Sejarah Indonesia

Pertemuan antara TNI dan militer Belanda di sekitar Salatiga: 2 Februari 1948

gahetna 180523 28
PENGANTAR

Menjelang pengakuan kedaulatan oleh pihak Belanda, yang menandai berakhirnya perang kemerdekaan, banyak terjadi pertemuan antara militer Belanda dengan TNI, yang umumnya diperantarai oleh KTN (Komisi Tiga Negara). Pertemuan bisa merundingkan gencatan senjata atau, jika di penghujung 1949, proses serah terima kekuasaan dari militer Belanda ke pihak TNI dan Republik.

Desa Klero (sekarang bagian dari kecamatan Tengaran, Semarang) menjadi tempat penting, karena beberapa kali menjadi lokasi pertemuan antara TNI dengan militer Belanda. Kemungkinan desa ini dipilih karena menjadi batas demarkasi antara Belanda dan Republik Indonesia, di mana Belanda mendapat banyak kesulitan untuk merengsek lebih jauh lagi.

Rangkaian foto berikut akan menunjukkan peristiwa-peristiwa pertemuan ini.


gahetna 180523 28
Kedatangan perwakilan TNI di Klero
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
gahetna 180523 23
Perwakilan TNI dan militer Belanda di meja pertemuan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
gahetna 180523 27
Mayor Mackin di jendela rumah warga yang menjadi tempat pertemuan; sementara penduduk Klero duduk-duduk di luar
(klik untuk memperbesar | © van Krieken / gahetna)

Waktu: 2 Februari 1948
Tempat: Klero (Tengaran, Semarang)
Tokoh:

Peristiwa: Pertemuan antara TNI dengan pihak Belanda di Klero. TNI a.l. diwakili oleh Letkol Mursito, pihak Belanda oleh Letkol. Brummer, sementara Komisi Jasa Baik oleh Kolonel Servais (Belgia) dan Mayor Mackin (AS).
Fotografer: van Krieken (foto bawah)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief

Catatan:

>>> GARIS WAKTU <<< | >>> KATA KUNCI <<<

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top