Sejarah Indonesia

Sejarah Voli (2): Voli Awalnya Tidak Dikenal di Eropa; Voli Buatan Amerika Itu Mengapa Lebih Dulu Dikenal Luas di Asia Timur?

image001 24


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Voli Indonesia di blog ini Klik Disini

Olahraga voli lahir di Amerika Serikat (1895). Pada awalnya tidak
terinformasikan, bahkan di Eropa permainan voli sendiri tidak dikenal. Lalu
bagaimana olahraga voli “made in America” ini menyebar dan kini telah meliputi
seluruh dunia? Yang jelas
Amerika
adalah tujuan orang Eropa sejak dulu, akibatnya semua cabang olahraga di Eropa
menyebar ke Eropa. Hal itulah, mengapa, a
lih-alih
voli diperkenalkan pertama di Eropa, tetapi yang muncul lebih awal justru di
Asia Tenggara (Filipina). Akan tetapi orang Filipina sendiri tampaknya tidak
akurat dengan sejarah volinya.
 Deepublish


image001 24

Sejarah voli di Filipina mengacu
pada sejarah voli di Filipina sebagai rekreasi dan sebagai olahraga. Sejarah
voli Filipina dimulai pada tahun 1910 ketika Filipina masih merupakan wilayah
Amerika Serikat (1898–1935). Permainan voli diperkenalkan kepada orang Filipina
oleh seorang Amerika bernama Elwood S Brown, yang saat itu menjabat sebagai
Direktur Fisik Young Men’s Christian Association (YMCA). Voli menjadi permainan
populer yang dimainkan di halaman belakang rumah dan di pantai-pantai di
kepulauan tersebut. Pada awalnya, orang Filipina menciptakan aturan permainan
mereka sendiri. Tentara AS yang ditugaskan di berbagai pulau di Filipina selama
periode tersebut juga membantu penyebaran voli secara luas di kalangan orang
Filipina. Para prajurit Amerika ini mendorong orang Filipina untuk bergabung
dengan mereka bermain voli selama waktu luang mereka dari tugas militer
(Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah voli awalnya
tidak dikenal di Eropa? Seperti disebut di atas, Amerika adalah tujuan orang
Eropa sejak dulu, akibatnya semua cabang olahraga di Eropa menyebar ke Eropa. Voli
asal Amerika Serikat tersebut populer di Asia Timur? Lalu bagaimana sejarah voli
awalnya tidak dikenal di Eropa?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

image001 25

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya
yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja. Dalam hal ini saya bukanlah penulis sejarah,
melainkan
hanya sekadar untuk menyampaikan apa yang menjadi
fakta (kejadian yang benar pernah terjadi) dan data tertulis yang telah
tercatat dalam dokumen sejarah.
 

Voli
Awalnya Tidak Dikenal di Eropa; Voli Asal Amerika Serikat Mengapa Lebih Dulu
Populer di Asia Timur?
 

Tunggu deskripsi
lengkapnya
 

Voli
Asal Amerika Serikat Mengapa Lebih Dulu Populer di Asia Timur? Sepak Bola Asal
Eropa Mengapa Lebih Dulu Populer di Indonesia?  
  

Tunggu deskripsi
lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping
pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di
waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan:
Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia:
Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di
Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. “Sejarah Catur di
Indonesia”; “Sejarah Klub Como 1907”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia di Jepang”. Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top