Sejarah Indonesia

Sejarah Casajangan (2): Dja Endar Moeda dan Medan Perdamaian; Pemimpin Redaksi Surat Kabar Melayu Pertja Barat di Padang

image001 12


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Soetan Casajangan di blog ini Klik Disini

Soetan
Casajangan Soripada memiliki kaitan yang kuat dengan Kweekschool Padang
Sidempoean dan Charles Adrian van Ophuijsen. Soetan Casajangan Soripada juga
memiliki kaitan yang kuat dengan Dja Endar Moeda. Sama-sama guru dari sekolah
yang sama, aktif di jurnalistik. Dja Endar Moeda pendiri organisasi kebangsaan
pertama di Indonesia, Soetan Casajangan Soripada pendiri organisasi kebangsaan
pertama di Belanda. Namun sayang banyak narasi sejarah yang ditulis tentang mereka
kurang akurat. Sebagai contoh kutipan 
Wikipedia di bawah ini kweekschool Padang
Sidimpuan didirikan oleh Willem Iskander [3]. Namun kutipan dari 
SindoNews keliru, sementara yang dikutip dari PoestahaDepok tidak demikian. Sejarah Pers di Indonesia


image001 12

Dja Endar Moeda Harahap adalah
perintis pers berbahasa Melayu kelahiran Padang Sidempuan, 1861. Dididik
sebagai guru di sekolah pengajaran guru, kariernya di dunia pers dimulai
sebagai redaktur untuk jurnal bulanan Soeloeh Pengadjar pada 1887.[1]. Pada
1884, ia lulus dari kweekschool Padang Sidimpuan.[2] Sekolah ini merupakan
sekolah yang didirikan oleh Willem Iskander.[3] Selama bersekolah, Moeda
menjadi salah satu murid Charles Adrian van Ophuijsen.[4] Selepas lulus, ia
diangkat menjadi guru pembantu di Air Bangis, lalu menjadi kepala sekolah di
Batahan, Mandailing Natal pada 1886.[2] Selama menjadi guru, ia juga menjabat
sebagai editor untuk Soeloeh Pengadjar karena kemahirannya dalam Bahasa Belanda
yang merupakan jurnal pendidikan yang diterbitkan di Probolinggo pada 1887.[5] Dia
dipindahkan dari Batahan ke Singkil dan melakukan ibadah haji pada 1892.[6]
Selain naik haji, ia juga melakukan ziarah ke makam ayahnya yang meninggal di
Makkah.[7] Berdasarkan catatan perjalanan haji yang diterbitkannya di Bintang
Hindia berjudul Perdjalanan ke Tanah Tjoetji
(Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah Dja Endar
Moeda dan Medan Perdamaian? Seperti disebut di atas,
Soetan
Casajangan Soripada memiliki kaitan yang kuat dengan Dja Endar Moeda. Sama-sama
guru dari sekolah yang sama, aktif di jurnalistik. Dja Endar Moeda pendiri
organisasi kebangsaan pertama di Indonesia, Soetan Casajangan Soripada pendiri
organisasi kebangsaan pertama di Belanda.
Lalu bagaimana sejarah Dja Endar Moeda dan Medan Perdamaian? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe. Deepublish

image001 13

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’
seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja. Dalam
hal ini saya bukanlah penulis sejarah, melainkan
hanya
sekadar untuk menyampaikan apa yang menjadi fakta (kejadian yang benar pernah
terjadi) dan data tertulis yang telah tercatat dalam dokumen sejarah.
 

Dja
Endar Moeda dan Medan Perdamaian; Pemimpin Redaksi Surat Kabar Bahasa Melayu
Pertja Barat di Padang

Tunggu deskripsi
lengkapnya

Pemimpin
Redaksi Surat Kabar Bahasa Melayu Pertja Barat di Padang; Soetan Casajangan
Soripada Pemimpin Redaksi Surat Kabar Bahasa Melayu Perniagaan di Belanda

Tunggu deskripsi
lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping
pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di
waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan:
Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia:
Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di
Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. “Sejarah Catur di
Indonesia”; “Sejarah Klub Como 1907”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia di Jepang”. Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com


, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top