Sejarah Indonesia

Sejarah Manado (28): Abraham Patra (AP) Mokoginta, Tokoh Bolaang Mongondow; Wethouder Gemeeteraad di Batavia




false
IN


























































































































































 

*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Manado dalam blog ini Klik Disini
 

Abraham
Patra
(AP)
Mokoginta
bukanlah
orang biasa. AP
Mokoginta
adalah
tokoh yang berpengaruhi di afdeeeling Bolaang Mongondow dan juga berhasil
memainkan peran yang penting di Batavia. AP
Mokoginta
dapat dikatakan mewakili citra Bolaang Mongondow sendiri, suatu wilayah di
Residentie Manado yang memiliki nilai tawar sendiri terhadap Pemerintah Hindia
Belanda. Citra Bolaang Mongondow, secara individu muncul dalam kepribadian AP
Mokoginta.

Pulau Sulawesi adalah sebuah provinsi yang
beribukota di Makassar dimana Gubernur berkedudukan. Wilayah Provinsi ini
terdiri dari Gouvernement Clebes en Onderhoorighelden dan Residentie
Manado. Di
Manado berkedudukan Residen Manado. Residentie Manado sendiri terdiri dari empat
afdeeling, yakni: Afdeeeling
Manado, Afdeeling Gorontalo, Afdeeling Midden Celebes dan Afdeeling Poso.
Afdeeling Manado terdiri dari lima onderafdeeling, yaitu: Manado, Tondano,
Amoerang, Sangihe eilanden, Talaud Eilanden dan Bolaang Mongondow. Di
Onderafdeeling Bolaan Mongondow masih memiliki pemerintahan sendiri.

Bagaimana
sejarah AP Mokoginta. Yang jelas AP Mokoginta bukan berasal dari Manado,
Tondano atau Amoerang. Hal ini menjadi menarik karena AP Mokoginta berasal dari
wilayah yang dapat dikatakan masih independen. Bagaimana sejarah Bolaang
Mongondow adalah satu hal, tetapi bagaimana sejarah AP Mokoginta adalah hal
lain lagi.
Seperti
kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

AP Mokoginta van Bolaang Mongondow

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top