Sejarah Indonesia

Pertemuan Sarekat Islam di Blitar, 1914 (1)

0d04f8c7fd4159b930476eca7d8113f2dd54e7e55ab15337cb693f147c885753
0d04f8c7fd4159b930476eca7d8113f2dd54e7e55ab15337cb693f147c885753
Cokroaminoto (duduk paling kanan) di pertemuan Sarekat Islam di Blitar
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
1feaa3762d5f72edde7a126bebd32d4a1ca5e710fc03267f813630e1416cb4ec
Cokroaminoto (di panggung sebelah kiri berjas gelap) di pertemuan Sarekat Islam di Blitar
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
5ba0ca23e10f345d8a9707a2db5abe2c6c825dc061af62320ccda1edb6a7b564
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
ecbe8c7b0c5c41fde541b0502ac69b524198fb5eb0cbe603bfae6612188979a4
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
761c15ce1d70301579163d9a2bad5c69e4c279af0e2b3ab9aacb379433ad98a8
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 1914
Tempat: Blitar
Tokoh: Haji Umar Said Cokroaminoto (pemimpin Sarekat Islam; pahlawan nasional)
Peristiwa:
Fotografer:

Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde

Catatan: Sarekat Islam adalah organisasi modern pertama di Indonesia, dirikan tahun 1905, tiga tahun sebelum Budi Utomo. Foto-foto pertemuan di Blitar ini menunjukkan berbagai macam tutup kepala: blangkon, peci, sorban, topi kolonial, dan juga topi “koboy”. Pakaian atas pun berbagai macam: setelan Jawa berbagai variasi, atau jas ala Belanda dengan dasi ke samping atau ke bawah. Bawahan pun ada celana panjang, ada sarung, ada sepatu, dan masih ada tanpa alas kaki. Kemungkinan ini menunjukkan bagaimana aneka ragamnya para pengikut Sarekat Islam.

>>> GARIS WAKTU <<< | >>> KATA KUNCI <<<

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top