com/politis-belanda-lambertus-neher-di-indonesia-1947-1948/) - Lambertus Neher adalah seorang politisi Belanda dari Partai Buruh. Ketika Belanda diduduki Jerman, Neher merupakan salah satu tokoh kunci dari barisan warga Belanda yang melawan Jerman. Setelah Jerman kalah perang, Neher ditunjuk menjadi pucuk pimpinan dari bidang yang memang dia kuasai, komunikasi: yaitu pos, telepon, dan telegraf. Ketika Perang Kemerdekaan bergolak di Hindia-Belanda, Neher merupakan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (3)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-3/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [PM Belanda, Louis Joseph Maria Beel, di Indonesia 1947/1948 (2)](https://dului.com/pm-belanda-louis-joseph-maria-beel-di-indonesia-1947-1948-2/) - Kemungkinan di Kemayoran, 1947: Jan Jonkman (kiri) bersama Louis Beel (tengah) dan Van Mook (kanan berkacamata)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan di gedung yang kelak menjadi Istana Merdeka, 1948: Politisi Belanda, Lambertus Neher (kanan), dengan didampingi Louis Beel (berjas putih), menyalami perwakilan warga Sulawesi Selatan yang berpakain seperti warga Arab(klik untuk memperbesar - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (2)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-2/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [PM Belanda, Louis Joseph Maria Beel, di Indonesia 1947/1948 (1)](https://dului.com/pm-belanda-louis-joseph-maria-beel-di-indonesia-1947-1948-1/) - Jakarta, 1948: Louis Beel (kanan) berbicara dengan kemungkinan perwakilan warga bagian timur Nusantara di sebuah acara di gedung yang kelak menjadi Istana Merdeka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jakarta, November 1948: Louis Beel (kiri) berbicara dengan Wakil PM Belanda, Willem Drees (kanan) menjelang penyelenggaraan perundingan Renville(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Ernest Alfred Hardouin tentang aneka penampilan manusia di Jawa di abad ke-19 (1)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-ernest-alfred-hardouin-tentang-aneka-penampilan-manusia-di-jawa-di-abad-ke-19-1/) - Ernest Alfred Hardouin aalah seorang pelukis yang lahir di Versailles, Perancis, pada tanggal 23 Januari 1820. Garis nasib membawanya ke Nusantara, di mana dia banyak mengabadikan wajah-wajah manusia di Jawa dalam bentuk lukisan. Hardouin wafat dalam usia relatif muda, yaitu 33 tahun, di kota tempat dia banyak mengeluarkan karyanya, yaitu di Jakarta pada tanggal 21 - [Peleburan sebuah kesatuan KNIL ke dalam APRIS, 1950](https://dului.com/peleburan-sebuah-kesatuan-knil-ke-dalam-apris-1950/) - Barisan kesatuan KNIL yang dilebur ke dalam Angkata Perang Republik Indonesia Serikat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barisan para perwira, baik dari KNIL maupun TNI, yang menghadiri acara peleburan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan acara pengambilan sumpah yang dipimpin seorang perwira TNI dan diikuti anggota kesatuan KNIL yang sepenuhnya terdiri - [Peta Sir Stanford Raffles tentang Nusantara dari tahun 1830](https://dului.com/peta-sir-stanford-raffles-tentang-nusantara-dari-tahun-1830/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1830 Tempat terbit: LondonTokoh: Deskripsi: Peta ini diterbitkan tahun 1830 di London untuk mengenang Sir Stanford Raffles yang meninggal empat tahun sebelumnya. Raffles pernah menjadi orang Inggris nomor satu di Bengkulu dan juga Jawa, sebelum akhirnya mengambil posisi puncak di Singapura. Peta ini dibuat a.l. berdasarkan catatan - [Sidang Majelis Permusyawaratan Federal (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), 1949 (2)](https://dului.com/sidang-majelis-permusyawaratan-federal-bijeenkomst-voor-federaal-overleg-1949-2/) - Mohammad Roem dan Anak Agung Gde Agung memimpin sidang BFO yang tampak terbuka dan dihadiri khalayak hingga ke anak-anak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Muhammad Hatta menghampiri kursi ketua sidang dan bercengkerama dengan Mohammad Roem dan Anak Agung Gde Agung dengan latar belakang anak-anak dan warga yang menyaksikan sidang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (21)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-21/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Sidang Parlemen Negara Pasundan di Bandung, 1948](https://dului.com/sidang-parlemen-negara-pasundan-di-bandung-1948/) - Suasana di sebuah sidang parlemen Negara Pasundan yang tampak dihadiri seorang Belanda berseragam militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebagian dari peserta sidang yang tampil dalam berbagai jenis pakaian termasuk seragam ketentaraan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1948Tempat: BandungTokoh:Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (20)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-20/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 dan sesudahnya (7)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-dan-sesudahnya-7/) - 17 Januari 1948: Abdulkadir Widjojoatmodjo menandatangani naskah perjanjian atas nama delegasi Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Raymond Herremans, perwakilan dari Belgia berbicara. Di sisi kanan dia tampak tokoh India dan perwakilan dari Australia. Di sisi kiri dia kemungkinan kapten USS Renville, yaitu William W. renville William W. Ball, dan perwakilan Amerika Serikat - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (19)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-19/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (6)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-6/) - Delegasi Indonesia, d.ki.k.ka.: Ali Sostroamjoyo, dr. Tjoa Tik Len (?), Haji Agus Salim, ?, Johannes Leimena, Nasrun (?), ?, Adnan Kapau Gani(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perbincangan di delegasi Belanda yang a.l. diikuti M. Hamelink (berkacamata dan berambut gelap menghadap ke kanan), orang Belanda yang menjadi Menteri Keuangan Negara Indonesia Timur(klik untuk memperbesar | - [Sejarah Indonesia Jilid 6.4: Pemuda, Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda; Sejarah Kongres Pemuda di Indonesia dari Masa ke Masa](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-4-pemuda-kongres-pemuda-dan-sumpah-pemuda-sejarah-kongres-pemuda-di-indonesia-dari-masa-ke-masa/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniAI: Beberapa kesalahan narasi atau mitos yang sering muncul tentang Kongres Pemuda, khususnya Kongres Pemuda II (1928), antara lain adalah: Istilah "Sumpah Pemuda" tidak ada pada tahun 1928. Istilah "Sumpah Pemuda" baru muncul di era Presiden Soekarno, sekitar tahun 1959, ketika keputusan kongres dijadikan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (18)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-18/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (5)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-5/) - Richard Kirby dari Australia (kiri) tampak mempelajari naskah perjanjian, sementar Frank Graham dari Amerika Serikat (tengah) berdiskusi dengan Abdulkadir Widjojoatmodjo. Di meja tampak gunting yang berperan penting dalam penyusunan naskah final perjanjian Renville.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)D.ki.k.ka.: Tokoh India, Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia), kemungkinan kapten kapal USS Renville William - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (17)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-17/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (4)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-4/) - Duduk di depan, d.ki.k.ka.Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia anggota KTN), Frank Potter Graham (Ketua KTN asal Amerika Serikat), dan Abdulkadir Widjojoatmodjo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Paul van Zeeland (anggota KTN asal Belgia) berbicara, diamati oleh delegasi Indonesia yang a.l. terdiri dari d.ki.k.ka. Johannes Latuharhary (paling kiri), Ali Sastroamidjojo (berjanggut hitam), Haji - [Sejarah Belanda di Indonesia (4): Prof Dr PJ Zoetmoelder, Orang Belanda di Indonesia; Orang Indonesia Jadi Warga Negara Belanda](https://dului.com/sejarah-belanda-di-indonesia-4-prof-dr-pj-zoetmoelder-orang-belanda-di-indonesia-orang-indonesia-jadi-warga-negara-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Balanda di Indonesia di blog ini Klik DisiniPetrus Josephus Zoetmulder (1906-1995), atau yang akrab dipanggil Romo Zoetmulder, adalah seorang pakar sastra Jawa Kuno, budayawan, dan imam Katolik asal Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari dan melestarikan budaya Jawa. Karyanya yang paling terkenal adalah kajian sastra Jawa Kuno berjudul Kalangwan dan Kamus - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (16)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-16/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (3)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-3/) - Sebuah gambar yang mengindikasikan bahwa perundingan Renville diarahkan menuju terbetuknya Republik Indonesia Serikat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)D.ki.k.ka.: Paul van Zeeland (Belgia), tokoh India, Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia, menyerahkan dokumen), Frank Potter Graham (Amerika Serikat), dan Abdulkadir Widjojoatmodjo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Obrolan di belakang meja perundingan(klik - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (15)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-15/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (2)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-2/) - Ketua delegasi Indonesia, Amir Syarifuddin, berbicara di perundingan. Paling kiri adalah Haji Agus Salim (hanya kelihatan tangannya memegang janggut) dan Johannes Leimena. Di sisi lain Amir Syarifuddin: Paul van Zeeland, Mantan Perdana Menteri Belgia yang menjadi perwakilan negaranya di Komisi Tiga Negara.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Yang berbicara kemungkinan adalah kapten dari - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (14)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-14/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (1)](https://dului.com/beberapa-foto-dari-perundingan-renville-januari-1948-1/) - Politisi Belanda, Lambertus Neher (kiri), dan Wakil PM Belanda, Willem Drees (kanan) meninjau kolam renang yang ada di kapal USS Renville(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Ketua delegasi Belanda, Abdulkadir Widjojoatmodjo, berpidato membawakan posisi Belanda …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… di depan meja perundingan yang dipenuhi gelas air putih dan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (13)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-13/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Seorang anggota Ketua Ketua Komisi Jasa-jasa Baik PBB asal India? 1947/1948](https://dului.com/seorang-anggota-ketua-ketua-komisi-jasa-jasa-baik-pbb-asal-india-1947-1948/) - Komisi Tiga Negara atau Ketua Komisi Jasa-jasa Baik merupakan sebuah kelompok kerja yang dibentuk PBB untuk menengahi pertikaian Belanda dan Indonesia di mas perang kemerdekaan. Komisi ini berisi perwakilan dari Amerika Serikat, Australia, dan Belgia. Kemudian komisi ini juga berisi perwakilan militer dari banyak negara yang bertugas mengawasi pelaksanaan hasil perjanjian Renville. Catatan Belanda menyebutkan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (12)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-12/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Frank Graham, Ketua Ketua Komisi Jasa-jasa Baik PBB 1947/1948](https://dului.com/frank-graham-ketua-ketua-komisi-jasa-jasa-baik-pbb-1947-1948/) - Ketika PBB membentuk Komisi Tiga Negara atau Ketua Komisi Jasa-jasa Baik untuk menengahi pertikaian Belanda dan Indonesia, Presiden AS Harry Truman menunjuk seorang guru besar sejarah bernama Frank Graham untuk menjadi perwakilan Amerika Serikat di komisi ini. Frank Graham, bersama perwakilan dari Australia dan Belgia, dianggap berhasil menyelesaikan misi yang pada awalnya dipenuhi oleh keraguan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (11)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-11/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Van Mook, Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, dan para tamunya di tahun 1948 (3)](https://dului.com/van-mook-letnan-gubernur-jenderal-hindia-belanda-dan-para-tamunya-di-tahun-1948-3/) - 1 Agustus 1948: Van Mook menyambut kedatangan Uskup Agung Georges-Marie de Jonghe d'Ardoye yang diutus Vatikan sebagai Delegatus Apostolik pertama untuk wilayah Hindia-Belanda, di resepsi perpisahan dia sebagai Letna Gubernur Jenderal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) September 1948, d.ki.k.ka.: Menlu Belanda Dirk Stikker, PM Belanda Louis Beel, Van Mook, Laksamana Madya Frederik Jentje - [Sejarah Diaspora (17): Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Ziarah ke Makam Kakek-Nenek di Belanda; Sigar dan Maengkom](https://dului.com/sejarah-diaspora-17-prabowo-subianto-djojohadikusumo-ziarah-ke-makam-kakek-nenek-di-belanda-sigar-dan-maengkom/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniPresiden Prabowo menyempatkan diri untuk berziarah ke makam kakek dan nenek dari pihak ibunya, yakni Ph. FL Sigar dan CE Maengkom. Kakek dan neneknya dimakamkan di sana pada tahun 1946. Ziarah tersebut dilakukan di pemakaman umum Oud Eik en Duinen di Den Haag, Belanda. Prabowo membagikan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (10)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-10/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Van Mook, Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, dan para tamunya di tahun 1948 (2)](https://dului.com/van-mook-letnan-gubernur-jenderal-hindia-belanda-dan-para-tamunya-di-tahun-1948-2/) - Acara resepsi perpisahan Van Mook sebagai Letnan Gubernur Jenderal: Van Mook dan istri menyambut kedatangan Hussein Jayadiningrat yang mengombinasikan pakaian barat dengan peci(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Pasangan Van Mook menerima kedatangan para tamu yang akan melepasnya sebagai Letnan Gubernur Jenderal (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Van Mook - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (9)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-9/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Van Mook, Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, dan para tamunya di tahun 1948 (1)](https://dului.com/van-mook-letnan-gubernur-jenderal-hindia-belanda-dan-para-tamunya-di-tahun-1948-1/) - 1 Januari 1948, resepsi awal tahun baru di Istana Gubernur Jenderal yang kelak menjadi Istana Merdeka: Istri Van Mook, Alberta Erika, menyambut kedatangan sepasang Indonesia, kemungkinan Rosihan Anwar dan istri(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) 1 Januari 1948: Pasangan Van Mook menyambut kedatangan Hussein Jayadiningrat, orang Indonesia pertama yang meraih gelar doktor - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (8)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-8/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (33): Berbagai tempat](https://dului.com/tindakan-bumi-hangus-pejuang-kemerdekaan-33-berbagai-tempat/) - Pemukiman warga Tionghoa di Tangerang (Serpong?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pabrik teh (di Cibadak, Sukabumi?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kawasan pemukiman di Jawa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perkebunan karet di kaki Gunung Salak, Bogor(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Juli/Agustus 1947 - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (7)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-7/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (38): Calvin Verdonk, Pesepak Bola Indonesia di Lille, Prancis; Timnas Indonesia di Rheims, 1938](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-38-calvin-verdonk-pesepak-bola-indonesia-di-lille-prancis-timnas-indonesia-di-rheims-1938/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniHubungan antara Indonesia dan kota Lille di Prancis sudah terjalin lama. Pada tahun 2014, di Lille diadakan pertemuan Joint Working Group antara Indonesia dan Prancis, dihadiri lebih 30 universitas dan lembaga dari Indonesia. Di Lille, juga terdapat Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) wadah bagi para - [Sejarah Bahasa Indonesia (11): Asal-Usul Mengapa Mereka Sebut ‘Bahasa’; Mari Kita Luruskan nama Indonesia, Bahasa Indonesia](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-11-asal-usul-mengapa-mereka-sebut-bahasa-mari-kita-luruskan-nama-indonesia-bahasa-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniPada masa ini orang asing kerap menyingkat nama “Bahasa Indonesia” dengan menyebut hanya dengan sebutan “Bahasa” saja. Sudah barang tentu perihal semacam itu harus diluruskan oleh orang Indonesia. Mengapa? Sebab, sadar atau tidak sadar orang asing (terutama orang Belanda dan orang Inggris) akan menyebarkan penyebutan - [Pertemuan antara TNI dan militer Belanda di Ujungberung, Bandung, 1948](https://dului.com/pertemuan-antara-tni-dan-militer-belanda-di-ujungberung-bandung-1948/) - Penghujung 1948: Pertemuan militer Belanda yang membawa bendera putih dikawal prajurit loreng bersenjata, dengan pihak TNI yang memakai aneka seragam, di Ujungberung (Bandung)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pertemuan diawali dengan saling menyalami dan memberi hormat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Agenda pertemuan tampaknya penentuan garis demarkasi yang menjadi batas wilayah - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (6)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-6/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [KNIL Laut kembali menguasai penuh Vliegkamp Morokrembangan, 1947/1948 (5)](https://dului.com/knil-laut-kembali-menguasai-penuh-vliegkamp-morokrembangan-1947-1948-5/) - 3 November 1948: Komandan Vliegkamp Morokrembangan, R. Vroon (kanan), memberikan penghargaan kepada W.H. Tetenburg, yang ditemani istrinya, dalam bentuk bendera komando perak. W.H. Tetenburg kemungkinan saat itu akan pensiun dari jabatannya sebagai Panglima KNIL Laut Hindia-Belanda untuk wilayah timur. Di latar belakang tampak pesawat Catalina sumbagan warga Australia James Fleming untuk Republik Indonesia. Pesawat yang - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (5)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-5/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [KNIL Laut kembali menguasai penuh Vliegkamp Morokrembangan, 1947/1948 (4)](https://dului.com/knil-laut-kembali-menguasai-penuh-vliegkamp-morokrembangan-1947-1948-4/) - Komandan lama dari vliegkamp Morokrembangan, R.A.H. Roembeek (berkacamata) bersama komandan baru, R. Vroon (depan kiri), memeriksa barisan para kelasi yang umumnya terdiri dari warga Belanda …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… serta berisan para pelaut dengan pangkat yang lebih tinggi …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… begitu juga barisan kehormatan bersenjata …(klik - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (4)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-4/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [KNIL Laut kembali menguasai penuh Vliegkamp Morokrembangan, 1947/1948 (3)](https://dului.com/knil-laut-kembali-menguasai-penuh-vliegkamp-morokrembangan-1947-1948-3/) - Dua perwira yang baru disumpah memberi hormat kepada komandan lama (R.A.H. Roembeek) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dengan irigan lagu kebangsaan Belanda, Wilhelmus, yang dibawakan rombongan kelasi pemusik yang umumnya berwajah lokal …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… serta penghormatan ke bendera Belanda (tidak tampak) …(klik untuk memperbesar - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (3)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-3/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Sejarah Belanda di Indonesia (3): Diaspora Belanda; M van Buren Presiden Amerika, W van Outhoorn Gubernur Jenderal di Hindia](https://dului.com/sejarah-belanda-di-indonesia-3-diaspora-belanda-m-van-buren-presiden-amerika-w-van-outhoorn-gubernur-jenderal-di-hindia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Balanda di Indonesia di blog ini Klik DisiniSelain di Indonesia, sejarah Belanda juga ada di Amerika. Salah satu keturunan (diaspora) orang Belanda yang menjadi Presiden Amerika Serikat (1837-1841) adalah Martin van Buren. Lahir 5 Desember 1782 di Kinderhook, New York dan menjadi Presiden Amerika pertama yang lahir setelah Amerika Serikat merdeka. - [KNIL Laut kembali menguasai penuh Vliegkamp Morokrembangan, 1947/1948 (2)](https://dului.com/knil-laut-kembali-menguasai-penuh-vliegkamp-morokrembangan-1947-1948-2/) - Penyerahan komando atas vliegkamp Morokrembangandari R.A.H. Roembeek (kiri) kepada R. Vroon (memberi hormat) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dengan disaksikan oleh para istri perwira …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… diikuti pengambilan sumpah oleh para perwira lain (K.M.R. Blandell?) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (2)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-2/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [KNIL Laut kembali menguasai penuh Vliegkamp Morokrembangan, 1947/1948 (1)](https://dului.com/knil-laut-kembali-menguasai-penuh-vliegkamp-morokrembangan-1947-1948-1/) - Upacara militer di Vliegkamp Morokrembangan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dengan parade kesatuan KNIL Laut dengan iringan tambur dan seruling …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… kemungkinan dalam acara pergantian komandan landasan udara dari yang lama, R.A.H. Roembeek (kiri) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (1)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-josias-rappard-tentang-berbagai-tempat-di-nusantara-1/) - Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022 dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, - [Sejarah Mahasiswa Cina (6): Dr Tan Kian Lok Ahli Hukum Riba di Indonesia;Pembela Kasus 'Kebebasan Pers' Mochtar Lubis 1957](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-6-dr-tan-kian-lok-ahli-hukum-riba-di-indonesiapembela-kasus-kebebasan-pers-mochtar-lubis-1957/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniDalam sejarah Indonesia, ahli hukum pertama adalah Oei Jan Lee, seorang putra Kapitan Cina asal Bandaneira meraih gelar sarjana hukum (Mr) tahun 1888. Pada bulan Januari 1889 Mr Oei Jan Lee meraih gelar doktor bidang hukum di Leiden (lihat Nieuwe Vlaardingsche courant, 16-01-1889). Disertasi Mr - [Panglima KNIL Letnan Jenderal Ludolph Hendrik van Oyen di Balikpapan, 1945](https://dului.com/panglima-knil-letnan-jenderal-ludolph-hendrik-van-oyen-di-balikpapan-1945/) - Van Oyen (kanan) bersama seorang perwira Australia …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… kemungkinan di Balikpapan setelah Sekutu dan Belanda mengalahkan kekuatan militer Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: kemungkinan Balikpapan Tokoh: Letnan Jenderal Ludolph Hendrik van Oyen (Panglima KNIL 1942-1946) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak - [Peta kuno tentang Jakarta dari sekitar tahun 1700 keluaran Venezia](https://dului.com/peta-kuno-tentang-jakarta-dari-sekitar-tahun-1700-keluaran-venezia/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1700 Tempat terbit: Venezia Tokoh: Deskripsi: Pembuat peta ini, Vincenzo Coronelli, adalah seorang biarawan dari Ordo Fransiskan yang memang seorang pakar dalam hal kartografi. Blog ini sebelumnya sudah menampilkan peta Sumatera karya Coronelli yang terbit di tahun 1687, serta peta Nusantara karya Coronelli pula yang - [Penguburan kembali jasad Letkol A.L. Gortmans yang dieksekusi Jepang di Makassar, 1946](https://dului.com/penguburan-kembali-jasad-letkol-a-l-gortmans-yang-dieksekusi-jepang-di-makassar-1946/) - Letnan Kolonel A.L. Gortmans adalah salah satu perwira KNIL yang terlibat dalam Pertempuran Kendari di 1942. Saat itu Belanda berusaha mempertahankan pangkalan udara Kendari II, yang saat itu merupakan yang termaju di kawasan Asia Tenggara, dari serbuan Jepang, dan kemudian harus mengakui keunggulan para prajurit dari negeri Matahari Terbit ini. Letkol Gortmans bersama beberapa kesatuan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (6)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-6/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Jawa Timur: Perkampungan warga Tengger dengan latar belakang pegunungan di kawasan Bromo-Tengger-Semeru(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Bogor: Jalanan yang menghubungkan Bogor dengan Cisarua, di sekitar - [Pemeriksaan Sekutu dan Belanda atas kejahatan perang militer Jepang di Medan, 1945/1946 (2)](https://dului.com/pemeriksaan-sekutu-dan-belanda-atas-kejahatan-perang-militer-jepang-di-medan-1945-1946-2/) - Setelah Inggris meninggalkan Medan, Belanda yang kemudian datang kembali mengambil alih aktivitas pemeriksaan kejahatan perang di Medan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) … dan mengisi tim yang menjadi Mahkamah Militer Sementara yang mengadili kasus kejahatan perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Seorang anggota tim penyelidik kejahaatan perang asal - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (5)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-5/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Jawa Timur: Pertunjukan tarian di lapangan terbuka di sebuah desa dengan latar belakang Gunung Arjuno(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Sumedang: Sebuah pemandangan tentang sebuah kampung - [Pemeriksaan Sekutu dan Belanda atas kejahatan perang militer Jepang di Medan, 1945/1946 (1)](https://dului.com/pemeriksaan-sekutu-dan-belanda-atas-kejahatan-perang-militer-jepang-di-medan-1945-1946-1/) - Para pegawai War Crime Investigation Team yang dibentuk pihak militer Inggris di Medan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) … berpose di sebuah gedung yang menjadi kantor mereka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Pihak Sekutu memeriksa para tentara Jepang yang kemungkinan akan didakwa kejahatan perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Sejarah Indonesia Jilid 8-3: Era Demonstrasi Bubarkan Parlemen 1952 Diinisiasi Militer; Kini Era Gerakan Mahasiswa dan Pekerja](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-8-3-era-demonstrasi-bubarkan-parlemen-1952-diinisiasi-militer-kini-era-gerakan-mahasiswa-dan-pekerja/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDemonstrasi ke DPR tahun 1998 sebagai gerakan Reformasi yang menuntut pengunduran diri Presiden Soeharto, diawali oleh krisis ekonomi Asia dan memuncak setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998. Demonstrasi ini dimotori oleh mahasiswa. Demonstrasi ke DPR tahun 2025 ini yang dimotori oleh para pekerja - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (4)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-4/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Malang: Sebuah rombongan pembesar, dengan kendaraan utama sebuah kereta yang ditarik empat kuda, dengan kawalan berkuda di depan, samping, dan belakang, tampak melintasi sebuah jembatan dengan - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (10)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-10/) - Sebuah bangunan dengan judul "Kantor Oeroesan Peranakan" yang kemungkinan menangani persoalan terkait warga campuran pribumi dan asing(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kerumunan warga di depan bangunan yang dicoreti para pemuda dengan tulisan "Freedom the glory of any nation!" (Kemerdekaan, kemuliaan setpa bangsa!)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan yang - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (3)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-3/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Bengawan Solo: Sebuah desa yang menjadi tempat penyeberangan, terlihat dengan adanya gerbang, rakit dengan beberapa penumpang yang masih berada di tepian, serta bendera Belanda yang menandakan - [Sejarah Indonesia Jilid 5-3: Habib Abdoe’r Rahman Alzahir di Atjeh; Seputar Perang di Atjeh, Perang di Sunggal, Perang di Toba](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-5-3-habib-abdoer-rahman-alzahir-di-atjeh-seputar-perang-di-atjeh-perang-di-sunggal-perang-di-toba/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniHabib Abdoe'r Rahman Alzahir adalah seorang pemimpin politik, agama, dan diplomatik keturunan Hadhrami yang lahir pada tahun 1833 di India dan meninggal pada tahun 1896. Ia berperan penting sebagai pejuang melawan penjajahan Belanda di Kesultanan Aceh pada abad ke-19, menjabat sebagai menteri luar negeri - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (9)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-9/) - Seorang bule menaiki becak melintasi bangunan yang kelak akan menjadi Istana Merdeka; bintang tanda militer Jepang masih terpampang di posisi yang sekarang ditempat Garuda Pancasila(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan berhuruf Kanji beserta beberapa tukang yang tampak sedang membongkar tembok(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bagian dari kamuflase dan - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (2)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-2/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Bogor: Rumah besar milik asisten-residen di Citeureup dengan latar belakang pesawahan dan pegunungan(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Malang: Pantai di Srigonco, Bantur, dengan bongkahan batu - [Sejarah Indonesia Jilid 8-2: Kementerian Haji-Umroh di Indonesia; Penyelenggaraan Haji pada Era Pemerintah Hindia Belanda](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-8-2-kementerian-haji-umroh-di-indonesia-penyelenggaraan-haji-pada-era-pemerintah-hindia-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSejarah Kementerian Haji dan Umroh di Indonesia besar dugaan belum masuk dalam penulisan Sejarah Indonesia yang tengah ditulis sekarang. Sebab Kementerian Haji dan Umroh di Indonesia baru dibentuk kemarin sore. Jadi usianya masih sangat baru. Namun penyelenggaraan haji oleh pemerintah RI sudah dimulai pada - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (8)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-8/) - Sebuah tembok tepi sungai yang dicoreti para pemuda dengan tulisan "For ever free or a general slaughter!" (Merdeka selamanya atau pembantaian massal!)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan tempat warga Jepang dulu potong rambut, sekarang tampak melompong(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan yang dikosongkan Jepang setelah mereka kalah perang(klik - [Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (1)](https://dului.com/tayang-ulang-lukisan-lukisan-karya-abraham-salm-tentang-berbagai-tempat-di-jawa-1/) - Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah. Bogor: Seorang petani di Kedungbadak minum dari bekal yang dibawa istrinya, dengan latar belakang air jernih memancar dan Gunung Salak(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Kaki - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (7)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-7/) - Penguburan kembali para warga kulit putih yang dieksekusi Jepang di masa perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kuburan warga kulit putih di tempat tak terawat, kemungkinan akan dipindahkan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan yang sebelumnya digunakan pemerintahan pendudukan Jepang tampak kosong dan ditinggalkan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Sebuah peta dari tahun 1910 yang membandingkan Belanda dengan Kepulauan Nusantara](https://dului.com/sebuah-peta-dari-tahun-1910-yang-membandingkan-belanda-dengan-kepulauan-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta keluaran Belanda ini tidak hanya menampilkan wilayah Hindia-Belanda, tetapi juga kawasan yang sekarang merupakan bagian dari Filipina, Malaysia (di utara Kalimantan), Papua Nugini (di timur Papua), serta Timor Leste (di timur Timor). Dalam skala yang sama, yaitu 1:10 juta, - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (6)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-6/) - Tulang belulang warga kulit putih yang dieksekusi Jepang dibawa dengan mobil menuju Ancol(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penggalian liang lahat di Ancol untuk menampung penguburan kembali para warga kulit putih yang dieksekusi Jepang di masa perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Ereveld Ancol, tempat penguburan kembali para korban eksekusi Jepang - [Lukisan tentang Jakarta karya Franz Xaver Habermann dan Johann Baptist Bergmüller dari pertengahan abad ke-18 (3)](https://dului.com/lukisan-tentang-jakarta-karya-franz-xaver-habermann-dan-johann-baptist-bergmuller-dari-pertengahan-abad-ke-18-3/) - Ini merupakan tayang ulang (reload) dari beberapa posting sebelumnya dengan edisi gambar dari sumber lain. Lihat postin pertama, kedua, dan ketiga dengan bahasan yang sama. Kanalisasi di satu sisi Kastil Batavia(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Balai kota(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Tembok pertahanan Gelderland dengan Gereja Portugis dan latar belakang pegunungan sekitar Bogor(klik - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (5)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-5/) - Sebuah trem jurusan Jakarta Kota dengan coretan para pemuda yang berbunyi ""Kami bangsa Indonesia maoe damai - Pemoeda, darahmoe panas, kemaoeanmoe ke[ras]" "(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sisa mural propaganda Jepang dengan teks "Benteng perjoeangan Djawa - Jakin menang! Pasti menang!"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Rangkaian kereta yang sudah - [Sejarah Indonesia Jilid 4-2:Aksara Latin dan Interaksi Nusantara dengan Eropa: Saatnya Menulis Sejarah di Nusantara Tanpa Aksara](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-4-2aksara-latin-dan-interaksi-nusantara-dengan-eropa-saatnya-menulis-sejarah-di-nusantara-tanpa-aksara/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniZaman aksara adalah periode ketika manusia mulai menggunakan sistem tulisan untuk merekam sejarah dan informasi, menandai transisi dari masa prasejarah ke masa sejarah. Aksara memungkinkan manusia untuk menyimpan pengetahuan, mengembangkan ilmu pengetahuan, menciptakan karya seni, dan membangun peradaban yang lebih kompleks. Tanpa aksara, sejarah - [Sebuah peta berbahasa Inggris tentang Jakarta dari tahun 1747](https://dului.com/sebuah-peta-berbahasa-inggris-tentang-jakarta-dari-tahun-1747/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1747 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Biasanya peta tentang Jakarta di sebelum abad ke-19 berasal dari Belanda, dan jarang dari Inggris. Karenanya peta ini menjadi sesuatu yang langka, meskipun informasi dan perincian di dalamnya tampaknya memang disadur dari sumber-sumber Belanda, dengan penerjemahan ke bahasa Inggris. "Kali - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (4)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-4/) - Sebuah trem jalur 2 jurusan Kramatjati (?)-Menteng, yang diberi coretan yang ditujukan ke pihak Belanda: "Better to hell than to be colonised again; Respect our red and white flag" atau "Mendingan ke neraka daripada dijajah lagi; Hormati bendera merah putih kami"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang pemuda membaca pengumuman yang tampaknya tentang - [Kumpulan beberapa ilustrasi (dan foto) zaman dulu tentang Nusantara (9)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-dan-foto-zaman-dulu-tentang-nusantara-9/) - ~1870-1880: Empat pria Jawa, dua di antaranya berpose dengan seruling dan rebab(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)~1880-1890, kemungkinan di Jakarta: Tiga wanita di studio foto(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)~1880: Foto seorang perempuan Sumatera (Barat?)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1870, 1880 Tempat terbit: a.l. Jakarta Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: - [Sejarah Indonesia Jilid 5-2: Edward Douwes Dekker, HN van der Tuuk, AP Godon dan Charles Adrian v Ophuijsen; Siapa Mereka?](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-5-2-edward-douwes-dekker-hn-van-der-tuuk-ap-godon-dan-charles-adrian-v-ophuijsen-siapa-mereka/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniPada hari ini perayaan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2025 ada baiknya ditanyakan AI, apakah semasa penjajahan ada tokoh humanis Belanda. Disebut sejumlah nama: Edward Douwes Dekker menulis novel "Max Havelaar" mengkritik sistem tanam paksa dan penindasan terhadap rakyat. Conrad Theodore van Deventer pengacara dan - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (3)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-3/) - Beberapa warga dengan gerobak berkumpul di depan gerbang sebuah kamp tawanan yang tampak dijaga dan dikelilingi tembok bambu; ada kemungkinan para warga ini menanti pembebasan para penghuni kamp dan berharap bisa mengumpulkan sisa-sisa barang yang ditinggalkan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah tempat yang tampaknya menjadi tempat penumpukan mobil-mobil curian/terlantar (lihat posting sebelumnya); - [Kumpulan beberapa ilustrasi (dan foto) zaman dulu tentang Nusantara (8)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-dan-foto-zaman-dulu-tentang-nusantara-8/) - Sebuah pasar di sekitar pohon beringin di Jawa[~1920, Jan Christiaan Poortenaar](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dua anak gadis makan dengan penerangan dari lampu minyak[~1920, Willem Dooijewaard](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Sebuah usaha batik tulis di Jawa[~1880-1890](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1880, 1920 Tempat terbit: Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: a.l. - [Sejarah Indonesia Jilid 6-3: Terbentuknya Bangsa Indonesia; Pengetahuan, Persatuan, Organisasi, Kebangkitan dan Perjuangan](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-3-terbentuknya-bangsa-indonesia-pengetahuan-persatuan-organisasi-kebangkitan-dan-perjuangan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDalam narasi sejarah Indonesia masa ini, selalu disebut terbentuknya bangsa Indonesia ditandai dengan munculnya organisasi modern pertama, Boedi Oetomo, pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini didirikan oleh para pelajar STOVIA atas gagasan Dr Wahidin Soedirohoesodo. Berdirinya Boedi Oetomo menjadi tonggak awal Kebangkitan Nasional - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (2)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-2/) - Seorang prajurit Australia mengamati sebuah gundukan tanah yang menjadi kuburan dari kemungkinan seorang warga kulit putih yang dieksekusi Jepang di saat perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang prajurit Australia (kiri), tampaknya ditemani seorang penerjemah (kanan) menanyai seorang warga (tengah), kemungkinan tentang lokasi yang digunakan Jepang untuk mengubur korban-korban eksekusi(klik untuk memperbesar | - [Sejarah Indonesia Jilid 7-2: Relasi Amerika Serikat dan Indonesia; Posisi Belanda pada Era Perang Mempertahankan Kemerdekaan](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-7-2-relasi-amerika-serikat-dan-indonesia-posisi-belanda-pada-era-perang-mempertahankan-kemerdekaan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDalam narasi sejarah masa kini, Amerika Serikat dengan Indonesia membuka hubungan diplomatik pada tahun 1949. Hubungan antara kedua negara cenderung dekat. Kedua negara tersebut merupakan negara republik dan keduanya mengakui kepentingan strategis kedua belah pihak. Pada tahun 2002 masyarakat Indonesia cenderung melihat Amerika Serikat - [Kumpulan beberapa ilustrasi (dan foto) zaman dulu tentang Nusantara (7)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-dan-foto-zaman-dulu-tentang-nusantara-7/) - Borobudur[~1920, Hindia-Belanda, Jan Christiaan Poortenaar](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Patung Dewa Siwa (kiri) dan seorang penari Hindu (kanan)[~1925, Amsterdam](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Borobudur[~1925, Amsterdam](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1920, 1925 Tempat terbit: a.l. Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: a.l. Jan Christiaan Poortenaar Sumber / Hak cipta: Indies Gallery - [Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (1)](https://dului.com/jakarta-sekitar-september-1945-ketika-republik-indonesia-baru-berumur-beberapa-hari-1/) - Seorang tentara Jepang bersenjata terhunus menjaga sebuah kawasan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bongkar muat barang bantuan kemanusiaan dari Tanjung Priuk …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… menuju lokasi-lokasi yang menjadi tempat penahanan warga Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salah satu kapal pertama di Tanjung Priuk yang - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (6)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-6/) - Pulau Banda dan Neira, beserta Gunung Api serta Benteng Nassau, dilihat dari laut[1724, Amsterdam, François Valentijn](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Hewan-hewan di Jawa menurut sebuah naskah berbahasa Latin yang terbit di Jerman: badak, buaya (!), gajah, kura-kura[1595-1600, Frankfurt](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dari naskah yang sama tentang kepercayaan warga Bali yang mengagungkan kasta - [Beberapa tempat setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945](https://dului.com/beberapa-tempat-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945/) - Jakarta: Suasana di sebuah kamp tawanan setelah pembebasan oleh Sekutu. Yang berjalan adalah Kopral McKenzi dari Greenck (kiri) dan Kopral Nicholson dari Edinburgh (kanan); dua-duanya adalah tentara Inggris yang tertangkap oleh Jepang di Jawa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Piru, Seram Barat: Para tentara Jepang yang sudah kalah perang dikerahkan untuk aktivitas bongkar muat - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (5)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-5/) - Padang, Sumatera Barat, dilihat dari laut(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Atas: Benteng Nassau di Pulau Banda; bawah: Gunung Api di Banda Neira[1806, London](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Borobudur[W. Purser, 1835](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: a.l. 1806, 1835 Tempat terbit: a.l. LondonTokoh: a.l. W. PurserDeskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak - [Sejarah Mahasiswa (61): Mamoer Al Rasjid Alumni Stovia; Hariman Siregar dan Sjahrir dalam Peristiwa Malari 1974](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-61-mamoer-al-rasjid-alumni-stovia-hariman-siregar-dan-sjahrir-dalam-peristiwa-malari-1974/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik DisiniStambuk yang saya terima dari keluarga garis keturunan Dr Haroen Al Rasjid Nasoetion, dicatat Soetan Abdoel Azis memiliki tujuh anak, tiga diantaranya dokter: Haroen Al Rasjid, Abdoel Hakim gelar Soetan Isrinsah dan Mamoer Al Rasjid. Keturunan mereka ini juga sangat baik. Putri Dr Haroen Al - [Kawasan sekitar Balikpapan setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945](https://dului.com/kawasan-sekitar-balikpapan-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945/) - Seorang anggota NICA memberi instruksi dalam pemindahan gelondongan kayu yang sebelumnya terendam minyak setelah pertempuran Sekutu melawan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang dokter NICA (kemungkinan Letnan Satu dr. Tan Eng Dhon) menangani luka serempet peluru yang diderita seorang pekerja asal Jawa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Letnan Satu dr. - [Sejarah Indonesia Jilid 10-2: Reformasi cara Berpikir Penulisan Sejarah di Indonesia;Para Sejarawan vis-a-vis Para Peminat Sejarah](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-10-2-reformasi-cara-berpikir-penulisan-sejarah-di-indonesiapara-sejarawan-vis-a-vis-para-peminat-sejarah/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSejarah pada dasarnya hanya sekadar narasi fakta dan data, yakni suatu narasi masa kini tentang pengetahuan masa lalu. Sebagai suatu pengetahuan, narasi hanya terbatas pada pendeskripsian suatu hal yang pernah ada atau suatu peristiwa yang benar-benar terjadi. Pengetahuan masa lalu dimanapun itu berada atau - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (4)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-4/) - Luwak [~1780](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Sarang burung kolibri[Arthus Bertrand, 1870, Paris](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Potongan besar dari gambar di atas(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Petani dan gembala kerbau di sawah[Hendrik Paulides, 1927](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1780, 1870, 1927 Tempat terbit: a.l. ParisTokoh: a.l. Arthus Bertrand, - [Sejarah Indonesia Jilid 2-2: Sejarah dalam Penghormatan Terhadap Leluhur Masa Lalu: Tentang Asal-Usul Suku Bangsa Indonesia](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-2-2-sejarah-dalam-penghormatan-terhadap-leluhur-masa-lalu-tentang-asal-usul-suku-bangsa-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSiapa leluhur bangsa Indonesia? Yang jelas terdapat penghormatan terhadap leluhur dari satu generasi ke generasi. Pada masa ini asal usul bangsa Indonesia disebut sangat beragam dan kompleks, dengan beberapa teori yang menjelaskan kedatangan nenek moyang ke kepulauan Nusantara. Teori yang paling umum diterima adalah - [Tarakan dalam kekuasaan Sekutu setelah Jepang kalah perang, 1945 (4)](https://dului.com/tarakan-dalam-kekuasaan-sekutu-setelah-jepang-kalah-perang-1945-4/) - Pemeriksaan atas sumur nomor 256 oleh perwakilan NICA bernama J. van Willigen bersama pekerja Indonesia bernama Sagute(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Rongsokan berbagai kendaraan di Pamusian yang rusak akibat pertempuran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kesibukan di sebuah stasiun pompa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Foto jarak jauh - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (3)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-3/) - Berbagai jenis perahu dan kapal serta peralatan yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan[P.A. van der Lith, 1875, Amsterdam](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Edisi lain dari gambar di atas(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)D.ki.k.ka. serta d.at.k.ba.Kampung di Manila (!)Warga ArafuruDesa warga MelayuPengantin, bangsawan, dan prajurit di JawaReruntuhan BorobudurWarga Dayak di sebuah pesisirWarga TimorSebuah kampung - [Tarakan dalam kekuasaan Sekutu setelah Jepang kalah perang, 1945 (3)](https://dului.com/tarakan-dalam-kekuasaan-sekutu-setelah-jepang-kalah-perang-1945-3/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Mei 1945 Tempat: Kilang minyak Pamusian (Tarakan) Tokoh: Peristiwa: Usaha-usaha pihak Belanda untuk - [Sejarah Indonesia Jilid 1-3: Indonesiasentris dan Penulisan Sejarah Nasional di Indonesia (Sejarah di Indonesia vs Sejarah di Daerah)](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-1-3-indonesiasentris-dan-penulisan-sejarah-nasional-di-indonesia-sejarah-di-indonesia-vs-sejarah-di-daerah/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniHari ini adalah hari terakhir Diskusi Publik Sejarah Indonesia di Makassar (setelah tiga yang pertama di Depok, Banjarmasin dan Padang). Pada hari ini seorang guru, mengkritik Diskusi Publik ini pada dasarnya hanyalah sekadar Sosialisasi Penulisan Sejarah Indonesia. Bagaimanapun, apapun nama yang diberikan, diskusi publik - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (2)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-2/) - Sekelompok pria Tionghoa bermain kartu[~1853, Auguste van Pers, Den Haag](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Seorang perempuan asal Bandung bernama Soemina[3 Mei 1938, Willem G. Hofker](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Seorang pria Jawa dalam busana keraton[~1830, London](klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: ~1830, ~1853, 1938 Tempat terbit: a.l. Den Haag, London - [Sejarah Indonesia Jilid 6-2: Jelang Indonesia Merdeka Tahun 1945; Jepang dalam Posisi Genting dengan Sekutu Pimpinan Amerika](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-2-jelang-indonesia-merdeka-tahun-1945-jepang-dalam-posisi-genting-dengan-sekutu-pimpinan-amerika/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik Disini Sejarah Indonesia jelang kemerdekaan Indonesia sudah banyak ditulis. Satu yang penting dari sisi Indonesia adalah sudah dipersiapkannya berbagai aspek dalam kemerdekaan Indonesia seperti dasar negara (Pancasila), statuta negara (RUUD) dan lainnya. Namun bagaimana situasi dan kondisi di sisi Jepang sendiri kurang terinformasikan. Satu yang - [Tarakan dalam kekuasaan Sekutu setelah Jepang kalah perang, 1945 (2)](https://dului.com/tarakan-dalam-kekuasaan-sekutu-setelah-jepang-kalah-perang-1945-2/) - Beberapa warga tampak berkumpul di kawasan kilang minyak Pamusian …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… di tengah-tengah kehancuran dan kerusakan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… seperti pria bernama Turman ini, yang dikerahkan untuk melakukan perbaikan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… seperti di sumur nomor - [Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (1)](https://dului.com/kumpulan-beberapa-ilustrasi-zaman-dulu-tentang-nusantara-1/) - Pria Ambon menurut sebuah lukisan dari sekitar tahun 1800; bentuk pedang dan tamengnya mengingatkan ke bagaimana Kapitan Pattimura biasa digambarkan(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Seorang wanita Maluku menurut sebuah lukisan yang terbit di Jerman dari sekitar tahun 1790(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Lelaki Jawa menurut Encyclopédie des Voyages karya Grasset de Saint-Sauveur yang terbit - [Sejarah Indonesia Jilid 9-2: Adam Malik Menteri Luar Negeri dan Jose Ramos Horta; Integrasi Timtim - Disintegrasi Timor Leste](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-9-2-adam-malik-menteri-luar-negeri-dan-jose-ramos-horta-integrasi-timtim-disintegrasi-timor-leste/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik Disini Nama Adam Malik dan Jose Ramos Horta terhubung bermula tahun 1974. Adam Malik setelah keluar dari panjara Padang Sidempoean merantau ke Batavia (baca: Djakarta). Pada usia 20 tahun, Adam bersama dengan Soemanang, Sipahutar, Armin Pane, Abdul Hakim, dan Pandu Kartawiguna, memelopori berdirinya kantor berita - [Tarakan dalam kekuasaan Sekutu setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)](https://dului.com/tarakan-dalam-kekuasaan-sekutu-setelah-jepang-kalah-perang-1945-1/) - Kilang minyak di Pamusian, Tarakan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang porak poranda akibat pemboman Sekutu dan pertempuran antara pasukan Jepang dan Sekutu …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang bukan hanya merusak bangunan pergudangan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… tetapi juga hampir segenap - [Peta dari abad ke-18 tentang Asia ketika benua ini dibagi dalam empat wilayah: India, Tiongkok, Sumatera dan pulau-pulau sekitarnya, serta Jawa](https://dului.com/peta-dari-abad-ke-18-tentang-asia-ketika-benua-ini-dibagi-dalam-empat-wilayah-india-tiongkok-sumatera-dan-pulau-pulau-sekitarnya-serta-jawa/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: abad ke-18 Tempat terbit: ? Tokoh: Deskripsi: Henri Abraham Chatelain, pembuat peta ini, adalah seorang pastor dari kelompok Huguenot, sebuah aliran Protestan di Perancis, yang sempat mengalami penindasan hebat dari mayoritas warga Katolik di negeri ini. Chatelain sendiri orang Belanda, yang pernah tinggal di Paris, London, - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (11)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-11/) - Seorang anak memasak seadanya dengan latar belakang bangkai-bangkai kapal yang menjadi korban pertempuran laut antara Jepang dan Sekutu di sekitar Dilli(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga prajuri Australia tanpa baju di reruntuhan bangunan yang rusak akibat pertempuran antara Jepang dan Sekutu di Kupang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: - [Sejarah Mahasiswa Cina (5): Kwik Kian Gie Generasi Pelajar Tionghoa Terakhir; Ketua Indonesia Studenten Vereniging di Belanda](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-5-kwik-kian-gie-generasi-pelajar-tionghoa-terakhir-ketua-indonesia-studenten-vereniging-di-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniKwik Kian Gie bukanlah orang biasa. Kwik Kian Gie pernah sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri dari tahun 1999 hingga 2000, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dari tahun 2001 hingga 2004, serta sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat pada tahun 1999. - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (11)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-11/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Indonesia Jilid 1-2: Panel Penulisan Bentuk Narasi Sejarah Nasional Indonesia; Data Time Series versus Data Cross Section](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-1-2-panel-penulisan-bentuk-narasi-sejarah-nasional-indonesia-data-time-series-versus-data-cross-section/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDalam diskusi publik ada sejumlah penanya ingin usulannya dimasukkan dalam narasi Sejarah Indonesia yang sedang ditulis. Satu penanya dari Batak mengusulkan aksara Batak karena di dalam penulisan hanya aksara Jawa dan aksara Bali. Panelis menjawab bahwa aksara Batak baru ditemukan pada abad ke-16 sehingga - [Suasana di Morotai setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, 1944/1945 (2)](https://dului.com/suasana-di-morotai-setelah-jepang-menyerah-kepada-sekutu-1944-1945-2/) - Kisah tragis seorang pemuka warga Morotai yang dipenggal Jepang karena dianggap tidak kooperatif. Ketika pasukan Amerika merebut Morotai, mereka "memasang kembali" kepala pemuka warga ini ke badannya dan memfotonya.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pesawat amfibi Catalina PBY milik Sekutu mengair di sekitar Morotai(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jalanan - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (10)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-10/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (10)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-10/) - Biak: Warga Papua di sebuah barak militer bersama seorang Belanda dan seorang berwajah Indonesia barat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Armada kapal perang Sekutu, salah satunye berbendera Belanda di perairan Papua(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Markas NICA di Jayapura yang dipimpin oleh Kolonel Abdulkadir Widjojoatmodjo (membelakangi kamera)(klik untuk memperbesar | - [Sejarah Pendidikan (28): Sejarah Indonesia Daftar Buku Masa ke Masa; Kini Sejarah Indonesia Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global](https://dului.com/sejarah-pendidikan-28-sejarah-indonesia-daftar-buku-masa-ke-masa-kini-sejarah-indonesia-dinamika-kebangsaan-dalam-arus-global/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniSejarah Indonesia biasanya diasosiasikan dengan kronologis sejarah mulai dari masa pra sejarah hingga ke sejarah masa kini. Tidak sedang membicarakan itu. Namun kurang terinformasikan daftar buku sejarah Indonesia dari masa ke masa. Bahwa setiap masa, buku sejarah Indonesia tidak hanya berbeda batas masa, juga berbeda penguasa - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (9)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-9/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (9)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-9/) - Pasukan Australia, NICA, dan warga Papua di Biak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perwira Belanda bernama Letnan Krol bersama warga Papua di Biak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua kelasi KNIL Laut berwajah loka di meriam sebuah kapal perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para anggota KNIL Laut - [Sejarah Pendidikan (27): Pameran Buku dari Masa ke Masa; Presiden Soekarno Tantang Penerbit tentang Buku Tan Malaka Madilog](https://dului.com/sejarah-pendidikan-27-pameran-buku-dari-masa-ke-masa-presiden-soekarno-tantang-penerbit-tentang-buku-tan-malaka-madilog/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniSebelumnya disebut pameran buku (boektentoonstelling), tetapi kemudian lebih dikenal sebagai pekan baku (boekenweek). Namun kini yang lebih popular disebut pameran buku (Book Fair). Pada tahun 1940 di Medan sudah diselenggarakan Boekweek buku (berbahasa) Belanda yang ke-9 (yang diselenggarakan tiap tahun). Bagaimana dengan di Batavia? Hanya ada - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (8)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-8/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (8)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-8/) - Kesatuan artileri Australia dengan meriam-meriam beratnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kesatuan NICA di Jayapura …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang banyak terdiri dari warga lokal …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… mengadakan upacara dan baris-berbaris(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1944/1945 - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (7)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-7/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Biak setelah direbut Sekutu dari pasukan Jepang, 1944/1945 (5)](https://dului.com/biak-setelah-direbut-sekutu-dari-pasukan-jepang-1944-1945-5/) - Markas skuadron tempur Sekutu yang dipindahkan dari Merauke ke Biak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pembangunan markas dan barak dengan menggunakan pepohonan dan gergaji(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para prajurit Australia berpose di bengkel kendaraan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dasar pasukan Australia: Di saat perang pun masih - [Sejarah Pendidikan (26): Hari Lahir Menteri Kebudayaan dan 17 Oktober 1951; Abdoel Haris Nasoetion-Peristiwa 17 Oktober 1952](https://dului.com/sejarah-pendidikan-26-hari-lahir-menteri-kebudayaan-dan-17-oktober-1951-abdoel-haris-nasoetion-peristiwa-17-oktober-1952/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniFadli Zon Ungkap Pengusul Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober (detikNews: Kamis, 17 Juli 2025). Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan penetapan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) pada 17 Oktober bertepatan dengan peluncuran Bhineka Tunggal Ika oleh Presiden ke-1 RI Soekarno (17 Oktober 1951). Ini sesuai dengan usulan dari - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (6)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-6/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Biak setelah direbut Sekutu dari pasukan Jepang, 1944/1945 (4)](https://dului.com/biak-setelah-direbut-sekutu-dari-pasukan-jepang-1944-1945-4/) - Briefing untuk para pilot tempur …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… mengenai rencana penggempuran posisi-posisi tentara Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)21 prajurit Australia dan Belanda di sekitar sebuah pesawat Curtiss P-40(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para awak darat skuadron Curtiss P-40, dengan mengenakan celana pendek dan - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (5)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-5/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Pendidikan (25): Sejarah Penulisan Sejarah (Nasional) Indonesia; Dari Era Dulu Mohamad Jamin hingga Era Kini Fadli Zon](https://dului.com/sejarah-pendidikan-25-sejarah-penulisan-sejarah-nasional-indonesia-dari-era-dulu-mohamad-jamin-hingga-era-kini-fadli-zon/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniHingga menjelang tenggat waktu—penulisan Sejarah Indonesia yang terdiri dari 10 jilid yang akan dipublikasikan pada tanggal 17 Agustus 2025 (hadiah dalam 80 tahun RI)—diskusi publik masih terus berlangsung. Penulis pertama Sejarah Indonesia sendiri adalah Sanoesi Pane terdiri empat jilid diterbitkan di Djakarta tahun 1945. Jilid terakhir, - [Biak setelah direbut Sekutu dari pasukan Jepang, 1944/1945 (3)](https://dului.com/biak-setelah-direbut-sekutu-dari-pasukan-jepang-1944-1945-3/) - Empat pesawat Curtiss P-40 yang dipindahkan Sekutu dari Merauke ke Biak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perwira Sekutu bernama R. Bluett di kokpit sebuah pesawat Curtiss P-40 dengan cap "U.S. Army" dan "R.A.A.F." (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Lima pesawat Curtiss P-40 dalam penerbangan dari Merauke ke Biak(klik untuk memperbesar | - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis satwa laut di Maluku dan sekitarnya (4)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-satwa-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-4/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Pendidikan (24): Era Transisi Docter Djawa School Jadi STOVIA; M Hamzah, H Rasjid, TA Soerjo, A Moeis, Tjipto, A Hakim](https://dului.com/sejarah-pendidikan-24-era-transisi-docter-djawa-school-jadi-stovia-m-hamzah-h-rasjid-ta-soerjo-a-moeis-tjipto-a-hakim/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniSekolah kedokteran di Batavia telah melahirkan banyak tokoh Indonesia. Sekolah yang didirikan tahun 1851 ini kemudian dikenal sebagai Docter Djawa School. Suksesi sekolah ini pada tahun 1902 dengan nama STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen). Sejumlah siswa, pada masa transisi ini, dari Docter Djawa School - [Beberapa wajah prajurit KNIL lokal di tahun 1940-an (2)](https://dului.com/beberapa-wajah-prajurit-knil-lokal-di-tahun-1940-an-2/) - 1945: Letjen Van Oyen di bagian timur Indonesia dengan latar belakang sebuah kesatuan KNIL lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)1945: Letjen Van Oyen di hadapan sebuah kesatuan KNIL lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Ambon, November 1945: Seorang anggota kesatuan polisi bentukan Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis ikan laut di Maluku dan sekitarnya (3)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-ikan-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-3/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Indonesia Jilid 7-1: Perang Mempertahankan Kemerdekaan; Koffiekultuur, Koffiestelsel Arabica Robusta Elxelsa di Jawa - Sumatra](https://dului.com/indonesia-jilid-7-1-perang-mempertahankan-kemerdekaan-koffiekultuur-koffiestelsel-arabica-robusta-elxelsa-di-jawa-sumatra/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSetelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, (orang) Belanda kembali dengan bendera NICA. Sebagian besar rakyat Indonesia menentang dan mengangkat senjata dan perang tidak terhindarkan. Perang inilah yang dikenal sebagai perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perang itu muncul karena bangsa Indonesia pernah - [Beberapa wajah prajurit KNIL lokal di tahun 1940-an (1)](https://dului.com/beberapa-wajah-prajurit-knil-lokal-di-tahun-1940-an-1/) - 1942 atau sebelumnya: Empat kelasi anggota KNIL Laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)1941: Seorang prajurit KNIL dari kesatuan kavaleri(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Indonesia Timur, 1945: Seorang serdadu KNIL yang bertugas menyetiri kendaraan militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan 1945: LetjenVan Oyen memberi hormat kepada - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis ikan laut di Maluku dan sekitarnya (2)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-ikan-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-2/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 9-1: Indonesia Orde BARU, Baru Berorde Membangun Republik Indonesia; Pembangunan Pertanian-Industri](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-9-1-indonesia-orde-baru-baru-berorde-membangun-republik-indonesia-pembangunan-pertanian-industri/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniOrde lama pada intinya telah berhasil mengusir para penjajah di Indonesia, khususnya orang Belanda. Sedangkan Orde baru pada intinya telah berhasil meredam ideologi asing di Indonesia, terutama faham komunisme (dan kelak diikuti orde reformasi yang berhasil melarang pangaruh asing dalam organisasi keagamaan terutama organisasi - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Kesatuan tempur udara (3)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-kesatuan-tempur-udara-3/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis ikan laut di Maluku dan sekitarnya (1)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-ikan-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-1/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 8-1: MKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia; Satu Bangsa Bhinneka Tunggal Ika Berbahasa Indonesia](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-8-1-mkri-negara-kesatuan-republik-indonesia-satu-bangsa-bhinneka-tunggal-ika-berbahasa-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniApa itu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Negara kesatuan yang berbentuk republik. Wilayah terbagi atas sejumlah daerah, dimana terdapat orang-orang bangsa lndonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara, yang bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Kesatuan tempur udara (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-kesatuan-tempur-udara-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Indonesia Jilid 10-1: Reformasi Era Informasi Gen Medsos Republik Elektronik; Formasi Ulang Sejarah Atas Teknologi Data](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-10-1-reformasi-era-informasi-gen-medsos-republik-elektronik-formasi-ulang-sejarah-atas-teknologi-data/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniJilid terakhir buku Sejarah Indonesia adalah 10. Jilid terakhir pada era reformasi yang dimulai dari pasca 1998 ini mencakup tentang sejarah Indonesia terkait apa yang telah terjadi dan telah direformasi serta diformasi ulang dalam membentuk kerangka Republik Indonesia menuju masa depan di tahun 2045. - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis kerang laut di Maluku dan sekitarnya (3)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-kerang-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-3/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Kesatuan tempur udara (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-kesatuan-tempur-udara-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis kerang laut di Maluku dan sekitarnya (2)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-kerang-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-2/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 6-1: Kebangsaan di Indonesia Berawal dari Situasi dan Kondisi Alam; Gempa Bumi - Letusan Gunung Api](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-6-1-kebangsaan-di-indonesia-berawal-dari-situasi-dan-kondisi-alam-gempa-bumi-letusan-gunung-api/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniBanyak topik yang tidak masuk, bahkan tidak tersentuh dalam narasi sejarah Indonesia, seperti tanah, air, geologi, geomorfologis dan sebagainya. Topik yang ada antara lain teknologi pelayaran, rempah-rempah dan produk perdagangan lainnya, teknologi irigasi dan pertanian. Beberapa topik lain yang tidak/jarang diperhatikan adalah tentang hal - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Latihan menggunakan alat berat](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-latihan-menggunakan-alat-berat/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Indonesia Jilid 5-1: Pemerintahan Hindia Belanda Dibentuk,Diakuisisi Properti VoC; Penduduk Menjadi Subyek Sejak 1665](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-5-1-pemerintahan-hindia-belanda-dibentukdiakuisisi-properti-voc-penduduk-menjadi-subyek-sejak-1665/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniDalam KBBI, "penjajahan" mengacu pada tindakan suatu negara atau bangsa yang menguasai dan mengendalikan negara atau bangsa lain secara paksa, biasanya untuk kepentingan ekonomi, politik, atau perluasan wilayah. Lebih lanjut, "penjajah" adalah negara atau bangsa yang melakukan tindakan penjajahan. Apakah penjajahan Belanda di Indonesia - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang berbagai jenis kerang laut di Maluku dan sekitarnya (1)](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-berbagai-jenis-kerang-laut-di-maluku-dan-sekitarnya-1/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Indonesia Jilid 4-1: Laut Indonesia dan Era Kelautan dalam Navigasi Pelayaran Nusantara; Peta Laut P Melvill van Carnbee](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-4-1-laut-indonesia-dan-era-kelautan-dalam-navigasi-pelayaran-nusantara-peta-laut-p-melvill-van-carnbee/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniHari ini, 2 Juli adalah hari kelautan nasional Indonesia. Selama ini, disebutkan hari itu didasarkan melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1972 yang menetapkan tanggal 2 Juli sebagai Hari Kelautan Nasional. Namun (di internet) Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1972 tentang Pembentukan Panitia Urusan - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Pelajaran montir mekanik untuk serdadu KNIL lokal (3)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-pelajaran-montir-mekanik-untuk-serdadu-knil-lokal-3/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Indonesia Jilid 3-1:Di Nusantara dan Canton Permulaan Hijriah; Serambi Mekkah di Aceh - Titik Nol Islam Nusantara di Barus](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-3-1di-nusantara-dan-canton-permulaan-hijriah-serambi-mekkah-di-aceh-titik-nol-islam-nusantara-di-barus/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniAl-Qur'an kitab suci agama Islam identik dengan bahasa Arab. Bukti tertua bahasa Arab dengan aksara Arab ditermukan dalam prasasti Namara yang berasal dari tahun 328. Nabi Muhammad menerima wahyu pertama, yang menandai dimulainya dakwah Islam tahun 610. Lalu kemudian pada tahun 622 Nabi Muhammad - [Lukisan karya François Valentyn dari tahun 1724 tentang satwa di Maluku dan sekitarnya](https://dului.com/lukisan-karya-francois-valentyn-dari-tahun-1724-tentang-satwa-di-maluku-dan-sekitarnya/) - Q: burung cenderawasih kecil;R: burung cenderawasih hitam yang belum dikenal;V: sejenis belibis (massareke?)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)N: belalang raksasa;O: belalang raksasa dengan sayap mengembang;A: tanduk dari rusa Ternate;B: tanduk dari rusa Allang (?);G: landak(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Berbagai jenis burung dan telurnya(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Pelajaran montir mekanik untuk serdadu KNIL lokal (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-pelajaran-montir-mekanik-untuk-serdadu-knil-lokal-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Indonesia Jilid 2-1: Indonesia versi Ptolomeus pada Abad ke-2; Apakah Tacola, Cocconagara Aurea Chersonesus di Malaya?](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-2-1-indonesia-versi-ptolomeus-pada-abad-ke-2-apakah-tacola-cocconagara-aurea-chersonesus-di-malaya/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniJika ditanya AI: Prasasti tertua di Indonesia adalah Prasasti Yupa dari Kerajaan Kutai, yang berasal dari abad ke-5 Masehi. Prasasti ini ditemukan di daerah Muara Kaman, Kalimantan Timur, dan ditulis dalam bahasa Sanskerta dengan aksara Pallawa. Prasasti Yupa menjadi bukti keberadaan kerajaan Hindu tertua - [Peta kuno dari tahun 1750: Denah kota Jakarta](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-denah-kota-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: ? Tokoh: Deskripsi: Peta berbahasa Belanda dan Perancis ini menempatkan barat di atas, sehingga Laut Jawa berada di sebelah kiri dari Jakarta. Peta ini menampilkan denah kota Jakarta di pertengahan abad ke-18, yang saat itu hanya mencakup secuil dari wilayah Jakarta Utara sekarang. - [Sejarah Indonesia Jilid 1-1: Soal Pra Sejarah Penulisan Sejarah Indonesia; Judul Mencari Informasi versus Data Membentuk Judul](https://dului.com/sejarah-indonesia-jilid-1-1-soal-pra-sejarah-penulisan-sejarah-indonesia-judul-mencari-informasi-versus-data-membentuk-judul/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Indonesia Jilid 1-10 di blog ini Klik DisiniSeiring dengan penulisan Sejarah Indonesia, sebanyak 10 jilid dan akan diumumkan ke publik pada tanggal 17 Agustus 2025, akan ditampilkan serial artikel Sejarah Indonesia dalam 10 jilid. Setiap artikel ditulis secara random dengan memberi nomor untuk identifikasi artikel yang dimaksud masuk ke jilid berapa. - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Pelajaran montir mekanik untuk serdadu KNIL lokal (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-pelajaran-montir-mekanik-untuk-serdadu-knil-lokal-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Mahasiswa Cina (4): Ongkiehong Raih Doktor Kedokteran 1922; Keluarga Besar Marga Ongkiehong di Amboina](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-4-ongkiehong-raih-doktor-kedokteran-1922-keluarga-besar-marga-ongkiehong-di-amboina/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniOngkiehong adalah satu nama marga baru di Indonesia pada era Pemerintah Hindia Belanda. Ongkiehong awalnya nama satu orang Cina: Ong Kie Hong. Dalam hal ini Ong (ditempatkan di depan nama) adalah nama marga asli. Pembentukan nama marga baru itu diusulkan kepada pemerintah dan kemudian diputuskan - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (8)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-8/) - 67. Tari Kapang-kapang di Solo, yang merupakan bagian awal dari tari Serimpi(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Tari Bedhaya di Solo: 68. posisi sembah, 69. sesudah sembah(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 70. Tari Bedhaya di Solo(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)71. Tari Serimpi di Solo(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dua postur penari Serimpi: 72. - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Prajurit KNIL lokal dan senjata](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-prajurit-knil-lokal-dan-senjata/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (7)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-7/) - 61. Seperangkat gamelan di Lembaga Kolonial di Amsterdam(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)62. Garuda dan Gatotkaca63. Hanoman, para punakawan, dan tokoh bernama Bambang (?)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)64. Sekelompok pemain wayang orang(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)65. Tarian Bedhayaklik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)66. Tarian Serimpi(klik untuk memperbesar | @ - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Perkemahan para prajurit Suriname keturunan Jawa di New South Wales](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-perkemahan-para-prajurit-suriname-keturunan-jawa-di-new-south-wales/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (6)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-6/) - 46. Tari Klana Gagah Dasa Wisesa; 47. Antasena dalam ragam kambeng(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Empat pose: 48: keplok tangan, 49: atrap jamang, 50: ngugur sinom, 51: miwir kepuh(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Empat pose: 52: atrap sumping, 53: ukel tangan, 54: lembeyan (?), 55: dolanan sumping (?)(klik untuk - [Sejarah Jakarta (123): HUT Jakarta ke-498, Apakah Itu Terlalu Muda atau Terlalu Tua? Soal Kerajaan Demak, Tjirebon dan Portugis](https://dului.com/sejarah-jakarta-123-hut-jakarta-ke-498-apakah-itu-terlalu-muda-atau-terlalu-tua-soal-kerajaan-demak-tjirebon-dan-portugis/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniPada hari ini tanggal 22 Juni diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Kota Jakarta yang ke 498 tahun. Penanggalan ini didasarkan pada Nama itu diberikan oleh orang-orang dari Demak dan Cirebon di bawah pimpinan Fatahillah (Faletehan) setelah menyerang dan menduduki pelabuhan Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Aksi pencak silat para tentara Suriname keturunan Jawa](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-aksi-pencak-silat-para-tentara-suriname-keturunan-jawa/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Pendidikan (23): Kapan Hari Bahasa Indonesia? Apakah Nama Bahasa Indonesia Terkait Kongres Pemuda 1926 dan 1928?](https://dului.com/sejarah-pendidikan-23-kapan-hari-bahasa-indonesia-apakah-nama-bahasa-indonesia-terkait-kongres-pemuda-1926-dan-1928/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniApakah ada Hari Bahasa Indonesia? Bahasa Indonesia adalah bahasa yang unik, bahasa yang dibedakan dengan bahasa Melayu. Bahasa Indonesia dengan sadar dikonstruksi dengan menggunakan aksara Latin tentang apa yang ditulis sama dengan yang didengar dan dilihat serta yang dibaca. Bahasa Indonesia dengan sendirinya menjadi bahasa yang - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (5)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-5/) - 40. Angkawijaya dalam posisi sebelum tarian di mulai (gaya Jogja)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 41. Posisi sebelum tarian di mulai (gaya Solo)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 42. Pregiwa menghibur Pregiwati (posisi duduk)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 43. Pregiwa menghibur Pregiwati (posisi berdiri)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 44 - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Perjalanan para prajurit Hindia-Barat menuju Kamp Columbia (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-perjalanan-para-prajurit-hindia-barat-menuju-kamp-columbia-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Mahasiswa Cina (3): Tjwan Ing Li dan Tjwan Kiat Li Bersaudara; Raih Gelar Doktor Kedokteran di Belanda 1921, 1922](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-3-tjwan-ing-li-dan-tjwan-kiat-li-bersaudara-raih-gelar-doktor-kedokteran-di-belanda-1921-1922/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniDalam dunia akademik, tidak banyak keluarga yang mampu menyekolahkan anak hingga mendapat gelar sarjana di luar negeri. Untuk mendapatkan gelar doktor tidak mudah. Keluarga yang mampu menyekolahkan anak untuk mencapai gelar doktor tentunya saja jumlahnya sedikit. Yang menjadi luar biasa dalam hal ini, dua bersaudara - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (4)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-4/) - 34. Gerakan sabetan (tangan digerakkan dengan cepat dan kuat seperti memecut)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)35. Posisi tanjak (kaki terbuka lebar dengan jarak sekitar tiga telapak kaki dan posisi kaki menghadap ke samping kanan dan kiri)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Posisi srisig (langkah-langkah kecil, cepat, dan jinjit, seolah-olah berlari kecil): 36. dalam tarian gagah; - [Sejarah Mahasiswa Cina (2): O Siau Dhai Kelahiran Jogjakarta; Dokter Meraih Gelar Doktor Bidang Kedokteran 1910 Amsterdam](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-2-o-siau-dhai-kelahiran-jogjakarta-dokter-meraih-gelar-doktor-bidang-kedokteran-1910-amsterdam/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniSejauh yang diketahui, tidak ada yang pernah menulis sejarah O Siau Dhai. Mengapa? Satu yang jelas setelah Oei Jan Lee mendapat gelar doktor dalam bidang hukum di Belanda (1889), orang kedua adalah bernama O Siau Dhai. Sementara itu, Tan Tjoen Liang yang pernah satu kelas - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Suasana sehari-hari di kamp penggemblengan (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-suasana-sehari-hari-di-kamp-penggemblengan-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Mahasiswa Cina (1): Oei Jan Lee, Putra Kapitan Cina Asal Bandaneira; Orang Indonesia Pertama Raih Doktor di Belanda](https://dului.com/sejarah-mahasiswa-cina-1-oei-jan-lee-putra-kapitan-cina-asal-bandaneira-orang-indonesia-pertama-raih-doktor-di-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa Cina di blog ini Klik DisiniDi dalam buku berjudul Orang Indonesia jang Terkemoeka di Djawa yang terbit pada tahun 1944 tentulah tidak ada nama orang Cina. Mengapa? Fakta bahwa pada masa Pemerintah Hindia Belanda orang Cina dengan identitas diri sebagai orang Tionghoa sudah menjadi orang Indonesia. Satu yang jelas orang - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (3)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-3/) - 28. Posisi kain dalam gerak sabet(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 29. Posisi sampir sampur(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) 30. Srikandi dalam gerakan kicat (langkah kaki menyilang ke kanan atau kiri dengan posisi paha terbuka, kaki diangkat dengan hentakan ringan, kemudian kedua kaki merendah dan langkah kaki dilanjutkan lurus ke samping)(klik untuk memperbesar - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Suasana sehari-hari di kamp penggemblengan (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-suasana-sehari-hari-di-kamp-penggemblengan-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (2)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-2/) - 20: Srikandi dengan tangan kanan dalam pose ardha-pataka(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)21: Postur tubuh dan gerak tangan ketika berbicara dengan orang yang berkedudukan tinggi(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)22: Postur dan gerakan tangan saat berbicara normal(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)23: Posisi gabungan kedua tangan; 24: pose memetik bunga(klik untuk memperbesar - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (5)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-defile-pasukan-knil-gabungan-kulit-putih-dan-coklat-5/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sebuah rangkaian foto tentang berbagai tari Jawa di kalangan keraton, keluaran tahun 1925 (1)](https://dului.com/sebuah-rangkaian-foto-tentang-berbagai-tari-jawa-di-kalangan-keraton-keluaran-tahun-1925-1/) - 9 & 10: Dua adegan dari pertunjukan wayang orang di Keraton Solo(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dua pose dari tari Klana perempuan; 11: atur-atur, 12: atrap jamang(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dua pose dari tari Klana perempuan; 13: dolanan sonder (?), 14: dolanan supe (?)