Sejarah

Sejarah Kota Padang (59): Jembatan Kereta Api di Lembah Anai dan “Banjir Bandang”; Riwayat Tempo Doeloe, Bagaimana Kini?


Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Padang dalam blog ini Klik Disini

Jembatan
kereta api di Lembah Anai adalah sebuah jembatan bersejarah yang ikonik di
Sumatera Barat, sering terlihat dalam lukisan di rumah makan Padang, dan
dikenal karena pemandangan alamnya yang menakjubkan di dekat Air Terjun Lembah
Anai. Jembatan ini berlokasi di antara Stasiun Kandang A4 dan Padang Panjang.0
 


Sejarah dan
Karakteristik: Nama Resmi: Jembatan Tinggi. Lokasi: Terletak di Lembah Anai,
melintasi Sungai Batang Anai, di jalur utama antara Padang dan Bukittinggi. Konstruksi:
Dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dan selesai pada tahun 1892. Desain:
Dirancang oleh Ontwerpert A. Kuntze, seluruh konstruksinya terbuat dari baja
dengan bagian bawah berbentuk setengah lingkaran sebagai penampang. Status:
Meskipun sudah tidak aktif sejak 2009, jembatan ini berstatus sebagai cagar
budaya dan bahkan menjadi bagian dari warisan dunia UNESCO, menjadikannya
landmark pariwisata yang eksotis. Tragedi dan Kondisi Saat Ini: Jembatan ini
menyimpan kisah tragis ketika terjadi dua kecelakaan kereta api pada masa
pendudukan Jepang tahun 1944 dan 1945 yang menelan ratusan korban jiwa akibat
masalah pengereman dan putusnya jembatan. Saat ini, terdapat rencana untuk
membongkar dua struktur jembatan kereta api di Lembah Anai untuk memperbaiki
kerusakan akibat bencana alam, yang menimbulkan perdebatan mengenai
perlindungan warisan sejarah dan mitigasi bencana
(AI Wikipedia). 

Lantas
bagaimana sejarah jembatan kereta api Lembah Anai dan banjir bandang? Seperti
disebut di atas, banjir bandang adalah satu hal, jembatan kereta api adalah hal
lain lagi. Ini tentang riwayatnya tempo doeloe dan nasibnya kini. Lalu
bagaimana sejarah jembatan kereta api Lembah Anai dan banjir bandang? Seperti
kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya
memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis,
setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi
sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam
artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman,
foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding),
karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari
sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan
lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru
yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain
disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*. 

Jembatan
Kereta Api Lembah Anai dan Banjir Bandang; Riwayatnya Tempo Doeloe, Nasibnya
Kini
 

Tunggu deskripsi
lengkapnya
 

Riwayat
Bandjir dan Jembatan Kereta Api Kini Tempo Doeloe: Bagaimana Kini?
 

Tunggu deskripsi
lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping
pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di
waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan:
Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia:
Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di
Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. Forthcoming:
“Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda”;
“Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top