*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini
Jepang
dan Amerika Serikat (AS) saat ini merupakan sekutu dekat secara politik dan militer.
Ini terjadi setelah Perang Dunia II, hubungan Jepang dan AS menjadi sangat
erat, dibentuk oleh perjanjian damai dan kerja sama militer. Namun tetap
menjadi masalah di kalangan masyarakat Jepang karena keberadaan Pangkalan
Militer AS di Okinawa.

Amerika Serikat secara resmi menyatakan perang dan menjadi
musuh Jepang pada 8 Desember 1941. Namun, ketegangan antara kedua negara telah
berkembang jauh sebelum itu. Persaingan mulai muncul karena perebutan pengaruh
ekonomi dan wilayah di Asia, khususnya di Tiongkok, serta perlakuan
diskriminatif terhadap imigran Jepang di AS. Hubungan memburuk drastis setelah
Jepang menginvasi Manchuria (1931) dan melancarkan perang skala penuh terhadap
Tiongkok (1937). Insiden penenggelaman kapal perang AS, USS Panay, oleh pesawat
Jepang pada akhir 1937 semakin memicu kemarahan publik Amerika. AS berusaha
menghentikan agresi Jepang dengan menjatuhkan sanksi ekonomi, termasuk larangan
ekspor bahan baku perang seperti besi, baja, dan minyak. Hal ini membuat Jepang
memandang AS sebagai penghambat utama ambisi mereka di Asia. Jepang melancarkan
serangan mendadak ke pangkalan Angkatan Laut AS di Hawaii untuk melumpuhkan
armada Pasifik Amerika (7 Desember 1941). Satu hari setelah serangan tersebut,
Kongres AS secara resmi menyatakan perang terhadap Jepang, yang menandai
keterlibatan penuh AS dalam Perang Dunia II sebagai musuh utama Jepang. Permusuhan
ini berakhir setelah Jepang menyerah tanpa syarat pada Agustus 1945, diikuti
dengan periode pendudukan Sekutu yang mengubah hubungan kedua negara menjadi
sekutu dekat hingga saat ini (AI Wikipedia)..
Lantas
bagaimana sejarah Amerika versus Jepang? Seperti disebut di atas, perseteruan
antara Jepang dan Amerika dimulai tahun 1937, tetapi jejak-jejaknya sudah
muncul sejak kehadiran pasukan Amerika dipimpin Laksamana Peery di Jepang tahun
1854. Dua tahun sebelum itu Kapten Gibson di Djambi melakukan aneksasi tahun 1852.
Lalu bagaimana sejarah Amerika versus Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo
doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan
wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah
seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan
tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang
digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.
Amerika versus
Jepang; Laksamana Peery di Jepang 1854 dan Kapten Gibson di Djambi, Indonesia
1852
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Laksamana Peery
di Jepang 1854 dan Kapten Gibson di Djambi, Indonesia 1852: Hubungan Antara Orang
Jepang dan Orang Indonesia Sejak Kapan?
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang
warga Kota Depok. Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis
artikel sejarah di blog di waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli
sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi
dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan
pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah
dipublikasikan: Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers
di Indonesia: Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah
Pendidikan di Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia.
Forthcoming: “Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah
Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

, Terimakasih telah mengunjungi Dului.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.