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Empat gerak dasar tangan dan - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (4)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-defile-pasukan-knil-gabungan-kulit-putih-dan-coklat-4/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Peta kuno dari tahun 1561: Ketika Halmahera lebih besar daripada Jawa bahkan Kalimantan](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1561-ketika-halmahera-lebih-besar-daripada-jawa-bahkan-kalimantan/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1561 Tempat terbit: Venezia Tokoh: Deskripsi: Peta ini luar biasa banyak salahnya; tetapi justru ini membuatnya sangat berharga karena menunjukkan bagaimana pandangan awal bangsa Eropa terhadap wilayah Nusantara ketika mereka belum banyak menjelajahi dunia. Dari sudut posisi, mereka sudah benar menempatkan Nusantara dengan bingkai di utara - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (3)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-defile-pasukan-knil-gabungan-kulit-putih-dan-coklat-3/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (7)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-7/) - Ptilonorhynchus rawnsleyi(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Chlamydodera nuchalis(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Ptiloris victoriæ(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-defile-pasukan-knil-gabungan-kulit-putih-dan-coklat-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (6)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-6/) - Ailurædus buccoides(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Ptiloris magnificus(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Ailurædus melanotus(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA - [Sejarah Pendidikan (22): Kekuatan Bahasa Indonesia Mengentaskan Bahasa Belanda di Indonesia, Bagaimana Bisa? Tata Bahasa](https://dului.com/sejarah-pendidikan-22-kekuatan-bahasa-indonesia-mengentaskan-bahasa-belanda-di-indonesia-bagaimana-bisa-tata-bahasa/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniAda yang berpendapat bahwa negara satu-satunya di dunia yang tidak mewariskan bahasa kolonial adalah Indonesia. Satu yang jelas di masa lampau, saat orang Belanda memperkenalkan bahasa Belanda di Indonesia (baca: Hindia), orang Belanda juga mengadopsi bahasa Melayu (dwibahasa). Yang lebih jelas lagi, ketika bahasa Melayu bertransformasi - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-defile-pasukan-knil-gabungan-kulit-putih-dan-coklat-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (5)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-5/) - Paradigalla carunculata(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Epimachus ellioti(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Drepanornis arbertisi(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Paradisea sanguinea(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Latihan militer di medan yang mirip Nusa Tenggara](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-latihan-militer-di-medan-yang-mirip-nusa-tenggara/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Pendidikan (21): Asrama Mahasiswa Jalan Pegangsaan Timoer No 17 di Batavia; Gedong Repoeblik di Pegangsaan Timoer 56](https://dului.com/sejarah-pendidikan-21-asrama-mahasiswa-jalan-pegangsaan-timoer-no-17-di-batavia-gedong-repoeblik-di-pegangsaan-timoer-56/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniHotel DoubleTree di jalan Pegangsaan Timur No.17 Cikini awalnya adalah suatu asrama yang ditujukan untuk mahasiswa. Itu bermula pada tahun 1927. Masih di jalan yang sama dengan nomor 56 adalah Gedong Repoeblik yang menjadi tempat dimana Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Dua - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (4)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-4/) - Paradisea raggiana(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Paradisea apoda(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Lophorina arta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Paradisea minor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Latihan menyergap musuh di hutan bambu](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-latihan-menyergap-musuh-di-hutan-bambu/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (3)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-3/) - Parotia sexpennis(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Manucodia atra(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Diphyllodes speciosa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Semioptera wallacii(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Penggemblengan montir pesawat militer (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-penggemblengan-montir-pesawat-militer-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Menjadi Indonesia (808): Menulis Ulang Sejarah di Indonesia; Judul Mencari Data versus Data Membentuk Judul](https://dului.com/sejarah-menjadi-indonesia-808-menulis-ulang-sejarah-di-indonesia-judul-mencari-data-versus-data-membentuk-judul/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog Klik Disini Sejarah harus ditulis. Lalu mengapa menulis ulang sejarah? Pertanyaan ini menjadi isu yang masih terus bergulir hingga hari ini. Ini bermula beredarnya Kerangka Konsep Penulisan "Sejarah Indonesia" (Draft masih dalam penyempurnaan) setebal 30 halaman yang dikeluarkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bertanggal 16 Januari 2025. Penulis dari - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (2)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-2/) - Cicinnurus regius(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Seleucides alba(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sericulus melinus(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Epimachus speciosus(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Penggemblengan montir pesawat militer (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-penggemblengan-montir-pesawat-militer-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya John Gould keluaran tahun 1888 dan 1948 (1)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-john-gould-keluaran-tahun-1888-dan-1948-1/) - Paradisea papuana(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Diphyllodes speciosa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Lophorina minor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Diphyllodes speciosa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1888 dan 1948 Tempat terbit: London Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: John Gould, dilanjutkan oleh Richard Bowdler Sharpe Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Kedatangan para prajurit bantuan dari Hindia-Barat (3)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-kedatangan-para-prajurit-bantuan-dari-hindia-barat-3/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan - [Sejarah Bahasa (314): Asal Usul Nama Singkong; Gadung Tanam Asli Nusantara, Ubi Kayu, Ketela Pohon Berasal dari Brasil](https://dului.com/sejarah-bahasa-314-asal-usul-nama-singkong-gadung-tanam-asli-nusantara-ubi-kayu-ketela-pohon-berasal-dari-brasil/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik DisiniSingkong merujuk pada ubi kayu atau ketela pohon (Manihot esculenta, sinonim: Manihot utilissima) adalah perdu tropis dan subtropis tahunan dari suku Euphorbiaceae. Tanaman ini juga disebut kaspe, ubi sampa, atau ubi prancis. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Singkong ditanam - [Peta kuno dari tahun 1725 tentang Kastil Batavia dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1725-tentang-kastil-batavia-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1725 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Meskipun berbahasa Perancis, peta ini sepenuhnya dibuat orang Belanda dan dikeluarkan di Belanda. Di peta ini utara berada di kanan, sehingga kita lihat Laut Jawa dan pelabuahn Sunda Kelapa berada di sisi ini. Kastil Batavia berada di tengah peta ini, - [Kerusakan di Makassar akibat perang antara Jepang dan Sekutu (3), 1945](https://dului.com/kerusakan-di-makassar-akibat-perang-antara-jepang-dan-sekutu-3-1945/) - Bangunan-bangunan di pelabuhan Makassar yang memperlihatkan kehancuran setelah pertempuran antara Jepang dan Sekutu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Sudut foto yang hanya memperlihatkan kerusakan kecil di dermaga sementara para bangunan tampak seolah-olah masih kokoh(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Makassar Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak - [Sejarah Pendidikan (20): Doktor Indonesia Tidak Kalah dari Belanda; Doktor Indonesia Lebih Banyak dari Jumlah Doktor Belanda?](https://dului.com/sejarah-pendidikan-20-doktor-indonesia-tidak-kalah-dari-belanda-doktor-indonesia-lebih-banyak-dari-jumlah-doktor-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniPada masa ini gelar doktor (Ph.D) di Indonesia adalah suatu yang biasa. Bagaimana dengan di masa lalu? Doktor sendiri dalam hal ini adalah gelar akademik tertinggi yang dapat dicapai oleh siswa/mahasiswa. Narasi masa kini menyebut Hoesein Djajadinigrat sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar doktor - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (14)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-14/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Paradisier petit Emeraude, très jeune mâle(cenderawasih zamrud kecil, - [Pesawat pengintai Auster yang digunakan AU Australia untuk menghadapi Jepang di Balikpapan, 1945](https://dului.com/pesawat-pengintai-auster-yang-digunakan-au-australia-untuk-menghadapi-jepang-di-balikpapan-1945/) - Beberapa tentara Australia di Sepinggan menyiapkan pesawat ringan Auster …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang selain digunakan untuk pengintaian, juga dimanfaatkan untuk mengangkut logistik dan persenjataan ringan dalam menghadapi pasukan Jepang di Kalimantan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Sepinggan (Balikpapan) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (13)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-13/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. L'Epimaque Proméfil, mâle adulte(L'Epimaque Proméfil, jantan dewasa)(klik untuk memperbesar - [Beberapa pesawat militer KNIL Udara di sekitar masa perang kemerdekaan: Pesawat tempur Mustang P-51](https://dului.com/beberapa-pesawat-militer-knil-udara-di-sekitar-masa-perang-kemerdekaan-pesawat-tempur-mustang-p-51/) - Dua awak udara Belanda memuat rangkaian peluru ke badan pesawat Mustang P-51(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah Mustang P-51 difoto dari Mstang lainnya di atas Surabaya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pilot tempur Letnan De Jong (kiri) menyaksikan pesawatnya diperiksa oleh montir Sersan Zwart (kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (12)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-12/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Séricule orangé, mâle adulte(Le Séricule oranye, jantan dewasa)(klik - [Beberapa pesawat militer KNIL Udara di sekitar masa perang kemerdekaan: Pesawat pembom B-25](https://dului.com/beberapa-pesawat-militer-knil-udara-di-sekitar-masa-perang-kemerdekaan-pesawat-pembom-b-25/) - April 1947: Ulang tahun ke-5 Skuadron Udara 18 di lapangan terbang militer Cililitan, dengan sebuah pesawat pembom B-25 Mitchell di latar belakang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Awak pesawat pembom B-25 mempersiapkan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dan mengangkut peralatan fotografi dan pemetaan …(klik untuk memperbesar | © - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (11)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-11/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Canéliphage papou, mâle(Caneliphagus Papua, jantan)(klik untuk memperbesar | - [Beberapa pesawat militer KNIL Udara di sekitar masa perang kemerdekaan: Pesawat pengintai Auster](https://dului.com/beberapa-pesawat-militer-knil-udara-di-sekitar-masa-perang-kemerdekaan-pesawat-pengintai-auster/) - Sebuah pesawat pengintai jenis Auster yang digunakan untuk mengumpulkan informasi medan bagi kesatuan artileri(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga pesawat pengintai Auster di sebuah landasan pacu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1940-anTempat: Jawa (?) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands - [Sejarah Pendidikan (19): Medan Perdamaian di Padang, Budi Utomo di Batavia, Indische Vereeniging di Leiden; Kebangkitan Bangsa](https://dului.com/sejarah-pendidikan-19-medan-perdamaian-di-padang-budi-utomo-di-batavia-indische-vereeniging-di-leiden-kebangkitan-bangsa/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniPada artikel sebelum ini tentang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Artikel ini tentang Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 ditetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Pendidikan Nasional dan tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Namun pada - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (10)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-10/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Puloris Paradisier, mâle (Puloris Paradisier jantan)(klik untuk memperbesar - [Sejarah Pendidikan (18): Hari Pendidikan 25 November Menjadi 2 Mei;Hari Guru Diubah Jadi Hari Kelahiran Ki Hadjar Dewantara](https://dului.com/sejarah-pendidikan-18-hari-pendidikan-25-november-menjadi-2-meihari-guru-diubah-jadi-hari-kelahiran-ki-hadjar-dewantara/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniDalam sejarah pendidikan di Indonesia ada satu hari dalam satu tahun diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Berdasarkan Keputusan Presiden tanggal 16 Desember 1959, ditetapkan Hari Pendidikan pada tanggal 25 November. Namun dalam perkembangannya, tanggal tersebut dianulir dan kemudian diganti menjadi tanggal 2 Mei (Keputusan Presiden No. - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia, 1945: Persiapan dan latihan kesatuan khusus (2)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-1945-persiapan-dan-latihan-kesatuan-khusus-2/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Foto-foto berikut merupakan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (9)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-9/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Séricule prince-régent, mâle adulte(Le Séricule prince-régent, jantan dewasa)(klik - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia, 1945: Persiapan dan latihan kesatuan khusus (1)](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-1945-persiapan-dan-latihan-kesatuan-khusus-1/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Foto-foto berikut merupakan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (8)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-8/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. L'Astrapie à gorge d'or, mâle vu par le dos(Astrapia - [Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia, 1945: Kesatuan KNIL perempuan sukarela](https://dului.com/persiapan-belanda-di-australia-untuk-merebut-kembali-indonesia-1945-kesatuan-knil-perempuan-sukarela/) - Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Foto-foto berikut merupakan - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (7)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-7/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Caractères des Paradisiers vrais, g[randeur] [naturelle] (Paradisea)(bagian-bagian Paradisiers dalam - [Kamp tawanan Kampili di Gowa setelah hancur terbakar akibat salah dibom oleh pihak Sekutu, 1945 (3)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-di-gowa-setelah-hancur-terbakar-akibat-salah-dibom-oleh-pihak-sekutu-1945-3/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya; blog ini sudah menampilkan beberapa foto dari kamp ini sebelumnya. Di tahun 1945, ketika Jepang di Perang Dunia II makin terdesak, dan Sekutu makin gencar membom posisi-posisi Jepang, kamp - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (6)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-6/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Difilode magnifique, mâle adulte vu par devant(Difilode magnifique - [Kamp tawanan Kampili di Gowa setelah hancur terbakar akibat salah dibom oleh pihak Sekutu, 1945 (2)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-di-gowa-setelah-hancur-terbakar-akibat-salah-dibom-oleh-pihak-sekutu-1945-2/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya; blog ini sudah menampilkan beberapa foto dari kamp ini sebelumnya. Di tahun 1945, ketika Jepang di Perang Dunia II makin terdesak, dan Sekutu makin gencar membom posisi-posisi Jepang, kamp - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (5)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-5/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Caractères des Falcinelles, g[randeur] n[aturelle](bagian-bagian Falcinelle dalam ukuran sesungguhnya)(klik - [Kamp tawanan Kampili di Gowa setelah hancur terbakar akibat salah dibom oleh pihak Sekutu, 1945 (1)](https://dului.com/kamp-tawanan-kampili-di-gowa-setelah-hancur-terbakar-akibat-salah-dibom-oleh-pihak-sekutu-1945-1/) - Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya; blog ini sudah menampilkan beberapa foto dari kamp ini sebelumnya. Di tahun 1945, ketika Jepang di Perang Dunia II makin terdesak, dan Sekutu makin gencar membom posisi-posisi Jepang, kamp - [Sejarah Diaspora (16):Wow Indonesia dalam Pameran di Berbagai Negara Sejak 1883; Pavilium Indonesia World Expo Osaka 2025](https://dului.com/sejarah-diaspora-16wow-indonesia-dalam-pameran-di-berbagai-negara-sejak-1883-pavilium-indonesia-world-expo-osaka-2025/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniPada saat ini Indonesia berpartisipasi dalam World Expo Osaka 2025, yang sedang berlangsung di Osaka, Jepang dari 13 April hingga 13 Oktober 2025. Pavilium mendapat apresiasi cukup tinggi. Bagaimana dengan di masa lampau? Kesertaan Indonesia dalam pameran internasional kali pertama tahun 1883 di Amsterdam dan 1893 - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (4)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-4/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Caractères des Manucodes, grandeur naturelle(bagian-bagian Manucode dalam ukuran sesungguhnya)(klik - [Anak-anak Belanda di kamp tawanan Kampili, Gowa, 31 Agustus 1945 (2)](https://dului.com/anak-anak-belanda-di-kamp-tawanan-kampili-gowa-31-agustus-1945-2/) - Upacara memperingati hari ulang tahun Ratu Wilhelmina, yang jatuh pada tanggal 31 Agustus, di kamp Kampili setelah Jepang menyerahkan kontrol atas kawasan ini(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perlombaan antar anak-anak dalam rangka ulang tahun Ratu Wilhelmina(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang biarawati mengasuh anak-anak yang paling tidak sudah 3 - [Sejarah Pendidikan (17): RA Kartini, Hari Kartini, Bagaimana dengan Hari Kartono? Habis Hari Gelap Terbitlah Hari Terang](https://dului.com/sejarah-pendidikan-17-ra-kartini-hari-kartini-bagaimana-dengan-hari-kartono-habis-hari-gelap-terbitlah-hari-terang/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniPada tanggal 2 Mei 1964 ditetapkan Raden Ajeng Kartini (RA Kartini) sebagai pahlawan nasional dan tanggal lahirnya ditetapkan sebagai Hari Kartini. RA Kartini lahir 21 April 1879. Pada 1922, oleh Empat Saudara, Door Duisternis Tot Licht disajikan dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang; - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (3)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-3/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. Le Sifilet, mâle adulte vu par devant(Sifilet jantan dewasa, - [Anak-anak Belanda di kamp tawanan Kampili, Gowa, 31 Agustus 1945 (1)](https://dului.com/anak-anak-belanda-di-kamp-tawanan-kampili-gowa-31-agustus-1945-1/) - Anak-anak Belanda di kamp Kampili setelah dibebaskan dari kuasa Jepang yang kalah perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Anak-anak Belanda mengerumuni seorang ibu yang kemungkinan sedang membacakan sebuah naskah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Anak-anak mengadakan berbagai perlombaan dalam rangka hari ulang tahun Ratu Wilhelmina pada tanggal 31 Agustus, dengan latar - [Lukisan-lukisan tentang burung cenderawasih karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835 (2)](https://dului.com/lukisan-lukisan-tentang-burung-cenderawasih-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835-2/) - Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di tahun 1824 dalam perjalanan ilmiah keliling dunianya. Gambar-gambar berikut dinukil dari bukunya yang berjudul Histoire naturelle des oiseaux de paradis (Sejarah alamiah dari burung surga) yang terbit tahun 1835. La Laphorine superbe, mâle adulte(Laphorine superbe jantan dewasa)(klik untuk - [Serangan udara Jepang atas kawasan kilang minyak di Balikpapan, 20 Januari 1942](https://dului.com/serangan-udara-jepang-atas-kawasan-kilang-minyak-di-balikpapan-20-januari-1942/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 20 Januari 1942 Tempat: Balikpapan Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor - [Peta keluaran Inggris dari tahun 1844 tentang Nusantara dan sekitarnya](https://dului.com/peta-keluaran-inggris-dari-tahun-1844-tentang-nusantara-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: ~1844 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Peta ini memperlihatkan wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya, yaitu hingga ke Myanmar dan malah Kalkutta di barat, serta Taiwan di utara, dengan fokus utama di kawasan Nusantara. Karena ini peta keluaran Inggris, perhatian khusus diberikan ke Singapura dan Pulau Pinang - [Dua sketsa tentang derita warga Belanda di masa pendudukan Jepang](https://dului.com/dua-sketsa-tentang-derita-warga-belanda-di-masa-pendudukan-jepang/) - Tiga pria Belanda diikat di sebuah kamp tawanan, ditutup mata, dan dieksekusi dengan bayonet(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para pria Belanda yang ditawan Jepang di sebuah kapal, kemungkinan dalam perjalanan menuju pengasingan. Para pria kelihatannya berasal dari geladak yang penuh sesak di bagian bawah, dan antri menuju kamar kecil yang berada di - [Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (4)](https://dului.com/beberapa-lukisan-kuno-tentang-jakarta-dari-berbagai-masa-4/) - Karya C. Reiss, ~1800: Salah satu sudut Jakarta dengan gedung-gedung perkotaan di latar belakang, serta Laut Jawa di sebalah kanan(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karya T. Dixon, 1818: Lukisan yang cukup dramatis karena mengesankan seolah-olah Jakarta berada di kaki gunung berapi dan dipenuhi oleh perkebunan kelapa(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: - [Dua cuplikan dari sebuah film Indonesia di zaman Jepang](https://dului.com/dua-cuplikan-dari-sebuah-film-indonesia-di-zaman-jepang/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: masa pendudukan Jepang Tempat: Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: Judul film dan nama bintang film masih belum terdeteksi. >>> GARIS WAKTU > - [Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (3)](https://dului.com/beberapa-lukisan-kuno-tentang-jakarta-dari-berbagai-masa-3/) - 1929: Dua halaman yang menampilkan kesibukan di kawasan Kali Besar(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karya Johannes Vingboons, ~1760: Keramaian pelayaran di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa dan Kastil Batavia(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karya Jan Van Ryne, ~1793: Ini merupakan terbitan ulang dari lukisan yang aslinya terbit di sekitar tahun 1754; edisi lain yang - [Invasi Jepang ke wilayah Nusantara sekitar 1942 (3)](https://dului.com/invasi-jepang-ke-wilayah-nusantara-sekitar-1942-3/) - Foto-foto ini kemungkinan diambil dari film propaganda Jepang yang memperlihatkan kemenangan mereka merebut wilayah Asia Tenggara dari kekuasan bangsa Eropa. Tidak ada keterangan pasti apakah semua gambar ini diambil dari wilayah Hindia-Belanda. Dua pesawat pembom Glenn Martin B10 milik KNIL Udara (tidak jelas apakah foto diambil dari sebuah pesawat Jepang atau ini dari dokumentasi Belanda - [Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (2)](https://dului.com/beberapa-lukisan-kuno-tentang-jakarta-dari-berbagai-masa-2/) - ~1840: De Nieuwe Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Baru); ini merupakan lukisan retrospeksi karena gereja ini hancur akibat gempa bumi di tahun 1808, dan lokasinya sekarang menjadi Museum Wayang(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Abad ke-17: Pelabuhan Sunda Kelapa dengan kesibukan pelayaran di latar depan, jalur keluar masuk kapal dan perahu di kanan-tengah, serta pemandangan ke - [Invasi Jepang ke wilayah Nusantara sekitar 1942 (2)](https://dului.com/invasi-jepang-ke-wilayah-nusantara-sekitar-1942-2/) - Foto-foto ini kemungkinan diambil dari film propaganda Jepang yang memperlihatkan kemenangan mereka merebut wilayah Asia Tenggara dari kekuasan bangsa Eropa. Tidak ada keterangan pasti apakah semua gambar ini diambil dari wilayah Hindia-Belanda. Kesatuan pasukan Jepang bersepeda melintasi sebuah jembatan bambu, disaksikan seorang warga lokal yang berpakaian sederhana(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kesatuan - [Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (1)](https://dului.com/beberapa-lukisan-kuno-tentang-jakarta-dari-berbagai-masa-1/) - Karya Dirk Homberg, ~1920: Kesibukan di Kali Besar(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karya François Valentyn, ~1724-1726: Pemandangan ke arah Jakarta dilihat dari Laut Jawa dengan Kastil Batavia di latar tengah beserta tembok pertahanan yang memanjang, serta pegunungan di kawasan Bogor di latar belakang(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karya Dirk Homberg, ~1925: Perumahan warga - [Invasi Jepang ke wilayah Nusantara sekitar 1942 (1)](https://dului.com/invasi-jepang-ke-wilayah-nusantara-sekitar-1942-1/) - Foto-foto ini kemungkinan diambil dari film propaganda Jepang yang memperlihatkan kemenangan mereka merebut wilayah Asia Tenggara dari kekuasan bangsa Eropa. Tidak ada keterangan pasti apakah semua gambar ini diambil dari wilayah Hindia-Belanda. 1 Maret 1942: Tenggelamnya kapal Inggris HMS Exeter setelah dimborbardir Jepang dalam Perang Laut Jawa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gempuran - [Peta kuno tentang Jakarta karya Jacques Nicolas Bellin dari tahun 1750](https://dului.com/peta-kuno-tentang-jakarta-karya-jacques-nicolas-bellin-dari-tahun-1750/) - Edisi 1(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Edisi 2(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan karya berikutnya dari pakar ilmu bumi Perancis, Jacques-Nicolas Bellin. Bellin merujuk pada peta-peta Belanda sebelumnya yang menampilkan Jakarta dalam komposisi dan tampilan yang sama atau mirip. Bellin mengeluarkan - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (7)](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-skuadron-pesawat-pemburu-curtiss-wright-cw-21b-7/) - Kemungkinan di Kalijati pada saat para calon pilot mendapatkan latihan terbang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah anggota skuadron dengan kode CW-359(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah anggota skuadron dalam posisi parkir(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: sekitar 1941 Tempat: Jawa dan/atau Sumatera Tokoh: Peristiwa: Fotografer: - [Lukisan karya Jacques Nicolas Bellin tentang Benteng Nassau di Banda dari sekitar tahun 1750](https://dului.com/lukisan-karya-jacques-nicolas-bellin-tentang-benteng-nassau-di-banda-dari-sekitar-tahun-1750/) - Tampak udara dari Fort Nassau dengan empat pojok bermeriam yang diarahkan ke berbagai penjuru, gerbang utama (dan satu-satunya?), serta area pemukiman di dalamnya(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: ~1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Jacques Nicolas Bellin Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (6)](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-skuadron-pesawat-pemburu-curtiss-wright-cw-21b-6/) - Sebuah anggota skuadron dengan kode CW-359(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) ---> Seorang pilot duduk di kokpit dengn baling-baling sudah berputar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pesawat latih dari jenis Curtiss-Wright CW-22 alias SNC-1 Falcon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: sekitar 1941 Tempat: Jawa dan/atau - [Lukisan karya Jacques Nicolas Bellin tentang Jakarta dan sekitarnya dari sekitar tahun 1740](https://dului.com/lukisan-karya-jacques-nicolas-bellin-tentang-jakarta-dan-sekitarnya-dari-sekitar-tahun-1740/) - Pulau Onrust, dengan tanggul batu, dua kincir angin, dan kemungkinan sarana bongkar muat kapal(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) ---> Kemungkinan wilayah yang sekarang menjadi kawasan Petojo(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Pulau Onrust, dengan tanggul batu, dua kincir angin, dan kemungkinan sarana bongkar muat kapal(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Benteng - [Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (2)](https://dului.com/beberapa-wajah-knil-sebelum-perang-dunia-2-melanda-hindia-belanda-2/) - Jakarta, Januari 1942: Rapat para panglima ABDACOM (American-British-Dutch-Australian Command) di bawah pimpinan Jenderal Archibald Percival Wavell, yang dua bulan kemudian terbukti tidak bisa menghadang gerak maju pasukan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jakarta, 31 Agustus 1941: Barisan prajurit KNIL Laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Parade berkuda para prajurit KNIL - [Sejarah Pendidikan (16):Majalah Pendidikan Insulinde di Padang dan Bintang Hindia di Belanda; Soeloeh Pengadjar di Probolinggo](https://dului.com/sejarah-pendidikan-16majalah-pendidikan-insulinde-di-padang-dan-bintang-hindia-di-belanda-soeloeh-pengadjar-di-probolinggo/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Pendidikan dalam blog ini Klik DisiniDalam rangka Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tanggal 2 Mei, seharunyas tidak lupa mengingat sejarah majalah pendidikan Indonesia. Penetapan tanggal tersebut didasarkan pada kelahiran Ki Hadjar Dewantara pendiri sekolah Taman Siswa. Ki Hadjar Dewantara pendiri sekolah Taman Siswa menjadi Menteri Pendidikan Indonesia pertama yang kemudian digantikan oleh - [Peta untuk umum tentang Nusantara keluaran Inggris dari tahun 1798](https://dului.com/peta-untuk-umum-tentang-nusantara-keluaran-inggris-dari-tahun-1798/) - Tahun terbit: 1798 Tempat terbit: Inggris Tokoh: Deskripsi: Peta di zaman dahulu umumnya disusun untuk para pelaut, penjelajah, pihak yang berkecimpung dalam dunia perjalanan, ahli ilmu bumi, militer, dan semacamnya. Peta ini, yang dicetak di ujung abad ke-18, merupakan salah satu pertama yang dipublikasikan untuk khalayak umum, tidak eksklusif hanya untuk kalangan tertentu saja. - [Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (1)](https://dului.com/beberapa-wajah-knil-sebelum-perang-dunia-2-melanda-hindia-belanda-1/) - Jakarta: Barisan prajurit KNIL Laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kalijati, sekitar 1941: Pesawat latih Ryan STM-2 yang digunakan untuk mencetak para pilot tempur (lihat juga posting ini sebelumnya)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Januari 1942: Gerrit van Genderen Stort, seorang prajurit bagian medis, yang kelak dijebloskan Jepang di kamp tawanan - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (15)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-15/) - Jembatan kayu di atas Krueng Aceh(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Tentara Belanda di sisi utara Keraton Aceh yang mereka duduki(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Area kuburan para sultan Aceh(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Gambar para panglima yang oleh Belanda disebut "penakluk" Aceh: Köhler, Van Swieten, Van Kerchem, Vam der Heijden, Van Pittius, - [Surabaya di sekitar tahun 1920-an (3)](https://dului.com/surabaya-di-sekitar-tahun-1920-an-3/) - Sebuah trem melintas di atas Jembatan Simpang/Gubeng(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah jembatan di kawasan Pengampon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Surabaya mandi di Kali Pegirian, dengan latar belakang rendaman bambu, pakaian yang dijemur binatu, serta perumahan warga Tionghoa(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1920-an - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (14)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-14/) - Muara Sungai Padang di sekitar Gunung Monyet (sekarang Gunung Padang)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah kelenteng di Padang(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sungai Batanghari di kawasan Minangkabau(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Air terjun Lembah Anai(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber - [Surabaya di sekitar tahun 1920-an (2)](https://dului.com/surabaya-di-sekitar-tahun-1920-an-2/) - Kawasan Pasar Besar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jembatan Genteng di wilayah Plampitan (sekarang jembatan Bungkuk?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pintu air Wonokromo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1920-an (?) Tempat: Surabaya Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (13)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-13/) - Pelabuhan Ulee Lheue di Aceh(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, beserta denahnya(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah kawasan pemukiman di Ulee Lheue, Aceh(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Tentara Belanda di Pantai Perak, Aceh(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru - [Surabaya di sekitar tahun 1920-an (1)](https://dului.com/surabaya-di-sekitar-tahun-1920-an-1/) - Kawasan pecinan Kembang Jepun(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah rumah mewah di kawasan Darmo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jembatan Merah di atas Kali Mas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1920-an (?) Tempat: Surabaya Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (12)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-12/) - Alun-alun Surakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Relief Candi Borobudur, salah satunya yang termasyhur menampilkan kapal layar(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah relief Candi Borobudur(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah pasar terbuka di Surabaya dengan latar belakang rumah bergaya Tionghoa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah pasar beratap di Surabaya(klik untuk memperbesar | - [Pakubuwono XII di pertengahan kedua tahun 1940-an](https://dului.com/pakubuwono-xii-di-pertengahan-kedua-tahun-1940-an/) - Pakubuwono XII berbincang dengan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… seorang diplomat asing yang belum teridentifikasi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pakubuwono XII bersama keluarga(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: pertengahan kedua tahun 1940-an Tempat: Keraton Surakarta Tokoh: Pakubuwono XII (Raja Kasunanan Surakarta) Peristiwa: Fotografer: Sumber - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (11)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-11/) - Kampung Andai di Manokwari, Papua(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kampung Ayambori di Manokwari, Papua(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Reruntuhan Candi Prambanan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Candi Borobudur(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: Lihat juga - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan di sebuah tangsi KNIL (2)](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-kegiatan-di-sebuah-tangsi-knil-2/) - Barisan para perwira(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barisan para serdadu yang umumnya berwajah lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pemeriksaan barisan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… sebelum berbaris keluar tangsi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 atau sebelumnya Tempat: Bandung (?) Tokoh: - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (10)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-10/) - Sebuah penginapan di Jawa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Tiga penjaga malam di Jakarta, dengan kentongan, galah penangkap maling, serta kendi air(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Dua perempuan, salah satunya memainkan gambang(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Ikat kepala pria Jawa (kiri) dan Melayu (kanan)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan di sebuah tangsi KNIL (1)](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-kegiatan-di-sebuah-tangsi-knil-1/) - Lapangan upacara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barisan para perwira pada saat upacara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para anggota KNIL bersiap keluar dari tangsi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para perwira dengan kelewang di pinggang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1942 atau sebelumnya Tempat: - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (9)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-9/) - Salah satu sudut kota Jakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Perempatan Harmoni dengan "lapak" penjahit Perancis ternama di Jakarta ketika itu, Oger Frères, di sebalah kanan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah jalan di Jakarta yang kemungkinan sekarang menjadi Jalan Gajah Mada/Hayam Wuruk(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah kampung di, saat itu pinggiran, Jakarta(klik - [Wajah anggota milisi "Landstorm" dan "Stadswacht" bernama P. F. de Rochemont, 1932-1941](https://dului.com/wajah-anggota-milisi-landstorm-dan-stadswacht-bernama-p-f-de-rochemont-1932-1941/) - Bandung, 1932: P. F. de Rochemont (tengah belakang) bersama para anggota KNIL(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Jakarta, 1940: Sebuah kesatuan milisi Landstorm dengan P. F. de Rochemont berada di nomor 6 dari kanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Jakarta, 1940: Kesatuan Landstorm di markas mereka di Kramat; P. F. - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (8)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-8/) - Sebuah rumah orang Eropa di Jakarta (Jatinegara?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kemungkinan Kali Besar di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kawasan pohon beringin yang sekarang merupakan bagian dari Kebun Raya Bogor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Arak-arakan mengiring sepasang pengantin di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan paramiliter "Landstorm" dan "Stadswacht", 1940](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-kesatuan-paramiliter-landstorm-dan-stadswacht-1940/) - Markas kesatuan Landstorm di kawasan Kramat, Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Latihan kemiliteran kesatuan Landstorm di sekitar Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Sebuah kesatuan Stadswacht berfoto bersama seusai latihan, sebagian di antaranya ditemani istri dan keluarganya, termasuk yang berwajah lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (7)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-7/) - Alat transportasi zaman dulu untuk para pembesar, orang kaya, dan kemudian warga Belanda: tandu(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Istana Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang kelak menjadi Istana Bogor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Taman yang sekarang menjadi Kebun Raya Bogor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Tarian dengan menggunakan keris(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) - [Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kapal perang "De Ruyter" dan "Sumatra, serta kapal selam "K XVIII"](https://dului.com/persiapan-hindia-belanda-menghadapi-perang-dunia-ii-kapal-perang-de-ruyter-dan-sumatra-serta-kapal-selam-k-xviii/) - Kapal perang "Sumatra" beserta segenap awaknya di Surabaya yang saat itu sedang direparasi (serangan Jepang kemudian keburu datang sehingga kapal ini dicoba diselamatkan dengan dilarikan ke Sri Lanka dan kemudian ke Inggris)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para perwira kapal selam "K XVIII" di perairan sekitar Surabaya (kelak kapal ini berhasil menenggelamkan beberapa - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (6)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-6/) - Pertunjukan tari ronggeng (?) di bawah pohon beringin dengan disaksikan khalayak ramai di Bogor(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah kampung (di Jawa?