Sejarah

Sejarah Jepang (4): Orang Jepang Studi ke Belanda 1862 dan Hiroyuki Kato; Dr Ph von Siebold, Seorang Jerman Dokter di Jepang


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini

Pada
tahun 1862, Keshogunan Tokugawa mengirimkan kelompok pelajar pertama ke Belanda
untuk mempelajari teknologi Barat sebagai respon terhadap meningkatnya pengaruh
asing setelah kedatangan Komodor Perry pada 1853. Tujuannya adalah mempelajari
ilmu navigasi, teknologi angkatan laut, hukum, kedokteran, dan ilmu sosial demi
memodernisasi militer dan pemerintahan Jepang.
 


Hiroyuki Kato (加藤 弘之 atau Baron
Katō Hiroyuki (1836–1916) seorang akademisi dan negarawan Jepang terkemuka pada
periode Meiji. Hiroyuki Kato adalah seorang sarjana studi Barat dan menjabat
sebagai presiden pertama Universitas Kekaisaran Tokyo (sekarang Universitas
Tokyo) Philipp Franz Balthasar von Siebold (1796-1866) adalah seorang dokter,
ahli botani, dan penjelajah Jerman yang menjadi orang Eropa pertama yang mengajarkan
kedokteran Barat di Jepang. Ia sangat dihargai karena studi ekstensifnya
tentang flora dan fauna Jepang dan karena mengumpulkan sejumlah besar informasi
tentang alam dan budaya negara itu selama periode isolasinya. Orang asing
umumnya dilarang meninggalkan Dejima, tetapi reputasi Siebold sebagai dokter
yang terampil memberinya izin khusus untuk merawat pasien Jepang di daratan
utama, memberinya akses unik ke negara dan penduduknya.Sepanjang waktunya di
Jepang, ia mengumpulkan koleksi benda-benda etnografi, zoologi, dan botani yang
luas, yang sekarang disimpan di museum, terutama Siebold Huis di Leiden,
Belanda. Siebold menikah dengan wanita Jepang, Kusumoto Taki. Putri mereka,
Kusumoto Ine menjadi dokter wanita Jepang pertama yang dididik dalam pengobatan
Barat
(AI
Wikipedia)..
 

Lantas
bagaimana sejarah orang Jepang studi ke Belanda 1862 dan Hiroyuki Kato? Seperti
disebut di atas; pada tahun 1862, Keshogunan Tokugawa mengirimkan kelompok
pelajar pertama ke Belanda untuk mempelajari teknologi Barat. Dalam hal ini di
latar belakang ada nama Ph von Siebold, orang Jerman dokter di Jepang. Lalu bagaimana
sejarah orang Jepang studi ke Belanda 1862 dan Hiroyuki Kato? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah
seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan
tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan
dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah
sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung
(pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis)
dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber
disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*. 

Orang Jepang
Studi ke Belanda 1862 dan Hiroyuki Kato; Ph von Siebold, Orang Jerman Dokter di
Jepang

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Ph von Siebold,
Orang Jerman Dokter di Jepang: Orang-Orang Jerman yang Bekerja dengan Orang
Belanda

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang
warga Kota Depok. Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis
artikel sejarah di blog di waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli
sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi
dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan
pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah
dipublikasikan: Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers
di Indonesia: Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah
Pendidikan di Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia.
Forthcoming: “Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top