*Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyumas dalam blog ini Klik Disini
Perang kemerdekaan Indonesia di wilayah Banyumas. Apakah keutamannya? Yang jelas sudah ada yang menulis tentang perang
kemerdekaan Indonesia di wilayah Banyumas. Mengapa harus ditulis kembali? Nah,
itu dia. Tentu saja menarik untuk mempelajari sejarah wilayah (residentie) Banyumas
selama masa perang kemerdekaan Indonesia. Ada sejumlah tokoh sentral pada awal
perang kemerdekaan Indonesia, diantaranya Mr Amir Sjarifoeddin Harahap,
Soedirman dan Abdoel Haris Nasoetion.

Karesidenan
Banyumas pada masa kemerdekaan 1945-1947. Diah Tjaturini. Skripsi. 1989.
Abstrak. Penelitian mengenai situasi di Karesidenan Banyumas dilakukan di
Jakarta, Purwokerto dan Banyumas sejak bulan April 1988 sampai November 1988.
Tujuannya untuk mengetahui situasi di Karesidenan Banyumas sejak Proklamasi
Kemerdekaan Indonesia diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945 sampai
dilancarkannya Aksi militer I Belanda pada tanggal 21 Juli 1947. Pengumpulan
data dilakukan melalui kepustakaan, berupa buku-buku, manuskrip, surat kabar
dan surat pribadi. juga melalui wawancara serta peninjauan ke lokasi. Dari
hasil penelitian menunjukan bahwa Karesidenan Banyumas merupakan daerah yang
aman dan tenang, serta tidak pernah dilanda pertempuran namun merupakan pusat
kekuatan untuk dikirim ke daerah pertempuran. Dengan situasi yang berbeda
dengan daerah lain, maka Karesidenan Banyumas dapat memusatkan perhatian pada
kehidupan dan kesejahteraan rakyatnya. Keadaan yang semula tenang dan aman
berubah setelah dilancarkan Aksi Militer I Belanda, yang menyebabkan seluruh
daerah di karesidenan ini jatuh dalam kekuasaan tentara NICA, sehingga kerap
terjadi pertempuran antara pasukan Republik Indonesia dengan tentara NICA.
(https://lontar.ui.ac.id/)
Lantas bagaimana sejarah perang kemerdekaan
Indonesia di wilayah Banyumas? Seperti disebut di atas, sejarah perang
kemerdekaan Indonesia di wilayah Banyumas, meski sudah ada yang menulisnya,
tetapi masih perlu ditulis lagi. Tiga diantar sejumlah tokoh pada masa perang
kemerdekaan Indonesia adalah Mr Amir Sjarifoeddin, Soedirman dan Abdoel Haris
Nasoetion. Lalu bagaimana sejarah perang kemerdekaan Indonesia di wilayah
Banyumas? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.
Perang Kemerdekaan Indonesia di Wilayah Banyumas; Mr
Amir Sjarifoeddin Harahap, Soedirman dan Abdoel Haris Nasoetion
Tunggu deskripsi lengkapnya
Mr Amir Sjarifoeddin Harahap, Soedirman dan Abdoel
Haris Nasoetion: Wilayah Banyumas di Pantai Selatan Jawa
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang
(publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.










