*Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik Disini
Perhimpunan Indonesia (PI) adalah organisasi pergerakan nasional pertama
yang menggunakan istilah “Indonesia” dan secara terang-terangan
menuntut kemerdekaan penuh bagi bangsa Indonesia. Didirikan di Belanda pada 5
November 1908, organisasi ini awalnya bernama Indische Vereeniging sebelum
bertransformasi menjadi kekuatan politik radikal yang memperjuangkan prinsip
self-help (menolong diri sendiri) dan non-kooperasi terhadap penjajah (AI Wikipedia). Tentu saja narasi
tersebut banyak salahnya. Sejarah Catur di Indonesia

Perhimpunan Hindia (Indische
Vereeniging), dikenal juga sebagai Perhimpunan Indonesia atau PI (Indonesische
Vereeniging), adalah organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia Belanda yang
berdiri pada tahun 1908. Indische Vereeniging berdiri atas prakarsa Soetan
Kasajangan Soripada Harahap dan R.M. Noto Soeroto. Sejak Cipto Mangoenkoesoemo
dan Soewardi Soerjaningrat masuk, pada 1913, mulailah mereka memikirkan
mengenai masa depan Indonesia. Mereka mulai menyadari betapa pentingnya
organisasi tersebut bagi bangsa Indonesia. Semenjak itulah Indische Vereeniging
memasuki kancah politik. Waktu itu pula Indische Vereeniging menerbitkan sebuah
buletin yang diberi nama Hindia Poetera, tetapi isinya sama sekali tidak memuat
tulisan-tulisan bernada politik (Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah jumlah mahasiswa
Indonesia di Belanda semakin banyak? Seperti disebut di atas, dalam narasi
sejarah Indonesia banyak yang keliru, yang perlu diluruskan. Satu yang jelas Soetan
Casajangan mendiri9kan organisasi mahasiswa Indonesia di Belanda tahun 1908
dengan nama Indisch Vereeniging. Lalu bagaimana sejarah jumlah mahasiswa Indonesia
di Belanda semakin banyak? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe. Deepublish

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya
yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja. Dalam hal ini saya bukanlah penulis sejarah,
melainkan hanya sekadar untuk menyampaikan apa yang menjadi
fakta (kejadian yang benar pernah terjadi) dan data tertulis yang telah
tercatat dalam dokumen sejarah.
Jumlah
Mahasiswa Makin Banyak; Soetan Casajangan Dirikan Organisasi Mahasiswa Indisch
Vereeniging, 1908
Tunggu deskripsi
lengkapnya
Soetan
Casajangan Dirikan Organisasi Mahasiswa Indisch Vereeniging, 1908: Jumlah
Mahasiswa Indonesia di Belanda Semakin Bertambah dari Waktu ke Waktu
Tunggu deskripsi
lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping
pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di
waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan:
Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia:
Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di
Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. “Sejarah Catur di
Indonesia”; “Sejarah Klub Como 1907”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia di Jepang”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.










