*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini
Sejarah
mahasiswa Jepang yang menempuh studi di luar negeri telah berlangsung selama
berabad-abad, bertransformasi dari misi keagamaan menjadi alat modernisasi
nasional yang krusial. Mahasiswa pertama kali dikirim ke Tiongkok (terutama
selama Dinasti Sui dan Tang) untuk mempelajari teknologi, hukum, dan ajaran
agama Budha. Di bawah ancaman kolonialisme Barat, Keshogunan Edo mulai mengirim
mahasiswa ke Belanda (1862), Inggris, dan Prancis untuk menyerap ilmu
pengetahuan modern. Studi luar negeri menjadi kebijakan nasional utama selama Restorasi
Meiji (1868–1912) dengan slogan “mencari pengetahuan di seluruh
dunia” demi modernisasi Jepang.

Sejarah perguruan tinggi di Jepang bermula dari
adopsi ilmu pengetahuan Barat pada era Meiji (akhir abad ke-19), dengan
berdirinya universitas swasta tertua, Keio University (1858) dan Universitas
Doshisha (1875). Universitas modern pertama, Universitas Imperial Tokyo,
didirikan pada 1877, mengadopsi model Jerman dan sistem pendidikan Barat untuk
memodernisasi negara. Pendidikan tinggi Jepang berkembang pesat melalui
kombinasi pengaruh Jerman dan Amerika, bertransformasi dari sistem elitis
menjadi institusi riset modern. Pendidikan tinggi modern dimulai dengan fokus
pada studi Barat (rangaku). Universitas Keio didirikan oleh Fukuzawa Yukichi pada
1858, disusul sekolah-sekolah swasta lainnya seperti Universitas Meiji (1881). Pemerintah
mendirikan universitas kekaisaran (Imperial Universities) untuk melayani
kebutuhan negara, dengan Universitas Imperial Tokyo (1877) sebagai yang
pertama, diikuti Kyoto (1897) dan Tohoku (1912). Sistem pendidikan tinggi awal
mengadopsi model Prusia (Jerman) yang menekankan kebebasan akademik dan
penelitian. Setelah 1945, sistem pendidikan Jepang direstrukturisasi di bawah
pengaruh Amerika Serikat, mengubah fokus menjadi lebih demokratis dan berbasis
pada sistem sarjana (S1) serta pascasarjana modern. Universitas di Jepang saat
ini berfokus pada inovasi, riset, dan internasionalisasi, menjadikan banyak
dari mereka pusat keunggulan akademik global (AI Wikipedia).
Lantas
bagaimana sejarah Perguruan Tinggi di Jepang? Seperti disebut di atas,
mahasiswa Jepang pada masa restoraji Meiji semakin banyak yang yang studi ke
luar negeri. Meski Imperial University Tokyo dibentuk tahun 1877, mahasiswa
Jepang tetap dikirim studi ke luar negeri. Lalu bagaimana sejarah Perguruan
Tinggi di Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya
memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis,
setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi
sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam
artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman,
foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding),
karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari
sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan
lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru
yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain
disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.
Perguruan Tinggi
di Jepang; Imperial University Tokyo 1877 dan Mahasiswa Jepang Studi di Luar
Negeri
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Imperial
University Tokyo 1877 dan Mahasiswa Jepang Studi di Luar Negeri: Mahasiswa
Indonesia Studi ke Jepang
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang
warga Kota Depok. Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis
artikel sejarah di blog di waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli
sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi
dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan
pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah
dipublikasikan: Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers
di Indonesia: Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah
Pendidikan di Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia.
Forthcoming: “Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.










