Sejarah Indonesia

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Sebagai tahanan perang Jepang di Manchuria

Kemungkinan 1942: Tjarda (berdasi) memasuki kamp tahanan di Manchuria bersama Panglima KNIL Letjen Hein ter Poorten (kanan) yang juga ditahan Jepang. Tampak Tjarda ditemani beberapa buku di tangannya.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kartu tahanan Tjarda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu:
1942
Tempat: Manchuria (Tiongkok)

Tokoh: Letjen Hein ter Poorten (Panglima Tertinggi KNIL); Jonkheer Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1936-1942)

Peristiwa: Setelah menaklukan Hindia-Belanda di tahun 1942, Jepang menawarkan tahanan rumah kepada Tjarda, kemungkinan di Jakarta, dengan perlakuan
khusus. Namun Tjarda menolak.
Maka Gubernur Jenderal ini ikut diasingkan ke Manchuria bersama beberapa pembesar Hindia-Belanda lainnya. Mereka baru bebas di tahun 1945 setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.
Fotografer:

Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)

Catatan:
Lihat juga posting sebelum ini.

>>> GARIS WAKTU <<< | >>> KATA KUNCI <<<

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top