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Pertunjukan gamelan di sebuah pendopo(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah keluarga dengan dua anak (kemungkinan di Jakarta)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 - [Presiden Negara Indonesia Timur, Cokorda Gde Raka Sukawati, di sekitar tahun 1947](https://dului.com/presiden-negara-indonesia-timur-cokorda-gde-raka-sukawati-di-sekitar-tahun-1947/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1947 Tempat: ? Tokoh: Cokorda Gde Raka Sukawati (bangsawan Bali yang menjadi Presiden Negara Indonesia Timur pertama dan satu-satunya) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (5)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-5/) - Sebuah mesjid di Ambon dengan atap rumbia dan konstruksi berbasis kayu(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah rumah warga Belanda/Eropa di Ternate dengan dua wanita membawa kipas di halamannya(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Senjata dan perabotan warga Papua(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Bangunan keramat warga Teluk Doreh di Manokwari(klik untuk memperbesar | © - [Konferensi Asia-Afrika 1955: Pemandangan di dalam dan sekitar Gedung Merdeka](https://dului.com/konferensi-asia-afrika-1955-pemandangan-di-dalam-dan-sekitar-gedung-merdeka/) - Suasana konferensi di dalam Gedung Merdeka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Gedung Merdeka dengan penjagaan ketat aparat keamanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Salah satu pertigaan Gedung Merdeka, dengan barisan tentara penabuh genderang di latar belakang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Khalayak menyaksikan barisan tentara penabuh genderang(klik - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (4)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-4/) - Wajah dua pria asal Pulau Seram(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Desa Waru di pesisir Pulau Seram(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Salah satu sudut pantai di Ambon(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Jembatan di Desa Batu Merah di Ambon(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru - [Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 4: Tampak dekat para pegawai dan perpisahan](https://dului.com/perkebunan-teh-pangerango-di-sukabumi-di-sekitar-awal-tahun-1950-an-4-tampak-dekat-para-pegawai-dan-perpisahan/) - Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (3)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-3/) - Wajah Desa Dobo di pesisir Kepulauan Aru(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Gunung Api Banda dengan tiga kepulan asap(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sepasang burung cenderawasih dari spesies Parotia aurea(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Seekor burung cenderawasih jantan dari spesies Paradisea rubra(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: - [Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 3: Wajah para pekerja pabrik](https://dului.com/perkebunan-teh-pangerango-di-sukabumi-di-sekitar-awal-tahun-1950-an-3-wajah-para-pekerja-pabrik/) - Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (2)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-2/) - Lelaki Papua dari wilayah Selat Muli (dulu Selat Putri Marianne)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Lelaki Papua dari wilayah Teluk Doreh, Manokwari(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Warga Papua berkumpul di bawah sebuah pohon(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Indies - [Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 2b: Usaha pendirian kembali bangunan pabrik](https://dului.com/perkebunan-teh-pangerango-di-sukabumi-di-sekitar-awal-tahun-1950-an-2b-usaha-pendirian-kembali-bangunan-pabrik/) - Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, - [Dari Papua sampai ke Aceh: Nusantara dalam sketsa keluaran tahun 1883 (1)](https://dului.com/dari-papua-sampai-ke-aceh-nusantara-dalam-sketsa-keluaran-tahun-1883-1/) - Teluk Doreh di Manokwari (atas); senjata dan perkakas warga Papua (bawah)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Perahu Papua(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Wajah warga suku Arfak di Papua Barat(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1883 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru foto/gambar: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: Lihat juga - [Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 2a: Usaha pendirian kembali bangunan pabrik](https://dului.com/perkebunan-teh-pangerango-di-sukabumi-di-sekitar-awal-tahun-1950-an-2a-usaha-pendirian-kembali-bangunan-pabrik/) - Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, - [Peta Jakarta dari abad ke-17/18: Satu basis tiga versi (2)](https://dului.com/peta-jakarta-dari-abad-ke-17-18-satu-basis-tiga-versi-2/) - Ini merupakan lanjutan dari posting sebelumnya yang menampilkan bagaimana sebuiah peta tentang Jakarta yang dibuat di sekitar tahun 1650 menjadi dasar dari munculnya beberapa variasi dari tahun-tahun sesudahnya. (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Ini adalah versi keluaran sejarawan Italia, Gregorio Leti di tahun 1690 di Amsterdam, yang tampak jelas merupakan sadura dari peta - [Sejarah Bisnis Indonesia (2): Hubungan Bisnis Belanda, Indonesia, Jepang Tempo Dulu; Cinta Pertama Jadi Benci Tapi Rindu](https://dului.com/sejarah-bisnis-indonesia-2-hubungan-bisnis-belanda-indonesia-jepang-tempo-dulu-cinta-pertama-jadi-benci-tapi-rindu/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniAda satu masa dimana antara Jepang dan Belanda putus hubungan. Itu terjadi saat militer Jepang menduduki Jawa dan Pemerintah Hindia Belanda menyerah pada tanggal 8 Maret 1942. Sejak itu, Belanda tidak pernah menandingi Belanda (bahkan hingga sekarang). Fakta bahwa orang Belandalah yang membimbing Jepang sejak awal - [Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 1: Wajah Pasir Datar](https://dului.com/perkebunan-teh-pangerango-di-sukabumi-di-sekitar-awal-tahun-1950-an-1-wajah-pasir-datar/) - Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, - [Relief tentang penari dan pemusik dari Candi Borobudur dan Candi Prambanan, 1925](https://dului.com/relief-tentang-penari-dan-pemusik-dari-candi-borobudur-dan-candi-prambanan-1925/) - Candi Borobudur: Penari didampingi penabuh tambur dan peniup seruling (atas); seorang penari di kiri tengah dengan sekelompok pemusik di sebelah kiri, menghibur pasangan raja-ratu(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Candi Prambanan: Seorang penari wanita di kanan di samping pemain alat musik petik (?), juga wanita, menghibur pasangan raja-ratu(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Candi Prambanan: - [Sejarah Diaspora (15): Orang Indonesia di Papua Nugini dan Timor Leste; Portugis dan Jerman, Australia, Jepang, Amerika, Cina](https://dului.com/sejarah-diaspora-15-orang-indonesia-di-papua-nugini-dan-timor-leste-portugis-dan-jerman-australia-jepang-amerika-cina/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniSejarah diaspora Indonesia di Timor Leste sebenarnya sudah cukup jelas karena hanya berbagi daratan dengan (provinsi) Nusa Tenggara Timur. Eks koloni Portugis diintegrasikan sebagai suatu provinsi ke Indonesia tahun 1975 dan kemudian pada tahun 2002 yang disebut provinsi Timor Timur melepaskan diri dengan membentuk negara Timor - [Foto udara tentang Lembah Baliem, 1944](https://dului.com/foto-udara-tentang-lembah-baliem-1944/) - Lembah Baliem difoto dari ketinggian, tampak dua area pemukiman di kiri bawah dan kiri tengah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah area pemukiman dengan deretan rumah tradisional beratap bundar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penampakan lebih dekat dari area pemukiman yang memperlihatkan struktur memanjang dan sambung menyambung di sekitar rumah bundar(klik - [Sketsa tentang Solor dan Timor dari tahun 1811 hasil penjelajahan Perancis di bawah pimpinan Thomas Baudin](https://dului.com/sketsa-tentang-solor-dan-timor-dari-tahun-1811-hasil-penjelajahan-perancis-di-bawah-pimpinan-thomas-baudin/) - Teluk Kupang dengan dua kapal layar besar serta beberapa kapal dan perahu kecil di sekelilingnya(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Seorang wanita Timor memikul air dengan perangkat tradisional(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Naba Leba, Raja Solor(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Kelelawar ladam di Timor(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Peta Teluk Kupang(klik untuk - [Sejarah Diaspora (14): Orang Indonesia di Asia Tenggara; Filipina Thailand Singapura Vietnam K'boja Laos MalaysiaBurmaBrunai](https://dului.com/sejarah-diaspora-14-orang-indonesia-di-asia-tenggara-filipina-thailand-singapura-vietnam-kboja-laos-malaysiaburmabrunai/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniDiaspora Indonesia di wilayah Asia Tenggara (ASEAN), secara budaya sebenarnya kurang tepat. Karena secara historis orang Indonesia sendiri sebagai bagian utama dari Asia Tenggara. Namun diaspora masa kini, yang dihubungkan dengan batas-batas negara, pengertian diaspora Indonesia menjadi mereduksi yang orang Indonesia di Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Baubau di Buton](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-baubau-di-buton/) - Foto pengintaian udara oleh Sekutu ke wilayah Baubau, yang a.l. memberikan 3 keterangan tempat: rumah sakit lepra, tempat tinggal anak dan istri dari para prajurit KNIL, serta tempat pelacuran.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1944 Tempat: Baubau (Buton) Tokoh: Peristiwa: Menjelang akhir Perang Dunia 2, ketika Jepang makin defensif, pihak Sekutu - [Lukisan dari tahun 1830 tentang Anyer dan Bogor untuk mengenang Thomas Stamford Raffles dan kekuasaan Inggris di Jawa](https://dului.com/lukisan-dari-tahun-1830-tentang-anyer-dan-bogor-untuk-mengenang-thomas-stamford-raffles-dan-kekuasaan-inggris-di-jawa/) - Enam warga Inggris, dua di antaranya wanita, menyeberangi Sungai Cisadane di sekitar Batutulis, dengan latar belakang Gunung Salak(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Gedung yang kelak menjadi Istana Bogor, saat itu dengan bendera Union Jack, dengan latar belakang Gunung Gede, dan latar depan Sungai Cisadane(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Taman yang kelak menjadi Kebun Raya - [Sejarah Diaspora (13): Orang Indonesia di Asia Selatan Sejak Kapan? Sri Lanka India Pakistan Banglades Maladewa Bhutan Nepal](https://dului.com/sejarah-diaspora-13-orang-indonesia-di-asia-selatan-sejak-kapan-sri-lanka-india-pakistan-banglades-maladewa-bhutan-nepal/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniAsia Selatan adalah wilayah geografis yang dibedakan dengan Asia Barat, Asia Timur dan Asia Tenggara. Indonesia berada di wilayah Asia Tenggara. Pada masa ini, negara-negara di wilayah Asia Selatan terdiri dari Afganistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka. Lalu bagaimana dengan sejarah orang - [Armada pesawat-pesawat Belanda di sekitar tahun 1930-an](https://dului.com/armada-pesawat-pesawat-belanda-di-sekitar-tahun-1930-an/) - Sebuah pesawat Fokker C.IV di Sumatera dengan hangar alami(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pesawat latih di Andir, Bandung, dengan logo ayam, dan kode "PK" yang digunakan Indonesia hingga sekarang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan pesawat-pesawat tempur Koolhoven F.K.51(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1930-anTempat: - [Peta Nusantara dari tahun 1860: Ketika di selatan Fak Fak ada pulau bernama "Van den Bosch" yang sekarang hilang](https://dului.com/peta-nusantara-dari-tahun-1860-ketika-di-selatan-fak-fak-ada-pulau-bernama-van-den-bosch-yang-sekarang-hilang/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1860 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan kompilasi dari berbagai peta, yang berasal dari berbagai sumber seperti Amerika, Belanda, Inggris, dan Spanyol. Dalam skala yang ditampilkan, peta ini lumayan mendetail. Pulau-pulau kecil yang berserakan sepanjang Nusantara diberi nama. Beberapa tempat memiliki nama hingga ke - [Sejarah Diaspora (12): Orang Indonesia Ada di Tiongkok? Hubungan Tradisional Antara Pantai Timur Tiongkok dan Bumi Nusantara](https://dului.com/sejarah-diaspora-12-orang-indonesia-ada-di-tiongkok-hubungan-tradisional-antara-pantai-timur-tiongkok-dan-bumi-nusantara/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniTiongkok terhubung dengan Indonesia (baca: nusantara) sejak masa lampau di zaman kuno. Catatan Tiongkok dinasti Han pada abad ke-2 menunjukkan kehadiran utusan (duta besar) dari Laut Selatan (yang diduga dari Sumatra) ke Peking. Nama-nama tempat di Sumatra dicatat dalam kronik Tiongkok pada abad ke-6. Besar dugaan - [Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di pertengahan 1930-an (3)](https://dului.com/foto-udara-sekitar-jawa-kemungkinan-di-pertengahan-1930-an-3/) - Pemadangan di atas Kali Mas, Surabaya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bangunan yang kelak menjadi Istana Merdeka, serta lapangan yang kelak dihiasi Tugu Monas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan salah satu kawasan di satu muara sungai di Surabaya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1930-an Tempat: Jakarta, - [Sejarah Diaspora (11): Sejak Kapan Orang Indonesia Bermula di Rusia? Hubungan Indonesia dan Rusia Sudah Terbentuk Lama](https://dului.com/sejarah-diaspora-11-sejak-kapan-orang-indonesia-bermula-di-rusia-hubungan-indonesia-dan-rusia-sudah-terbentuk-lama/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniRusia pada masa ini, pada masa lalu lebih dikenal dengan nama Uni Soviet ibu kota di Moskow. Negara federasi ini dibentuk pada tahun 1922 dengan satu partai (Komunis), tetapi pada tahun 1919 pecah yang kemudian terbentuk menjadi 15 negara, termasuk Ukraina. Rusia pada masa ini identic - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (7 - Maluku)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-7-maluku/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di pertengahan 1930-an (2)](https://dului.com/foto-udara-sekitar-jawa-kemungkinan-di-pertengahan-1930-an-2/) - Makam Raja-raja Imogiri(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pemandangan di atas Semarang, a.l. terlihat depot minyak Pengapon di kiri bawah, Gereja Blenduk di atasnya, serta Stasiun Tawang di tengah atas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gunung Batok di kawasan Bromo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Letusan Anak Krakatau di - [Sejarah Diaspora (10): Orang Indonesia di Arab dan Haji ke Mekkah; Agama Islam dan Sejak Kapan Orang Arab Ada di Indonesia?](https://dului.com/sejarah-diaspora-10-orang-indonesia-di-arab-dan-haji-ke-mekkah-agama-islam-dan-sejak-kapan-orang-arab-ada-di-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniBanyak migran Indonesia di Arab Saudi. Berdasarkan Sensus 2022 terdapat sebanyak 175.00 orang Indonesia di Arab Saudi. Akan tetapi jumlah ini relative kecil jika dibandingkan dengan negara-negara lain, bahkan Filipina sekalipun. Jumlahnya bahkan jauh lebih sedikit jika dibandingkan hanya dengan kuato haji Indonesia tahun 2025 yang - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (6 - Nusa Tenggara)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-6-nusa-tenggara/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Sejarah Diaspora (9): Orang Indonesia di Taiwan Sejak Kapan? Bahasa Austronesia di Formosa dan Budaya Asli Penduduk Taiwan](https://dului.com/sejarah-diaspora-9-orang-indonesia-di-taiwan-sejak-kapan-bahasa-austronesia-di-formosa-dan-budaya-asli-penduduk-taiwan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniApakah ada sejarah orang Indonesia di Taiwan? Yang jelas pada masa ini ada sekitar 300 ribu orang Indonesia di Taiwan. Jumlah ini jelas tidak sedikit. Dalam hubungan politik Indonesia, Taiwan dianggap sebagai bagian dari perwakilan Indonesia di Tiongkok. Bagaimana itu bermula? Pengamat: Banyak WNI, Indonesia harus pertimbangkan - [Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di tahun 1930-an (1)](https://dului.com/foto-udara-sekitar-jawa-kemungkinan-di-tahun-1930-an-1/) - Kemungkinan Anak Krakatau di Selat Sunda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Surabaya dilihat dari udara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan skuadron pesawat tempur Koolhoven F.K.51 di atas pesawahan di Cimahi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah wilayah di Jawa Tengah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (5b - Jakarta)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-5b-jakarta/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Sejarah Diaspora (8): Orang Indonesia di Jepang; Sejak Era Hindia Belanda dan Masa Pendudukan Jepang di Indonesia hingga kini](https://dului.com/sejarah-diaspora-8-orang-indonesia-di-jepang-sejak-era-hindia-belanda-dan-masa-pendudukan-jepang-di-indonesia-hingga-kini/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniAda orang Indonesia asal Jepang di Jepang. Siapa dia? Yang jelas itu menunjukkan tidak hanya orang Indonesia asal Indonesia saja yang ada di Jepang. Berdasarkan Badan Layanan Imigrasi Jepang (出入国在留管理)pada tahun 2024 sebanyak 173.813 orang Indonesia di Jepang ditambah yang tidak legal sebanyak 24.712 orang. Orang - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (7)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-7/) - Pabrik gula Sewugalur di Kulonprogo, Yogyakarta, yang area pabriknya tampak besar dibanding kawasan pemukiman pegawainya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pabrik gula Purwokerto di tengah pesawahan, perkebunan tebu, dan pemukiman warga serta pegawai pabrik(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pabrik gula Kalirejo di Sumpiuh, Banyumas, dengan sebuah taman bundar yang dikelilingi - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (5a - Jakarta)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-5a-jakarta/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Sejarah Diaspora (7): Orang Indonesia di Belanda, Sejak Kapan? Di Negeri Penjajah, Orang Indonesia di Belanda, 1600-1950](https://dului.com/sejarah-diaspora-7-orang-indonesia-di-belanda-sejak-kapan-di-negeri-penjajah-orang-indonesia-di-belanda-1600-1950/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniSejarah orang Indonesia di Belanda, sama pentingnya dengan sejarah orang Belanda di Indonesia. Mengapa? Yang jelas ada seorang penulis Belanda membuat judul tulisan sebagai ‘In het land van de overheerser: Indonesiens in Nederland 1600-1950’ yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh orang Indonesia dengan judul - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (6)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-6/) - Sebuah pabrik gula di wilayah Cirebon yang area pabrik dan kompleks perumahannya dikelilingi perkebunan tebu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Area perakitan kendaraan milik General Motors di kawasan Tanjung Priuk(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perkebunan teh dan karet Maswati di Cikalong Wetan, Bandung Barat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Sejarah Diaspora (6): Orang Indonesia Ada di Afrika Selatan, Cape Town, Cabo de Bona Esperanca;Kaapstad Kaap GoedeHoop 1652](https://dului.com/sejarah-diaspora-6-orang-indonesia-ada-di-afrika-selatan-cape-town-cabo-de-bona-esperancakaapstad-kaap-goedehoop-1652/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniSejarah awal orang Indonesia di (pulau) Madagaskar mungkin sudah ada sejak lama, mungkin sebelum kehadiran Hindu di Nusantara. Bagaimana dengan di (daratan) Afrika di pantai selatan (Afrika Selatan)? Ada yang menyebut itu baru dimulai pada tahun 1760an. Satu yang jelas Afriak Selatan sudah dikenal pelaut-pelaut Portugis. - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (4b - Banten)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-4b-banten/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (5)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-5/) - Sebuah pabrik gula yang dikelilingi pesawahan dan pemukiman pegawai, serta taman yang berada di antara perumahan dan sebuah saluran air(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pabrik gula di wilayah Cirebon dengan tiga sisi berhadapan dengan pemukiman, dan satu sisi dengan perkebunan tebu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pabrik gula yang - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (4a - Banten)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-4a-banten/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Sejarah Diaspora (5): Orang Indonesia Ada di Madagaskar, Sejak Kapan? Apakah Mirip Bahasa Malagasi dengan Bahasa Indonesia?](https://dului.com/sejarah-diaspora-5-orang-indonesia-ada-di-madagaskar-sejak-kapan-apakah-mirip-bahasa-malagasi-dengan-bahasa-indonesia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik Disini Migrasi orang Indonesia jauh ke Suriname belum lama berlangsung. Bagaimana dengan migrasi orang asal Indonesia di pulau Madagaskar? Adanya migrasi awal ke Madagaskar di masa lampau karena temuan Frederik de Houtman (1596) yang mengindikasikan ada kemiripan bahasa Melayu di nusantara dengan bahasa Malagasi di pulau Madagaskar. - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (4)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-4/) - Sebuah pabrik gula dengan satu cerobong asap, dikelilingi pesawahan dan perkampungan yang dipenuhi pepohonan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pabrik gula yang areanya tampak dirancang dengan cermat, dengan jalanan dan saluran air yang lurus, serta kompleks perumahan pegawai yang ditata rapi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan sebuah pabrik gula - [Sejarah Diaspora (4): Orang Indonesia Jauh di Suriname di Amerika Latin; Orang Jawa dan Cina, Mengapa Harus ke Suriname?](https://dului.com/sejarah-diaspora-4-orang-indonesia-jauh-di-suriname-di-amerika-latin-orang-jawa-dan-cina-mengapa-harus-ke-suriname/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniOrang Jawa Suriname disingkat Jawa-Suriname adalah Suku Jawa yang berada di Suriname sejak akhir abad ke-19, di mana angkatan pertamanya dibawa oleh kolonis Belanda dari Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Sebagian keturunan mereka ada yang tinggal di Belanda. Sampai sekarang, mereka tetap menuturkan bahasa Jawa. Suriname, secara resmi bernama - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (3 - Kalimantan dan Makassar)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-3-kalimantan-dan-makassar/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (3)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-3/) - Pabrik kertas Padalarang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pabrik gula di tengah pesawahan, perkebunan, perumahan warga, dan kemungkinan juga hutan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kawasan pabrik (di wilayah Cirebon?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pabrik gula dengan deretan lori di atas rel bagian bawah gambar(klik - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (2 - Riau)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-2-riau/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (2)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-2/) - Sebuah pabrik gula di wilayah Cirebon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kompleks industri di Bandung(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pabrik gula Demakijo di Sleman(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pabrik gula di tengah pesawahan dan perkebunan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1920-an - [Sejarah Diaspora (3): Orang Indonesia di Australia di Masa Lalu hingga Masa Kini; Pulau Cocos, Pulau Natal dan Kota Darwin](https://dului.com/sejarah-diaspora-3-orang-indonesia-di-australia-di-masa-lalu-hingga-masa-kini-pulau-cocos-pulau-natal-dan-kota-darwin/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniPada masa ini banyak diaspora Indonesia di Australia karena alasan studi dan bekerja. Namun bukan itu yang dimaksud. Orang Indonesia di Australia keberadaannya sudah lama ada, bahkan sejak era VOC. Para migran asal Indonesia terus berlanjut hingga masa Pemerintah Hindia Belanda. Bagaimana bisa? Yang jelas sebelum - [Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (1 - Padang)](https://dului.com/dari-padang-sampai-ke-banda-lukisan-pemandangan-nusantara-karya-charles-william-meredith-van-de-velde-1844-1-padang/) - Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan - [Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (1)](https://dului.com/foto-udara-atas-kawasan-kawasan-industri-di-jawa-sekitar-pertengahan-1920-an-1/) - Foto udara atas sebuah kawasan industri yang umumnya mengikuti pola sbb.: kompleks pabrik yang biasanya terdiri dari bangunan-bangunan berwarna putih, area perumahan pegawai terutama warga Belanda, dan lapangan yang biasanya menjadi tempat bermain sepakbola(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kompleks industri di Jawa Barat, kemungkinan industri perkebunan (bukan pabrik gula karena tidak - [Sejarah Diaspora (2):Keberadaan Awal Mula Orang Indonesia di Amerika Serikat, Sejak Kapan? Siapa Saja Para Diaspora Pertama](https://dului.com/sejarah-diaspora-2keberadaan-awal-mula-orang-indonesia-di-amerika-serikat-sejak-kapan-siapa-saja-para-diaspora-pertama/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniKisah tentang orang Indonesia di Amerika Serikat tentulah menarik diperhatikan. Hingga kini, jumlah diaspora Indonesia di Amerika Serikat sudah pun sangat banyak. Yang menjadi pertanyaan bagaimana itu semua bermula. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, sejarah seharusnya memiliki permulaan. Siapa sajakah orang Indonesia pertama di Amerika - [Peta kuno keluaran Italia dari tahun 1690 tentang kepulauan Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-italia-dari-tahun-1690-tentang-kepulauan-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1690 Tempat terbit: Italia Tokoh: Deskripsi:Ini peta berikutnya dari Italia yang "tumben" menampilkan wilayah Nusantara, dan memuat relatif banyak nama-nama tempat, baik yang biasa muncul di peta lain, maupun yang jarang. Di Sumatera misalnya, selain nama biasa seperti Aceh, Pedir, dan Palembang, peta ini juga - [Radio Dienst Luchtmacht Andir, sekitar pertengahan 1920-an (2)](https://dului.com/radio-dienst-luchtmacht-andir-sekitar-pertengahan-1920-an-2/) - Belanda tampaknya berencana menjadikan Bandung dan sekitarnya sebagai pusat sarana komunikasi. Dinas pos ditempatkan di Bandung, begitu juga jawatan telepon. Belanda kemudian membangun Stasiun Malabar yang pada saat itu menjadi sarana komunikasi tercanggih tanpa tanding di belahan bumi bagian selatan. Di pangkalan udara Andir, Belanda menempatkan Radio Dienst Luchtmacht (Dinas Radio Angkatan Udara) yang penampakan - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (8)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-8/) - Satyaki(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Burisrawa(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Kretawarma(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Parikesit(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Diaspora (1): Orang Indonesia di Kaledonia Baru di Pasifik; Migran dari Jawa Sejak 1896, Konsulat Indonesia Sejak 1951](https://dului.com/sejarah-diaspora-1-orang-indonesia-di-kaledonia-baru-di-pasifik-migran-dari-jawa-sejak-1896-konsulat-indonesia-sejak-1951/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Diaspora dalam blog ini Klik DisiniBanyak diaspora asing di Indonesia yang telah menjadi warga negara Indonesia termasuk dari Belanda; sebaliknya banyak diaspora Indonesia di Belanda yang sudah menjadi warga negara Belanda. Bagaimana dengan di negara lainnya? Mari kita selidiki satu per satu dimulai dari negara Kaledonia Baru di Pasifik.Kaledonia Baru (Nouvelle-Calédonie) - [Radio Dienst Luchtmacht Andir, sekitar pertengahan 1920-an (1)](https://dului.com/radio-dienst-luchtmacht-andir-sekitar-pertengahan-1920-an-1/) - Belanda tampaknya berencana menjadikan Bandung dan sekitarnya sebagai pusat sarana komunikasi. Dinas pos ditempatkan di Bandung, begitu juga jawatan telepon. Belanda kemudian membangun Stasiun Malabar yang pada saat itu menjadi sarana komunikasi tercanggih tanpa tanding di belahan bumi bagian selatan. Di pangkalan udara Andir, Belanda menempatkan Radio Dienst Luchtmacht (Dinas Radio Angkatan Udara) yang penampakan - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (7)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-7/) - Abimayu(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Aswattama(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Jayadrata(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Indra(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Jakarta (122): Tan Joe Hok, Juara Bulu Tangkis di Indonesia Juara All England 1959; Then Giok Soei, 1934, S Loebis, 1935](https://dului.com/sejarah-jakarta-122-tan-joe-hok-juara-bulu-tangkis-di-indonesia-juara-all-england-1959-then-giok-soei-1934-s-loebis-1935/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniPada era Pemerintah Hindia Belanda, bulu tangkis (badminton) di Indonesia bukan diperkenalkan orang-orang Inggris dan Belanda tetapi justru orang-orang Amerika tahun 1908. Raja badminton pertama di Batavia adalah The Giok Soei (Juara Badminton West Java,1934), raja badminton di Soerabaja adalah S Loebis (Juara Badminton Oost Java, - [Bandung dilihat dari udara, sekitar pertengahan 1920-an (3)](https://dului.com/bandung-dilihat-dari-udara-sekitar-pertengahan-1920-an-3/) - Formasi enam (bukan lima) pesawat Fokker di atas Gedung Sate yang saat itu masih dikelilingi lahan-lahan kosong, kebun, dan pesawahan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Foto udara atas sebuah kawasan di Bandung dengan sebuah lapangan besar dan beberapa bangunan pemerintah atau umum(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Foto ke - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (6)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-6/) - Sangkuni / Sakuni(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Gatotkaca(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Salya(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Baladewa / Balarama(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Kresna(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> - [Sejarah Jakarta (121):Film di Jakarta Tempo Doeloe; Hal Sebenarnya Tentang Film Mina, Het Dienstmeis Je Gaat Inkoopen Doen1915](https://dului.com/sejarah-jakarta-121film-di-jakarta-tempo-doeloe-hal-sebenarnya-tentang-film-mina-het-dienstmeis-je-gaat-inkoopen-doen1915/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniPada masa ini banyak video dalam bentuk sinematik tempo doeloe di era Pemerintah Hindia Belanda yang diupload di Youtube. Video-video tersebut diinterpretasi secara bebas yang ada kalanya terkesan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Dua antara video-video tersebut adalah bejudul Mina, Het Dienstmeis Je Gaat Inkoopen Doen - [Bandung dilihat dari udara, sekitar pertengahan 1920-an (2)](https://dului.com/bandung-dilihat-dari-udara-sekitar-pertengahan-1920-an-2/) - Foto udara dari ke arah pangkalan udara Andir dari ketinggian yang lebih jauh. Kawasan di tengah dengan empat menara telekomunikasi adalah Radio Dienst Luchtmacht (Dinas Radio Angkatan Udara) Andir, yang penampakan dalamnya akan dimuat di posting berikutnya.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Formasi sejajar dari lima pesawat Fokker di atas kawasan Bandung - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (5)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-5/) - Drona (Dorna)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Krepa(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Drestadyumna(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dropadi (Drupadi)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Sikandi (Srikandi)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS - [Bandung dilihat dari udara, sekitar pertengahan 1920-an (1)](https://dului.com/bandung-dilihat-dari-udara-sekitar-pertengahan-1920-an-1/) - Kawasan lapangan terbang Andir, dengan paling tidak 15 pesawat terbang berada di landasan, dan kerumunan orang-orang berbaju putih di pinggir serta di tengah (!) landasan, dan juga barisan mobil yang diparkir di tepi jalan menuju landasan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kerumunan orang berbaju putih di pinggir dan di tengah landasan, dilihat dari - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (4)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-4/) - Duryodana / Suyodana(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dussasana(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Citraksa(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Citraksi(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Durmagati(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Sejarah Yogyakarta (43): Saat Pertama Kali Jenderal Soedirman ke Djakarta; Mengapa Tanda Tangan Dipublikasikan oleh Batavia?](https://dului.com/sejarah-yogyakarta-43-saat-pertama-kali-jenderal-soedirman-ke-djakarta-mengapa-tanda-tangan-dipublikasikan-oleh-batavia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Yogyakarta dalam blog ini Klik Disini Ibu kota Republik Indonesia direlokasi dari Djakarta ke Jogjakarta pada tanggal 4 Januari tahun 1946. Ini ditandai dengan berangkatnya Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohamad Hatta dengan menggunakan kereta api dari stasion Manggarai yang didampingi Menteri Keamanan Rakyat Amir Sjatifoeddin Harahap. Presiden Soekarno baru kembali ke - [Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (tanpa istri): Dalam beberapa foto (2)](https://dului.com/gubernur-jenderal-hindia-belanda-terakhir-tjarda-van-starkenborgh-stachouwer-tanpa-istri-dalam-beberapa-foto-2/) - Kemungkinan 1936: Tjarda dalam pakaian kebesaran gubernur jenderal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Sebelum 1942: Para pembesar Hindia Belanda dalam acara pembukaan sidang Volksraad Batavia. D.ki.k.ka.: L.G.C.A. van der Hoek (Gubernur Jawa Barat), J.H.B. Kuneman (Ketua Raad van Indië), A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (Gubernur Jenderal Hindia Belanda), Ir. E.A. Voorneman (Walikota - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (3)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-3/) - Yudistira(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Bima / Werkodara(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Arjuna(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Nakula(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Sahadewa (Sadewa)(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS - [Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang, 1941 (2)](https://dului.com/gubernur-jenderal-hindia-belanda-terakhir-tjarda-van-starkenborgh-stachouwer-dalam-koninginnedag-terakhir-sebelum-invasi-jepang-1941-2/) - Koninginnedag (sekarang Koningsdag) merupakan hari nasional besar bagi warga Belanda. Pada hari itu warga Belanda di negerinya, dan di wilayah jajahannya, merayakan hari ulang tahun Sang Ratu (sekarang Raja). Tahun 1941 merupakan saat terakhir di mana Hindia-Belanda merayakan hari besar ini di bawah pimpinan Gubernur Jenderal. Tidak sampai lima bulan kemudian, pasukan Jepang menyerang dan - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (2)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-2/) - Abiyasa / Wiyasa(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Dretarastra(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Pandu(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Kunti(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Karna(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Bintang film kondang tempo doeloe: Dian Anggrianie & Farida Arriany](https://dului.com/bintang-film-kondang-tempo-doeloe-dian-anggrianie-farida-arriany/) - Farida Arriany(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dian Anggrianie(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1950-an Tempat: Jakarta (?) Tokoh: Dian Anggrianie, Farida Arriany (bintang film) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA - [Sejarah Jakarta (120): Kemerdekaan India Diperingati di Djakarta 26 Januari 1950;Kini Presiden RI dan Republic Day di New Delhi](https://dului.com/sejarah-jakarta-120-kemerdekaan-india-diperingati-di-djakarta-26-januari-1950kini-presiden-ri-dan-republic-day-di-new-delhi/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik DisiniPresiden RI Prabowo hadir dalam perayaan Hari Republik India pada hari ini tanggal 26 Januaru 2026. Dalam perayaan yang agung tersebut, selain Presiden Prabowo sebagai tamu utama, kontingen Indonesia juga turut serta Kontingen Patriot Indonesia yang tergabung dalam pasukan defile India yakni Drumband Taruna Akademi Militer - [Lukisan tentang tokoh-tokoh wayang purwa karya R. Soelardi terbitan tahun 1919 (1)](https://dului.com/lukisan-tentang-tokoh-tokoh-wayang-purwa-karya-r-soelardi-terbitan-tahun-1919-1/) - Judul kumpulan lukisan(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Santanu(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Bisma(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Parasara(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)Satyawati(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery) Tahun terbit: 1919 Tempat terbit: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: R. Soelardi Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Bintang film kondang tempo doeloe: Ermina Zaenah](https://dului.com/bintang-film-kondang-tempo-doeloe-ermina-zaenah/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1950-an Tempat: Jakarta (?) Tokoh: Ermina Zaenah (bintang film) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD - [Peta kuno terbitan London dari tahun 1705: Ketika wilayah Nusantara masuk kategori Filipina](https://dului.com/peta-kuno-terbitan-london-dari-tahun-1705-ketika-wilayah-nusantara-masuk-kategori-filipina/) - (klik untuk memperbesar | Indies Gallery) Tahun terbit: 1705 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Ada beberapa hal yang bisa dicatat dari peta kuno keluaran Inggris ini. Pertama, pembuatnya, Herman Moll, sejatinya bukan orang Inggris, tapi orang Jerman utara, kemungkinan besar dari wilayah sekitar Bremen. Ketika Perang Skania berkecamuk di tanah airnya, dia mengungis ke Inggris, - [Sejarah Singapura (37): Sedari Dulu Bahasa Indonesia Telah Tinggalkan Bahasa Melayu; Malaysia Mengejarnya Hingga ke Unesco?](https://dului.com/sejarah-singapura-37-sedari-dulu-bahasa-indonesia-telah-tinggalkan-bahasa-melayu-malaysia-mengejarnya-hingga-ke-unesco/) - Untuk melihat semua artikel Sejarah Singapura dalam blog ini Klik DisiniPada masa ini sulit membedakan bahasa Melayu di Malaysia apakah bahasa Melayu yang asli atau bukan. Hanya dapat dijawab apakah kosa kata yang digunakan berasal dari serapan bahasa asing (termasuk Bahasa Indonesia) jika membuka kamus bahasa Melayu Malaysia terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia. Bagaimana dengan - [Bintang film kondang tempo doeloe: Mimi Mariani](https://dului.com/bintang-film-kondang-tempo-doeloe-mimi-mariani/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1950-an Tempat: Jakarta (?) Tokoh: Mimi Mariani (bintang film) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Lukisan karya Willem Gerard Hofker tentang wanita dan pria Bali (4)](https://dului.com/lukisan-karya-willem-gerard-hofker-tentang-wanita-dan-pria-bali-4/) - 1938: Sebuah pura(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)1938: Seorang wanita Bali mengusung sesajen di sebuah pura di Badung(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) 1948: Seorang pendeta dan wanita Bali dengan anting tradisional di sebuah pura(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)1948: Seorang wanita Bali jongkok di depan sebuah pura(klik untuk memperbesar | © - [Sejarah Singapura (36): Pulau Singapoera Tukar Pulau Belitung; Daratan Pantai Barat Malaka Tukar Pantai Barat Bengkulu, 1824](https://dului.com/sejarah-singapura-36-pulau-singapoera-tukar-pulau-belitung-daratan-pantai-barat-malaka-tukar-pantai-barat-bengkulu-1824/) - Untuk melihat semua artikel Sejarah Singapura dalam blog ini Klik DisiniSelama ini yang terinformasikan adalah pertukaran antara wilayah Malaka (Belanda) di pantai barat Semenanjung Malaya dengan wilayah Bengkulu (Inggris) di pantai barat pulau Sumatra. Tukar guling wilayah ini atas instruksi perjanjian (Traktat) yang ditandatangani di London 1824. Bagaimana dengan tukar guling pulau Singapura (Malaka) dan pulau - [Bintang film kondang tempo doeloe: Siti Aminah Cendrakasih](https://dului.com/bintang-film-kondang-tempo-doeloe-siti-aminah-cendrakasih/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1950-an Tempat: Jakarta (?) Tokoh: Siti Aminah Cendrakasih (bintang film) Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / - [Lukisan karya Willem Gerard Hofker tentang wanita dan pria Bali (3)](https://dului.com/lukisan-karya-willem-gerard-hofker-tentang-wanita-dan-pria-bali-3/) - 1936: Seorang lelaki Bali di dekat kurungan ayam sabung(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)1938: Penari Legong(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)1938: Dua wanita Bali mengusung sesajen(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) 1948: Tiga wanita Bali(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Edisi lain dari lukisan di atas(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (10)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-10/) - Beberapa warga Ambon bercengkerama di pantai dengan latar belakang kapal-kapal yang rusak akibat perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kapal-kapal di pesisir Ambon yang rusak dan terlantarkan akibat perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang bocah Ambon yang tampak kurang gizi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Oktober/November - [Sejarah Singapura (35): Kapt. Karim Lubis, Pengawal Pribadi Sultan Jogja Ditangkap di Singapura, 1947; Usman dan Harun, 1965](https://dului.com/sejarah-singapura-35-kapt-karim-lubis-pengawal-pribadi-sultan-jogja-ditangkap-di-singapura-1947-usman-dan-harun-1965/) - Untuk melihat semua artikel Sejarah Singapura dalam blog ini Klik DisiniKapten Karim Lubis adalah pengawal pribadi Soeltan Hamengkoeboewono IX. Karim Loebis adalah perwira intelijen Indonesia bersama Soewadi dan Abdul Salim Harahap pada tahun 1947 di Singapoera berhasil mencuri dokumen rahasia Inggris. Saat ini Indonesia tengah perang dengan Belanda (NICA). Tiga intelijen Republik Indonesia ini tertangkap lalu - [Lukisan karya Willem Gerard Hofker tentang wanita dan pria Bali (2)](https://dului.com/lukisan-karya-willem-gerard-hofker-tentang-wanita-dan-pria-bali-2/) - 1948: Penari Bali(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1946: Seorang perempuan Bali di desa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1946: Seorang perempuan Bali duduk (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1946: Seorang perempuan Bali dengan hiasan bunga di kepala(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1946, 1948 Tempat: Bali Tokoh: Deskripsi: Juru gambar: - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (9)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-9/) - Sebuah pojok dari dapur umum yang disediakan NICA untuk menyalurkan makanan ke warga Ambon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga warga Tionghoa bersama lima anak-anak di depan sebuah rumah seadanya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pantai di Ambon dengan tiang-tiang sisa dari sebuah dermaga(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Sejarah Singapura (34): Lagu Kebangsaan di Federasi Malaya Negaraku (1957), Awalnya Dihormati di Indonesia; Lagu Terang Boelan](https://dului.com/sejarah-singapura-34-lagu-kebangsaan-di-federasi-malaya-negaraku-1957-awalnya-dihormati-di-indonesia-lagu-terang-boelan/) - Untuk melihat semua artikel Sejarah Singapura dalam blog ini Klik DisiniPada tahun 1957 lagu Kebangsaan Federasi Malaya Negaraku dihormati bangsa Indonesia. Lantas mengapa kemudian sebaliknya? Lagu kebangsaan Federasi Malaya Negaraku melodinya (lagu dan nadanya) mirip lagu Terang Boelan. Sebagaimana diketahui, lagu kerontjong berjudul Terang Boelan sudah lama dikenal di Indonesia sejaka era Pemerintah Hindia Belanda. Lalu - [Lukisan karya Willem Gerard Hofker tentang wanita dan pria Bali (1)](https://dului.com/lukisan-karya-willem-gerard-hofker-tentang-wanita-dan-pria-bali-1/) - Tanpa tahun: Ni Kenyung(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1947: Ni Wiriah di saat hamil(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1947: Persiapan mekiis/melasti(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1947: Penari(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1947 Tempat: Bali Tokoh: Deskripsi: Juru gambar: Willem Gerard Hofker Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: - [Prostitusi kelas atas semasa zaman pendudukan Jepang](https://dului.com/prostitusi-kelas-atas-semasa-zaman-pendudukan-jepang/) - Prostitusi semasa pendudukan Jepang adalah tema yang jarang dibahas atau didokumentasikan meski keberadaannya tidak bisa dipungkiri. Salah satu tempat "hiburan" untuk para pembesar Jepang ini bernama "Akebono", yang dulunya bernama "Trianon". Foto di bawah adalah salah dua dari sedikit rekaman jejak yang memperlihatkan penampakan dari establishment semacam ini.Foto kedua memperlihatkan para tamu yang tampaknya para - [Peta dekoratif tentang Nusantara keluaran Inggris dari tahun 1851](https://dului.com/peta-dekoratif-tentang-nusantara-keluaran-inggris-dari-tahun-1851/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1851 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Peta tentang Nusantara dan sekitarnya ini merupakan contoh jitu tentang jenis peta dekoratif yang sempat menjadi mode sebelum orang beralih ke peta modern, yang dicetak, tampil lebih sederhana, dan sejatinya tidak seartistik peta dekoratif. Peta seperti ini a.l. memiliki karakteristika - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (10)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-10/) - ---> Tiga prajurit Australia bersama anak-anak dan perempuan Timor(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: sekitar September 1945 Tempat: Timor Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Gambar kumpulan berbagai benda yang dilihat Belanda di Nusantara (4)](https://dului.com/gambar-kumpulan-berbagai-benda-yang-dilihat-belanda-di-nusantara-4/) - Sebelum ini kita sudah melihat usaha Belanda dalam mendokumentasikan aspek sosial-budaya Nusantara dalam berbagai bentuk: ada foto berseri, foto yang diwarnai dengan tangan, foto yang dilukis ulang, foto-foto yang dikumpulkan dan digambar ulang dalam satu lukisan, serta juga kumpulan gambar-gambar yang digabungkan di dalam sebuah halaman kertas. Seri kali ini akan menampilkan contoh berikutnya dari - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (9)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-9/) - Lieutenant Commander N.O. Vidgen, nakhoda dari kapal penyapu ranjau milik Austrlia HMAS Parkes di perairan Timor(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para perwira Austrlia di kapal HMAS Parker semasa bertugas di perairan Timor, d.ki.k.ka.: Letnan K. Finlayson, Letnan W.R. Blower, Chief Engineroom Artificer D. McGuire, Lieutenant Commander N.O. Vidgen, Sub-Lieutenant R.F. Spratt , - [Gambar kumpulan berbagai benda yang dilihat Belanda di Nusantara (3)](https://dului.com/gambar-kumpulan-berbagai-benda-yang-dilihat-belanda-di-nusantara-3/) - Sebelum ini kita sudah melihat usaha Belanda dalam mendokumentasikan aspek sosial-budaya Nusantara dalam berbagai bentuk: ada foto berseri, foto yang diwarnai dengan tangan, foto yang dilukis ulang, foto-foto yang dikumpulkan dan digambar ulang dalam satu lukisan, serta juga kumpulan gambar-gambar yang digabungkan di dalam sebuah halaman kertas. Seri kali ini akan menampilkan contoh berikutnya dari - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (8)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-8/) - 11 September 1945: Pasukan Australia di pantai Kupang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kesatuan warga lokal yang mendukung Belanda. Dikabarkan bahwa beberapa warga Timor bersenjata aktif dalam bergerilya melawan Jepang sebelum Sekutu datang.