*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disin
Banyak
simpul sejarah Australia. Dua simpul yang tertua adalah Pulau Tasman di selatan
Australia dan Selat Torres di utara Australia. Selat Bass adalah laut yang
misahkan daratan Australia dengan Pulau Tasman. Sedangkan yang memisahkan
daratan Australia dengan pulau Nova Guienea (kini Papua-Nugini) adalah Selat
Torres. Bagian wilayah Australia di Selat Torres ini adalah wilayah (negara
bagian) Queensland dan bagian wilayah (pulau) Papua Nova Guirna adalah daerah
aliaran sungai Bensbach.

adalah wilayah yang ramai dalam perdagangan zaman kuno (bahkan sejak sebelum
era Portugis). Nama sungai ini dikenal sebagai nama Jerman sejak kehadiran
Jerman di bagian timur pulau Nova Guinea (kini Papua Nugini). Sungai Bensbach ini
berhulu di pedalaman, mengalir melalu perbatasan Papua (Indonesia) dengan
wilayah Moreshed (Papua Nugini) dan bermuara di Selat Torres. Muara sungai
Bensbach ini kini memiliki banyak cabang.
Lantas
bagaimana sejarah Sungai Bensbach (di Nova Guinea) di Selat Torres? Tentu saja pertanyaan ini tidak penting-penting
amat. Namun jika pertanyaan ini dikaitkan dengan pertanyaan berikutnya tentang
apa hubungan Sungai Bensbach (di Nova Guinea) dan daratan Australia (Quensland)
maka sudah barang tentu menarik. Lalu, menariknya apa? Wilayah Quensland awalnya dikenal, tumbuh dan
berkembang karena pengaruh perdagangan di Selat Torres yang bersumber dari
wilayah di daerah aliran sungai Bensbach. Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Nama Sungai Bensbach di Papua
Nugini
Nama
sungai Bensbach merujuk pada nama Jerman. Nama (marga) Bensbach di Hindia
Belanda (bacaL Indonesia) hanya merujuk pada satu keluarga (dan keturunannya).
Tokoh penting dari (marga) Bensbach ini di Hindia Belanda adalah J Bensbach.
Keluarga Bensbach ini, asal Jerman tetapi warga negara Belanda. J Bensbach
diangkat menjadi Residen Ternate pada 1888 (lihat De locomotief : Samarangsch
handels- en advertentie-blad, 06-08-1888). Nama Residen inilah yang yang
ditabalkan untuk menamai sungai besar di Pupua-Nugini yang bermuara ke Selat
Torres. Penamaannya bukan karena J Bensbach sebagai Residen (Ternate), tetapi
karena orang Eropa pertama yang menemukan sungai ini adalah juga bernama
(marga) Bensbach tahun 1837.

Ternate) memulai karir dari bawah. Nama Bensbach sendiri kali pertama
diberitakan di Hindia Belanda pada tahun 1837 (lihat Utrechtsche
courant, 22-11-1837). Disebutkan satu detasemen yang dipimpin Luitenant-1 van
Rijn dan dibantu Luitenant-2 Engelbert van Bevervoorde dan petugas kesehatan kelas-3
(dokter) Bensbach akan dipindahkan dari Kust van Guienea dengan kapal India ke Jawa.
Detasemen inilah yang melakukan ekspedisi ke pantai selatan Papua Nugini dan
mengarungi sungi besar ke pedalaman Moreshead. Nama dokter inilah (Heinrich
Leopold Bensbach) kemudian yang ditabalkan menjadi nama sungai, yang tidak lain
adalah ayah dari Residen Ternate Jacob Bensbach.
Ekspedisi
yang dilakukan tahun 1837 dalam rangka untuk mengetahui bagian pedalaman Papua
(Indonesia) yang mana batas antara Hindia Belanda dan Inggris di pulau
Papua-Nugini (Nova Guinea atau Nieuw Guinea) di pedalaman dibatasi oleh sungai
besar (sungai Bensbach). Batas yurisdiksi antara Belanda dan Inggris di pulau
Papua-Nugini sudah dibicarakan pada perjanjian perbatasan antara Belanda dan
Inggris di London tahun 1824 (Traktat London 1824). Dalam perjanjian itu
termasuk tukar guling antara Malaka (Belanda) dengan Bengkoelen (Inggris). Pada
tahun 1837 ketika diadakan ekspedisi, orang-orang Inggris sudah membentuk
koloni di Australia yang dimulai di wilayah New South Wales sejak 1788 yang
berpusat di Port Jacson (kini Sydney). Koloni-koloni baru kemudian menyusul di Queensland
di Brisbane 1824; West Australia di Perth (1829); di Victoria di Melbourne
(1835) dan di South Australia di Adelaide (1836). Sejarah penemuan sungai besar
itu oleh Dr Bensbach (1837), kerajaan Inggris melalui pejabatnya di Australia
ditabalkan dengan nama Bensbach, yang kebetulan Jacob Bensbach telah menjadi
Residen Ternate (yang juga meliputi wilayah Papua di bagian Hindia Belanda).
Heinrich Leopold Bensbach sebagai dokter terus
berkarir di militer sebagai petuga kesehatan. Setelah dari Jawa, Dr Bensbach
ditempatkan di Koepang (Timor).Ini dapat dibaca pada berita tahun 1843 (lihat
Javasche courant, 15-04-1843). Saat di
kota Koepang inilah anak Dr Bensbach lahir yang diberi nama Jacob. Sebagaimana
diketahui Jacob Bensbach lahir di Koepang pada tahun 1842. Heinrich Leopold
Bensbach menikah dengan perempuan pribumi. Kelak Jacob juga menikah dengan
perempuan pribumi (Makassar). Jacob Bensbach adalah seorang Indo. Indo lain
yang terkenal di Koepang, tempat kelahiran Jacob adalah keluarga Tielman (yang
dikenal sangat populur groep band Tielman Brothers, pionir musik Indo Rock).
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Relasi Sungai Bensbach, Selat
Torrea dan Queensland
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.










