Sejarah

Sejarah Padang Sidempuan (27):Davos 2026 Kopi Angkola, Kopi Mandailing, Orang Utan Batangtoru; Coffeenatics di Pavilion WEF


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Sidempuan di blog ini Klik Disini

Belum
lama ini terjadi banjir bandang di Sumatra, termasuk hilangnya desa Garoga karena
terjangan banjir di sungai Aek Garoga. Sungai Aek Garoga ini hulu tertinggi berada
di area tertinggi di barat laut (1048 Mdpl) dengan jarak garis lurus dari desa
Garoga 16 Km dan hulu terjauh di timur laut di dolok Majang (908 Mdpl) jarak 17
Km. Sungai Batang Toru berada di timur sungai Garoga. Sungai Aek Oeloehala Na
Godang yang berhulu di Dolok Majang bermuara ke sungai Batang Toru. Kawasan tiga
daerah aliran sungai (DAS) iniklah habitat Orang Utan Tapanuli di ke Kecamatan
Batang Toru, kabupaten Tapanuli Selatan.
 


Coffeenatics is an Indonesian
specialty coffee company that operates as a roaster, wholesaler, coffee
academy, and cafe. Founded in Medan in 2015, it has since expanded operations
to Jakarta and aims to be a leading caffeine solution provider in the country.  Coffeenatics offers a diverse selection of
roasted coffee beans, including specialty-grade Arabica, Arabusta (Arabica
& Robusta blend), and competition-level microlot and nanolot coffees. They
emphasize the quality and unique taste profile of coffee from specific
Indonesian regions like Southern Tapanuli. Cafe & Pastry Department: The
company operates several physical cafe locations, primarily in Medan (Cik
Ditiro, Tijili, and “X” Timor). These locations serve coffee, locally
and globally inspired food, and unique pastries led by Chef Harris Hartanto
Tan. They provide barista training programs designed for various skill levels,
from aspiring baristas to home enthusiasts and industry professionals, to
up-skill their coffee abilities. Coffeenatics is noted for its commitment to
sustainability and social impact: Apes for Apes Project: Through this
initiative, the sale of their Southern Tapanuli coffee helps fund the
conservation of the endangered Tapanuli orangutan, one of the rarest primates
in the world
(AI
Wikipedia).
 

Lantas
bagaimana sejarah kopi Angkola, kopi Mandailing dan Orang Utan Batangtoru?
Seperti disebut di ata, Coffeenatics hadir di Pavilion WEF di Davos 2026
beberapa hari lalu dimana Presiden Prabowo menyampaikan tema “Probowonomics”.
Harris
Hartanto Tan dari Coffeenatics menawarkan kopi Tapanuli Selatan (Angkola dan
Mandailing) dan konsep berkelanjutan ala Orang Utan Batang Toru. Lalu bagaimana
sejarah kopi Angkola, kopi Mandailing dan Orang Utan Batangtoru? Seperti kata
ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*. 

Kopi Angkola, Kopi Mandailing
dan Orang Utan Batangtoru; Coffeenatics di Pavilion WEF di Davos 2026
 

Tunggu
deskripsi lengkapnya
 

Coffeenatics di Pavilion WEF
di Davos 2026: Kopi Angkola dan Kopi Mandailing Harga Tertinggi di Bursa Lelang
Kopi di Eropa Era Hindia Belanda
 

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping
pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di
waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan:
Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia:
Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di
Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. Forthcoming:
“Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda”;
“Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top