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Prajurit Australia dan warga Timor berseragam makan bersama di bawah naungan pohon di - [Gambar kumpulan berbagai benda yang dilihat Belanda di Nusantara (2)](https://dului.com/gambar-kumpulan-berbagai-benda-yang-dilihat-belanda-di-nusantara-2/) - Sebelum ini kita sudah melihat usaha Belanda dalam mendokumentasikan aspek sosial-budaya Nusantara dalam berbagai bentuk: ada foto berseri, foto yang diwarnai dengan tangan, foto yang dilukis ulang, foto-foto yang dikumpulkan dan digambar ulang dalam satu lukisan, serta juga kumpulan gambar-gambar yang digabungkan di dalam sebuah halaman kertas. Seri kali ini akan menampilkan contoh berikutnya dari - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (7)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-7/) - Rombongan jip militer Australia memasuki warga Seo (Neomuti, Timor Tengah Utara)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pasukan Austrlia tiba di Seo di bawah pimpinan Brigjen L. Dyke dengan ditemani Letnan Snelleman dari NICA. Di latar belakang tampak terlihat beberapa prajurit Jepang.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Brigjen L. Dyke (tengah) bersama - [Gambar kumpulan berbagai benda yang dilihat Belanda di Nusantara (1)](https://dului.com/gambar-kumpulan-berbagai-benda-yang-dilihat-belanda-di-nusantara-1/) - Sebelum ini kita sudah melihat usaha Belanda dalam mendokumentasikan aspek sosial-budaya Nusantara dalam berbagai bentuk: ada foto berseri, foto yang diwarnai dengan tangan, foto yang dilukis ulang, foto-foto yang dikumpulkan dan digambar ulang dalam satu lukisan, serta juga kumpulan gambar-gambar yang digabungkan di dalam sebuah halaman kertas. Seri kali ini akan menampilkan contoh berikutnya dari - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (6)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-6/) - Warga Timor berkumpul menunggu pembagian pakaian dan sepatu yang dibawa oleh NICA/Sekutu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Suasana saat pakaian dan sepatu bekas sudah di-drop oleh pihak NICA/Sekutu. Tidak terlihat ada antusiasme besar, kemungkinan karena (sebagian?) pakaian yang dibagikan memang tidak layak.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Timor mencari sepatu - [Peta kuno keluaran Austria tentang Asia Timur dan Nusantara dari tahun 1786](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-austria-tentang-asia-timur-dan-nusantara-dari-tahun-1786/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1786 Tempat terbit: Wina (Austria) Tokoh: Deskripsi: Austria pada saat ini adalah sebuah negara dengan jumlah penduduk di bawah 10 juta orang. Pada masa jayanya, Kekaisaran Austria pernah mencakup wilayah yang sekarang menjadi negara, - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (5)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-5/) - Raja Amarasi: Hendrik Arnold Koroh(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Kupang berkumpul di papan pengumuman yang menjadi sarana bagi NICA untuk menyebarkan informasi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Kupang mengerubungi kantor NICA untuk menukarkan uang Jepang dengan uang NICA(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salah satu "kantor" - [Foto yang diubah menjadi lukisan (3)](https://dului.com/foto-yang-diubah-menjadi-lukisan-3/) - Sebelum ini kita melihat usaha di Belanda untuk mengumpulkan subjek dari beberapa gambar dan foto tentang masyarakat Nusantara ke dalam sebuah lukisan baru dan mewarnainya atau mewarnainya ulang. Sebuah proses lain juga terjadi di penghujung abad ke-19: Foto hitam putih diubah menjadi lukisan tangan. Ini tentu saja membutuhkan keterampilan khusus dan kepiawaian dalam menggambar. Blog - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (4)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-4/) - Letnan Serle dari AL Belanda mengibarkan kembali bendera Belanda di Kupang, disambut teriakan meriah beberapa warga(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gerbang berhias untuk menyambut kedatangan tentara Sekutu bertuliskan "Selamat Datang Balatentra Serikat"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pantai Atapupu, tidak jauh dari perbatasan ke Timor Portugis(klik untuk memperbesar | © - [Foto yang diubah menjadi lukisan (2)](https://dului.com/foto-yang-diubah-menjadi-lukisan-2/) - Sebelum ini kita melihat usaha di Belanda untuk mengumpulkan subjek dari beberapa gambar dan foto tentang masyarakat Nusantara ke dalam sebuah lukisan baru dan mewarnainya atau mewarnainya ulang. Sebuah proses lain juga terjadi di penghujung abad ke-19: Foto hitam putih diubah menjadi lukisan tangan. Ini tentu saja membutuhkan keterampilan khusus dan kepiawaian dalam menggambar. Blog - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (3)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-3/) - Warga Kupang bersama beberapa aparat NICA dari kalangan lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Rombongan warga mendatangi seorang Belanda dengan seragam militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga sekitar Kefamenanu, Timor Tengah Utara, berdiri mengerubungi seorang pastor Belanda bernama C. Martens yang duduk di meja (klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Foto yang diubah menjadi lukisan (1)](https://dului.com/foto-yang-diubah-menjadi-lukisan-1/) - Sebelum ini kita melihat usaha di Belanda untuk mengumpulkan subjek dari beberapa gambar dan foto tentang masyarakat Nusantara ke dalam sebuah lukisan baru dan mewarnainya atau mewarnainya ulang. Sebuah proses lain juga terjadi di penghujung abad ke-19: Foto hitam putih diubah menjadi lukisan tangan. Ini tentu saja membutuhkan keterampilan khusus dan kepiawaian dalam menggambar. Blog - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (2)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-2/) - Kapal militer Australia HMAS Warrnambool di perairan Dilli; 2 tahun kemudian kapal ini tenggelam setelah menabrak ranjau laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Orang-orangan sawah di sebuah ladang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pemandangan ke arah sebuah teluk di Timor(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Catatan foto menyebutkan bahwa - [Peta kuno tentang Nusantara dari tahun 1630 dengan pembaruan dari hasil perjalanan kapal "Duyfken"](https://dului.com/peta-kuno-tentang-nusantara-dari-tahun-1630-dengan-pembaruan-dari-hasil-perjalanan-kapal-duyfken/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1630 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi:Duyfken adalah nama sebuah kapal layar Belanda dari awal abad ke-17 yang tidak berukuran besar, tidak bersenjata berat, serta hanya aktif selama sekitar tujuh tahun sebelum dipensiunkan, tetapi memiliki perjalanan sejarah yang lumayan. Kapal ini terlibat dalam pertempuran laut Banten di - [Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (1)](https://dului.com/timor-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-bersama-sekutu-kembali-datang-1945-1/) - Seorang tentara Belanda bersama warga lokal yang menjadi aparat keamanan NICA menangkap seorang tentara Jepang yang tampaknya sebelumnya bersembunyi di sebuah bunker(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Kupang bergembira menyambut kedatangan pasukan Sekutu dengan latar belakang sisa bangunan yang rusak akibat peperangan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari - [Kompilasi berwarna dari berbagai gambar dan foto yang digabungkan (3)](https://dului.com/kompilasi-berwarna-dari-berbagai-gambar-dan-foto-yang-digabungkan-3/) - Di penghujung abad ke-19 ada usaha dari pihak-pihak Belanda dan pihak lain untuk memperkenalkan wajah Hindia-Belanda dengan cara yang diharapkan menarik minat banyak khalayak: Dari sekian banyak foto hitam putih, yang sebagiannya sudah pernah dimunculkan di blog ini, pihak-pihak ini mengumpulkannya, menggambar ulang dengan tangan, mewarnainya, dan menggabungkannya dengan bahan dari foto lain. Hasilnya adalah - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (8)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-8/) - Antrian warga Ambon untuk mendapatkan makanan yang dibagikan NICA(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pasokan bahan makanan untuk warga Ambon, sebagian ditempatkan di bawah terik matahari …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… sebagian lain masih dalam proses pembongkaran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tentara-tentara Jepang yang dipekerjakan Sekutu - [Kompilasi berwarna dari berbagai gambar dan foto yang digabungkan (2)](https://dului.com/kompilasi-berwarna-dari-berbagai-gambar-dan-foto-yang-digabungkan-2/) - Di penghujung abad ke-19 ada usaha dari pihak-pihak Belanda dan pihak lain untuk memperkenalkan wajah Hindia-Belanda dengan cara yang diharapkan menarik minat banyak khalayak: Dari sekian banyak foto hitam putih, yang sebagiannya sudah pernah dimunculkan di blog ini, pihak-pihak ini mengumpulkannya, menggambar ulang dengan tangan, mewarnainya, dan menggabungkannya dengan bahan dari foto lain. Hasilnya adalah - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (7)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-7/) - Warga Ambon berkumpul di depan gedung yang digunakan untuk mengadili pihak militer Jepang yang didakwa dengan tuduhan kejahatan perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pegawai laboratorium rumah sakit, kemungkinan mentes darah atas penyakit malaria(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dipan-dipan yang ditempatkan di luar ruangan rumah sakit(klik untuk memperbesar | © - [Kompilasi berwarna dari berbagai gambar dan foto yang digabungkan (1)](https://dului.com/kompilasi-berwarna-dari-berbagai-gambar-dan-foto-yang-digabungkan-1/) - Di penghujung abad ke-19 ada usaha dari pihak-pihak Belanda dan pihak lain untuk memperkenalkan wajah Hindia-Belanda dengan cara yang diharapkan menarik minat banyak khalayak: Dari sekian banyak foto hitam putih dan gambar berwarna, yang sebagiannya sudah pernah dimunculkan di blog ini, pihak-pihak ini mengumpulkannya, menggambar ulang dengan tangan, mewarnainya, dan menggabungkannya dengan bahan dari foto - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (6)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-6/) - Empat anak kecil di rumah sakit yang dikelola NICA di Ambon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Anak-anak lain yang mendapat perawatan kesehatan di ruangan luar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Ambon yang mendatangi rumah sakit NICA(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tim dokter dan perawat di rumah sakit - [Salah satu peta kuno teraneh tentang Nusantara dari tahun 1608](https://dului.com/salah-satu-peta-kuno-teraneh-tentang-nusantara-dari-tahun-1608/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1608 Tempat terbit: Köln (Jerman) Tokoh: Deskripsi: Peta berusia 400 tahun lebih ini telah menggambarkan kontur Hindia, Semenanjung Malaka, dan pesisir timur Vietnam serta Tiongkok dengan cukup baik. Tapi di luar itu, luar biasa menarik jika dilihat dari sudut pandang sejarah kartografi, alias lumayan amburadul. Hanya - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (5)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-5/) - Sebuah keluarga menjemur kacang (?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Rumah di Ambon dengan dinding dari daun nipah (?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang ibu membawa 4 rantang dengan makanan yang kemungkinan dibagikan pihak NICA(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah sekolah untuk anak-anak yang dibuka oleh pihak - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (8)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-8/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (4)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-4/) - Salah seorang warga lokal yang menjadi polisi NICA …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang umumnya mantan anggota KNIL sebelum masa pendudukan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pasukan Australia mengamati kedatangan sebagian dari 265 warga Manado yang akan menjadi polisi NICA. Sebelumnya mereka ditawan Jepang di Pulau Seran.(klik untuk - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (7)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-7/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (3)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-3/) - Barisan polisi NICA yang terdiri dari warga lokal …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang umumnya dulunya adalah prajurit KNIL sebelum Jepang datang …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dan sempat ditawan Jepang ketika Belanda terusir dari Ambon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tampak dekat dari para - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (6)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-6/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (2)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-2/) - Kantor polisi NICA di Ambon; komandannya bernama Blockland (tengah)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang prajurit KNIL berlatih menggunakan sangkur dengan diawasi seorang letnan bernama Serle(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga lokal yang menjadi aparat keamanan NICA …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… berolahraga bersama di bawah - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (5)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-5/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (1)](https://dului.com/ambon-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-1/) - Salah satu sudut Ambon di November 1945; beberapa bangunan kemungkinan menderita akibat pertempuran semasa Perang Dunia II(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)265 warga Manado, yang sebelumnya ditawan Jepang, kemungkinan karena keanggotaan di KNIL, mendarat di Ambon setelah dilepaskan dari kamp tahanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Beberapa dari warga Manado - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (4)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-4/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (7)](https://dului.com/pasukan-sekutu-dan-belanda-di-papua-1944-1945-7/) - 1945: Sebuah kapal motor militer milik Amerika Serikat di perairan Papua(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) 9 Februari 1944: Pasukan Belanda di Papua dengan kenang-kenangan busur, panah, tameng, dan tengkorak manusia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1944, 1945 Tempat: Papua Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank - [Sejarah Bisnis Indonesia (1): Pebisnis Indonesia Terawal Bermula di Belanda; Pebisnis Indonesia Selama Pemerintah Hindia Belanda](https://dului.com/sejarah-bisnis-indonesia-1-pebisnis-indonesia-terawal-bermula-di-belanda-pebisnis-indonesia-selama-pemerintah-hindia-belanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bisnis di Indonesia di blog ini Klik DisiniBisnis adalah suatu konsep yang diterapkan suatu unit usaha untuk mencapai profit maksimal. Fungsi unit usaha dalam hal ini pada mulanya hanya pada basis membuat (produksi) yang kemudian dipertukarkan (barter). Seiring dengan penemuan uang sebagai alat pertukaran, untuk meningkatkan keuntungan dilakukan pemasaran massal namun - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (3)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-3/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Ngawi, Pomalaa, dan Yogyakarta](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-ngawi-pomalaa-dan-yogyakarta/) - Benteng Vreedeburg di Yogyakarta yang menjadi kamp tawanan bagi warga sipil Eropa selain Jerman(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)1942: Benteng Van den Bosch di Ngawi yang menjadi kamp tawanan bagi warga Eropa yang dianggap musuh Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pomalaa dengan informasi intelijen mengenai a.l. posisi jalur rel, - [Sejarah Ekonomi Indonesia (1): Para Doktor Ekonomi Indonesia Awal;Disertasi Soemitro Het Volkscredietwezen in de Depressie,1943](https://dului.com/sejarah-ekonomi-indonesia-1-para-doktor-ekonomi-indonesia-awaldisertasi-soemitro-het-volkscredietwezen-in-de-depressie1943/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Ekonomi di Indonesia di blog ini Klik DisiniSebelum Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dibentuk pada tahun 1950, sudah banyak ekonom (sarjana ekonomi) Indonesia, bahkan yang sudah bergelar doktor. Pada saat kemerdekaan Indonesia diproklamasikam pada tahun 1945 sudah ada ekonom Indonesia, bahkan juga yang bergelar doktor. Dua sarjana Indonesia yang meraih gelar doktor - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (2)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-2/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Kupang, Medan, dan Pekanbaru](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-kupang-medan-dan-pekanbaru/) - Landasan pacu di Pekanbaru(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Landasan pacu di Medan dengan tulisan "BELAWAN DELI"(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Landasan pacu di Kupang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: antara 1942 dan 1945 Tempat: Kupang, Medan, Pekanbaru Tokoh: Peristiwa: Menjelang akhir Perang Dunia 2, ketika - [Sejarah Belanda di Indonesia (2): Ekspedisi Pertama Belanda Cornelis de Houtman ke Indonesia 1595-1597; Enggano hingga Bali](https://dului.com/sejarah-belanda-di-indonesia-2-ekspedisi-pertama-belanda-cornelis-de-houtman-ke-indonesia-1595-1597-enggano-hingga-bali/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Balanda di Indonesia di blog ini Klik DisiniOrang Belanda di Eropa dapat dikatakan sebagai kloter terakhir dalam permulaan ekspedisi untuk menemukan dunia timur (dunia rempah-rempah). Di depan mereka sudah dikenal pelaut-pelaut Spanyol. Portugis, Prancis dan Inggris. Sesama negara maritim Eropa yang memiliki garis pantai, pelaut-pelaut Belanda kurang beruntung di awal era - [Dari penjelajahan Carl Alfred Bock ke wilayah suku Dayak di tahun 1878/1879 (1)](https://dului.com/dari-penjelajahan-carl-alfred-bock-ke-wilayah-suku-dayak-di-tahun-1878-1879-1/) - PENGANTAR Di kalangan bangsa Eropa terutama zaman dulu, suku Dayak acapkali dikonotasikan dengan dua hal: head hunters dan cannibalism, atau penggal kepala dan makan daging manusia. Salah seorang perintis berani yang mencoba untuk memeriksa pandangan ini adalah seorang peneliti Norwegia bernama Carl Alfred Bock. Dalam usia 29 tahun, di tahun 1878 dan 1879 dia melakukan - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Jambi dan Pulau Buru](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-jambi-dan-pulau-buru/) - Landasan pacu di Pulau Buru …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang kelak menjadi Bandara Namlea(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Landasan pacu di Jambi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: antara 1942 dan 1945 Tempat: Jambi, Pulau Buru Tokoh: Peristiwa: Menjelang akhir Perang Dunia 2, ketika - [Nusantara dalam peta kuno berbahasa Latin keluaran tahun 1680](https://dului.com/nusantara-dalam-peta-kuno-berbahasa-latin-keluaran-tahun-1680/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1680 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini salah satu dari sekian peta yang berjudul "Hindia Timur" (Indiæ Orientalis) tetapi sejatinya menampilkan wilayah yang lebih luas. Peta ini malah mencakup Persia, Hindia, Asia Tenggara daratan, Tiongkok, Taiwan, bahkan sebagian Jepang. Di wilayah Nusantara peta ini banyak sekali - [Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Ambon, Kepulauan Kai, Larantuka](https://dului.com/foto-foto-pengintaian-udara-yang-diambil-sekutu-semasa-perang-dunia-2-ambon-kepulauan-kai-larantuka/) - Landasan pacu di Ambon, cikal bakal Bandara Pattimura(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salah satu posisi di Kepulauan Kei dengan petunjuk khusus ke arah "R.C. Church" (gereja Katolik Roma)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Larantuka di timur Flores, di kaki Gunung Ile Mandiri, dengan pandangan ke arah Pulau Adonara. Petunjuk khusus - [Sejarah Belanda di Indonesia (1): Nama Nederland, Neerland, Holland di Indonesia; Holanda Belanda Wlanda Wolanda Bolanda](https://dului.com/sejarah-belanda-di-indonesia-1-nama-nederland-neerland-holland-di-indonesia-holanda-belanda-wlanda-wolanda-bolanda/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Balanda di Indonesia di blog ini Klik DisiniApalah arti sebuah nama? Demikian William Shakespeare (1582–1616). Namun bagaimana dengan nama Belanda? Fakta bahwa nama Belanda bukan sebutan orang Belanda. Bahkan orang Belanda sendiri tidak mengetahui mengapa orang Indonesia sejak masa lampau menyebut nama Belanda. Lantas siapa yang menyebut nama Belanda, jika orang - [Peta kuno dari tahun 1760: Peta keluaran Inggris tentang kepulauan Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1760-peta-keluaran-inggris-tentang-kepulauan-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1760 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa ini memang peta buatan orang Inggris. Pertama tentunya bahasa yang digunakan.Kemudian peta Filipina, yang saat itu dikuasai Spanyol dan seluk beluknya tidak diketahui orang Inggris, yang tampak digambarkan secara ngasal. Ini berbeda sekali dengan - [Pencarian jenazah korban pembantaian Jepang di Laha, Ambon, 1945 (2)](https://dului.com/pencarian-jenazah-korban-pembantaian-jepang-di-laha-ambon-1945-2/) - Di akhir Januari dan awal Februari 1942 Sekutu berusaha menahan gerak maju pasukan Jepang di Ambon dengan mengerahkan sekitar 2.600 personel KNIL dan 1.100 prajurit Australia. Kekuatan Jepang dengan lebih dari 5.000 tentara tetapi tidak terbendung; mereka berhasil mencerai-beraikan posisi Sekutu dalam pertempuran yang dikenang sebagai Battle of Ambon. Lebih dari 2.000 prajurit KNIL dan - [Peta kuno dari tahun 1725: Ketika Sumatera digambarkan vertikal](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1725-ketika-sumatera-digambarkan-vertikal/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1725 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Ini adalah penampakan yang tidak biasa bagi kita yang terbiasa dengan penggambaran utara menghadap ke atas. Sumatera ditampilkan di sini dengan mengikuti format kertas yang digunakan, sehingga satu pulau besar ini bisa secara pas tercantum di satu halaman.Banyaknya nama-nama di - [Sejarah Bahasa Indonesia (10): Kini Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa DUNIA Diakui UNESCO: Kamus KBBI Isi Semakin Tebal](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-10-kini-bahasa-indonesia-menjadi-bahasa-dunia-diakui-unesco-kamus-kbbi-isi-semakin-tebal/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniKamus adalah representasi suatu bahasa pada era modern. Menurut KBBI, ‘kamus baku’ adalah kamus yang menggambarkan khazanah ragam bahasa baku; sementara ‘kamus besar’ adalah kamus yang memuat khazanah secara lengkap, termasuk kosakata istilah dari berbagai bidang ilmu yang bersifat umum. Kamus sendiri menurut KBBI adalah - [Pencarian jenazah korban pembantaian Jepang di Laha, Ambon, 1945 (1)](https://dului.com/pencarian-jenazah-korban-pembantaian-jepang-di-laha-ambon-1945-1/) - Di akhir Januari dan awal Februari 1942 Sekutu berusaha menahan gerak maju pasukan Jepang di Ambon dengan mengerahkan sekitar 2.600 personel KNIL dan 1.100 prajurit Australia. Kekuatan Jepang dengan lebih dari 5.000 tentara tetapi tidak terbendung; mereka berhasil mencerai-beraikan posisi Sekutu dalam pertempuran yang dikenang sebagai Battle of Ambon. Lebih dari 2.000 prajurit KNIL dan - [Peta kuno dari tahun 1818: Ketika Makassar bernama Rotterdam](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1818-ketika-makassar-bernama-rotterdam/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1818 Tempat terbit: Augsburg (Jerman) Tokoh: Deskripsi: Dokumen berbahasa Jerman ini berjudul Karte von Ostindien (Peta Hindia-Timur), dan menggunakan istilah Vorder-Indien (Hindia Depan) untuk menyebut jazirah Hindia, dan Hinter-Indien (Hindia Belakang) untuk menamakan wilayah yang sekarang menjadi Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Wilayah Nusantara, yang - [Gempuran bom udara Sekutu atas posisi Jepang, 1944/1945 (4)](https://dului.com/gempuran-bom-udara-sekutu-atas-posisi-jepang-1944-1945-4/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Januari 1945 Tempat: Pangkalan Brandan (Langkat) Tokoh: Peristiwa: Foto udara yang memperlihatkan serangan bom udara yang dilakukan oleh AU Inggris atas kilang minyak Pangkalan Brandan yang saat itu dikuasai Jepang. Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) - [Peta kuno dari tahun 1686: Jawa dan Sumatera di peta Kerajaan Siam](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1686-jawa-dan-sumatera-di-peta-kerajaan-siam/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1686 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Dokumen ini berjudul Carte du Royaume de Siam et des Pays Circonvoisins (Peta Kerajaan Siam dan negeri-negeri sekitarnya), tetapi sejatinya hanya sedikit menampilkan Siam dan justru banyak memperlihatkan "negeri-negeri sekitarnya" termasuk Sumatera dan Jawa, dan juga Madura, Bangka, dan Bintan - [Kepulauan Banda setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (3)](https://dului.com/kepulauan-banda-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-3/) - Kapal AL Australia HMAS Broome di kejauhan, dilihat dari sebuah jendela Benteng Nassau(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Banda yang menyambut kedatangan perwakilan militer Australia dan Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga bocah Banda di reruntuhan Benteng Nassau yang saat itu berumur 336 tahun(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Peta kuno dari tahun 1596: Antara Batochina dan Chinabata](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1596-antara-batochina-dan-chinabata/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1596 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Peta dengan utara di sebelah kanan ini memperlihatkan Asia Timur dan Tenggara, dengan hiasan berbagai gambar hewan baik di daratan maupun di lautan. Selama ini kita cenderung mengamati pulau-pulau besar di perairan Nusantara; kali ini kita coba untuk melihat pulau-pulau - [Sejarah Bahasa Indonesia (9): Basa Melayu Pasar Jadi Bahasa Indonesia; Tempo Dulu Nama Melayu Gantikan Nama BahasaDjawi](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-9-basa-melayu-pasar-jadi-bahasa-indonesia-tempo-dulu-nama-melayu-gantikan-nama-bahasadjawi/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebut bahasa Jawi diartikan sebagai bahasa Melayu Kuno, khususnya yang ditulis dengan huruf Arab. Aksara Jawi diartikan sebagai aksara Arab yang dipakai untuk menuliskan bahasa Melayu. Jika begitu, bahasa Melayu dulunya disebut bahasa Jawi, bagaimana dengan nama Bahasa Indonesia? - [Kepulauan Banda setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (2)](https://dului.com/kepulauan-banda-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-2/) - Perwakilan militer Australia dan militer Belanda di gedung pertemuan dikelilingi warga Banda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para "tamu" umumnya duduk di kursi sementara tuan rumah berdiri atau duduk di lantai(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang letnan laut bernama Osborne digendong menuju daratan agar tidak basah terkena air laut(klik untuk - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (37): Arab vs Indonesia, Para Diaspora Indonesia dan Para Diaspora Arab; Aksari Jawi Perjalanan Haji](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-37-arab-vs-indonesia-para-diaspora-indonesia-dan-para-diaspora-arab-aksari-jawi-perjalanan-haji/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniHari ini, beberapa jam lagi Timnas Indonesia akan bertanding melawan timnas Arab Saudi dalam lanjutan prakualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. Yang bertindak sebagai tuan rumah adalah Indonesia yang akan dilangsung di stadion GBK, Jakarta. Pertandingan sepak bola adalah satu hal, hubungan antara - [Peta kuno dari tahun 1588: Sumatera lagi-lagi sebagai pulau legendaris "Tapobrana"](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1588-sumatera-lagi-lagi-sebagai-pulau-legendaris-tapobrana/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1588 Tempat terbit: Jerman Tokoh: Deskripsi: Di posting sebelum ini kita melihat bagaimana sebuah peta keluaran Jerman dari tahun 1560 menyebut bahwa Sumatera adalah si pulau legendaris Tapobrana. 28 tahun kemudian muncul peta berikutnya yang mengklaim hal yang sama, juga dari Jerman, tapi kali ini dalam - [Kepulauan Banda setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (1)](https://dului.com/kepulauan-banda-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945-1/) - Masyarakat Banda menari menyambut kedatangan perwakilan militer Australia dan Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salah satu penari masih mengenakan capacete peninggalan Portugis yang sudah berumur ratusan tahun(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Masyarakat Banda mengarak perwakilan militer Australia dan Belanda menuju gedung pertemuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Peta kuno dari tahun 1706: Jawa dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1706-jawa-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1706 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Peta keluaran Belanda ini paling tidak memiliki dua hal yang perlu dicatat. Pertama, sumber Portugisnya sangat kental, ini terlihat dari cara penulisan beberapa nama tempat yang mengikuti cara orang Portugis menulisnya. Kedua, peta ini memuat nama-nama tempat di pesisir utara - [Bali setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1946](https://dului.com/bali-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1946/) - Tentara-tentara Jepang yang masih berada di Bali (di latar belakang, menarik tali) membantu pendaratan kapal-kapal militer Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kapal-kapal militer Belanda mendarat di Sanur(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pengibaran bendera Australia dan Belanda di Hotel Bali, Denpasar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: - [Sejarah Bahasa Indonesia (8): Asal Nama Indonesia dan Kongres Hindia di Belanda, 1917: Nama Djawi dan Melayu Tempo Dulu](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-8-asal-nama-indonesia-dan-kongres-hindia-di-belanda-1917-nama-djawi-dan-melayu-tempo-dulu/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniNama Djawi sudah lama ada, nama yang menjadi nama bahasa Djawi dan nama aksara Djawi. Nama Melayu kemudian muncul, nama yang menggantikan (sebagian) nama bahasa Djawi. Fkata bahwa pada saat muncul nama bahasa Melayu, nama bahasa Djawi sendiri masih eksis. Sementara nama bahasa Melayu menggantikan - [Peta kuno dari tahun 1770: Ketika orang Inggris bukan hanya menggambar peta tapi juga bercerita](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1770-ketika-orang-inggris-bukan-hanya-menggambar-peta-tapi-juga-bercerita/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1770 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Orang Inggris terkenal memiliki selera sendiri soal narasi, dan terutama kekhasan dalam hal humor. Peta keluaran Inggris ini juga memiliki keunikan. Ketika peta-peta lain terfokus pada nama-nama tempat, atau sungai dan gunung, atau juga ilustrasi tentang dunia fauna yang mendiami - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (36): Jepang vs Indonesia, Para Diaspora Indonesia dan Diaspora Belanda; Sepak Bola Dulu vs Kini](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-36-jepang-vs-indonesia-para-diaspora-indonesia-dan-diaspora-belanda-sepak-bola-dulu-vs-kini/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniBesok, Timnas Indonesia akan bertanding melawan tim Jepang dalam lanjutan prakualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. Yang bertindak sebagai tuan rumah adalah Indonesia yang akan dilangsung di stadion GBK, Jakarta. Pertandingan dua tim ini syarat dengan soal pembicaraan para pemain diaspora. Cukup banyak - [Kepulauan Kei setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945](https://dului.com/kepulauan-kei-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang-1945/) - Dapur di belakang rumah seorang warga Kei(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah sumur di Kepulaua Kei dengan kedalaman sekitar 30 meter(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua aparat NICA bersama sekelompok warga Kei asal Manado(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang mayor KNIL bernama Scheffer bersama anak-anak Kei - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (35): Riwayat Indonesia, Satu Diantara Pendiri AFC, 1954; Satu Diantara Anggota FIFA Pertama di Asia](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-35-riwayat-indonesia-satu-diantara-pendiri-afc-1954-satu-diantara-anggota-fifa-pertama-di-asia/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniPada saat prakualifikasi Piala Dunia 1938 di Prancis, hanya ada enam negara di Asia yang telah menjadi anggota FIFA: Indonesia (dengan nama Hindia Belanda), Palestina, Jepang, China, Filipina dan Lebanon. Dalam prakualifikasi ini Indonesia satu-satunya wakil Asia. Pada tahun 2018 FIFA telah mengakui Indonesia - [Peta kuno dari tahun 1724/1726: Nusantara di antara dua samudra dan dua benua](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-1726-nusantara-di-antara-dua-samudra-dan-dua-benua/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724/1726 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini contoh bagaimana telitinya penjabaran dari François Valentyn yang melahirkan banyak peta. Akurasi peta ini, meski tentunya kalah dengan peta zaman sekarang, jauh lebih bagus dari banyak peta-peta yang muncul sesudahnya. Papua masih keliru, tapi Australia sudah tergambar dengan - [Sabang setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang](https://dului.com/sabang-setelah-jepang-kalah-perang-dan-belanda-kembali-datang/) - Bongkar muat batur bara di pelabuhan Sabang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang pekerja las di proyek perbaikan pelabuhan Sabang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Anak-anak Sabang bermain di halaman sekolah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1946 atau sesudahnya Tempat: Sabang Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / - [Peta kuno dari tahun 1560: Sumatera sebagai pulau legendaris "Tapobrana"](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1560-sumatera-sebagai-pulau-legendaris-tapobrana/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1560 Tempat terbit: Jerman Tokoh: Deskripsi: Catatan Yunani Kuno mulai dari sekitar 2300 tahun lalu menyebut adanya sebuah pulau di Samudra Hindia yang bernama Tapobrana. Orang kemudian berusaha mengidentifikasi pulau mana yang dimaksud dengan nama ini; nama yang diajukan adalah - [Sejarah Bahasa Indonesia (7): Awal Nama Bahasa Melayu dan Peran Orang Persia dan Arab: Maleier Malejbar Maleiwar Malawar](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-7-awal-nama-bahasa-melayu-dan-peran-orang-persia-dan-arab-maleier-malejbar-maleiwar-malawar/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniGeorge Henric Werndly mendeskripsikan asal usul nama bahasa Melayu di dalam bukunya berjudul Maleische spraakkunst: uit de eigen geschriften d. Maleiers opgemaakt, m. inleiding en twee boekzalen v. boeken in deze tale zo van Europëers als v. Maleiers geschreven dalam satu bab di bagian awal - [Para pejabat Uni Belanda-Indonesia, 1950 (2)](https://dului.com/para-pejabat-uni-belanda-indonesia-1950-2/) - Prof. L.J.C. Beaufort bersama Kusumah Atmaja(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Melawan arah jalur jam dari pojok kanan: M.J.C. Reyers, Wirjono Prodjodikoro, M.J. Prinsen, A.A. Maramis, J. Donner, Kusumah Atmaja, L.J.C. Beaufort, Schuurman, Kusomo Utoyo(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: kemungkinan 1950 Tempat: Sebuah kafe di bandara Kemayoran, Jakarta - [Peta kuno keluaran Perancis dari tahun 1787 tentang bagian barat Nusantara: Ketika Lampung, Nusa Barung, dan Kotawaringin muncul di peta](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-perancis-dari-tahun-1787-tentang-bagian-barat-nusantara-ketika-lampung-nusa-barung-dan-kotawaringin-muncul-di-peta/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1787 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini berjudul wilayah semenanjung dan kepulauan Hindia di luar (=di timur) Sungai Gangga. Wilayah Nusantara terwakili oleh Sumatera, Jawa, sebagian Kalimantan, dan pulau-pulau si sekitarnya. Selain tempat-tempat "standar" yang sudah sangat sering muncul di peta, seperti Aceh di utara - [Sejarah Bahasa Indonesia (6): Nama-Nama Orang Eropa dalam Dunia Bahasa Melayu di Hindia Timur; Buku George Henric Werndly](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-6-nama-nama-orang-eropa-dalam-dunia-bahasa-melayu-di-hindia-timur-buku-george-henric-werndly/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniDalam sejarah awal bahasa Melayu sejumlah nama muncul seperti Nuruddin ar-Raniri yang menyusun buku Bustan al-Salatin yang ditulis thun 1636, Hamzah Fansuri, Syamsuddin al-Sumaterani, Abdul Rauf al-Singkel. Nama-nama rng Erp jug muncul nmun kurng dikenl secr lus. Du yng pertm rnfgErp dlh Marc Antonio Pigafetta, - [Van Mook bersama para petinggi militer Belanda dan Inggris di Istana Gubernur Jenderal yang kelak menjadi Istana Merdeka, 1945](https://dului.com/van-mook-bersama-para-petinggi-militer-belanda-dan-inggris-di-istana-gubernur-jenderal-yang-kelak-menjadi-istana-merdeka-1945/) - Van Mook dan para petinggi militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: akhir 1945 atau awal 1946 Tempat: Jakarta Tokoh (d.ki.k.ka.):Laksamana Madya A.S. Pinkekemungkinan Mayor Jenderal D.C. Hawthorne (Panglima Divisi XXIII Hindia, kesatuan yang terlibat langsung di Pertempuran Surabaya)Jenderal Philip Christison (Panglima Sekutu untuk wilayah Asia Tenggara) Hubertus Johannes van Mook (Letnan - [Peta kuno dari tahun 1598: Ketika Maluku merupakan pusat perhatian di kawasan Asia Timur dan Tenggara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1598-ketika-maluku-merupakan-pusat-perhatian-di-kawasan-asia-timur-dan-tenggara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1598 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Ketika peta ini dibuat, yurisdiksi Portugis menerapkan hukuman mati bagi yang menyebarkan informasi mengenai peta pelayaran seperti yang termuat di peta di atas ini, karena dianggap membocorkan rahasia yang bisa merusak dominasi, kejayaan, dan kekayaan yang dikuasai Portugis di perdagangan - [Van Mook di Jakarta, Agustus/September 1946](https://dului.com/van-mook-di-jakarta-agustus-september-1946/) - 25 Agustus 1946: Van Mook (bertolak pinggang) bersama Jenderal Mansergh (tengah) menyambut kedatangan diplomat Inggris Lord Killearn yang akan menjadi salah satu penengah dalam perundingan Linggajati(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)25 Agustus 1946: Van Mook berbincang bersama Lord Killearn dengan disaksikan Jenderal Mansergh, kemungkinan di landasan Kemayoran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Nusantara di tengah dunia menurut peta kuno karya Gerardus Mercator dari tahun 1596](https://dului.com/nusantara-di-tengah-dunia-menurut-peta-kuno-karya-gerardus-mercator-dari-tahun-1596/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: antara 1596 dan 1610 Tempat terbit: Kekaisaran Romawi Suci Tokoh: Deskripsi: Peta ini sangat tua dan berasal dari juru kartografi ternama, Mercator. Meskipun judulnya "Asia", dan memang fokus atas Asia, peta ini sejatinya menampilkan semua benua: Eropa di kiri atas, Afrika di kiri bawah, Australia di - [Sejarah Bahasa Indonesia (5): Nama Bahasa Melayu Awalnya Bernama Bahasa Jawi; Mengapa Diganti - Dipilih Nama Melayu?](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-5-nama-bahasa-melayu-awalnya-bernama-bahasa-jawi-mengapa-diganti-dipilih-nama-melayu/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniAksara Batak bahasa Batak, aksara Jawa bahasa Jawa. Aksara adalah satu hal, bahasa adalah hal lain. Aksara Jawi adalah aksara Arab gundul. Apakah ada bahasa Jawi? Sebelum disebut sebagai bahasa Melayu, namanya disebut bahasa Jawi. Mengapa nama bahasa Jawi diganti menjadi bahasa Melayu? Jawi dalam - [Kedatangan kembali Van Mook ke Jakarta setelah konsultasi di Belanda dan Inggris mengenai nasib Indonesia, 8 Mei 1946](https://dului.com/kedatangan-kembali-van-mook-ke-jakarta-setelah-konsultasi-di-belanda-dan-inggris-mengenai-nasib-indonesia-8-mei-1946/) - Van Mook turun dari pesawat yang membawanya ke Kemayoran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Van Mook disalami oleh Mr. Blom yang menyambutnya bersama Jenderal Spoor (kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Jenderal Mansergh (kiri) dan Komodor Udara Cecil Alfred Stevens (kanan) dari militer Inggris menyambut Van Mook di landasan(klik - [Sejarah Bahasa Indonesia (4): Sejak Kapan Bahasa Diberinama Bahasa Melayu? Kamus Bahasa di Malaka-Kamus Bahasa di Maluku](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-4-sejak-kapan-bahasa-diberinama-bahasa-melayu-kamus-bahasa-di-malaka-kamus-bahasa-di-maluku/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniSejak kapan suatu bahasa disebut sebagai bahasa Melayu? Pertanyaan ini menjadi penting, sejak kapan suatu bahasa disebut Bahasa Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tentu saja tidak penting-penting amat. Namun pertanyaan tersebut menjadi penting karena ada kecenderungan penutur bahasa Melayu mengklaim penutur Bahasa Indonesia. Bagaimana jika bahasa Melayu - [Peta dari tahun 1600 yang merupakah salah satu yang pertama secara khusus menampilkan Sumatera](https://dului.com/peta-dari-tahun-1600-yang-merupakah-salah-satu-yang-pertama-secara-khusus-menampilkan-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1600 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta kuno yang khusus menampilkan Sumatera ini lumayan unik: Garis khatulistiwa digambarkan vertikal di tengah peta, membuat utara mengarah ke kanan, dan barat ke atas. Pengaruh Portugis sangat kental di peta keluaran Belanda ini, terlihat dari nama-nama tempat yang - [Sejarah Bahasa Indonesia (3): Terbentuknya Bahasa Melayu Sejak Kapan? Prasasti di Trenggano - Teks Tanjung Tanah di Kerinci](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-3-terbentuknya-bahasa-melayu-sejak-kapan-prasasti-di-trenggano-teks-tanjung-tanah-di-kerinci/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniPrasasti Trengganu disebut prasasti tertua berbahasa Melayu dalam aksara Jawi (huruf Arab gundul). Teks Tanjung Tanah (Kerinci) juga diklaim sebagai teks Melayu yang tertua, dan juga satu-satunya yang tertulis dalam aksara Sumatera Kuno yang juga disebut sebagai Aksara Malayu. Bagaimana dengan prasasti-prasasti di pantai timur - [Van Mook berkantor di Istana Gubernur Jenderal yang kelak menjadi Istana Merdeka, 1945 (2)](https://dului.com/van-mook-berkantor-di-istana-gubernur-jenderal-yang-kelak-menjadi-istana-merdeka-1945-2/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 15 Oktober 1945 Tempat: Jakarta Tokoh: Hubertus Johannes van Mook (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda) Peristiwa: Van Mook menggelar konferensi pers yang - [Peta kuno dari tahun 1750: Nusantara bagian barat (edisi tak berwarna)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-nusantara-bagian-barat-edisi-tak-berwarna/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan versi tak-berwarna dari peta yang dimuat di posting ini sebelumnya. Peta keluaran Perancis ini tidak mengikuti tradisi orang Belanda, Italia, dan Portugis yang sempat menyebut wilayah barat Nusantara sebagai "Kepulauan Sunda Besar", tetapi langsung menyebut nama-nama pulau utamanya - [Van Mook berkantor di Istana Gubernur Jenderal yang kelak menjadi Istana Merdeka, 1945 (1)](https://dului.com/van-mook-berkantor-di-istana-gubernur-jenderal-yang-kelak-menjadi-istana-merdeka-1945-1/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 15 Oktober 1945 Tempat: Jakarta Tokoh: Hubertus Johannes van Mook (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda) Peristiwa: Van Mook menggelar konferensi pers yang - [Sejarah Bahasa Indonesia (2): Imbuhan Ni, Ma, Na; Bahasa Indonesia Merujuk Bahasa Melayu, Bahasa Batak Asal Bahasa Melayu?](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-2-imbuhan-ni-ma-na-bahasa-indonesia-merujuk-bahasa-melayu-bahasa-batak-asal-bahasa-melayu/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniBahasa Indonesia merujuk pada bahasa Melayu. Apakah bahasa Melayu merujuk pada bahasa Batak? Pertanyaan ini tentu dapat membingungkan pada masa ini. Sebaliknya jawaban yang ada pada masa kini juga membingungkan. Fakta bahwa awalan ma, mar dan ni ditemukan dalam bahasa Batak (bahkan hingga ini hari). - [Peta kuno tentang Nusantara dari tahun 1623: Ketika Pulau Seram lebih besar daripada Sulawesi](https://dului.com/peta-kuno-tentang-nusantara-dari-tahun-1623-ketika-pulau-seram-lebih-besar-daripada-sulawesi/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1623 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: 400 tahun lalu, seperti inilah wajah Nusantara menurut apa yang diyakini bangsa-bangsa Eropa. Sekarang tentu kita tahu banyak sekali yang keliru di peta ini; tapi ini menyadarkan kita bahwa kemungkinan besar apa yang sekarang kita ketahui atau yakini tentang wilayah - [Sejarah Bahasa Indonesia (1): Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI); Kamus Indonesia oleh E St Harahap, 1942 Cikal Bakal KBBI](https://dului.com/sejarah-bahasa-indonesia-1-kamus-besar-bahasa-indonesia-kbbi-kamus-indonesia-oleh-e-st-harahap-1942-cikal-bakal-kbbi/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik DisiniKamus bahasa adalah buku dokumentasi bahasa yang berisi panduan tata bahasa dan daftar entri kosa kata termasuk turunannya. Kamus bahasa dibuat sejaman yang langsung dapat digunakan dalam berkomunikasi dengan bahasa tersebut. Dalam hal ini kamus bahasa direvisi pada waktu tertentu untuk dimungkinkan mendaftarkan entri kosa - [Van Mook berkunjung ke Morotai setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/van-mook-berkunjung-ke-morotai-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - Van Mook (berkacamata) bertemu dan berbincang dengan para pemuka masyarakat Morotai, kemungkinan dari kalangan umat Islam. Van Mook ditemani oleh Kolonel KNIL Abdulkadir Widjojoatmodjo (paling kanan).(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Van Mook (berkacamata) bertemu dengan perwakilan masyarakat, kemungkinan dari kalangan Kristiani, yang membawa pamflet bertuliskan "Morotai bertempik karena kebebasa, terima kasih" dan - [Salah satu peta Pulau Jawa dan Nusa Tenggara tertua berdasarkan catatan bangsa Portugis](https://dului.com/salah-satu-peta-pulau-jawa-dan-nusa-tenggara-tertua-berdasarkan-catatan-bangsa-portugis/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1600 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Bangsa Portugis sudah menjelajahi perairan Nusantara sebelum Belanda datang, karena itu orang Belanda pada awalnya tergantung pada catatan dan dokumen orang-orang Portugis ketika harus memetakan pulau-pulau di wilayah Nusantara, seperti peta tentang Pulau Jawa dan sekitarnya ini. Peta ini - [Perayaan hari ulang tahun Putri, kelak Ratu, Juliana di Jakarta, 30 April 1946 (4)](https://dului.com/perayaan-hari-ulang-tahun-putri-kelak-ratu-juliana-di-jakarta-30-april-1946-4/) - Prajurit-prajurit Inggris dari kesatuan The Seaforth Highlanders menunjukkan kebolehan musiknya, kemungkinan di jalan yang sekarang menjadi Jalan Merdeka Utara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah tank Belanda bernama Bulldog berjaga di tengah perayaan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Parade dari pasukan KNIL dengan genderang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Versi tanpa warna dari peta kota Jakarta keluaran tahun 1780](https://dului.com/versi-tanpa-warna-dari-peta-kota-jakarta-keluaran-tahun-1780/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1780 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Sekitar 250 tahun lalu kota yang kelak menjadi Jakarta masih sangat sederhana. Hanya ada beberapa bangunan, jalan, dan saluran air yang relati mudah diingat. Peta di atas, yang merupakan versi tanpa warna dari peta yang dimuat di posting ini sebelumnya, - [Perayaan hari ulang tahun Putri, kelak Ratu, Juliana di Jakarta, 30 April 1946 (3)](https://dului.com/perayaan-hari-ulang-tahun-putri-kelak-ratu-juliana-di-jakarta-30-april-1946-3/) - Barisam anak-anak dengan bendera Belanda yang akan menonton parade(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Defile dari korps KNIL perempuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barisan KNIL Laut perempuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Parade dari pasukan Inggris yang saat itu masih ada di Jakarta dengan lantunan musik dari bag - [Perayaan hari ulang tahun Putri, kelak Ratu, Juliana di Jakarta, 30 April 1946 (1)](https://dului.com/perayaan-hari-ulang-tahun-putri-kelak-ratu-juliana-di-jakarta-30-april-1946-1/) - Kerumunan anak-anak Belanda dan lokal mengusung bendera Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Parade pasukan marinir Belanda yang kembali ke Indonesia setelah terusir Jepang 4 tahun sebelumnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tumpukan bendera dan hadiah yang akan dibagikan kepada anak-anak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Minuman gratis untuk - [Peta kuno keluaran Venezia dari tahun 1740 tentang "Kepulauan Sunda"](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-venezia-dari-tahun-1740-tentang-kepulauan-sunda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1740 Tempat terbit: Venezia / Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Yang langsung mencolok dari peta tentang Isole di Sunda (Jawa, Kalimantan, dan Sumatera) ini adalah nama-nama yang bertebaran dan ditulis dalam jarak yang ketat dari nama-nama yang lain. Hampir semua pulau termasuk yang kecil diberi nama; wilayah pesisir - [Empat foto dari Sumba dan Timor di awal abad ke-20](https://dului.com/empat-foto-dari-sumba-dan-timor-di-awal-abad-ke-20/) - Timor, antara 1905-1910: Para pembesar Belanda, dan lokal, setelah pentas anak-anak Timor (klik untuk memperbesar | © NGA) Gadis Timor (klik untuk memperbesar | © NGA) Lelaki Sumba, sekitar 1930 (klik untuk memperbesar | © NGA) Tarian warga Sumba (?) (klik untuk memperbesar | © NGA) Waktu: l.d.a. Tempat: Sumba, Timor Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber - [Peta navigasi VOC dari tahun 1680 yang memperlihatkan Nusantara di antara dua benua dan dua samudra](https://dului.com/peta-navigasi-voc-dari-tahun-1680-yang-memperlihatkan-nusantara-di-antara-dua-benua-dan-dua-samudra/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1680 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan versi tak-berwarna dari peta yang pernah dimuat di posting ini sebelumnya. Bukan hanya tanpa warna, peta ini juga tidak dihiasi gambar-gambar kapal di samudra, serta tanpa gambar gajah (mamut?) di sekitar Siberia. Yang menarik dari peta ini adalah - [Album foto para penguasa daerah di tahun 1860-an: Bupati Bandung, Karawang, dan Majalengka](https://dului.com/album-foto-para-penguasa-daerah-di-tahun-1860-an-bupati-bandung-karawang-dan-majalengka/) - Bupati Bandung R.A.A. Wiranatakusumah (klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum) Bupati Karawang (klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum) Bupati Majalengka Raden Tumenggung Suraadiningrat beserta istri dan seorang ponggawa (klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum) Waktu: 1866 (dua foto bawah), 1867 (foto atas) Tempat: Bandung, Karawang, Majalengka Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Tropenmuseum Catatan: - [Penggunaan bom peninggalan Jepang sebagai ranjau dalam menghadapi Aksi Polisionil 1](https://dului.com/penggunaan-bom-peninggalan-jepang-sebagai-ranjau-dalam-menghadapi-aksi-polisionil-1/) - Sekitar Surabaya, 21 Juli 1947: Tentara Belanda membersihkan jalan dari ranjau yang dipasang TNI (klik untuk memperbesar | © gahetna) Karawang, 23 Juli 1947 (klik untuk memperbesar | © gahetna) Semarang, 26 Juli 1947 (klik untuk memperbesar | © gahetna) Juli 1947: Bom ranjau yang diamankan Belanda (klik untuk memperbesar | © gahetna) Cikajang (Garut), - [Perayaan hari ulang tahun Putri, kelak Ratu, Juliana di Jakarta, 30 April 1946 (2)](https://dului.com/perayaan-hari-ulang-tahun-putri-kelak-ratu-juliana-di-jakarta-30-april-1946-2/) - Perlombaan lari di antara dua garis di sebuah lapangan yang biasa digunakan untuk bermain sepak bola(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pertandingan lari melewati rintangan untuk anak-anak perempuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pertandingan lari dengan mata tertutup untuk anak-anak perempuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Balap karung untuk - [Peta kuno dari tahun 1760 tentang "Kepulauan Sunda" tetapi menampilkan Sumatera (dan Malaka)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1760-tentang-kepulauan-sunda-tetapi-menampilkan-sumatera-dan-malaka/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1760 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Dokumen ini berjudul Premiere Carte des Isles de la Sonde (peta pertama Kepulauan Sunda), tetapi sejatinya menampilkan Sumatera, Semenanjung Malaka, dan sekitarnya. Pulau Jawa dan Kalimantan, yang biasanya masuk ke dalam "Kepulauan Sunda", hanya tergambarkan secuil. Sumatera sendiri cukup - [Letnan Saleh Sadeli sebagai anggota dewan hakim yang mengadili kejahatan perang Jepang di Papua, 1945](https://dului.com/letnan-saleh-sadeli-sebagai-anggota-dewan-hakim-yang-mengadili-kejahatan-perang-jepang-di-papua-1945/) - Saleh Sadeli (duduk paling kanan) di depan tiga prajurit Jepang yang bersaksi di persidangan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sidang dipimpin oleh Mr. Rijkee, pria berambut terang di sebelah Saleh Sadeli(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sidang berlangsung di bawah foto Ratu Wilhelmina(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Komunikasi - [Peta kuno dari tahun 1789: Posisi Nusantara di Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1789-posisi-nusantara-di-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1789 Tempat terbit: Paris (?) Tokoh: Deskripsi: Peta ini berjudul "Hindia Timur dan kepulauannya", tetapi sejatinya menampilkan sepotong Asia mulai dari India hingga ke Tiongkok dan Nusantara. Tetapi memang wilayah Tiongkok hanya diperlihatkan secuil; Jepang dan Korea malah tidak muncul sama sekali. Kontur wilayah Nusantara sudah - [Foto-foto dari "masa bersiap": Belanda menangkap tersangka pelaku pembantaian atas 18 warga Eropa](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-belanda-menangkap-tersangka-pelaku-pembantaian-atas-18-warga-eropa/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno keluaran Perancis dari tahun 1750: Ketika di Jawa ada 4 kerajaan dan 27 provinsi](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-perancis-dari-tahun-1750-ketika-di-jawa-ada-4-kerajaan-dan-27-provinsi/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan pendahulu dari peta yang sebelumnya dimuat di posting ini dan ini. Ketiga-tiganya menaruh perhatian lumayan terhadap nama-nama sungai dan gunung. Namun yang menarik, dari sudut alokasi wilayah peta ini menampilkan pembagian yang lebih banyak atau beragam. Jumlah - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (8)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-8/) - Warga mengungsi di tengah-tengah kepulan asap dan bloksde jalanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua pemulung di antara gundukan sampah di hari-hari pertempuran(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang pemuda yang ditangkap militer Inggris(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Oktober-November 1945 Tempat: Surabaya Tokoh: Peristiwa: Beberapa foto - [Peta pariwisata Jakarta dari tahun 1920-an](https://dului.com/peta-pariwisata-jakarta-dari-tahun-1920-an/) - Jilid peta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Peta lengkap yang meliputi Batavia (wilayah Kota hingga ke pelabuhan), Weltevreden (sekitar Istana), Gondangdia termasuk Menteng, dan Meester Cornelis (Jatinegara), ditambah cuplikan kawasan pelabuhan Tanjung Priuk(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Zoom ke sekitar Stasiun Kota, a.l. dengan jalan bernama Financienst[raat] (=Jalan Keuangan) sebelum kemudian dilafalkan orang menjadi - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (7)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-7/) - Dua pemuda menyeberang sebuah kali; sebelumnya para pejuang merusak jembatan di atas kali ini guna menahan gerak maju pasukan Inggris(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pasukan Inggris menahan beberapa warga Indonesia di dekat sebuah baguna yang dipenuhi coretan-coretan mendukung kemerdekaan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Barisan para pemuda Surabaya, beberapa di - [Peta kuno dari tahun 1598 yang menunjukkan rute pelayaran Cornelis de Houtman dari Amsterdam ke Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1598-yang-menunjukkan-rute-pelayaran-cornelis-de-houtman-dari-amsterdam-ke-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1598 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Cornelis de Houtman baru berusia 30 tahun ketika dia memimpin rombongan kapal-kapal layar dari Amsterdam menuju wilayah Nusantara. Sebuah perjalanan yang penuh tantangan dan ketidakpastian karena tidak ada rombongan Belanda yang pernah melakukan ini sebelumnya, dan saat itu rute pelayaran - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (34): Negara-Negara Sepak Bola Terawal Asia; Indonesia, Palestina, Jepang, China, Filipina, Lebanon](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-34-negara-negara-sepak-bola-terawal-asia-indonesia-palestina-jepang-china-filipina-lebanon/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniPada tanggal 15 Oktober 2024 ini akan dilangsungkan kembali pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga Grup C. Pertandingan antara Indonesia dan Cina merupakan pertandingan Indonesia yang keempat. Posisi sementara Cina di peringkat 6 dengan 0 poin, sementara Indonesia dengan 3 poin - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (6)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-6/) - Dua tentara Inggris tanpa baju berlari dengan menghunus senapan di tengah pertempuran kota(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua tentara Inggris bersiaga di balik gerobak dan benda-benda lain yang malang melintang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang prajurit Inggris yang terluka diangkut dengan tandu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (33): Bahrain vs Indonesia AFC Asian Qualifiers–Road to 2026; Dualisme Federasi 1938 dan 2012](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-33-bahrain-vs-indonesia-afc-asian-qualifiers-road-to-2026-dualisme-federasi-1938-dan-2012/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniDua jam lagi (nanti pukul 23) akan dilangsungkan pertandingan ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga Grup C antara Indonesia dan Bahrain di Manama. Posisi sementara Bahrain di peringkat 3 dengan 4 poin, sementara Indonesia dengan 2 poin diperingkat 4. Jika Indonesia - [Ketika peta dari tahun 1687 merangkaikan Sumatera dengan Kerajaan Siam](https://dului.com/ketika-peta-dari-tahun-1687-merangkaikan-sumatera-dengan-kerajaan-siam/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1687 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Biasanya peta dari Eropa zaman dulu menampilkan Sumatera secara tersendiri, digabungkan dengan Semenanjung Malaya, atau bersama Jawa dan Kalimantan. Peta ini berbeda: Dia merangkaikan Sumatera dengan Kerajaan Siam serta Kepulauan Andaman. Menurut peta ini, saat itu di Sumatera ada 3 - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (5)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-5/) - Keunggulan Inggris di udara yang tanpa saingan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… digunakan selain dari serangan udara juga untuk melakukan pemetaan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang membantu militer Inggris dalam menentukan taktik pertahanan dan penyerangan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Asap mengepul dengan latar - [Peta tentang "Kepulauan Sunda" dari sebuah buku saku keluaran tahun 1687](https://dului.com/peta-tentang-kepulauan-sunda-dari-sebuah-buku-saku-keluaran-tahun-1687/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1687 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Seperti pernah disinggung sebelum ini, istilah "Kepulauan Sunda" merupakan nama yang diberikan bangsa-bangsa Eropa dulu untuk wilayah yang meliputi Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan pulau-pulau di antaranya. Nama ini juga muncul sebagai Isles of Sonda di peta yang keluar di tahun - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (4)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-4/) - Sebuah pos perlindungan dengan tumpukan karung dan drum di sebuah persimpangan jalan, kemungkinan didirikan oleh tentara Inggris(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kapal-kapal perang Inggris berlabuh di Tanjung Perak untuk membongkar suplai logistik militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua prajurit Hindia berlari di dekat konvoi tank dengan latar belakang kepulan - [Peta kuno dari tahun 1681: Ketika wilayah Nusantara disandingkan dengan Jepang](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1681-ketika-wilayah-nusantara-disandingkan-dengan-jepang/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1681 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Jepang bukanlah penghasil rempah-rempah; karenanya di abad ke-16 dan ke-17 bangsa Eropa tidak memprioritaskan peta Jepang atau rute pelayaran ke kawasan ini. Peta ini menjadi menarik karena menyisipkan Jepang di peta tentang wilayah Nusantara yang saat itu dikelompokkan menjadi 3 - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (3)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-3/) - Seorang tentara Inggris dengan bayonet terhunus berjaga di dekat sebuah kebun(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang tentara Inggris asal Hindia memerika belukar sebuah kebun(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang tentara Inggris asal Hindia mendobrak sebuah bangunan untuk mencari tempat persembunyian para pejuang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Peta kuno dari tahun 1760: Ketika Jawa dibagi dalam 4 kerajaan, 2 provinsi, dan 5 distrik (2)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1760-ketika-jawa-dibagi-dalam-4-kerajaan-2-provinsi-dan-5-distrik-2/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1760 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan variasi dari peta yang pernah dimuat di posting ini sebelumnya. Peta yang dikeluarkan oleh bangsa Perancis ini lumayan tertarik dengan sungai-sungai dan gunung-gunung di Jawa sehingga banyak kita baca kata rivier (di peta disingkat "R.", sungai), montagnes - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (2)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-2/) - Tank ringan dari jenis Marmon Herrington CTLS-4TA yang direbut pasukan Inggris dari para pejuang. Di badan tank tertulis PBM (Pasukan Bingkil Mobil), sebuah kesatuan yang kelak ganti nama menjadi TKR Barisan Bermotor (TKR PBM).(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang tentara Inggris menggunakan sekop dan beliung untuk menggali parit perlindungan(klik untuk memperbesar | - [Peta kuno dari tahun 1730: Jakarta ketika masih dikelilingi pesawahan dan kebun (2)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1730-jakarta-ketika-masih-dikelilingi-pesawahan-dan-kebun-2/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1730 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan variasi dari dokumen yang pernah dimuat di posting ini sebelumnya. Sama-sama berbahasa Perancis dan digarap oleh Jacques-Nicolas Bellin, peta ini tetapi digambar dengan format berdiri dengan utara menghadap ke kiri, dan tanpa warna serta lukisan tentang pemadangan - [Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (1)](https://dului.com/pertempuran-surabaya-oktober-november-1945-1/) - Pasukan Inggris asal Hindia membongkar blokade jalanan yang sebelumnya dipasang para pejuang kemerdekaan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jenderal Robert Mansergh (kanan) datang langsung ke Surabaya untuk meninjau situasi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Letkol A.T. Boott, komandan Brigade IX Divisi Hindia V, mengamati peta lokasi konflik di balik gundukan karung - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (32): Marga Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia; Paes Haye Verdonk Tjoa-A-On Pattynama Piroe](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-32-marga-pemain-timnas-naturalisasi-indonesia-paes-haye-verdonk-tjoa-a-on-pattynama-piroe/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniMarga adalah family name yang kemudian menjadi nama belakang. Marga awalnya adalah suatu kelompok kekerabatan (hubungan darah) seperti di Tanah Batak, yang kemudia terminology ini menjadi bersifat generic untuk kata lain family name. Sebagai suatu family name, dan kemudian menjadi nama belakang setiap orang, - [Pentingnya wilayah Nusantara menurut sebuah peta kuno dari tahun 1640](https://dului.com/pentingnya-wilayah-nusantara-menurut-sebuah-peta-kuno-dari-tahun-1640/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1640 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta keluaran Belanda ini memperlihatkan kawasan sebelah timur dari Eropa, termasuk wilayah Rusia, yang dikategorikan sebagai Asia. Peta ini dilengkapi dengan 10 gambar dari dua orang, atau pasangan, dari tempat-tempat yang dianggap penting saat itu. Perlu dicatat tidak digambarkannya orang - [Aneka foto dari masa perang kemerdekaan (2)](https://dului.com/aneka-foto-dari-masa-perang-kemerdekaan-2/) - 19 Desember 1948: Pasukan Belanda merengsek maju untuk merebut Yogyakarta dari kekuasaan TNI(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pasukan Belanda mendarat di pesisir Lombok(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang prajurit Belanda berbagi rokok dengan bapak berpeci(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)1947: Pesawat Firefly Mk 2 di pangkalan - [Peta kuno dari tahun 1713 tentang Sumatera dengan banyak penamaan tempat](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1713-tentang-sumatera-dengan-banyak-penamaan-tempat/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1713 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Peta ini termasuk dokumen yang banyak menyebut nama tempat di Sumatera, berbeda dengan peta-peta lain yang terkadang hanya terfokus ke Aceh dan Palembang saja. Kita bisa telusuri bagaimana peta ini mencantumkan banyak nama seperti Pedir, Deli, Bengkalis, Kampar, Indragiri, Tulang - [Aneka foto dari masa perang kemerdekaan (1)](https://dului.com/aneka-foto-dari-masa-perang-kemerdekaan-1/) - Kemungkinan besar 1948: Seorang Belanda bernama Rob Nieuwenhuijs di jembatan kereta api Gombong, Kebumen, yang menjadi batas "status quo" antara wilayah yang dikuasai Belanda di barat dan TNI di timur. Jembatan ini menjadi tempat di mana Belanda dan TNI beberapa kali menjalankan pertukaran tawanan ataupun warga sipil.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Yogyakarta, - [Peta keluaran Inggris dari tahun 1874 tentang Jawa dan Kalimantan](https://dului.com/peta-keluaran-inggris-dari-tahun-1874-tentang-jawa-dan-kalimantan/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1874 Tempat terbit: London/Edinburgh Tokoh: Deskripsi: Peta keluaran Inggris ini menyebut Jawa dan Kalimantan sebagai daerah jajahan Belanda yang utama di Kepulauan Hindia. Ada beberapa hal yang bisa dicatat dari peta ini:Peta ini dihiasi dengan gambar-gambar hewan serta orang berpakaian tradisional Jawa serta Dayak, di samping - [Kelompok kiri merayakan Hari Buruh di Jakarta, 1 Mei 1947 (2)](https://dului.com/kelompok-kiri-merayakan-hari-buruh-di-jakarta-1-mei-1947-2/) - Berbagai slogan dan nama organisasi diusung, seperti "SBM (Sarikat Boeroeh Moebil", "Kokohkan Barisanmu", "Sarekat Boeroeh Djawatan Oeroesan Laoet T[andjoen]g Prioek", "1 Mei", "Djakarta 1 Mei", "Sarekat Buruh ... Pertjetakan ... Indonesia", dll.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang tokoh kiri Belanda (?) berorasi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tokoh kiri asal - [Peta kuno berbahasa Perancis dari tahun 1743: Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-berbahasa-perancis-dari-tahun-1743-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1743 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini berbahasa Perancis, tetapi diterbitkan di Amsterdam. Peta ini seperti merangkum apa yang diketahui Eropa tentang wilayah Nusantara saat itu. Di Sumatera mereka mengenal Aceh dan Jambi. Di Kalimantan mereka mengetahui ada Sambas, Banjarmasin, dan Brunei (yang mereka sebut - [Atribut komunisme yang ditemukan pasukan Belanda pada masa perang kemerdekaan (2)](https://dului.com/atribut-komunisme-yang-ditemukan-pasukan-belanda-pada-masa-perang-kemerdekaan-2/) - Lukisan di sebuah tembok dari bangunan yang tammpaknya dibumihanguskan pejuang kemerdekaan. Di sebelah kiri tertulis "pedjoeang kita", sementara di sebelah kanan gambar dari Karl Marx, Friedrich Engels, Vladimir Lenin, dan Josef Stalin.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua prajurit Belanda berpose di depan tembok ini.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) - [Peta kuno dari tahun 1910: Jawa Tengah dan Timur, serta Madura](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1910-jawa-tengah-dan-timur-serta-madura/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan bagian dari seri peta Hindia-Belanda yang diterbitkan di tahun 1910. Peta Jawa dan Madura ini menampilkan wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Perhatian khusus diberikan kepada dua kota pelabuhan terbesar di - [Atribut komunisme yang ditemukan pasukan Belanda pada masa perang kemerdekaan (1)](https://dului.com/atribut-komunisme-yang-ditemukan-pasukan-belanda-pada-masa-perang-kemerdekaan-1/) - Pekalongan, Agustus 1947: Pasukan Belanda menemukan atribut komunisme di pabrik teh yang dibumihanguskan pejuang kemerdekaan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bendera dengan lambang yang sama dengan yang ada di foto di atas, juga ditemukan militer Belenda (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jember, kemungkinan juga 1947: Pasukan Belanda menurunkan papan - [Peta kuno dari tahun 1730: Jakarta ketika masih dikelilingi pesawahan dan kebun (1)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1730-jakarta-ketika-masih-dikelilingi-pesawahan-dan-kebun-1/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1730 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta berbahasa Perancis ini menampilkan Jakarta di abad ke-18, mulai dari Angke di barat hingga ke Ancol di timur, dan dari Kawasan Sunda Kelapa di utara hingga ke Noordwyck (sekitar Monas sekarang) di selatan. Berdasarkan peta ini, lebih dari - [Republik Indonesia Serikat (11) - Negara Sumatera Timur: Foto-foto tambahan dari unjuk rasa di Pematang Siantar mendukung pembentukan NST](https://dului.com/republik-indonesia-serikat-11-negara-sumatera-timur-foto-foto-tambahan-dari-unjuk-rasa-di-pematang-siantar-mendukung-pembentukan-nst/) - Pengantar: Sejarah Indonesia tentang masa tahun 1949-1950 akan menyebut kata RIS alias Republik Indonesia Serikat. Tetapi kita tidak banyak menemukan bahasan tentang hal itu. Boleh jadi karena negeri-negeri federasi ini dianggap negara boneka buatan Belanda, dan tokoh-tokohnya dipandang sebagai kaki tangan Belanda di dalam usaha mereka mempertahankan kendali mereka atas Indonesia. Seri posting kali ini - [Peta kuno dari tahun 1730: Posisi pentingnya Nusantara di pelayaran Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1730-posisi-pentingnya-nusantara-di-pelayaran-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1730 Tempat terbit: Inggris (London?) Tokoh: Deskripsi: Peta ini diberi judul A map of the East-Indies (peta Hindia Timur) meskipun menampilkan wilayah Asia mulia dari jazirah Hindia hingga ke Tiongkok, Taiwan, dan Jepang. Wilayah Nusantara dibagi menjadi Sunda Islands di barat dan Mollucan or Spice - [Foto-foto dari "masa bersiap": Anak-anak dan pemuda dalam penahanan oleh pasukan Inggris asal India](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-anak-anak-dan-pemuda-dalam-penahanan-oleh-pasukan-inggris-asal-india/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno dari tahun 1750: Banda dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta berbahasa Perancis ini menampilkan Pulau Banda dan sekitarnya. Kontur pulau-pulau masih belum akurat meskipun profil umumnya sudah terlihat. Pulau Run dan Ai di sebelah kanan juga tampak dipaksakan untuk masuk ke dalam peta sehingga letak, ukuran, serta bentuknya - [Foto-foto dari "masa bersiap": Keramaian pasar di beberapa tempat](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-keramaian-pasar-di-beberapa-tempat/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (31): Peter F Gontha, Soal Naturalisasi Soal Sepak Bola; CL Gontha Dinaturalisasi di Menado 1909](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-31-peter-f-gontha-soal-naturalisasi-soal-sepak-bola-cl-gontha-dinaturalisasi-di-menado-1909/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniApakah salah soal naturalisasi? Soal naturalisasi sudah lama ada, baik di negara Belanda maupun di Indonesia (baca Hindia Belanda). Mengapa hal naturalisasi ini dipersoalkan? Yang jelas kini heboh lagi soal naturalisasi, karena Peter Frans Gontha, yang pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia mempertanyakan perihal - [Denah dan deskripsi tentang Teluk Kalumbayan di Lampung dari tahun 1818, dipersembahkan untuk Sir Stamford Raffles](https://dului.com/denah-dan-deskripsi-tentang-teluk-kalumbayan-di-lampung-dari-tahun-1818-dipersembahkan-untuk-sir-stamford-raffles/) - Sketsa tentang Teluk Kalumbayan, dilihat dari Pulau Kelapa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Petunjuk arah untuk mencapai Teluk Kalumbayan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Peta Teluk Kalumbayan dengan sketsa dan petunjuk yang ditampilkan di dua gambar sebelumnya(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1818 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Peta atau denah ini - [Foto-foto dari "masa bersiap": Aksi-aksi pemuda dan warga pendukung kemerdekaan](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-aksi-aksi-pemuda-dan-warga-pendukung-kemerdekaan/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno dari tahun 1700: Ketika bagian barat Nusantara masih disebut Kepulauan Sunda](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1700-ketika-bagian-barat-nusantara-masih-disebut-kepulauan-sunda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1700 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Nicolas Sanson, pembuat peta berbahasa Perancis ini, adalah bapak kartografi Perancis yang wafat di tahun 1667. Peta ini dikeluarkan di Amsterdam di sekitar tahun 1700, dengan judul dalam bahasa Belanda De eilanden van Sunda, yang mengesankan bahwa judul aslinya "diedit" - [Foto-foto dari "masa bersiap": Korban-korban tembak dan kekerasan (2)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-korban-korban-tembak-dan-kekerasan-2/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta Italia dari tahun 1690 yang membagi Nusantara dalam 3 wilayah: Filipina, Maluku, dan Sunda](https://dului.com/peta-italia-dari-tahun-1690-yang-membagi-nusantara-dalam-3-wilayah-filipina-maluku-dan-sunda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1690 Tempat terbit: Venezia Tokoh: Deskripsi: Orang Italia dikenal sebagai jago kartografi dan pembuat peta yang handal. Menariknya, mereka tidak menggunakannya seperti orang Belanda, Inggris, Portugis atau Spanyol untuk berlayar jauh dan mendirikan koloni di belahan-belahan dunia. Orang Italia cenderung terfokus ke wilayah sekitar Laut Tengah - [Foto-foto dari "masa bersiap": Korban-korban tembak dan kekerasan (1)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-korban-korban-tembak-dan-kekerasan-1/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta lipat untuk perjalanan dari tahun 1905 tentang Jawa dan Madura](https://dului.com/peta-lipat-untuk-perjalanan-dari-tahun-1905-tentang-jawa-dan-madura/) - Tampilan penuh peta dalam 30 lipatan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Jilid pembungkus peta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Tampilan dekat ke salah satu bagian peta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Index yang mempermudah pencarian sebuah tempat di peta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1905 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Awal - [Foto-foto dari "masa bersiap": Ekshumasi korban-korban kekerasan (3)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-ekshumasi-korban-korban-kekerasan-3/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kota Jakarta dari tahun 1780](https://dului.com/peta-kota-jakarta-dari-tahun-1780/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1780 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini adalah salah satu peta kota tentang Jakarta yang tertua, yang tentunya masih terpusat ke kawasan pelabuhan utama saat itu, yaitu wilayah Sunda Kelapa, Pusat peta ini adalah Kastil Batavia dengan pengambangan kota ke sekelilingnya selain ke utara yang memang - [Foto-foto dari "masa bersiap": Ekshumasi korban-korban kekerasan (2)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-ekshumasi-korban-korban-kekerasan-2/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno dari tahun 1680: Nusantara di tengah dunia](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1680-nusantara-di-tengah-dunia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1680 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan peta maritim yang digunakan oleh VOC dalam penjelajahan lautnya ke berbagai pelosok dunia, dan tentunya ke wilayah Nusantara sesuai dengan judul peta yaitu Oost Indien. Salah satu keistimewaan dari peta ini adalah pencantuman pulau-pulau yang kecil, yang membuatnya - [Foto-foto dari "masa bersiap": Ekshumasi korban-korban kekerasan (1)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-ekshumasi-korban-korban-kekerasan-1/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Dokumen dari tahun 1599 yang memuat peta Pulau Banda dan sekitarnya](https://dului.com/dokumen-dari-tahun-1599-yang-memuat-peta-pulau-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1599 Tempat terbit: Frankfurt (?) Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan halaman dokumen kuno berbahasa Latin yang memperlihatkan peta Banda dan sekitarnya. Petanya sendiri sudah dimuat di posting ini. Teks di halaman ini a.l. memuat kalimat Stofferolla, Stofferolla, Ascehad an la, Ascehad an la, yll lolla, yll - [Foto-foto dari "masa bersiap": Ketegangan di jalanan (2)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-ketegangan-di-jalanan-2/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta dari tahun 1910: Sumatera dalam dua bagian](https://dului.com/peta-dari-tahun-1910-sumatera-dalam-dua-bagian/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini merupakan bagian dari rangkaian peta Hindia-Belanda yang diterbitkan di tahun 1910. Khusus untuk Sumatera, peta dibuat dalam 2 bagian: utara dan selatan. Selain itu, beberapa wilayah dan tempat digambar terpisah dalam skala - [Foto-foto dari "masa bersiap": Ketegangan di jalanan (1)](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-ketegangan-di-jalanan-1/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno dari tahun 1730: Kepulauan Sunda](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1730-kepulauan-sunda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1730 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini mengikuti tradisi orang-orang Eropa terutama Belanda yang menyebut wilayah yang meliputi Jawa, Kalimantan, dan Sumatera sebagai "Kepulauan Sunda" (dan Nusa Tenggara sebagai "Kepulauan Sunda Kecil"). Peta ini dipenuhi dengan nama-nama tempat yang dianggap penting. Pulau Jawa, karena relatif - [Foto-foto dari "masa bersiap": Perusakan bangunan](https://dului.com/foto-foto-dari-masa-bersiap-perusakan-bangunan/) - "Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan - [Peta kuno dari tahun 1575: Posisi Nusantara di Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1575-posisi-nusantara-di-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1575 Tempat terbit: ? Tokoh: Deskripsi: Peta yang sangat tua dalam bahasa Latin ini menarik dari banyak sudut. Yang sangat mencolok tentunya proporsi besar beberapa pulau yang tampaknya menunjukkan pentingnya pulau ini di mata bangsa Eropa saat itu, seperti Ambon, Halmahera (Gilolo), Jawa, Sumbawa, dsb. Kedua, - [Pertemuan warga Belanda penentang Republik Indonesia di Den Haag, 27 September 1947](https://dului.com/pertemuan-warga-belanda-penentang-republik-indonesia-di-den-haag-27-september-1947/) - Para peserta yang memenuhi gedung perkumpulan. Spanduk di samping bendera Belanda bertuliskan "Republik Indonesia berarti kungkungan, kekacauan, dan kesengsaraan. Berunding dengan gerombolan ini merupakan perkhianatan."(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salah seorang pembicara yang merupakan penentang Republik Indonesia, politisi dari Partai Katolik dan mantan Menteri Urusan Tanah Jajahan, Charles Joseph Ignace Marie Welter(klik - [Peta kuno dari tahun 1724/1726: Kawasan Laut Arafura dan Laut Banda](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-1726-kawasan-laut-arafura-dan-laut-banda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724/1726 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini menampilkan pulau-pulau yang bertebaran di Laut Arafura serta Laut Banda dan sekitarnya. Buru dan Seram menjadi pulau yang banyak diberi keterangan. Pulau Banda dan sekitarnya tentu tidak ketinggalan. Peta ini menampilkan pulau-pulau lain yang pada saat itu relatif - [Kapal-kapal militer di perairan Ambon setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/kapal-kapal-militer-di-perairan-ambon-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - Kapal AL Australia HMAS Gympie di perairan Ambon membawa pasukan Australia (dan Belanda?) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… disertai kapal AL Australia lainnya yaitu HMAS Glenelg(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kapal-kapal KNIL Laut yang di tahun 1942 direbut Jepang, dalam kondisi terbengkalai di tahun 1945(klik untuk memperbesar | - [Peta kuno berbahasa Perancis dari tahun 1745: Pesisir Jawa dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-berbahasa-perancis-dari-tahun-1745-pesisir-jawa-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1745 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini tampaknya fokus sepenuhnya ke navigasi pelayaran, dan hanya mencantumkan informasi tentang wilayah-wilayah pesisir, serta tidak peduli dengan kawasan pedalaman. Kita melihat tampilan penuh tentang Bangka, Belitung, dan Madura, serta sebagian kecil dari Kalimantan dan Sumatera. Sesuai judul peta, - [Pasukan Australia di Maluku, 1945](https://dului.com/pasukan-australia-di-maluku-1945/) - Oktober 1945: Beberapa tentara Australia berdiri tegap sementara bendera Australia dan Belanda dinaikkan dengan iringan musik genderang dan seruling dari beberapa warga lokal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Ambon: Seorang tentara Australia berjaga di sebuah jalan yang lumayan banyak dilewati warga(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Oktober 1945: Seorang perwira Inggris - [Peta kuno dari tahun 1719: Ketika pulau-pulau di Kepulauan Seribu masih bernama Belanda](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1719-ketika-pulau-pulau-di-kepulauan-seribu-masih-bernama-belanda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1719 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan peta yang oleh VOC dikategorikan sebagai rahasia, artinya tidak dipublikasikan, dan sepenuhnya digunakan VOC untuk kepentingan mereka sendiri. Peta ini menampilkan pesisir utara dari wilayah Jakarta dengan nama-nama yang masih bertahan sampai sekarang a.l. Ontongh Java (Untung Jawa), - [Pendaratan (tepatnya pelautan) pesawat amfibi Catalina milik AU Australia di Ambon, 1945](https://dului.com/pendaratan-tepatnya-pelautan-pesawat-amfibi-catalina-milik-au-australia-di-ambon-1945/) - Warga berperahu, termasuk dua ibu-ibu, mengerumuni pesawat amfibi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang awak pesawat memberikan sesuatu (koin?) kepada seorang anak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto pertama(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: sekitar Oktober 1945 Tempat: Ambon Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / - [Peta kuno dari sekitar tahun 1690: Kedudukan Nusantara di Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-sekitar-tahun-1690-kedudukan-nusantara-di-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1690 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Salah satu hal yang menarik dari peta ini adalah bahwa penyusunnya, Nicolaas Witsen, adalah seorang politisi yang pernah menjadi walikota Amsterdam sebanyak 13 kali (!). Dan yang terkait dengan sejarah Indonesia: Nicolaas Witsen pernah menjadi pucuk pimpinan VOC. Tidak mengherankan - [Pertemuan petinggi Belanda dengan beberapa pemuka masyarakat Sulawesi Selatan, 1946 (4)](https://dului.com/pertemuan-petinggi-belanda-dengan-beberapa-pemuka-masyarakat-sulawesi-selatan-1946-4/) - Delegasi Belanda (NICA?) di pertemuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kelompok pemusik tradisional yang mengiringi acara pertemuan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… di samping pemain tuba…(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang merupakan bagian dari kelompok pemusik dengan instrumen barat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Peta kuno dari sekitar tahun 1599: Banda dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-sekitar-tahun-1599-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1599 Tempat terbit: Frankfurt (?) Tokoh: Deskripsi: Peta sangat kuno ini merupakan salah satu peta pertama yang menampilkan Pulau Banda dan sekitarnya. Banda dan Neira tampak ditampilkan dengan letak, proporsi, dan kontur yang lumayan tepat. Ini menunjukkan bahwa pulau-pulau ini sudah cukup dikenal dan dijelajahi. - [Pertemuan petinggi Belanda dengan beberapa pemuka masyarakat Sulawesi Selatan, 1946 (3)](https://dului.com/pertemuan-petinggi-belanda-dengan-beberapa-pemuka-masyarakat-sulawesi-selatan-1946-3/) - Acara penandatanganan dokumen (sebuah kesepakatan antara Belanda dan para pemuka masyarakat?) difoto dari ruangan sebelah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan setelah acara tanda tangan selesai …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang dilanjutkan dengan pidato dari pihak Belanda (NICA?)…(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang disampaikan - [Peta kuno dari sekitar tahun 1600: Bali](https://dului.com/peta-kuno-dari-sekitar-tahun-1600-bali/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: sekitar 1600 Tempat terbit: Frankfurt (?) Tokoh: Deskripsi: Peta sangat kuno ini tampaknya merupakan cikal bakal dari beberapa peta berikutnya di berbagai abad yang menampilkan Bali seperti hair dryer. Peta dengan utara menghadap ke bawah ini disalin "buta" berulang kali, termasuk keterangan tentang adanya tiga istana - [Pertemuan petinggi Belanda dengan beberapa pemuka masyarakat Sulawesi Selatan, 1946 (2)](https://dului.com/pertemuan-petinggi-belanda-dengan-beberapa-pemuka-masyarakat-sulawesi-selatan-1946-2/) - Seorang peserta menandatangani sebuah dokumen (kesepakatan?) …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… disusul seorang peserta lainnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Acara penandatanganan dokumen difoto dari sudut jauh(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang peserta lain membubuhkan tanda tangannya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: - [Peta kuno dari tahun 1616: Sumatera](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1616-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1616 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Wilayah Malaka dan Sumatera merupakan kawasan yang relatif awal dipetakan oleh bangsa-bangsa Eropa, seperti yang diperlihatkan oleh peta berbahasa Latin dari awal abad ke-17 ini. Peta ini sudah tepat menempatkan Aceh (Achem) di utara (di peta ini menghadap ke kanan) - [Pertemuan petinggi Belanda dengan beberapa pemuka masyarakat Sulawesi Selatan, 1946 (1)](https://dului.com/pertemuan-petinggi-belanda-dengan-beberapa-pemuka-masyarakat-sulawesi-selatan-1946-1/) - Kelompok pemusik yang menyertai acara pertemuan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pertemuan ini dihadiri a.l. oleh Raja Gowa ke-35, I Mangimangi Daeng Mattutu Karaeng Bontonompo, (di depan kursi) dan kemungkinan juga Arung Enrekang ke-13, Andi Muhammad Tahir (berdasi)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua petinggi Belanda di depan meja hidangan(klik untuk - [Peta kuno dari tahun 1750 yang berpusat di Laut Sulawesi](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-yang-berpusat-di-laut-sulawesi/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini cukup unik karena menjadikan Laut Sulawesi sebagai pusatnya, sehingga mencakup wilayah yang sekarang berada di empat negara, yaitu Brunei, Filipina, Indonesia, serta Malaysia. Saat itu tapi peta ini membagi pulau-pulau ini dalam empat kelompok: Filipina, Jawa serta Kepulauan - [Musa Surianata Jumena dan Burhanudin di acara pendirian PBB di San Francisco, 26 Juni 1945](https://dului.com/musa-surianata-jumena-dan-burhanudin-di-acara-pendirian-pbb-di-san-francisco-26-juni-1945/) - Ketika PBB didirikan di San Francisco pada tanggal 26 Juni 1945, dan perwakilan dari 50 negara pendiri menandatangani piagam PBB, banyak tidak diketahui bahwa paling tidak ada dua orang asal Indonesia hadir di acara ini, meskipun Republik Indonesia saat itu belum lahir dan masih berada di bawah pendudukan Jepang.Yang pertama adalah seorang diplomat asal Pasundan - [Peta rahasia VOC dari tahun 1719: Selat Sunda](https://dului.com/peta-rahasia-voc-dari-tahun-1719-selat-sunda/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1719 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Para peta umumnya terfokus pada pulau, atau kepulauan. Dokumen ini menjadi menarik karena memetakan sebuah selat, tepatnya Selat Sunda antara Jawa dan Sumatera. Peta navigasi ini berharga karena menjadi salah satu kunci kendali atas jalur laut yang penting ini. Tidak - [Kunjungan Jenderal Van Oyen ke Keraton Kadariah, Pontianak 1946 (2)](https://dului.com/kunjungan-jenderal-van-oyen-ke-keraton-kadariah-pontianak-1946-2/) - Didi van Delden (kiri) dan suaminya, Sultan Hamid II (kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Mayjen Van Oyen dan Didi van Delden dipayungi, sementara Sultan Hamid II berada di latar depan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang Belanda dan Indonesia dalam seragam KNIL di acara kunjungan Von Oyen ke Pontianak(klik untuk - [Peta kuno dari tahun 1773: Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1773-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1773 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini menampilkan wilayah Indonesia dengan proporsi dan kontur yang lumayan, terlepas dari Papua yang saat itu memang belum banyak terjelajahi. Wilayah yang kaya rempah-rempah ditampilkan khusus di pojok kiri bawah dengan skala yang lebih besar. Peta ini juga dilengkapi - [Kunjungan Jenderal Van Oyen ke Keraton Kadariah, Pontianak 1946 (1)](https://dului.com/kunjungan-jenderal-van-oyen-ke-keraton-kadariah-pontianak-1946-1/) - Sultan Hamid II (kanan) dalam seragam KNIL pada acara kunjungan Mayjen Van Oyen ke Pontianak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Didi van Delden, Mayjen Van Oyen, dan Sultan Hamid II di Pontianak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Didi van Delden, Mayjen Van Oyen, dan Sultan Hamid II (kedua dari kanan) di - [Peta kuno dari tahun 1640: Ternate, Tidore, dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1640-ternate-tidore-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1640 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini menampilkan pulau-pulau penghasil rempah-rempah di sebelah barat Halmahera (di sini disebut pulau Gilolo, Jailolo). Peta ini menampilkan utara di sebelah kanan, sehingga pulau-pulau ini berderet mendatar di bagian tengah: Makian (Machian), Moti (Motir yang tampaknya keliru disebut juga - [Warga di sekitar Danau Tondano setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946](https://dului.com/warga-di-sekitar-danau-tondano-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946/) - Gunung Soputan dilihat dari tepian Danau Tondano(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perahu nelayan di dermaga-dermaga di tepi Danau Tondano(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga mandi dan mencuci baju di Danau Tondano(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945/1946 Tempat: Danau Tondano (Minahasa) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber - [Peta militer Inggris dari tahun 1811: Jawa dan Madura](https://dului.com/peta-militer-inggris-dari-tahun-1811-jawa-dan-madura/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1811 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Invasi Inggris ke Jawa di tahun 1811 adalah bagian dari sejarah Indonesia yang relatif kurang dikenal, dan orang Indonesia umumnya merasa bahwa negeri ini dijajah oleh Belanda tanpa interupsi hingga Jepang menyerbu di tahun 1942. Terlepas dari catatan di atas, - [Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (4)](https://dului.com/tomohon-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946-4/) - Sebuah rumah panggung dengan balkon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kincir air(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sarana penumbukan padi (yang digerakkan kincir air?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Keramaian warga yang melintas jalan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… di hari pasar(klik untuk memperbesar - [Peta kuno dari tahun 1747: Jakarta antara Angke dan Ancol](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1747-jakarta-antara-angke-dan-ancol/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1747 Tempat terbit: Den Haag Tokoh: Deskripsi: Berbeda dengan peta-peta lain yang umumnya terfokus ke pusat keramaian, peta ini menampilkan wilayah yang cenderung sepi, saat itu. Peta yang mencampurkan bahasa Belanda dan Perancis ini memperlihatkan Jakarta di pertengahan abad ke-18 antara Angke dan Ancol. Kita a.l. - [Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (3)](https://dului.com/tomohon-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946-3/) - Pedati kuda menjadi sarana transportasi dari dan menuju pasar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga ibu berkebaya mengusung barang di atas kepalanya sementara sebuah pedati kuda melintas membawa seonggok rumput(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua (?) wanita Belanda menaiki sebuah pedati kuda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jalan - [Peta kuno dari tahun 1676: Letak Nusantara di Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1676-letak-nusantara-di-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1676 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Ini adalah peta yang cukup terkenal hasil olahan John Speed, yang menampilkan benua Asia yang diapit "Samudra Timur" (sekarang Samudra Hindia) dan "Samudra Barat" (sekarang Samudra Pasifik). Wilayah Nusantara tergambarkan dengan cukup lumayan meskipun Pulau Seram tampak sangat besar, dan - [Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (2)](https://dului.com/tomohon-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946-2/) - Salah satu sudut pasar Tomohon yang menjajakan daging hewan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bagian pasar di area terbuka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penjual dan pembeli ikan; para wanita penjual umumnya mengenakan penutup kepala, para wanita pembeli umumnya tidak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Serangkai ikan hasil tangkapan(klik - [Peta kuno dari tahun 1724: Banda dan sekitarnya (tak berwarna)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-banda-dan-sekitarnya-tak-berwarna/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan versi "tidak berwarna" dari peta yang pernah dimuat di posting ini sebelumnya. Peta ini menampilkan Pulau Run, Ai, Banda, Neira, Bandaneira, dan Hatta/Rozengain. Juru kartografi: dicuplik dari karya François Valentijn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> - [Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (1)](https://dului.com/tomohon-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946-1/) - Sebuah kampung di tepi sungai dengan perahu sebagai sarana transportasi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para warga menata dan menggali kuburan dengan latar belakang menara gereja(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kompleks gereja di sebuah lembah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Area pemakaman di sekitar gereja(klik untuk memperbesar | - [Peta kuno dari tahun 1724/1726: Bali](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-1726-bali/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724/1726 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Bali ketika masih digambarkan seperti sebuah hair dryer. Berbeda dengan peta-peta sebelumnya yang mencantumkan lokasi istana-istana raja, peta ini memuat nama-nama tempat yang tampaknya sudah dijelajahi bangsa Belanda saat itu yang umumnya nama-nama di sekitar pesisir, bukan pedalaman. Kita a.l. - [Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (5)](https://dului.com/aksi-pasukan-inggris-di-jakarta-1945-5/) - November 1945: Pasukan Inggris menginterogasi direktur Java Bank, jabatan yang saat itu masih dipegang seorang Jepang …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dan menanyai para pegawai bank berkebangsaan Indonesia dengan tuduhan bank ini dicoba dikuasai para pendukung kemerdekaan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)November 1945: Seorang tentara Inggris asal India - [Peta kuno dari tahun 1750: Sumatera](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta berumur hampir 300 tahun ini menampilkan tempat-tempat utama di Sumatera dengan cukup terperinci. Penyusun peta saat itu hanya mengenal Kesultanan Aceh (Roy d'Achem) sementara kota-kota lain dimuat tanpa dikaitkan dengan kesultanan/kerajaan mana pun, misalnya: Padang, Manincabo (Minangkabau), Priaman (Pariaman), - [Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (4)](https://dului.com/aksi-pasukan-inggris-di-jakarta-1945-4/) - Oktober 1945: Pasukan Inggris asal India bersama suster Jongsma dan Letnan A Hengeveld dari AL Belanda (berpakaian serba putih) di RS Mater Dolorosa tempat para lansia Belanda diinternir oleh pasukan Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)November 1945: Seorang tentara Inggris, dengan senjata di tangan, bercukur di bawah pohon rindang(klik untuk memperbesar | - [Peta dari tahun 1910: Maluku dan Papua](https://dului.com/peta-dari-tahun-1910-maluku-dan-papua/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini merupakan bagian dari rangkaian peta Hindia-Belanda yang diterbitkan di tahun 1910. Sebelumnya blog ini sudah memuat peta Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, serta Sulawesi dari rangkaian peta modern ini. Jawa dan Sumatera akan menyusul. Juru kartografi: Sumber / Hak - [Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (3)](https://dului.com/aksi-pasukan-inggris-di-jakarta-1945-3/) - Pasukan Seaforth Highlanders dalam kostum tradisional mereka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Oktober 1945: Dua tentara Inggris asal India di belakang seorang juru kamera Indonesia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Oktober 1945: Konvoi tank di bawah pimpinan Mayor B.P. Boyd di sebelah trem jurusan"Jembatan Merah - Kramat - Tanah Abang" yang - [Peta kuno dari tahun 1598: Nusantara bagian barat (versi tak berwarna)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1598-nusantara-bagian-barat-versi-tak-berwarna/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1598 Tempat terbit: Frankfurt Tokoh: Deskripsi: Peta yang disusun 3 tahun sebelum VOC berdiri ini dikabarkan menjadi salah satu dokumen yang digunakan organisasi dagang ini di dalam menjelajahi wilayah Nusantara, yang berujung pada penjajahan ratusan tahun wilayah Nusantara di bawah kekuasaan bangsa Belanda. Peta ini terutama - [Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (2)](https://dului.com/aksi-pasukan-inggris-di-jakarta-1945-2/) - 29 Oktober 1945: Konvol tank pimpinan Mayor B.P. Boyd di Salemba(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Awak tank dengan nomor urut 2 berdiri di atas kendaraan lapis baja mereka, salah satunya seorang Sikh asal India(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Konvoi tank Inggris di Jatinegara …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Peta kuno dari tahun 1680: Hindia Timur](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1680-hindia-timur/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1680 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta navigasi dengan utara di sebelah kiri ini cukup memperlihatkan wilayah yang disebut Oost Indien (Hindia Timur) secara komprehensif, terutama mengingat bahwa peta ini dibuat masih di abad ke-17. Kontur wilayah Nusantara sudah mendekati proporsi yang sesungguhnya, meski di beberapa - [Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (1)](https://dului.com/aksi-pasukan-inggris-di-jakarta-1945-1/) - Seorang tentara Inggris asal India mengatur lalu lintas di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)29 Oktober 1945: Patroli kendaraan lapis baja sepanjang jalur kereta di wilayah Matraman di bawah pimpinan Mayor B.P. Boyd (paling depan) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)29 Oktober 1945: Iring-iringan tank kesatuan Mayor B.P. Boyd - [Peta kuno dari tahun 1811: Teluk Kupang](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1811-teluk-kupang/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1811 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Perancis mengirimkan sebuah tim ekspedisi laut di tahun 1800-1803 di bawah pimpinan kapten Thomas Baudin dengan tujuan mendirikan wilayah jajahan di Australia. Louis Freycinet, yang menyusun peta di atas, merupakan bagian dari tim ini. Peta ini dikeluarkan beberapa tahun setelah - [Beberapa foto dari Sulawesi setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946](https://dului.com/beberapa-foto-dari-sulawesi-setelah-perang-dunia-ii-usai-1945-1946/) - Sebuah pedati kuda mengangkut lima orang melewati reruntuhan perumahan yang rusak akibat perang; kemungkinan di kawasan pecinan di Tomohon(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang bocah menunggang kuda membawa sekarung rumput(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang suster dengan latar belakang sebuah gunung(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Asap - [Peta kuno dari tahun 1638: Ternate, Tidore, dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1638-ternate-tidore-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1638 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini juga memuat pulau-pulau penghasil rempah-rempah yang berada di sebelah barat Halmahera (di sini disebut pulau Gilolo, Jailolo). Di peta ini utara menghadap ke kanan, sehingga pulau-pulau ini berderet mendatar di bagian tengah: Bacan (Bachian), Makian (Machian), Moti (Motir - [Gempuran bom udara Sekutu atas posisi Jepang, 1944/1945 (3)](https://dului.com/gempuran-bom-udara-sekutu-atas-posisi-jepang-1944-1945-3/) - Foto udara atas pelabuhan Makassar yang memperlihatkan 4 kapal perang Jepang, satu di antaraya terkena bom Sekutu. Asap tampak mengepul dari salah satu wilayah pelabuhan yang terkena bom. Pihak Sekutu melaporkan adanya 2 kapal perang dan 1 kapal kargo Jepang yang berhasil dibom di peristiwa ini.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: - [Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-jawa-dalam-tujuh-bagian/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini terdiri dari 7 lembaran terpisah yang harus dirangkaikan untuk mendapat pandangan penuh atas Pulau Jawa. Tiap lembaran diberi judul dengan menyebut nama wilayah yang dianggap dominan saat itu: Bantam (Banten) Jakatra (Jakarta), yang juga memuat wilayah Bandong (Bandung), - [Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946](https://dului.com/pasukan-inggris-meninggalkan-indonesia-29-november-1946/) - Komandan pasukan Inggris, Brigadir Lauder (berkacamat), sebelum menaiki kapal De Talma untuk meninggalkan wilayah Indonesia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bendera Belanda dinaikkan setelah kapal De Talma yang mengangkut pasukan Inggris meninggalkan perairan Indonesia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Warga Belanda melambaikan tangan kepada pasukan Inggris yang meninggalkan Indonesia dengan kapal - [Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta](https://dului.com/peta-kuno-berbahasa-jerman-dari-tahun-1790-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1790 Tempat terbit: Tokoh: Deskripsi: Peta dalam bahasa Jerman ini memperlihatkan wilayah "perkotaan" yang didirikan Belanda di Jakarta di abad ke-18. Utara diperlihatkan di sebelah kiri, karena itu kita lihat Kali Krukut melintas mendatar di tengah peta dari arah kanan menuju ke pelabuhan Sunda Kelapa. Di - [Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946](https://dului.com/apel-terakhir-pasukan-inggris-sebelum-meninggalkan-indonesia-dan-menyerahkan-kontrol-militer-kepada-tentara-belanda-28-november-1946/) - Pasukan Inggris meninggalkan Jakarta dan menyerahkan kontrol militer kepada pasukan Belanda dari Resimen VII Prinses Irene(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Komodor Udara Stevens (kiri) dan Brigadir I.C.A. Lauder (kanan), dua perwira terakhir Inggris yang masih berada di Jakarta hingga 28 November 1946(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Apel terakhir pasukan - [Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia](https://dului.com/peta-kuno-dari-sekitar-tahun-1633-posisi-nusantara-di-asia/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1633 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini memperlihatkan Asia termasuk Cina, India, Jepang, dan Korea. Wilayah Nusantara digambarkan dengan banyak sekali pulau, termasuk yang sekarang masuk negara Filipina. Kontur umum wilayah Nusantara sudah tertangkap oleh peta ini, meski Kalimantan dan terutama Sulawesi masih belum tuntas - [Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946](https://dului.com/pemindahan-warga-belanda-indo-mantan-penghuni-kamp-jepang-ke-australia-1946/) - Para anak-anak Belanda bersama awak kapal Australia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Anak-anak Indo (?) yang dipindahkan ke Australia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua anak Indo (?) bersama anak-anak lain di sebuah sekolah di Australia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1946Tempat: Australia Tokoh: Peristiwa: Kamp-kamp tawanan - [Peta kuno dari tahun 1724: Banda dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) ---> Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta ini menampilkan Pulau Naira dipenuhi oleh Gunung Banda Api lengkap dengan asap dan letusannya, objek alam yang memang menjadi kekhasan pulau ini. Pulau lain yang ditampilkan sama dengan yang biasa muncul ketika bangsa Eropa membuat peta tentang Banda, - [Repatriasi warga Belanda mantan penghuni kamp Jepang dengan kapal "SS Almazora", 1946](https://dului.com/repatriasi-warga-belanda-mantan-penghuni-kamp-jepang-dengan-kapal-ss-almazora-1946/) - Suasana di kapal SS Almazora yang membawa wanita dan anak-anak mantan penghuni kamp Jepang ke Belanda(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bangsal tempat tidur dengan berbagai macam koper(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebagian dari anak-anak Belanda di kapal SS Almazora; mereka sebelumnya tidak pernah menginjakkan kaki di tanah leluhurnya(klik untuk - [Peta kuno dari tahun 1750: Bali](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-bali/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Tokoh: Deskripsi: Peta "terbalik" ini didasarkan pada karya Theodore De Bry yang terbit jauh sebelumnya. Sama dengan peta lain dengan sumber yang sama, peta ini dihiasi dengan gambar tentang Palais du Roy (istana raja) serta menempatkan tiga istana raja di dalam petanya. Yang - [Berpose untuk menunjukkan kesungguhan Belanda atas kesehatan masyarakat, 1941](https://dului.com/berpose-untuk-menunjukkan-kesungguhan-belanda-atas-kesehatan-masyarakat-1941/) - Wanita dan anak-anak di sebuah bangsal perawatan yang bersih dan steril dengan sudut foto yang diatur agar tiap kepala terlihat tanpa menghalangi yang lain(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Dua orang pasien mendapat pelayanan dari paling tidak tujuh petugas kesehatan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1941 Tempat: Jawa - [Peta kuno dari tahun 1724: Ambon](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-ambon/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Ini adalah peta Ambon yang mendasari peta lain tentang pulau ini yang muncul berikutnya, termasuk dalam penentuan arah mata angin. Peta ini membagi Ambon dalam 2 wilayah: Hitoe di "atas", dan Leytimor di "bawah". Peta ini dilengkapi juga dengan bagan - [Penerbangan mantan penghuni kamp Jepang dari Yogyakarta ke Jakarta, 1946](https://dului.com/penerbangan-mantan-penghuni-kamp-jepang-dari-yogyakarta-ke-jakarta-1946/) - Seorang pemuda berusia 19 tahun yang kurang gizi harus dibantu dalam berjalan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Seorang ibu berusia 81 tahun tiba di Kemayoran setelah diterbangkan dari Yogyakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 9 Juni 1946 Tempat: Kemayoran (Jakarta) Tokoh: Peristiwa: Di kamp-kamp tahanan Jepang, para warga - [Peta kuno dari tahun 1764: Sumatera](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1764-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1764 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta ini dibuat dengan arah angin sedemikian rupa sehingga Sumatera memanjang dari kiri ke kanan. Pulau-pulau di sekitar Sumatera digambarkan cukup jelas, meskipun juru gambar tampaknya memutuskan untuk tidak memasukkan Belitung. Peta ini hanya menyebut Aceh sebagai roy (kerajaan > - [Aksi kesehatan dan pangan Belanda untuk kaum lemah yang menjadi ajang propoganda](https://dului.com/aksi-kesehatan-dan-pangan-belanda-untuk-kaum-lemah-yang-menjadi-ajang-propoganda/) - Foto ini diberi catatan "Vermagerd, uitgeput dankt zij den hemel dat zij thans vrij is van de 'Bescherming' in de kampen ('extremistenkampen')" [Kurus, lelah, dia bersyukur kepada Tuhan karena sekarang terbebas dari "perlindungan" di kamp ("kamp kaum ekstremis")].(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Foto ini diberi judul "Nog een slachtoffer uit de - [Peta kuno dari tahun 1744: Nusantara bagian timur](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1744-nusantara-bagian-timur/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1744 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta yang dikeluarkan lebih dari 250 tahun lalu ini sudah memperlihatkan pulau-pulau di Nusantara dalam rangkaian dan porsi yang cukup lumayan, meski memang masih ada beberapa kesalahan mendasar dalam kontur pulau terutama di Sulawesi dan Papua. Peta ini juga berisi - [Perawatan kesehatan dari warga Belanda untuk warga lokal semasa perang kemerdekaan](https://dului.com/perawatan-kesehatan-dari-warga-belanda-untuk-warga-lokal-semasa-perang-kemerdekaan/) - Seorang suster Belanda dan perawat lokal menangani beberapa warga dengan model rambut yang sama(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan pembersihan kaki yang terkena infeksi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang ibu menggendong bocah yang tampak penuh luka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto pertama(klik untuk - [Peta kuno dari tahun 1757: Bagian barat Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1757-bagian-barat-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1757 Tempat terbit: Tokoh: Deskripsi: Peta berbahasa Belanda dan Perancis ini cukup luamayan dalam menggambarkan bagian barat Nusantara. Pembuat peta ini kelihatan sekali tidak pelit dalam menggambarna teluk, sehingga tampak jelas dalam proporsi besar. Ini terlihat misalnya di Cilacap, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, serta Sumbawa, di - [Para pejuang kemerdekaan dan tentara Jerman yang ditahan Belanda di Pulau Onrust, 1946](https://dului.com/para-pejuang-kemerdekaan-dan-tentara-jerman-yang-ditahan-belanda-di-pulau-onrust-1946/) - Para tentara Jerman mendapat kunjungan dari para kekasih mereka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para tentara Jerman, yang umumnya awak kapal selam, bermain kartu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para tentara Jerman di latar depan, dan para pejuang kemerdekann di latar belakang, di sekitar sebuah mesin(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Peta kuno dari penghujung abad ke-16: Ketika Jawa menjadi pulau terbesar di Nusantara](https://dului.com/peta-kuno-dari-penghujung-abad-ke-16-ketika-jawa-menjadi-pulau-terbesar-di-nusantara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ujung abad ke-16 Tempat terbit: Tokoh: Deskripsi: Peta tentang India dan Asia Timur ini masih sangat kacau dalam menggambarkan wilayah Nusantara. Yang relatif cukup cermat terpetakan adalah Sumatera, Ambon, dan Halmahera (Gilolo). Beberapa pulau membengkak di luar proporsi, misalnya Jawa (Iava maior), Sumbawa (Çambaba), dan Flores; - [Petinggi sipil dan militer Inggris di Jakarta, 1946](https://dului.com/petinggi-sipil-dan-militer-inggris-di-jakarta-1946/) - Jenderal Miles Dempsey (kiri), Jenderal Philip Christison (membelakangi kamera), dan Komodor Udara C.A. Stevens (kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jenderal Mansergh dan Lord Killearn memeriksa pasukan Belanda (yang kemungkinan menyambut kedatangan Killean di bandara) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Lord Killearn dan Jenderal Mansergh(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Peta dari tahun 1910: Bali dan Nusa Tenggara](https://dului.com/peta-dari-tahun-1910-bali-dan-nusa-tenggara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta menjelang era modern ini memperlihatkan pulau-pulau yang dikelompokkan sebagai Kleine Soenda-Eilanden (Kepulauan Sunda Kecil), yang sekarang meliputi tiga provinsi, yaitu Bali, NTB, dan NTT. Peta ini memperlihatkan juga detail dari Bali dan Lombok, bagian tengah Flores, ujung barat Timor - [Kunjungan RAPWI (Recovery of Allied Prisoners of War and Internees) ke kamp-kamp tahanan di Bandung dan Jakarta setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/kunjungan-rapwi-recovery-of-allied-prisoners-of-war-and-internees-ke-kamp-kamp-tahanan-di-bandung-dan-jakarta-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - Para penghuni kamp Cideng (?) di Jakarta mengerumuni mobil RAPWI (tertulis di moncongnya)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Biara Santa Ursula di Bandung yang dijadikan kamp tahanan oleh militer Jepang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pos RAPWI di Hotel des Indes, Jakarta(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kantor RAPWI - [Peta kuno dari tahun 1750: Ternate, Tidore, dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1750-ternate-tidore-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1750 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Maluku, sebagai wilayah yang menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa sebelum sepenuhnya dikuasai VOC/Belanda, merupakan daerah yang sudah dipetakan dengan relatif cermat, seperti yang ditampilkan di peta keluaran Paris ini. Kita bisa melihat pesisir barat Halmahera (di peta disebut pulau Gilolo, mengacu - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (6): Sersan Mayor Muri](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-6-sersan-mayor-muri/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Salah satu penjaga kamp di Bandung yang menjadi incaran pihak - [Peta kuno dari tahun 1724/1726: Kalimantan](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-1726-kalimantan/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724/1726 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Selintas peta ini seperti salah, tetapi bila kita putar 90° ke kanan, kontur Kalimantan akan terlihat. Ini karena peta ini menempatkan utara di kiri, timur di atas, selatan di kanan, dan barat di bawah. Peta ini membagi Kalimantan dalam beberapa - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (5): Para penjaga kamp](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-5-para-penjaga-kamp/) - Letnan Kolonel Anami, Kasayama, dan Sersan Mayor Muri Masao, dengan tangan terborgol difoto di landasan pacu Kemayoran (?) sebelum diterbangkan …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… untuk dihadapkan ke pengadilan militer di Singapura(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: Februari 1947Tempat: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Setelah Perang Dunia II usai, - [Peta kuno dari tahun 1760: Ketika Jawa dibagi dalam 4 kerajaan, 2 provinsi, dan 5 distrik (1)](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1760-ketika-jawa-dibagi-dalam-4-kerajaan-2-provinsi-dan-5-distrik-1/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1760 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Peta berbahasa Perancis ini menampilkan Jawa dan Madura dengan pembagian di beberapa royaume (kerajaan) serta district (wilayah), dan juga dua kawasan yang diberi istilah province. Yang termasuk kategori royaume adalah Bantam (Banten), Jacatra (Jakarta), Tsieribon (Cirebon), dan Gressic (Gresik). Istilah - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (4): Suasana sidang](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-4-suasana-sidang/) - Seorang tentara Jepang mendapatkan dakwaan di ruang sidang. Pria dengan seragam militer Jepang di sebelah kiri kemungkinan adalah pembelanya.(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dewan hakim militer dengan bendera Australia di belakangnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua perwira (?) Jepang dihadapkan ke ruang sidang dengan penjgaan dua tentara Australia(klik untuk - [Peta perspektif tentang Jakarta dari tahun 1724](https://dului.com/peta-perspektif-tentang-jakarta-dari-tahun-1724/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta perspektif ini menampilkan Kastil Batavia di latar depan, dikelilingi air, dengan empat sudutnya, serta banyak meriam pertahanan di sekelilingya. Laut Jawa berada di bawah, sungai yang bermuara di sebelah kanan adalah Kali Krukut dengan jalur aslinya, serta gambar dari - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (3): Interogasi di lapangan](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-3-interogasi-di-lapangan/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 atau sesudahnya Tempat: Tokoh: Peristiwa: Setelah Perang Dunia II usai, pihak yang menang menangkapi tokoh-tokoh dari pihak yang kalah dan mendakwanya dengan tuduhan kejahatan perang. Informasi dan fakta yang menjadi landasan dakwaan a.l. berasal dari laporan - [Peta kuno dari tahun 1658: Ketika Jawa lebih luas daripada Sumatera](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1658-ketika-jawa-lebih-luas-daripada-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1658 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta Asia dari pertengahan abad ke-17 ini cukup menarik. Ketika kontur Arabia, India, dan pesisir Afrika Timur relatif sudah mengarah ke yang sesungguhnya, wilayah Asia Timur termasuk Nusantara masih belum dikenal. Orang tampaknya sudah pernah dengar Sumatera (di sini Aurea - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (2): Anggota Kempetai](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-2-anggota-kempetai/) - Sersan Mayor Jiro Yokohama(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sersan Nobuo Kubota(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 atau sesudahnya Tempat: Tokoh: Peristiwa: Setelah Perang Dunia II usai, pihak yang menang menangkapi tokoh-tokoh - [Peta kuno dari tahun 1725: Banda dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1725-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1725 Tempat terbit: Leiden Tokoh: Deskripsi: Akurasi di peta ini memperlihatkan bagusnya pengetahuan bangsa Belanda tentang Pulau Banda dan sekitarnya sejak awal abad ke-18. Di sebelah kiri kita lihat pulau Rohn (Run) yang diberi catatan Engels eyland (pulau malaikat). Kemudian ada pulau Way (Ai), berlanjut ke - [Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (1): Kesatuan di Morotai](https://dului.com/tentara-tentara-jepang-di-indonesia-yang-didakwa-sekutu-dengan-tuduhan-kejahatan-perang-1-kesatuan-di-morotai/) - Sersan Uchino dan Prajurit Tanaka mencucui pakaian: Mereka didakwa 10 tahun penjara karena membayonet para tentara AU Australia yang tertawan di Morotai(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Mayor Tomura, Kapten Misumi, dan Kolonel Koba di tengah lantunan seruling bambu: Dituntut hukuman mati karena eksekusi atas 3 anggota AU Australia yang ditawan(klik untuk memperbesar - [Peta kuno dari tahun 1753: Bali](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1753-bali/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1753 Tempat terbit: kemungkinan Amsterdam (meskipun petanya berbahasa Perancis) Tokoh: Deskripsi: Peta tua ini sudah menampilkan utara di atas, tetapi masih menunjukkan kontur Bali yang belum mendekati akurasi. Peta di ditambahkan gambar dengan judul Plan d'un Palais du Roi (bagan dari sebuah istana raja) yang kemungkinan - [Perayaan tahun baru 1946 di Tobati, Jayapura (2)](https://dului.com/perayaan-tahun-baru-1946-di-tobati-jayapura-2/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1 Januari 1946 Tempat: Tobati (Jayapura) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut - [Peta kuno dari tahun 1770: Ambon](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1770-ambon/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1770 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta tua ini dilengkapi "kompas" kecil yang memperlihatkan utara mengarah ke pojok kanan atas. Ambon di sini dibagi menjadi 2 wilayah: Hitoe di utara, serta Leytimor di selatan. Juru kartografi: ? (berdasarkan deskripsi dari François Valentyn) Sumber / Hak cipta: - [Perayaan tahun baru 1946 di Tobati, Jayapura (1)](https://dului.com/perayaan-tahun-baru-1946-di-tobati-jayapura-1/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1 Januari 1946 Tempat: Tobati (Jayapura) Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (30): Soal Naturalisasi; Orang Indonesia Dinaturalisasi di Belanda, Kini Warga Asing Dinaturalisasi](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-30-soal-naturalisasi-orang-indonesia-dinaturalisasi-di-belanda-kini-warga-asing-dinaturalisasi/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniSoal naturalisasi pemain sepak bola warga negara Belaanda menjadi warga negara Indonesia (WNI) bukanlah hal baru di Indonesia. Pada era Hindia Belanda, banyak orang Indonesia dinaturalisasi menjadi warga negara Belanda (WNB). Prosesnya sama antara dulu dan sekarang melalui persetujuan dewan pusat (DPR/Tweede Kamer). Salah - [Peta kuno dari tahun 1728: Sumatera](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1728-sumatera/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1728 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Peta dari awal abad ke-18 ini cukup akurat menampilkan kontur pulau Sumatera, terlepas dari proporsi pulau-pulau kecil-menengah di sekelilingnya. Di sini utara ditampilkan di kiri, sehingga Jawa berada di kanan, dan Singapura di atas. Di peta ini kita bisa melihat - [Pelimpahan kontrol militer dari pasukan Inggris kepada KNIL di wilayah Palembang, 1946](https://dului.com/pelimpahan-kontrol-militer-dari-pasukan-inggris-kepada-knil-di-wilayah-palembang-1946/) - 28 Oktober 1946: Letkol Wils dari Resimen Gurkha IV berbincang dengan Letkol Van Beek dari KNIL dalam pengalihan kontrol militer atas Palembang dari pasukan Inggris ke KNIL(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)28 Oktober 1946: Pasukan KNIL memenuhi tepian Sungai Musi(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang prajurit Belanda duduk di - [Peta dari tahun 1910: Sulawesi](https://dului.com/peta-dari-tahun-1910-sulawesi/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta menuju era modern yang sudah cukup akurat tentang Sulawesi. Peta ini dilengkapi dengan tampilan yang lebih terinci tentang wilayah sekitar Makassar dan Manado. Juru kartografi: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > - [Suasana di Morotai setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, 1944/1945](https://dului.com/suasana-di-morotai-setelah-jepang-menyerah-kepada-sekutu-1944-1945/) - 18 September 1945: Letnan Jendera Tashima (?) menandatangani dokumen kapitulasi dengan disaksikan Jenderal Blamey (?) dari pihak Sekutu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)September 1945: Militer Jepang memberi hormat kepada kuburan pilot Australia yang gugur dalam pertempuran di sekitar Wasile (Halmahera)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Akhir 1944: Prajurit Jepang dipekerjakan - [Peta dari tahun 1869: Teluk Cenderawasih dan sekitarnya](https://dului.com/peta-dari-tahun-1869-teluk-cenderawasih-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1869 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan Groote Geelvin Baai (sekarang Teluk Cenderawasih), dengan Pulau Biak, Wakde, Yapen, dan tempat-tempat lain di sekitarnya. Juru kartografi: Carl Benjamin Hermann von Rosenberg (berkebangsaan Jerman) Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Warga Belanda kembali ke Minangkabau setelah Jepang kalah perang, 1945/1946](https://dului.com/warga-belanda-kembali-ke-minangkabau-setelah-jepang-kalah-perang-1945-1946/) - Tiga warga Belanda berpose(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jalur kereta Lembah Anai(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua wanita Belanda di belakang sebuah mobil(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945/1946 Tempat: Minangkabau Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands - [Peta kuno dari tahun 1748: Nusantara bagian timur](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1748-nusantara-bagian-timur/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1748 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang cukup baik dalam mempertunjukan kontur pulau-pulau di bagian timur Nusantara, dan cukup jujur untuk mengungkapkan bahwa wilayah Papua masih belum lengkap tercakup, begitu juga bagian selatan dari Pulau Sumbawa dan Sumba. Juru kartografi: G. L. le Rouge - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (6)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-6/) - Dua anak pulang membawa hasil tangkapan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga bocah pulang memancing(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sekelompok warga berjalan bersama, para perempuan mengusung barang di atas kepala(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sekelompok warga duduk bersama di tepi saluran air(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Peta kuno dari tahun 1598: Nusantara bagian barat](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1598-nusantara-bagian-barat/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1598 Tempat terbit: Frankfurt Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan pulau-pulau di sekitarnya. Kita lihat antara lain Bintan, Banca (Bangka), Cherimata (Karimata), Carcata (Krakatau), Madura, Bali, Cambaua (Sumbawa) yang digambarkan sangat besar, dan yang cukup menarik: Macasser (Makasar) yang digambarkan sebagai sebuah - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (5)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-5/) - Keramaian di sebuah jalan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang wanita mencuci pakaian dengan membanting baju ke sebuah batu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang bocah kemungkinan dengan perangkap ikan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang wanita di ladang ditemani seekor anjing(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Peta kuno dari tahun 1596: Nusantara di antara wilayah-wilayah lain di Asia Timur dan Tenggara](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1596-nusantara-di-antara-wilayah-wilayah-lain-di-asia-timur-dan-tenggara/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1596 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta sangat tua dengan utara berada di kiri dan timur ditempatkan di atas Juru kartografi: Henricus Van Langren yang memperlihatkan pengetahuan geografi Eropa tentang Asia Timur saat itu. Kita baca ada Camboia, Chinæ, Corea, Formosa, Iapan, Insulæ Philippinæ, Malacca, - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (4)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-4/) - Seorang petani membawa cangkul(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perempuan memikul berbagai barang di atas kepalanya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perempuan memandikan anak kecil(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Menimba air dari sumur(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Keramaian di pasar(klik untuk memperbesar | - [Peta kuno dari tahun 1724/1726: Sumbawa dan Nusa Tenggara Timur](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1724-1726-sumbawa-dan-nusa-tenggara-timur/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724-1726 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan Pulau Sumbawa dan pulau-pulau di Nusa Tenggara Timur termasuk Alor (saat itu disebut Pulau Ombo), Flores (saat itu disebut Floris of Ende), Lembata, Pantar, Rote, Solor, Sumba (saat itu disebut Pulau Cendana),dan Timor. Juru kartografi: François - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (3)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-3/) - Seorang bapak dan anak (Belanda?) di tepi sebuah telaga(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Bapak dan anak yang sama di sebuah lahan perkebunan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kawasan pemukiman yang tampak terawat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah kapal berbendera Amerika dengan banyak pria berseragam kelasi(klik untuk - [Peta kuno keluaran Paris dari tahun 1747: Ambon, Banda, Buru, Seram, dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-keluaran-paris-dari-tahun-1747-ambon-banda-buru-seram-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1747 Tempat terbit: Paris Tokoh: Deskripsi: Juru kartografi: Jacques-Nicolas Bellin Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (2)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-2/) - Suasana di tepi Danau Tondano dengan sisa-sisa kerusakan akibat perang tampak di sebelah kanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tepian Danau Tondano (?) dengan bangunan-bangunan yang rusak parah akibat perang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang gadis memandang ke pesawahan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Tiga perempuan dan dua - [Peta tua dari tahun 1910: Kalimantan](https://dului.com/peta-tua-dari-tahun-1910-kalimantan/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1910 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru kartografi: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)](https://dului.com/suasana-di-minahasa-setelah-jepang-kalah-perang-1945-1/) - Papan petunjuk arah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Danau Tondano (?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Nelayan di Danau Tondano dengan latar belakang gedung yang beratap rusak peninggalan perang (?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah keluarga nelayan di tepi Danau Tondano(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Peta kuno dari sekitar tahun 1753: Jawa dan Madura](https://dului.com/peta-kuno-dari-sekitar-tahun-1753-jawa-dan-madura/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: ~1753 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang dihiasi dengan gambar-gambar untuk menunjukkan wilayah yang kaya akan gunung, sawah, penduduk, hewan liar, dsb. Juru kartografi: Gerard van Keulen Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Kedatangan pasukan Inggris di Medan setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/kedatangan-pasukan-inggris-di-medan-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Medan Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Peta kuno dari tahun 1857: Pesisir utara Jakarta](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1857-pesisir-utara-jakarta/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1857 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan pesisir sekitar Jakarta, mulai dari Tanjung Kait di sebelah kiri, hingga ke Tanjung Pasir (Ontong Java), Tanjung Priuk, dan Muara Beting (Hoek Krawang), termasuk juga beberapa pulau di Kepulauan Seribu. Juru kartografi: B.G. Escher, I.A.C. Eschauzier, - [Lansia Belanda yang diinternir Jepang di RS Mater Dolorosa, 1945 (3)](https://dului.com/lansia-belanda-yang-diinternir-jepang-di-rs-mater-dolorosa-1945-3/) - Tempat darurat untuk mengurus pasien/lansia yang meninggal(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Perawat bernama Jongsma di dekat dua penghuni rumah sakit yang juga menjadi kamp tawanan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pojok tempat para perawat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Suster Jongsma berbincang dengan seorang lansia(klik untuk memperbesar | - [Peta kuno yang memperlihatkan wilayah Nusantara dari tahun 1719](https://dului.com/peta-kuno-yang-memperlihatkan-wilayah-nusantara-dari-tahun-1719/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1719 Tempat terbit: London Tokoh: Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan wilayah Asia mulai dari Hindia Barat hingga Hindia Timur, termasuk Jepang, Korea, dan Tiongkok. Di sebelah kiri ditampilkan peta kecil khusus tentang kota-kota pelabuhan penting saat itu; wilayah Nusantara diwakili oleh dua tempat: Banten (Bantam) dan - [Lansia Belanda yang diinternir Jepang di RS Mater Dolorosa, 1945 (2)](https://dului.com/lansia-belanda-yang-diinternir-jepang-di-rs-mater-dolorosa-1945-2/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kemungkinan peti mayat darurat yang dibuat dari batang dan anyaman bambu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: sekitar Oktober 1945 - [Peta kuno dari tahun 1652: Pulau Banda dan sekitarnya](https://dului.com/peta-kuno-dari-tahun-1652-pulau-banda-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1652 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru kartografi: Ioan Ioanssonium (Jan Jansson) Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Suasana di Manado setelah berakhirnya Perang Dunia II (2)](https://dului.com/suasana-di-manado-setelah-berakhirnya-perang-dunia-ii-2/) - Sebuah rumah sakit dengan lambang palang merah di atapnya, serta kebun jagung di pekarangannya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gereja Katolik Santo Paulus di Lembean(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penjual makanan yang dibungkus daun pisang (?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Empat lelaki di depan Gereja St. Paulus(klik - [Peta grafis dari tahun 1951: Bali](https://dului.com/peta-grafis-dari-tahun-1951-bali/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1951 Tempat terbit: Belanda Tokoh: Deskripsi: Juru kartografi: François ten Have Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Suasana di Manado setelah berakhirnya Perang Dunia II (1)](https://dului.com/suasana-di-manado-setelah-berakhirnya-perang-dunia-ii-1/) - Suasana di sebuah pasar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Dua wanita berjalan mengusung barang di atas kepala mereka(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Suasana di pelabuhan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Edisi lain dari foto pertama(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: akhir 1945 Tempat: Manado - [Peta navigasi kuno dari tahun 1724: Ambon, Buru, Haruku, Saparua, Seram, dan sekitarnya](https://dului.com/peta-navigasi-kuno-dari-tahun-1724-ambon-buru-haruku-saparua-seram-dan-sekitarnya/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Tahun terbit: 1724 Tempat terbit: Amsterdam Tokoh: Deskripsi: Juru kartografi: François Valentyn Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Kerusakan di Manado akibat pertempuran Jepang melawan Sekutu, 1945 (2)](https://dului.com/kerusakan-di-manado-akibat-pertempuran-jepang-melawan-sekutu-1945-2/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah jembatan besi yang rusak(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Manado Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: >>> GARIS WAKTU - [Empat foto lama dari Banda, Makassar, Sawahlunto, dan Surabaya di penghujung abad ke-19](https://dului.com/empat-foto-lama-dari-banda-makassar-sawahlunto-dan-surabaya-di-penghujung-abad-ke-19/) - ~1900: Para pekerja Tionghoa dan mandor Belanda di pertambangan Sawahlunto(klik untuk memperbesar | © C. Nieuwenhuis / Indies Gallery)~1880: Makassar, kawasan di dekat Fort Rotterdam(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1870: Sebuah taman di Surabaya(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)~1890: Gunung Api Banda(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: akhir abad ke-19 (1870, - [Kerusakan di Manado akibat pertempuran Jepang melawan Sekutu, 1945 (1)](https://dului.com/kerusakan-di-manado-akibat-pertempuran-jepang-melawan-sekutu-1945-1/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Gerobak dan pedati sapi di reruntuhan pompa bensin Shell(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) Waktu: 1945 Tempat: Manado Tokoh: Peristiwa: Fotografer: Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie) Catatan: - [Lima foto tentang Jakarta di pertengahan kedua abad ke-19](https://dului.com/lima-foto-tentang-jakarta-di-pertengahan-kedua-abad-ke-19/) - Sebuah kawasan pecinan(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)1870: Kawasan Kali Besar(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)1880: Weltevreden, di kawasan Sawah Besar sekarang(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)1860: Gedung Gubernur Jenderal yang sekarang menjadi Istana Merdeka(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (6): Kunjungan ke rumah sakit tentara](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-6-kunjungan-ke-rumah-sakit-tentara/) - Bendera Australia berkibar di rumah sakit tentara di Makassar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang perwira Australia berbicara di depan para prajurit yang sebagiannya masih mengenakan pakaian pasien perawatan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jenderal Van Oyen tampak ikut menyimak di pojok kanan foto(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / - [Raden Ayu, istri dari Raden Saleh Syarif Bustaman di tahun 1870](https://dului.com/raden-ayu-istri-dari-raden-saleh-syarif-bustaman-di-tahun-1870/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: sekitar 1870 Tempat: Jakarta Tokoh: Raden Ayu (istri dari pelopor seni lukis modern di Indonesia, Raden Saleh) Peristiwa: Juru foto: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: Pada saat itu berfoto dengan didampingi "abdi dalem" yang duduk bersimpuh merupakan mode yang menunjukkan status tinggi. Sang pedamping tampak - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (5): Kunjungan ke rumah sakit tentara](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-5-kunjungan-ke-rumah-sakit-tentara/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Dua lukisan karya Raden Saleh](https://dului.com/dua-lukisan-karya-raden-saleh/) - Berburu di Jawa(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kebakaran hutan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1867 atau sebelumnya Tempat: JawaTokoh: Peristiwa: Juru gambar: Raden Saleh Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: Edisi lain dari gambar pertama pernah dimuat di posting ini. >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (4)](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-4/) - Seorang perwira Belanda (di Malino?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pemandangan (di Malino?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Keramaian di depan rumah sakit tentara di Makassar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kunjungan petinggi militer Australia …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… ke lapangan di rumah sakit - [Foto-foto dari sebuah perkebunan tembakau di awal abad ke-20 (2)](https://dului.com/foto-foto-dari-sebuah-perkebunan-tembakau-di-awal-abad-ke-20-2/) - Kantor perkebunan dengan dua orang Belanda di meja, dan seorang opas di lantai(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Seorang pria Belanda dan perempuan Indonesia di ladang tembakau(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Para pekerja perempuan di gudang pengolahan daun tembakau(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1910 atau sebelumnya Tempat: Jawa Barat (? berdasarkan - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (3)](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-3/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jenderal Van Oyen dan rombongan memasuki sebuah gedung disambut didampingi seorang pemuka warga Makassar bersetelan jas putih(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Van Oyen, kemungkinan di salah satu sudut bangunan yang disebut di atas(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Van Oyen disalami perwakilan - [Foto-foto dari sebuah perkebunan tembakau di awal abad ke-20 (1)](https://dului.com/foto-foto-dari-sebuah-perkebunan-tembakau-di-awal-abad-ke-20-1/) - Pedati yang kemungkinan digunakan untuk mengangkut daun tembakau dari ladang ke gudang pengeringan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Para pekerja perempuan di tempat pengolahan daun tembakau(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kemungkinan warga lokal yang sudah lama mengabdi di perkebunan(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1910 atau sebelumnya Tempat: Jawa Barat (? berdasarkan - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (2): Pertemuan para perwira](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-2-pertemuan-para-perwira/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Warga Nias dalam pakaian tradisional di sekitar tahun 1900](https://dului.com/warga-nias-dalam-pakaian-tradisional-di-sekitar-tahun-1900/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: sekitar 1900 Tempat: Nias Tokoh: Peristiwa: Juru foto: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Para petinggi militer Australia dan Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)](https://dului.com/para-petinggi-militer-australia-dan-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945-1/) - Perwira Australia menyalami para prajurit Australia yang ditempatkan di Makassar(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kendaraan yang membawa para petinggi militer Australia (dan Belanda?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Markas tentara yang dijaga para tentara KNIL (berwajah lokal)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Jenderal Van Oyen (ketiga dari kanan) - [Kebun Raya Bogor di penghujung abad ke-19](https://dului.com/kebun-raya-bogor-di-penghujung-abad-ke-19/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: antara 1890 dan 1900 Tempat: Bogor Tokoh: Peristiwa: Juru foto: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Sejarah Sepak Bola Indonesia (29): Pemain Diaspora Naturalisasi dalam Bingkai NKRI; Nathan Tjoe-A-On dan Kawan-Kawan](https://dului.com/sejarah-sepak-bola-indonesia-29-pemain-diaspora-naturalisasi-dalam-bingkai-nkri-nathan-tjoe-a-on-dan-kawan-kawan/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik DisiniDalam sejarah Indonesia, sejak era Pemerintah Hindia Belanda sudah terjadi proses naturalisasi. Saat itu orang Eropa non Belanda, orang Cina dan orang pribumi banyak yang dinarturalisasi menjadi warga negara Belanda (di Eropa). Pada masa ini, sejak era Pemerintah Republik Indonesia banyak yang telah dinaturalisasi - [Wajah-wajah warga Belanda di Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/wajah-wajah-warga-belanda-di-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - Seorang bocah Belanda di penjual ikan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sekelompok anak perempuan Belanda yang tampaknya diasuh seorang biarawati …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… yang diangkut oleh sebuah jip militer …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… tampaknya untuk kemudian diurus oleh aparat Belanda(klik untuk memperbesar - [Bogor dan Jakarta dalam jepretan Woodbury and Page di sekitar tahun 1880](https://dului.com/bogor-dan-jakarta-dalam-jepretan-woodbury-and-page-di-sekitar-tahun-1880/) - Sungai Ciliwung di Bogor dengan latar belakang Gunung Salak(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Salah satu kanalisasi di Jakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kawasan pecinan di Glodok, Jakarta(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Versi lain dari foto di atas(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: sekitar 1870/1880 Tempat: Bogor, Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru - [Wajah-wajah warga Makassar setelah Jepang kalah perang, 1945](https://dului.com/wajah-wajah-warga-makassar-setelah-jepang-kalah-perang-1945/) - Sekelompok warga mengerubungi dua pria Belanda berseragam militer(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Seorang pedagang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Beberapa pedagang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penjual ikan kering(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penjual sayur dan buah-buahan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penjual - [Wajah-wajah warga Dayak di studio foto dan di alam terbuka dari abad ke-19](https://dului.com/wajah-wajah-warga-dayak-di-studio-foto-dan-di-alam-terbuka-dari-abad-ke-19/) - Antara 1880 dan 1890: Seorang wanita Dayak di studio foto(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Kartu pos bergambar pria Dayak dalam pakaian tradisional, di studio foto(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Seorang pemuda Dayak dalam pakaian perang(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Antara 1880 dan 1890: Seorang wanita Dayak di studio foto(klik untuk memperbesar | - [Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (2), 1945](https://dului.com/suasana-di-pelabuhan-makassar-setelah-belanda-kembali-datang-menyusul-kalah-perangnya-jepang-2-1945/) - Anak-anak Makassar mandi di laut(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kegiatan bongkar muat yang mulai berjalan lagi …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… serta proses transaportasi dari dan menuju pelabuhan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Suasana di pelabuhan dengan atap beberapa bangunan masih memperlihatkan sisa-sisa pertempuran(klik untuk memperbesar - [Masyarakat Batak dalam jepretan K. Feilberg di sekitar tahun 1867](https://dului.com/masyarakat-batak-dalam-jepretan-k-feilberg-di-sekitar-tahun-1867/) - Tiga lelaki Batak dengan senjata tajam(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Warga Batak di sebuah desa yang disebut "Bahru Jahai" (?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sebuah desa Batak di Bukum (Sibolangit, Deli Serdang)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: antara 1867 dan 1870 Tempat: Sumatera Utara Tokoh: Peristiwa: Juru foto: K. Feilberg Sumber - [Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (1), 1945](https://dului.com/suasana-di-pelabuhan-makassar-setelah-belanda-kembali-datang-menyusul-kalah-perangnya-jepang-1-1945/) - Kemungkinan para tentara Jepang yang dipekerjakan sebagai pekerja pelabuhan sebelum mereka dipulangkan ke tanah asalnya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Para anggota KNIL Laut yang sebelumnya ditawan Jepang …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)… dikumpulkan di pelabuhan untuk diberangkatkan ke Australia(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Pelabuhan Makassar, - [Sejarah Padang Lawas (15): Zaman Kuno Padang Lawas; The Forgotten Motherland hingga The Forgotten Kingdoms in Sumatra](https://dului.com/sejarah-padang-lawas-15-zaman-kuno-padang-lawas-the-forgotten-motherland-hingga-the-forgotten-kingdoms-in-sumatra/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Lawas dalam blog ini Klik DisiniWilayah Padang Lawas adalah salah satu representasi wilayah Tanah Batak berbahasa Batak. Satu keutamaan wilayah Padang Lawas dalam konteks sejarah zaman kuno karena banyaknya bukti kepurbakalaan seperti prasasti dan candi. Dengan kata lain data wilayah Padang Lawas cukup tersedia in-situ maupun sumber-sumber tertulis Tiongkok dan - [Aceh di tahun 1870 (2)](https://dului.com/aceh-di-tahun-1870-2/) - Krueng Aceh di Kutaraja(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Pesawahan di Long Leumoh (?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Warga Aceh di Aneuk Galong melintasi Krueng Aceh dengan bantuan rakit dan tali(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1870 Tempat: Aceh Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS - [Kerusakan di Makassar akibat perang antara Jepang dan Sekutu (2), 1945](https://dului.com/kerusakan-di-makassar-akibat-perang-antara-jepang-dan-sekutu-2-1945/) - Kawasan gudang pelabuhan dengan atap genting berserakan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah lubang bekas bom di area pelabuhan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kerusakan di kawasan pemukiman warga (Tionghoa?)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah pedati mengangkut barang-barang rumah tangga yang tampaknya dikumpulkan dari reruntuhan perumahan(klik untuk memperbesar - [Aceh di tahun 1870 (1)](https://dului.com/aceh-di-tahun-1870-1/) - Sebuah benteng Belanda di Kluet Kambing (?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Pasukan Belanda di Kutaraja(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Sungai Krueng Aceh di Aneuk Galong (?)(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1870 Tempat: Aceh Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > - [Sejarah Padang Lawas (14):Soal Kilas Balik NavigasiPelayaran Perdagangan Kuno;Cina, Borneo, Filipina, Sulawesi, Maluku, Pasifik](https://dului.com/sejarah-padang-lawas-14soal-kilas-balik-navigasipelayaran-perdagangan-kunocina-borneo-filipina-sulawesi-maluku-pasifik/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Lawas dalam blog ini Klik DisiniKapan bermula (kerajaan) Sriwijaya? Pertanyaan ini akan membawa ke pertanyaan bagaimana sejarah nusantara di masa lampau (sebelum) terbentuknya kerajaan Sriwijaya. Satu yang jelas sebelum nama Sriwijaya terinformasikan dalam prasasti Kedoekan Boekit (682) dimana djuga disebut nama Minanga/Binanga, sudah ada navigasi pelayaran perdagangan ke Sumatra bagian - [Kerusakan di Makassar akibat perang antara Jepang dan Sekutu (1), 1945](https://dului.com/kerusakan-di-makassar-akibat-perang-antara-jepang-dan-sekutu-1-1945/) - Makassar, Oktober 1945: Suasana di jalan di antara reruntuhan bangunan(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah fasilitas di pelabuhan yang porak poranda akibat pertempuran antara Jepang dan Sekutu(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan yang tinggal kerangkanya(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Sebuah bangunan dengan sisa-sisa hantaman peluru - [Lukisan tentang burung cenderawasih merah karya Réné Primevere Lesson dari tahun 1835](https://dului.com/lukisan-tentang-burung-cenderawasih-merah-karya-rene-primevere-lesson-dari-tahun-1835/) - Le Paradisier rouge, male adulte(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)Le Paradisier rouge, femelle(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1835 Tempat: Papua Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Réné Primevere Lesson Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: Réné Primevere Lesson (1794-1849) adalah seorang ahli bedah, farmasi, dan peneliti alam yang berkunjung ke Papua di - [Ereveld Ancol: Pengalihan dan penguburan jenazah warga Belanda yang dieksekusi semasa pendudukan Jepang (6), 1946](https://dului.com/ereveld-ancol-pengalihan-dan-penguburan-jenazah-warga-belanda-yang-dieksekusi-semasa-pendudukan-jepang-6-1946/) - Pendampingan atas peti jenazah yang kemungkinan berisi sisa jasad seorang tentara(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Peletakan karangan bunga di monumen Ereveld Ancol(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Van Mook (dan istri?) bersama para pembesar militer Belanda dan Inggris, a.l. Jenderal Simon Hendrik Spoor (paling kanan)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Lukisan tentang pelabuhan VOC di Jakarta di sekitar tahun 1740](https://dului.com/lukisan-tentang-pelabuhan-voc-di-jakarta-di-sekitar-tahun-1740/) - (klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: sekitar tahun 1740 Tempat: Jakarta Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > KATA KUNCI - [Ereveld Ancol: Pengalihan dan penguburan jenazah warga Belanda yang dieksekusi semasa pendudukan Jepang (5), 1946](https://dului.com/ereveld-ancol-pengalihan-dan-penguburan-jenazah-warga-belanda-yang-dieksekusi-semasa-pendudukan-jepang-5-1946/) - Peti jenazah yang terkesan pendek, kemungkinan karena dari jenazah hanya tersisa tulang belulang(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salib untuk J.L. Appleby warga Australia (?) yang berusia 33 tahun ketika dieksekusi Jepang di Batutulis, Bogor(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Salib untuk Hanna - [Peta pantai utara Jawa karya Nicolas Engelhard dari tahun 1806/1807 (2)](https://dului.com/peta-pantai-utara-jawa-karya-nicolas-engelhard-dari-tahun-1806-1807-2/) - Peta ini memperlihatkan utara di bawah, sehingga barat berada di sebelah kanan. Peta ini, di bagian atasnya tentunya memperlihatkan tempat-tempat di pesisir utara Jawa, a.l. di sekitar Pekalongan, Tegal, Cirebon, Indramayu, Pamanukan, dan Jakarta dari kiri ke kanan.(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1806/1807 Tempat: Jawa Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Nicolas Engelhard Sumber - [Ereveld Ancol: Pengalihan dan penguburan jenazah warga Belanda yang dieksekusi semasa pendudukan Jepang (4), 1946](https://dului.com/ereveld-ancol-pengalihan-dan-penguburan-jenazah-warga-belanda-yang-dieksekusi-semasa-pendudukan-jepang-4-1946/) - (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 - [Peta pantai utara Jawa karya Nicolas Engelhard dari tahun 1806/1807 (1)](https://dului.com/peta-pantai-utara-jawa-karya-nicolas-engelhard-dari-tahun-1806-1807-1/) - Peta ini memperlihatkan utara di bawah, sehingga barat berada di sebelah kanan. Peta ini, di bagian atasnya tentunya memperlihatkan tempat-tempat di pesisir utara Jawa, a.l. di sekitar Demak, Rembang, Jepara, dan Semarang dari kiri ke kanan.(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1806/1807 Tempat: Jawa Tengah Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Nicolas Engelhard Sumber / - [Ereveld Ancol: Pengalihan dan penguburan jenazah warga Belanda yang dieksekusi semasa pendudukan Jepang (3), 1946](https://dului.com/ereveld-ancol-pengalihan-dan-penguburan-jenazah-warga-belanda-yang-dieksekusi-semasa-pendudukan-jepang-3-1946/) - Rombongan yang mengikuti konvol mobil jenazah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Kerabat dan/atau sejawat mengantar hingga ke liang lahat(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)Penaburan tanah ke atas peti jenazah(klik untuk memperbesar | © Beeldbank - [Sejarah Padang Lawas (13):Kilas Balik Soal Prasasti-Prasasti Sejak Abad ke-7; Minanga, Sriwijaya, Panai dan San-fo-ts'i hingga Aru](https://dului.com/sejarah-padang-lawas-13kilas-balik-soal-prasasti-prasasti-sejak-abad-ke-7-minanga-sriwijaya-panai-dan-san-fo-tsi-hingga-aru/) - *Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Lawas dalam blog ini Klik DisiniSetiap wilayah memiliki sejarah masing-masing termasuk sejarah wilayah Padang Lawas. Pada masa ini di wilayah Padang Lawas ditemukan banyak candi. Sebagian sudah dipugar dan sebagian yang lain masih berupa reruntuhan yang tidak pernah dipikirkan. Sementara di wilayah lain hanya secuil sisa kepurbakalan begitu banyak perhatian, - [Peta Nusantara karya Jan Jansson (Ioannes Iaonssonius) keluaran tahun 1630](https://dului.com/peta-nusantara-karya-jan-jansson-ioannes-iaonssonius-keluaran-tahun-1630/) - Peta dengan judul India orientalis nova description (Hindia Timur, deskripsi baru) yang memperlihatkan pengetahuan bangsa Eropa tentang geografi Asia Tenggara di pertengahan abad ke-17(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery) Waktu: 1630 Tempat: Nusantara Tokoh: Peristiwa: Juru gambar: Jan Jansson (Ioannes Iaonssonius) Sumber / Hak cipta: Indies Gallery Catatan: >>> GARIS WAKTU > ## Laman - [Seputar Sejarah Indonesia Zaman Dahulu](https://dului.com/) - Dului.com adalah situs resmi seputar indonesia tempo doeloe yang memuat informasi mengenai sejarah, foto, peta, biografi, informasi dan lainnya pada zaman dahulu. - [Disclaimer](https://dului.com/disclaimer/) - Last updated: October 23, 2024 Interpretation and Definitions Interpretation The words of which the initial letter is capitalized have meanings defined under the following conditions. The following definitions shall have the same meaning regardless of whether they appear in singular or in plural. Definitions For the purposes of this Disclaimer: Company (referred to as either - [Terms and Conditions](https://dului.com/terms-and-conditions/) - Last updated: October 23, 2024 Please read these terms and conditions carefully before using Our Service. Interpretation and Definitions Interpretation The words of which the initial letter is capitalized have meanings defined under the following conditions. The following definitions shall have the same meaning regardless of whether they appear in singular or in plural. Definitions - [Privacy Policy](https://dului.com/privacy-policy/) - Who we are Suggested text: Our website address is: http://dului.com. Comments Suggested text: When visitors leave comments on the site we collect the data shown in the comments form, and also the visitor’s IP address and browser user agent string to help spam detection. An anonymized string created from your email address (also called a - [Full-Width Page](https://dului.com/full-width-page/) - At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse - [Home](https://dului.com/home-2/) - [Authors List](https://dului.com/authors-list/) - [Typography](https://dului.com/typography/) - Heading 1 Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Heading 2 Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore - [Contact](https://dului.com/contact/) - Headline for the Contact Page Will Be Here Short heading for the Contact Us Section We will write a sub-headline for the Contact Us Section here Address:2360 Hood Avenue, San Diego, CA, 92123 Phone:202-555-0188 Email:contact@example.com Follow us: Full Name Email Message Send MessageThe form has been submitted successfully!There has been some error while submitting the - [About](https://dului.com/about/) - Headline for the About Page Will Be Here For this part, we will write an additional introduction of yourself or your business. This can tell about how you helped clients achieve their desired results. For this part, we will write an additional introduction of yourself or your business. This can be about your company history, - [Offerings](https://dului.com/offerings/) - Headline for the Offerings Page Will Be Here 01 Offering 1This section will highlight specific details about your core offering. We will write about what your offering is and how your company uses it to help users achieve their desired goals. 02 Offering 2This section will highlight specific details about your core offering. We will ## Kategori - [Sejarah Indonesia](https://dului.com/kat/sejarah/) ## Tag - [Featured](https://dului.com/tag/featured/) - [Featured2](https://dului.com/tag/featured2/) - [gallery](https://dului.com/tag/gallery/) - [Doeloe](https://dului.com/tag/doeloe/) - [Doeloe](https://dului.com/tag/doeloe-2/) - [Sejarah](https://dului.com/tag/sejarah/) - [Wawasan](https://dului.com/tag/wawasan/) - [Pengetahuan](https://dului.com/tag/pengetahuan/) - [Histori](https://dului.com/tag/histori/) - [Informasi](https://dului.com/tag/informasi/) - [Zaman Dahulu](https://dului.com/tag/zaman-dahulu/) - [Peradaban](https://dului.com/tag/peradaban/) - [Ilmu](https://dului.com/tag/ilmu/) - [Zamam Dahulu](https://dului.com/tag/zamam-dahulu/) - [Tempo Doeloe](https://dului.com/tag/tempo-doeloe/) - [Sejarah Indonesia](https://dului.com/tag/sejarah-indonesia/) - [Belajar Sejarah](https://dului.com/tag/belajar-sejarah/) - [Sejarah Dunia](https://dului.com/tag/sejarah-dunia/) - [Sejarah Dahulu](https://dului.com/tag/sejarah-dahulu/) - [Sekolah Sejarah](https://dului.com/tag/sekolah-sejarah/) - [Ilmu Sejarah](https://dului.com/tag/ilmu-sejarah/) - [Pengetahuan Sejarah](https://dului.com/tag/pengetahuan-sejarah/)